
MENANTU SAMPAH : WARISAN KAISAR NAGA PRIMORDIAL
Di mata semua orang di Kota Jianghai, Long Chen adalah sampah tak berguna nomor satu. Demi mematuhi wasiat mendiang kakek Keluarga Lin, dia rela menjadi menantu numpang yang mengabdi pada Lin Xinyan, dewi sedingin es yang menjadi dambaan seluruh kota. Selama tiga tahun, Long Chen hidup tanpa harga diri—mencuci, memasak, menerima caci maki mertua, hingga injakan dari para pewaris kaya yang mengantre untuk menggantikan posisinya.
Namun, tidak ada yang tahu bahwa di dalam tubuh pria yang selalu menundukkan kepala ini, mengalir darah yang mampu menggetarkan sembilan langit.
Pada hari ulang tahun Ibu Suri Keluarga Lin, di tengah badai penghinaan yang puncaknya membuat dia bersimbah darah, sebuah keajaiban terjadi. Darah Long Chen mengaktifkan cincin hitam berkarat peninggalan orang tuanya, menghancurkan segel batin yang mengurung takdirnya selama dua puluh tahun.
"Klan Naga Langit Primordial telah runtuh, namun darah sang Kaisar tidak akan pernah padam! Bangkitlah, Penerus Penguasa Jagat Raya!"
Auman Naga Emas bergema di dalam jiwanya. Long Chen terbangun dengan ingatan warisan tiada tanding: teknik Mandi Obat Pemurnian Sumsum yang mampu mengubah fisik fana menjadi Tubuh Dewa, serta teknik rahasia kuno Kultivasi Ganda Kaisar Naga.
Sejak hari itu, roda takdir berputar terbalik.
Dengan ramuan obat rahasia, dia mengobati penyakit, membangun jaringan bisnis tersembunyi, dan melumat setiap orang yang pernah merendahkannya. Melalui metode Kultivasi Ganda, kekuatannya melejit tanpa batas setiap kali dia menjalin ikatan dengan para wanita pemilik meridian murni—mulai dari istrinya yang berhati es, dokter jenius pelindung spiritual, hingga CEO wanita penguasa ekonomi kota.
Dari seorang menantu yang diinjak-injak, Long Chen melangkah mendaki puncak dunia, menghancurkan sekte-sekte rahasia kuno, dan memimpin kembali Klan Naga untuk bertakhta di atas langit tertinggi!
Read
Chapter: Undangan MisteriusMalam kian larut di langit Yanjing, namun ketenangan di dalam kamar suite kepresidenan itu terasa begitu kontras dengan badai spekulasi yang sedang melanda seluruh daratan utara. Peta kulit binatang di atas meja marmer masih memancarkan pendaran merah samar, memproyeksikan ilusi topografi Pegunungan Kunlun di barat laut yang diselimuti badai salju abadi.Lin Xinyan menatap garis-garis magis pada peta tersebut dengan ekspresi serius. "Makam Kaisar Naga Merah... Long Chen, jika Leluhur Agung Jiwa Hitam saja tahu tentang tempat ini, bukankah sekte-sekte ortodoks maupun sekte iblis lainnya di wilayah barat laut juga mengincarnya?"Long Chen terkekeh pendek, jarinya mengetuk meja marmer perlahan. "Tentu saja. Naga Merah adalah salah satu dari sembilan naga penjaga benteng langit di era kuno. Meskipun sudah mati ribuan tahun, sisa-sisa esensi darah dan raga spiritualnya adalah buruan nomor satu bagi siapa saja yang ingin melompati batas ranah fana. Namun, tanpa kunci darah murni..
