Chapter: BAB 6 THE RIPPER'S TRAILPesawat baru saja mendarat ketika seorang petugas imigrasi menatap pasporku lalu kembali menatap wajahku beberapa kali. Ekspresinya berubah semakin aneh setiap kali melihat tanggal lahir yang tertulis di dokumen tersebut."Kamu datang sendirian?""Iya."Petugas itu mengangkat alisnya."Orang tuamu mengizinkan?""Mereka yang membelikan tiketnya."Pria itu terdiam beberapa detik seolah mencoba memutuskan apakah harus memanggil atasannya atau tidak. Pada akhirnya ia hanya menghela napas panjang, memberi cap pada pasporku, lalu menyerah."Selamat datang di London.""Terima kasih."Aku mengambil paspor dan berjalan keluar tanpa menoleh lagi. Bandara Heathrow dipenuhi lalu lalang manusia dari berbagai negara. Suara pengumuman penerbangan terus terdengar dari pengeras suara, koper-koper berderak di atas lantai, dan aroma kopi memenuhi sebagian besar area terminal.Malam harinya aku sudah berdiri di depan sebuah pemakaman tua di pinggiran London. Setelah memastikan area sekitar benar-benar se
Last Updated: 2026-06-04
Chapter: BAB 5 SPIRIT PREDATOR"Raven! Cepat turun! Kuenya keburu dingin!"Suara ibuku terdengar dari lantai bawah dan membuatku menutup jendela sistem yang melayang di hadapanku. Aku berjalan keluar kamar. Aroma makanan langsung menyambut begitu aku tiba di ruang makan. Ayah dan ibu sudah menungguku dengan senyum lebar di wajah mereka."Selamat ulang tahun yang ketujuh."Ayah mengacak rambutku."Sudah tujuh tahun, ya?"Ibuku meletakkan kue kecil di atas meja."Kamu mau hadiah apa?"Aku menatap mereka beberapa detik.Melihat senyum mereka."Kenapa diam?" tanya ibu.Aku menggeleng."Nggak apa-apa."Kemudian aku meniup lilin di atas kue itu.Tidak ada yang tahu bahwa kedua orang yang sedang tersenyum di depanku ini akan mati.Dan aku tidak berniat membiarkan hal itu terjadi lagi.Malam harinya, setelah kedua orang tuaku tertidur, aku kembali duduk di lantai kamar dan membuka jendela sistem.[Job Creation][Template Job Available]Daftar panjang langsung muncul di hadapanku.[Warrior]Survival Rate : 98%Potential : N
Last Updated: 2026-05-22
Chapter: BAB 4 THE SECOND LIFETangisan bayi memenuhi ruangan saat kesadaranku perlahan kembali. Cahaya lampu rumah sakit terasa menyilaukan sementara suara-suara asing terdengar samar di telingaku. Aku mencoba menggerakkan tubuh, tetapi bahkan mengangkat tangan terasa sangat sulit. Sensasi itu membuatku membeku sejenak sebelum seluruh ingatan dari kehidupan sebelumnya kembali menghantam pikiranku seperti banjir yang menghancurkan bendungan.Hari kelulusan.Langit yang retak.Monster.Tujuh hari kehancuran.Tiga permintaan.Dan cahaya putih yang menelan dunia.Aku langsung berusaha bangkit, tetapi yang keluar dari mulutku hanyalah suara bayi yang tidak jelas."Aaa..."Seorang wanita muda yang berbaring lemah di atas ranjang langsung tersenyum sambil menitikkan air mata. Di sampingnya, seorang pria berkali-kali mengusap wajahnya seolah masih tidak percaya dengan apa yang baru saja terjadi."Dia nangis lagi.""Bagus. Berarti sehat."Dadaku terasa sesak.Aku mengenali mereka.Ibuku.Ayahku.Aku ingin memanggil mereka.
