author-banner
auliahazukiauthor
Author

Novels by auliahazukiauthor

Tawanan Cantik Detektif Tampan

Tawanan Cantik Detektif Tampan

Adeline, gadis cantik yang sukses, berhasil lolos dari kegilaan mantan kekasihnya. Beruntung, di saat kritis dia berhasil bertemu dengan AKP Saga, seorang polisi muda yang tampan dan gagah dan meminta bantuannya. Hubungan keduanya, yang bermula dari hubungan profesional belaka akhirnya berubah menjadi benih-benih cinta. Akankah Adeline dan Saga bisa bersatu?
Read
Chapter: 79. Mencari Jejak Adeline
Tian membawa Adeline ke sebuah apartemen yang sudah lama tidak ditinggalinya. Apartemen itu adalah salah satu dari sedikit aset yang masih dimilikinya. Saat ini, dia rupanya diam-diam sudah menjual satu asetnya di luar negeri, uang penjualannya cukup untuknya mempertahankan gaya hidupnya yang hedon selama beberapa bulan. Tian mengeluarkan kunci apartemen dari celananya dengan susah payah sambil mulai menggaruk tengkuknya. "Sial!!!" serunya ketika aktivitas itu mengganggunya untuk berkonsentrasi saat membuka pintu apartemennya. "Aku sumpahin si Bianca itu sakit lebih dari ini!!!" serunya berapi-api. Setelah pintu apartemennya terbuka, dia segera menggendong Adeline masuk. Dia berhati-hati agar tangannya tidak berkontak dengan kulit Adeline. Dia tidak mau menularkan penyakitnya pada Adeline. Setelah menaruh Adeline di kasur, dia segera cuci tangan dan menggunakan sarung tangan agar tidak bisa menyentuh kulit Adeline. Walaupun dia laki-laki nekat, dia tidak sejahat itu buat menularka
Last Updated: 2026-10-24
Chapter: 78. Adeline Diculik dan Saga Terluka
Adeline sedang terlelap ketika dia mendengar suara pintu kamarnya dibuka. Mengira itu Adam, Saga atau bahkan kakeknya, dia segera berkata pelan, "Besok aja ya kalo ada perlu.""Aku nggak mau menunggu sampai besok, Adeline." Sebuah suara segera terdengar. Dalam dan serak. Mata Adeline segera terbuka lebar dan membelalak. Kelopak matanya bergetar, badannya langsung kaku. Dia tidak mampu untuk bergerak untuk mengkonfirmasi ketakutannya. Lagipula, dia tidak perlu melakukannya. Dia sudah tahu siapa yang bicara. "Tian, pergi," katanya dengan suara gemetar yang diusahakannya tetap tenang. "Nggak, Adeline. Kamu harus ikut denganku dulu," balas Tian. Dia lalu mendekati Adeline dan tanpa peringatan sebelumnya, mengeluarkan sebuah kain dari balik jaketnya dan segera menutup mulut dan hidung gadis itu menggunakannya. "Mmmhhh... Mmmhhh!!!" seru Adeline segera, berusaha berontak. Tapi semakin keras dia melawan, semakin keras juga usaha Tian untuk melumpuhkannya. Lalu setelah berusaha melawan
Last Updated: 2026-10-23
Chapter: 77. Tian Jadi Nekat
Malam itu Tian mengendap-endap menuju rumah Adeline. Dia tahu bahwa Adeline selalu tidur menjelang tengah malam, karena gadis itu suka menonton film atau drama Korea terlebih dahulu. Tapi Tian tidak tahu, kali ini semuanya berbeda. Kondisi Adeline sedang tidak baik-baik saja jadi dia tidak melakukan tindakan yang biasanya dilakukannya. Seharian Adeline gantian ditemani oleh Adam dan Saga karena kakek sedang sibuk mengurusi pekerjaan di kantor. Kedua lelaki itu merasa miris dengan keadaan Adeline. "Bapak nggak bisa, apa, nangkap Tian gitu aja?" tanya Adam dengan pedas. Saga segera menatapnya dengan tajam. "Kamu kira hukum semudah itu? Atas dasar apa saya menangkap dan menjebloskan Tian ke penjara? Dia mengancam Adeline, oke. Tapi—sori aja—itu akan dianggap sekadar kata-kata karena emosi belaka," jelasnya. Adam mendengus. "Jadi harus nunggu sampai Tian brengsek itu bertindak secara langsung?! Keburu kena mental, Kakak saya, Pak!" protesnya.Saga kembali menatapnya dengan tajam. "