Last Updated: 2026-07-01
Chapter: Getaran di Istana LangitKehancuran total Keluarga Jiang di pusat Yanjing dalam hitungan jam mengirimkan gelombang kejut yang belum pernah terjadi sebelumnya di sepanjang sejarah dunia kultivasi modern. Dari balik menara-menara kaca tinggi dan paviliun kuno tersembunyi yang tersebar di penjuru ibukota, para master tua dari berbagai faksi besar menarik kembali indra batin (Divine Sense) mereka dengan tubuh yang gemetar hebat.Malam itu, tidak ada satu pun dari mereka yang berani memejamkan mata. Nama "Long Chen" seketika naik menjadi tabu tertinggi di seluruh Yanjing.Di seberang kawah reruntuhan, Long Chen perlahan menurunkan pandangannya dari cakrawala malam. Tekanan jiwa raksasa yang tadi melingkupi area tersebut perlahan-lahan menyusut kembali masuk ke dalam dantiannya, menyisakan ketenangan fana yang menipu."Energi di tempat ini sudah terlalu kotor oleh sisa-sisa ilmu hitam Sekte Jiwa Kegelapan, Xinyan. Ayo pergi," ucap Long Chen sembari menggandeng tangan lembut istrinya.Lin Xiny
Last Updated: 2026-07-01
Chapter: Kepunahan Marga JiangAsap tebal dan debu semen dari reruntuhan Kediaman Megah Keluarga Jiang perlahan-lahan tersapu oleh angin malam yang dingin. Tempat yang beberapa menit lalu menjadi lambang puncak kekuasaan dan kemewahan di Kota Yanjing, kini berubah total menjadi kawah raksasa yang dipenuhi puing-puing batu hancur.Di tengah kehancuran itu, Long Chen berdiri dengan tegak. Mantel parit hitamnya berkibar pelan, tidak ternoda oleh sebutir debu pun. Di sampingnya, Lin Xinyan mengembuskan napas lega, perlahan menarik kembali sisa-sisa Qi Yin Es Teratai ke dalam dantiannya. Sepasang matanya menatap suaminya dengan kekaguman yang kian mendalam. Satu serangan cakar naga tadi benar-benar telah menjungkirbalikkan logika dunia kultivasi fana."L-Long Chen... ampuni... mohon ampuni nyawa tua ini..."Suara rintihan yang sangat serak memecah keheningan. Jiang Tianhua, sang penguasa ibukota yang biasanya begitu ditakuti, kini merangkak di atas pecahan batu dengan kondisi pakaian yang robek-robek. Waja
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Formasi Sembilan Jiwa NerakaSuara hantaman gerbang baja yang hancur berkeping-keping masih berdengung di udara, menyisakan keheningan yang teramat pekat di halaman luas Kediaman Megah Keluarga Jiang. Kabut hitam yang merayap dari sela-sela lantai marmer halaman kian menebal, memancarkan bau anyir darah kuno yang sanggup membuat manusia fana pingsan dalam hitungan detik.Hahaha! Hahaha!Suara tawa yang sangat melengking dan sarat akan energi kematian menggema dari arah aula utama. Perlahan, sesosok pria tua berjubah merah darah dengan topeng tengkorak emas melayang turun dari udara, mendarat dengan anggun di atas altar batu di tengah halaman. Di belakangnya, Jiang Tianhua dan Jenderal Jiang Cheng melangkah keluar dengan senyuman penuh kemenangan yang keji."Bocah bodoh dari Jianghai!" Jiang Tianhua berteriak, matanya berkilat penuh dendam tak berkesudahan. "Kamu benar-benar berani datang mengantar nyawa! Di sampingku adalah Leluhur Agung Jiwa Hitam, seorang dewa hidup dari Ranah Pendirian Pondasi! H
