author-banner
Azkia Salsabila
Author

Novel-novel oleh Azkia Salsabila

Nelayan Perkasa Pemikat Wanita

Nelayan Perkasa Pemikat Wanita

"Aku yang cacat dan impoten tiba-tiba mendapatkan kemampuan mistis yang menjadikan aku manusia normal dan perkasa. Kakak tiriku yang cantik itu tak percaya, dan ia ingin menjadi orang pertama yang membuktikan kejantananku di ranjang,"
Baca
Chapter: Tantangan Melaut
Sari memegang erat pusaka Yudha, sebuah perasaan yang seolah sudah tak dapat dibendung lagi. Sebagai perempuan normal tentu dia menginginkan sentuhan dari lawan jenis, dan di hadapannya kini Yudha berdiri dengan mata terpejam."Mbak," ucap Yudha lirih, dia menahan tangan Sari yang terus memainkan pusaka miliknya."Kamu nikmati saja, Yudha. Aku akan memberikan kesenangan padamu," balas Sari, dia yang berjongkok di hadapan juga memandang dengan mata membulat."Kamu ingat janjimu, Yudha? Kamu harus segera mendapatkan perempuan untuk membalas apa yang kau berikan padamu." Suara Dewi Lanjar menggema di kepala Yudha, namun pemuda itu segera sadar dan membuka matanya lebar-lebar."Kita tak bisa melakukan ini, Mbak,""Aku tak perduli, lagipula kamu itu adik tiriku bukan adik kandung. Cepat kita lakukan, Yudha,"Sari bangkit, dia memutari badan Yudha sambil melepaskan satu persatu pakaiannya di hadapan Yudha, Sari menggeliat liar. Tangannya yang halus meraba perut, dada dan pusaka Yudha dibare
Terakhir Diperbarui: 2026-07-11
Chapter: Rayuan Kakak Tiri
Sumiyati menarik tangan Yudha menuju ke arah gubuk yang dikelilingi oleh rumpun bambu, meskipun dinding bangunan itu terbuat dari kayu namun cukup tertutup dan tak mungkin terlihat jika ada seseorang yang melintas di jalan sana. Gubuk itu berukuran sekitar 3x4 meter. Biasanya selain digunakan untuk beristirahat orang yang bekerja di ladang, juga digunakan untuk menyimpan beberapa peralatan bertani dan sisa pupuk.Wajah Sumiyati yang saat ditemukan dalam kondisi menangis ini berubah lebih bersemangat, ada rasa penasaran yang tinggi tentang sosok pria muda yang selama ini menjadi bahan cemoohan warga sekitar. Sumiyati tahu betul jika Yudha itu bukan cuma miskin, ia juga impoten dan memiliki cacat bawaan lahir berupa kaki kiri yang memiliki ukuran berbeda dari sebelah kanan namun di hadapannya justru yang terlihat sosok yang jauh berbeda."Di sini gelap," ucap Yudha begitu mereka sampai di dekat gubuk, dengan tenang Sumiyati membuka pintu. Dia paham jika di salah satu sudut bangunan ter
Terakhir Diperbarui: 2026-07-11
Chapter: Istri Juragan Kardi Meresahkan
Yudha pergi ke arah kapal tua sambil mengembangkan layar siap untuk melaut, namun orang-orang yang ada di sana justru tertawa semakin keras."Hahah! Yudha, kau memang dungu. Mau malaut lebih awal agar ikannya banyak?" tanya Kusno setengah mengejek."Dia memang terlahir tanpa akal. Orang bodoh sekalipun tahu jika melaut yang baik di musim yang sekarang itu di atas jam dua belas malam, hahahaha!" sahut pria lainnya.Yudha yang tadinya siap melaut rupanya lupa satu hal jika untuk mendapatkan ikan besar harus melaut di waktu tengah malam. Ejekan itu ia tanggapi dengan santai, ia tetap membentangkan layarnya dan mulai mempersiapkan jala."Ya, aku hanya ingin menguji kapal tua ini bisa berlayar saat angin kencang. Kalian sendiri lupa, angin kencang terjadi pukul lima sampai jam sepuluh malam. Jadi sebelum aku melaut, aku memastikan jika kapalku akan kembali dengan keadaan utuh." Yudha turun dari kapalnya."Hampir saja aku ceroboh," batin Yudha yang sebenarnya juga tak memahami teknik berl
