Chapter: Pelabuhan Terakhir“Mama!” seru seorang anak kecil seraya berlari gembira ke arah Jane. “Mama!”Bocah laki-laki berusia dua setengah tahun bernama Leandro Valentino Blackwood itu tampak menggemaskan mengenakan setelan tuksedo hitam mungil.Jane yang duduk di depan meja rias langsung merentangkan kedua tangannya untuk merengkuh tubuh putra kecilnya.Wajah Jane terlihat merona bahagia. Hari ini bukan hanya sekadar perayaan anniversary pernikahan mereka, melainkan pesta pernikahan ulang yang digelar khusus oleh Jasper.Langkah kaki yang begitu dihafal Jane terdengar mendekati pintu kamar rias eksklusif di gedung ballroom itu. Jasper melangkah masuk dengan ukiran senyum yang langsung mengembang begitu matanya beradu pandang dengan sang istri.“Jane, kamu cantik sekali!” serunya. “Aku mau mengadakan pesta pernikahan denganmu setiap tahun kalau begitu…”Jane yang mendengarnya langsung tertawa pelan.“Papa!” pekik Leandro gembira.“Leandro tampak tampan sekali hari ini,” puji Jasper seraya memeluk putranya.Ja
Last Updated: 2026-10-13
Chapter: Kejutan Apa Lagi?“Bagaimana perkembangannya, Pierre?” tanya Jane dengan nada suara yang tenang dan lembut. “Apa kamu sudah selesai dengan dendammu?”Hari itu Jane berdiri di balkon lantai dua kediaman utama Blackwood, menikmati hembusan angin sore yang sejuk menembus pepohonan.Sudah dua tahun sejak mereka pindah ke rumah utama karena Oma Marie kesepian. Di taman bawah, Leandro yang berusia dua tahun tampak berlari kecil mengejar kupu-kupu dalam pengawasan ketat pengasuhnya.Langkah Pierre terdengar mendekati area balkon sebelum pria itu membungkuk hormat dari jarak aman di belakang Jane. Pria yang menjadi tangan kanan kepercayaan suaminya itu baru saja menyelesaikan perjalanan panjang dari luar negeri.Pierre menatap lurus ke arah dedaunan taman yang berguguran.“Saya sudah menemui Fernando di lapas berkeamanan tinggi di luar negeri,” tutur Pierre dengan suara beratnya.Pria yang membunuh ibu dan cinta pertama Pierre itu kini dijatuhi hukuman penjara seumur hidup atas kejahatan internasionalnya.“Say
Last Updated: 2026-10-13
Chapter: Kamu Milikku Bahkan Di Kehidupan Selanjutnya“Terdakwa Sonya Anderson resmi dijatuhi hukuman penjara selama dua puluh tahun tanpa hak remisi!” seru hakim ketua memukulkan palu sidang secara tegas.Gema ketukan palu hakim di ruang sidang Pengadilan Negeri masih terngiang jelas di dalam ingatan Jane. Putusan resmi tersebut menjadi titik akhir dari seluruh rangkaian teror dan kekacauan yang diciptakan oleh wanita berambut cokelat itu.Sonya langsung dipindahkan menuju lembaga pemasyarakatan wanita berkeamanan tingkat tinggi di luar kota. Jasper memastikan seluruh akses komunikasi dan kekayaan wanita itu dibekukan, sehingga tidak ada celah untuk menyuap sipir atau pejabat penjara lagi.Jane mengembuskan napas panjang seraya menyandarkan tubuhnya pada sandaran sofa empuk di ruang tengah kediaman mereka. Rasa lega secara perlahan mengalir membasahi jiwanya yang sempat diliputi kecemasan selama berbulan-bulan.“Akhirnya wanita gila itu tidak akan pernah bisa menyentuhmu atau anak kita lag
Last Updated: 2026-10-08
Chapter: Gaby Sudah MatiDor!Suara tembakan bergema keras dari arah atap. Peluru meluncur tepat mengenai punggung salah satu pria yang memegangi Jane.Pria raksasa itu meraung kesakitan dan melonggarkan cengkeramannya. Sonya membeku saat menyaksikan serbuan tiba-tiba tersebut.Pintu besi gudang tua itu roboh secara bersamaan dengan guncangan hebat yang menebarkan debu tebal ke udara. Cahaya lampu tembak dari mobil-mobil hitam di luar merebak masuk, menembus kegelapan dan menyilaukan mata semua orang di dalam ruangan.“Jauhkan tangan kotor kalian dari istriku!” teriak seseorang dengan nada dingin.Pierre melompat dari atas, lalu bergerak secepat kilat menyambar pergelangan tangan pria besar yang masih mengunci bahu Jane. Suara tulang patah terdengar keras diikuti jeritan kesakitan pria itu saat Pierr
Last Updated: 2026-10-08
Chapter: Pengkhianatan Yang Mahal“Jadi ini balasanmu setelah semua hal yang kuberikan padamu, Sam?!” jerit Sonya.Sonya melangkah masuk ke dalam bangunan terbengkalai itu dengan langkah cepat. Di belakangnya, dua pria berbadan besar, berkulit gelap, dengan wajah garang juga ikut melangkah masuk.Jane memundurkan langkahnya perlahan hingga punggungnya membentur tiang kayu di belakangnya. Ketakutan baru seketika mencengkeram dada Jane saat melihat dua pria besar itu berdiri di depannya dan Samuel.Namun, tiba-tiba salah satu dari mereka menekan alat komunikasi di telinganya. Pria itu menunduk dan berbisik pada Sonya.Wajah Sonya tampak pucat pasi di bawah cahaya lampu temaram, sementara matanya berkali-kali menoleh ke arah jendela.Sonya merogoh ponsel di sakunya dan matanya melebar seketika.“Mereka sudah menemukan titik lokasi ini! Anak buah Jasper memblokir jalan utama!” teriak Sonya seraya membanting ponselnya ke lantai hingga hancur berkeping-keping.Serpihan plastik dan kaca ponsel itu terpental menghantam lantai
Last Updated: 2026-10-07
Chapter: Goyahnya Samuel“Sampai kapan kamu mau membiarkan dirimu dibodohi oleh Sonya, Sam?!” tanya Jane pelan. Namun, suaranya memecah keheningan gudang itu.Samuel masih saja duduk terdiam di sana.Sonya telah menghilang sejak tadi. Wanita itu memutuskan memindahkan Jane dan Samuel ke gudang terbengkalai di sisi lain kota, menyerahkan tugas menjaga Jane kepada Samuel sementara dia pergi memantau lokasi penukaran.Jane menggerakkan pergelangan tangannya yang masih terikat erat pada sandaran kursi kayu tempat dirinya duduk. Tatapan Jane tertuju pada gulungan kain yang terbebat seadanya di telapak tangan Samuel, membiarkan darah segar terus merembes dan menetes perlahan ke lantai beton.Bau hanyir yang menyengat bercampur pemandangan lelehan darah itu membuat perut Jane bergejolak. Rasa mual naik hingga ke tenggorokannya. Namun, Jane tidak mau menyerah begitu saja.“Bahkan darah di tanganmu sendiri tidak juga diobati dengan benar,” bisik Jane dengan napas lemah.Samuel terhenyak di tempat duduknya, mengepalkan
Last Updated: 2026-10-07