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: Langkah KematianJenderal Jiang Cheng tidak lagi memiliki sisa wibawa seorang komandan militer tertinggi. Mendengar vonis dingin dari Long Chen, dia merangkak mundur di atas lantai alun-alun yang tertutup es abadi, mengabaikan fakta bahwa lututnya telah gemetar hebat hingga sulit untuk berdiri. Dengan wajah penuh horor, dia berbalik dan melarikan diri menggunakan mobil komando yang tersisa, meninggalkan patung-patung es anak buahnya yang mulai retak ditiup angin musim dingin Yanjing.Long Chen perlahan menurunkan tangan kanannya, menyembunyikan kembali sisa-sisa Qi emas naga ke dalam cincin giok hitamnya."Ayo, Xinyan. Dua jam adalah waktu yang lebih dari cukup bagi mereka untuk mengumpulkan sisa-sisa keberanian mereka," ucap Long Chen lembut, kontras dengan hawa membunuh yang baru saja dia lepaskan.Lin Xinyan melangkah mendekat, menggamit lengan Long Chen dengan anggun. "Long Chen, energi dari Sekte Iblis Jiwa Kegelapan tadi... aku merasakan ada riak esensi yang jauh lebih besar tertan
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: Sambutan Darah di Gerbang IbukotaLangkah kaki Long Chen dan Lin Xinyan yang santai saat keluar dari Stasiun Kereta Cepat Yanjing mendadak terhenti di area alun-alun luar. Keadaan di sekitar mereka terasa sangat tidak wajar. Area yang biasanya dipadati oleh ribuan calon penumpang dan taksi fana itu kini sepi senyap, menyisakan kekosongan yang mencekam. Angin musim dingin berembus kencang, menerbangkan dedaunan kering dan debu jalanan."Mereka telah mengosongkan tempat ini, Long Chen," bisik Lin Xinyan. Indra batinnya yang berada di Ranah Pengumpulan Qi Tahap Kelima Puncak mendeteksi setidaknya ada seratus titik energi asing yang bersembunyi di balik pilar-pilar beton dan gedung-gedung tinggi di sekitar alun-alun."Bukan hanya mengosongkan, permaisuriku. Mereka telah menyiapkan formasi pembantaian fana untuk kita," sahut Long Chen tenang. Sepasang mata hitam fananya perlahan mulai mengembang, memperlihatkan siluet sepasang naga emas vertikal yang berkilat tajam di bawah bayangan awan hitam ibukota.TAP! T
Last Updated: 2026-06-29

KULTIVASI GANDA SANG KULI PROYEK
Di mata semua orang di Kota Jiangnan, Chen Fan hanyalah seorang kuli bangunan yatim piatu yang lugu, miskin, dan kerap menjadi sasaran penindasan. Dengan singlet pudar dan peluh yang bercucuran di bawah terik matahari lokasi proyek Su Group, tidak ada yang menyangka bahwa pemuda yang tampak tak berdaya ini menyimpan rahasia legendaris.
Di balik penyamarannya sebagai buruh kasar, Chen Fan adalah seorang Kultivator Sakti sekaligus Master Alkemis agung. Berkat warisan kuno yang ditemukannya di sumur tua panti asuhan semasa kecil, ia mampu meracik pil obat pembalik takdir hanya dengan bermodalkan kuali bekas di kontrakan sempitnya yang kumuh. Chen Fan sengaja menyembunyikan kekuatannya demi melatih mentalitas fana dan melindungi panti asuhan tempat ia dibesarkan.
Namun, takdir sang naga tidak bisa selamanya terkubur dalam lumpur. Saat kultivasinya mencapai titik stagnan, Chen Fan dihadapkan pada satu-satunya cara untuk menembus batas: mempraktekkan teknik Kultivasi Ganda dengan wanita-wanita yang memiliki garis keturunan Yin khusus. Petualangan asmaranya pun dimulai, menyeret para wanita paling berpengaruh di kota tersebut ke dalam jaringan pesona dan karismanya.
Di saat musuh-musuh dari sekte hitam mulai mengintai dan panti asuhannya terancam digusur, rahasia terbesar dalam hidupnya akhirnya pecah. Konglomerat multinasional nomor satu di negara itu, Tianlong Group, berhasil melacak keberadaannya setelah pencarian selama dua dekade.
Chen Fan yang selama ini mengira dirinya hanyalah anak buangan, ternyata adalah pewaris tunggal tunggal triliunan Yuan yang menguasai nadi perekonomian absolut. Ketika konvoi puluhan mobil Rolls-Royce mengepung lokasi proyek dan para petinggi dunia bisnis berlutut di tanah berdebu di hadapannya, identitas sang kuli lugu terbongkar, memicu badai face-slap terbesar yang pernah disaksikan Kota Jiangnan!