Terakhir Diperbarui: 2026-07-10
Chapter: Hasrat Kakak Tiri
Yudha terbelalak, ia melihat milik kakaknya yang bulat sempurna. Ketika Sari mulai merayap ke tubuh Yudha, dengan kedua melon kembar yang menempel Yudha hanya bisa membalas dengan remasan pelan. Pusaka itu berdiri maksimal, dalam diri Yudha ada sesuatu yang harus dituntaskan. "Mbak, i--ini," ucap Yudha lirih merasa geli."Aku pingin sekali, Yudha," bisik Sari di telinga adik tirinya itu. Dia menciumi dada, pundak dan leher Yudha dengan tubuh tanpa busana. Tiba-tiba Yudha merasakan ikatan kalung yang ia kenakan mengencang, ada rasa panas seperti aliran energi aneh mulai memancar ke seluruh tubuh. "Lakukan sekarang," suara gaib Dewi Lanjar terdengar menggema di kepala Yudha, lalu disusul bayangan Dewi Lanjar yang anggun berdiri di belakang mereka. Yudha seketika kehilangan kekuatan, seperti terserap oleh energi Dewi Lanjar."Aku tak bisa. Dia kakakku," tolak Yudha, Dewi Lanjar tersenyum aneh. Lalu makhluk mistis penguasa laut Utara itu menjentikkan jarinya, seketika Sari tertidur."B
Terakhir Diperbarui: 2026-07-10
Chapter: Bab 5
Yudha malu kalau kakaknya melihat pusaka itu, ia menutup celana dan bangkit."Yudha, kenapa kamu bisa begini? Apa yang terjadi padamu?" Sari terus mengekor hingga Yudha berada di ambang pintu kamar mandi."Mbak ini apa-apaan sih? Aku mau mandi dulu. Nanti aku ceritakan," ucap Yudha. Ia masuk ke kamar mandi dan mengunci pintu dari dalam.Sari bersandar pada dinding kamar mandi, matanya terpejam dengan pikiran penuh tanda tanya."Apa dia habis mengonsumsi obat kejantanan ya? Setahuku dia itu impoten, bahkan jelas-jelas kakinya yang cacat sudah normal. Belum lagi badannya yang berubah kekar, jika itu pengaruh obat tentu tak baik untuknya." Rasa kagum itu pun memunculkan kekhawatiran yang baru.Dak dak dak!"Yudha, buka pintu. Mbak mau masuk!" teriak Sari sambil menggedor-gedor pintu kamar mandi."Enggak boleh!" sahut Yudha lantang.Sari tak kehilangan akal. Dia pergi menjauhi pintu kamar mandi lalu menuju halaman samping. Dari halaman samping ia ingat ada celah kecil untuk melihat ke dal
Terakhir Diperbarui: 2026-06-24
Chapter: Bab 4
Bersamaan dengan rasa sakit yang nikmat itu, sekelebat pengetahuan kuno tak kasat mata mengalir deras masuk membanjiri kepalanya."Ingat Yudha… buat para perempuan itu puas…"Suara tawa panjang terdengar membuat kepala Yudha pening. Rasanya berputar-putar hingga Yudha hanya bisa terpejam. Suara tawa itu terdengar semakin menjauh, lalu berganti hawa di sekeliling Yudha yang sedingin es. Ia menggigil hebat.Entah berapa jam kemudian, matahari pagi yang menghangatkan pipi membuat Yudha membuka mata perlahan.Yudha mendapati dirinya masih berada di kapal tua yang ia bawa ke tengah samudra. Ingatannya agak buram, seperti baru saja bangun dari mimpi buruk yang panjang. Ia hanya ingat dengan jelas momen saat mendorong kapal menuju badai, lalu... ada sosok wanita gaib yang menyentuhnya. Selebihnya, ingatan tentang detail syarat itu terkunci di balik kabut kepalanya.Yudha kembali mendayung kapal itu dengan tangannya. Namun, rasanya berbeda. Kedua tangannya tampak kekar dan memiliki tenaga sep
Terakhir Diperbarui: 2026-06-24
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status