Last Updated: 2026-10-23
Chapter: 76. Ancaman yang Kembali
Semua orang segera terkejut dan menoleh ke arah asal suara. "Adeline!!! Hentikan!!!" seruan itu terdengar lagi, tapi kali ini disusul oleh kemunculan seorang pria yang segera berlari ke arah mereka dan meraih tangan Adeline. "Tian!!! Mau apa kamu di sini?!" seru Yasmin terkejut. Sementara itu Adeline berusaha melepaskan diri dari genggaman Tian. "Lepaskan!!! Lepas, Tian!!!" serunya histeris. Tiba-tiba terlintas di pikirannya memori saat Tian dulu bertengkar dengannya dan tidak sengaja mendorongnya hingga kepalanya terbentur di pinggir meja. "Jangan bunuh aku lagi, Tian!!!" serunya kali ini dua kali lebih histeris. Saga segera mendekati Tian dan menarik Adeline lalu menendang dada Tian. BUGHHH!!! "AAARGHH!!!" seru Tian segera, kesakitan. Saga segera memeluk Adeline yang sedang panik dan ketakutan. Adeline menutup kepalanya dengan kedua tangannya dan terisak tak terkendali. "Tenang, tenang. Kamu nggak apa-apa," kata Saga kemudian berusaha menenangkannya. "ADELINE!!!" seru Tia
Last Updated: 2026-10-18
Chapter: 75. Malam Perayaan
Hari itu benar-benar seru. Mereka berbelanja bahan-bahan untuk dimasak bareng seperti jagung dan sosis, paprika, nanas, saus barbeque, saus pedas, dan bumbu-bumbu lainnya. Adam dan Saga bertugas membeli minuman. Mereka memborong dua soda dalam ukuran satu liter, es batu, juga kopi karena mereka berniat begadang. "Saya nggak nyangka Bapak beneran jadian sama Kakak saya," kata Adam sambil melihat rak minuman di depannya. Saga mengangguk. "Saya juga nggak menyangka. Kalian itu orang-orang yang berasal dari dunia yang beda sama saya. Tapi Adeline benar-benar down to earth dan bukan tipe cewek manja," jawabnya panjang lebar. Adam menghela napas panjang. "Kakak terbiasa mandiri, Pak. Sejak orangtua kami meninggal, Kakek meminta kami buat belajar mandiri, apalagi nanti kami kerja di perusahaan medis keluarga. Kalo kami nggak dilatih buat kuat, Kakek takut kami nggak bisa bertahan di dunia bisnis yang keras," jelasnya. Saga mengangguk mengerti. "Memang. Dulu dia waktu tinggal di rumah
Last Updated: 2026-10-18
Chapter: 74. Nasib Guntur
Pak Harris menggebrak meja. "Sialan!!! Pak Kombes sudah turun tangan!!! Mana aku kena semprot, lagi!!!" serunya marah selepas upacara pagi itu. Saga dan Tama segera saling berpandangan. Pak Kombes Arjuna Pahlevi memang menyempatkan datang ke markas, setelah itu merujak Pak Harris dengan pedasnya. Dia dituduh menutup mata terhadap kejahatan-kejahatan besar yang sudah dilakukan oleh Guntur. "Baguslah, Bos ketemu lawan yang sepadan," bisik Tama dan Saga segera mengangguk. "Ini soalnya udah melampaui kuasa kita. Pak Harris memang salah," balasnya. "Kabarnya sidang perceraian sama Vera juga udah selesai. Katanya alasannya karena Vera mandul dan cemburuan," lanjut Tama. Saga menghela napas panjang. "Nasib orang emang nggak ada yang tahu, Tam. Mungkin ini karma dia, balasan atas semua hal buruk yang udah dia lakukan," katanya pelan. Tama mengangguk. "Bapak lega?" tanyanya pelan. Saga menggelengkan kepalanya. "Saya nggak peduli, jujur saja. Saya udah di titik bodo amat sama dia," k
Last Updated: 2026-10-16
You May Also Like
Suamiku Mualaf Kaya Raya
Suamiku Mualaf Kaya Raya
Romansa · Rira Faradina
176.3K views
SEBELUM BERPISAH
SEBELUM BERPISAH
Romansa · Lis Susanawati
174.8K views
SURVIVAL LOVE 2
SURVIVAL LOVE 2
Romansa · Jemyadam
173.3K views
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status