Kontras Identitas yang Ekstrem: Transformasi dari kuli bangunan berpakaian lusuh yang dihina mandor, langsung melompat menjadi Tuan Muda Besar pemilik takhta bisnis tertinggi sekaligus kultivator tak tertandingi.
Kultivasi Ganda & Elemen Harem Modern: Hubungan romantis.
Read
Chapter: BAB 41Fajar di pinggiran utara Kota Jiangnan tidak lagi menyajikan kehangatan yang biasa. Pagi itu, kabut tebal berwarna abu-abu pekat turun menyelimuti aspal jalanan lintas provinsi, menciptakan pemandangan yang suram dan mencekam. Kabut tersebut bukanlah fenomena alam biasa, melainkan manifestasi dari benturan energi murni yang dilepaskan oleh puluhan praktisi beladiri tingkat tinggi yang sedang bersiaga di ambang pintu masuk kota.Di depan bekas gerbang pabrik baja kuno yang kini menjadi pos pemeriksaan terselubung Sekte Obat Suci, Mu Qianxue berdiri tegak. Mengenakan jubah berburu hitam legam dengan sulaman teratai emas di lengan kirinya, aura kecantikannya yang biasa tampak tertutup oleh hawa membunuh yang dingin. Di belakangnya, tiga puluh petarung elit dari faksi inti Sekte Obat Suci berdiri dalam formasi barisan yang disiplin. Tangan mereka bertumpu pada hulu pedang, sepasang mata mereka menatap tajam menembus ketebalan kabut di ujung jalan.Sejak menerima kabar dari jarin
Last Updated: 2026-07-01
Chapter: BAB 40Hawa dingin di dalam laboratorium medis privat telah sepenuhnya mencair, digantikan oleh kehangatan sisa energi spiritual Chen Fan yang masih tertinggal di udara. Su Qingxue duduk di tepi ranjang medis, merapatkan jubah sutera putihnya. Sepasang matanya yang biasanya memancarkan keangkuhan seorang penguasa korporasi kini meredup, menatap ujung sepatu Chen Fan dengan kepasrahan yang mendalam.Keterikatan biologis yang baru saja tercipta membuat detak jantung Su Qingxue berdegup seirama dengan aura pemuda di depannya. Dia tahu, tanpa hawa hangat dari Chen Fan, tubuhnya kini hanyalah sebuah bom waktu yang siap membeku kapan saja."Mulai hari ini, tim medismu tidak boleh menyentuh atau meracik obat apa pun untukmu tanpa izin dariku," ucap Chen Fan dingin, membelakangi Su Qingxue sembari merapikan lengan kemeja flanelnya yang robek. "Jika mereka mencoba bermain pintar lagi seperti hari ini, aku tidak akan repot-repot melangkah masuk ke ruangan ini.""Aku mengerti... Master Fa
Last Updated: 2026-07-01
Chapter: BAB 39Hantaman telapak tangan Chen Fan di atas dada Su Qingxue seketika memicu benturan dua energi ekstrem yang berlawanan. Begitu energi Yang Murni Naga Langit merangsek masuk, kristal es yang menyelimuti jubah sutera sang CEO langsung menguap, menimbulkan suara mendesis nyaring disertai kepulan asap putih tebal yang memenuhi seluruh laboratorium medis."Ugh...!"Su Qingxue yang tadinya kaku tak bergerak, mendadak melengkungkan punggungnya ke atas. Sepasang matanya terbuka lebar, namun pupilnya masih diselimuti kabut putih tipis. Rasa sakit yang dia rasakan saat ini bagaikan tubuhnya dibakar sekaligus dibekukan secara bersamaan dari dalam sel-sel darah terapis pusat."Kalian semua, keluar!" perintah Chen Fan tanpa menoleh. Suaranya bergema dengan tekanan spiritual yang begitu berat hingga membuat Dokter Lin dan para asistennya hampir merangkak keluar pintu karena ketakutan.Kapten Zhang sempat menoleh cemas, namun melihat kepulan uap es yang kian pekat dan tatapan absolut