Last Updated: 2026-05-22
Chapter: BAB 3 THE LAST HOPETujuh hari.Hanya tujuh hari sejak suara itu pertama kali muncul dan dunia yang kukenal lenyap tanpa sisa. Dalam waktu sesingkat itu, kota-kota berubah menjadi reruntuhan, pemerintahan runtuh, listrik padam, dan manusia yang selama ini hidup berdampingan mulai menunjukkan wajah asli mereka.Aku duduk bersandar pada dinding beton sebuah tempat perlindungan darurat bersama ratusan orang lainnya. Udara di dalam ruangan terasa pengap oleh bau darah, keringat, dan ketakutan.Di dekat pintu masuk, seorang pria memeluk tubuh istrinya yang telah kehilangan satu lengan. Tidak jauh dari sana, seorang anak kecil terus mengguncang bahu ayahnya yang sudah tidak bergerak sejak pagi. Tidak ada yang berani membantu. Tidak ada yang punya tenaga untuk peduli pada penderitaan orang lain ketika mereka sendiri sedang berusaha bertahan hidup.Tujuh hari terakhir terasa lebih panjang daripada seluruh hidupku.Aku melihat seorang ayah merebut botol air dari tangan orang lain demi menyelamatkan anaknya. Aku m
Last Updated: 2026-05-06
Chapter: BAB 2 THE FALL OF RAVENSudah beberapa bulan sejak mimpi-mimpi itu mulai muncul. Awalnya aku menganggap semuanya hanya bunga tidur biasa, tetapi semakin sering mengalaminya, semakin sulit bagiku mengabaikannya. Rasa takutnya terasa nyata. Kesedihannya terasa nyata. Bahkan terkadang emosinya masih tertinggal hingga berjam-jam setelah aku terbangun.Perlahan aku juga mulai berubah karena mimpi-mimpi itu. Aku menjadi lebih tenang dibanding sebelumnya. Hal-hal yang dulu mudah membuatku kesal kini terasa tidak penting."Akhir-akhir ini kamu aneh."Aku menoleh ke arah Bima yang duduk di sampingku.Aku tertawa kecil."Serius, Ven. Kamu beda."Aku mengangkat bahu."Semua orang berubah.""Ya, tapi biasanya nggak secepat itu."Aku tidak menjawab.Bel istirahat berbunyi dan mahasiswa mulai berhamburan keluar kelas. Aku ikut berjalan keluar bersama Bima, tetapi baru beberapa langkah kami berhenti ketika melihat kerumunan besar di depan gedung fakultas."Lagi ada apa tuh?" tanya Bima."Nggak tahu.""Banyak banget yang ng
Last Updated: 2026-05-06
Chapter: BAB 1 THE BETRAYAL TO THE EMPERORApi memenuhi cakrawala. Langit yang seharusnya biru kini retak hitam sejauh mata memandang. Gunung runtuh, lautan bergolak, dan kota-kota yang dulu menjadi simbol kejayaan manusia kini berubah menjadi puing-puing. Bau darah dan kematian memenuhi udara, sementara jeritan manusia yang tersisa perlahan menghilang satu per satu.Namun semua itu tidak lagi penting.Perang terakhir akhirnya tiba.Aku berdiri di atas gunung mayat monster sambil menggenggam pedang hitam yang telah menemaniku bertahun-tahun. Tubuhku dipenuhi luka, dan darah masih menetes dari hampir setiap bagian tubuhku. Tetapi dibandingkan makhluk yang berdiri di hadapanku, kondisiku masih jauh lebih baik.Monster itu menjulang seperti bencana hidup. Sisik hitam menutupi seluruh tubuhnya seperti baja yang tak mungkin ditembus, sementara setiap napasnya berubah menjadi badai yang mampu menghancurkan kota. Hanya keberadaannya saja sudah cukup untuk membuat manusia kehilangan harapan.Ia adalah awal sekaligus akhir dari kiamat.
Last Updated: 2026-05-06