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: BAB 38Dua hari setelah pemurnian pil di paviliun tua, atmosfer di dalam laboratorium medis privat Su Group lantai tiga puluh lima tampak dipenuhi ketegangan. Beberapa dokter ahli dengan jubah putih steril berdiri mengelilingi sebuah tabung kaca yang berisi cairan bening keperakan. Cairan itu adalah hasil ekstraksi murni dari Rumput Jiwa Salju yang ditebus dari pasar gelap dengan harga miliaran rupiah.Dokter Agung Lin, kepala tim medis Keluarga Su, mengangkat tabung tersebut dengan senyuman puas di wajahnya yang keriput. "Nona Besar, setelah melalui pengujian berlapis, kami berhasil mengisolasi esensi murni dari Rumput Jiwa Salju ini tanpa merusak struktur kimianya. Ini adalah penawar terbaik yang pernah kami racik untuk menstabilkan suhu tubuh Anda."Su Qingxue duduk di kursi medis, mengenakan jubah sutera putih. Wajah cantiknya tampak ragu sesaat. Entah mengapa, kalimat santai Chen Fan dua hari lalu tentang "mayat es" kembali terngiang-ngingang di telinganya. Namun, rasa dingin
Last Updated: 2026-06-30
Chapter: BAB 37Malam kian larut ketika riuh rendah aktivitas Kota Jiangnan mulai mereda. Di pinggiran kota utara, sebuah paviliun tua yang tersembunyi di balik rimbunnya pohon bambu tampak sunyi. Tempat ini adalah salah satu properti rahasia milik Sekte Obat Suci yang belum terendus oleh musuh ataupun korporasi fana. Sesosok bayangan melesat dengan kecepatan tinggi, menembus rimbunnya dedaunan tanpa menimbulkan suara gesekan sedikit pun. Chen Fan mendarat dengan anggun di halaman paviliun. Kemeja flanelnya berkibar pelan seiring dengan langkah kakinya yang mantap memasuki ruangan utama. Di dalam ruangan yang remang-remang oleh cahaya lilin, Mu Qianxue sudah menunggu dengan posisi berlutut penuh hormat. Di depannya, terdapat sebuah kotak beludru merah dan sebuah kuali perunggu kuno yang permukaannya dipenuhi ukiran aksara pelindung. "Master, Qianxue menghadap," ucap gadis itu, menundukkan kepalanya dalam-dalam. "Ini adalah dua batang Ginseng Ungu berusia seratus dua pu
Last Updated: 2026-06-29
Chapter: BAB 36Matahari pagi belum sepenuhnya tinggi ketika Chen Fan sudah berdiri di ruang arsip medis lantai tiga puluh enam Menara Su Group. Di tangannya terdapat beberapa berkas laporan kesehatan internal milik Keluarga Su yang sengaja dia rapikan. Topeng Xiao Chen kembali terpasang dengan sempurna, seolah-olah konfrontasi psikologis intens yang terjadi di balik dinding kaca semalam tidak pernah eksis. Namun, ketenangan pagi itu terusik ketika ponsel satelit di dalam saku celananya bergetar dengan pola ketukan yang berbeda. Kali ini, sinyalnya bukan dari Pasukan Bayangan Naga, melainkan jalur komunikasi khusus yang dia berikan kepada Mu Qianxue, sang penerus Sekte Obat Suci. Chen Fan melangkah ke sudut lorong yang sepi dekat ventilasi udara, lalu menekan tombol terima. "Master," suara merdu Mu Qianxue terdengar dari seberang saluran, nadanya dipenuhi rasa hormat yang mendalam bercampur sedikit kecemasan. "Saya telah melaksanakan perintah Anda
Last Updated: 2026-06-29