Chapter: ADA WANITA LAIN?ADA WANITA LAIN?"Nak Hendra, Bapak ingin kamu jawab jujur, apa ada wanita lain selain Nia saat ini di hati kamu?" tanya Bapaknya Nia kepada menantunya itu Hendra di undang ke rumah Bapaknya Nia, dengan alasan kedua orang tua Nia ingin jumpa karena sudah lama mereka tidak bertemu.Bapaknya Nia yang notabene pribadi yang tegas dan tidak suka bertele-tele hari itu langsung menanyakan perihal yang sangat pribadi kepada Hendra sang menantu. Sementara Nia dan sang Ibu tengah keluar pergi ke supermarket.DegJantung Hendra terasa berdetak lebih cepat tidak karuan dibuatnya dengan pertanyaan yang diberikan oleh sang Bapak mertua. Tidak bisa dipungkiri wajah Hendra saat ini merah merona dan gestur tubuhnya salah tingkah dan sang Bapak mertua seakan bisa menebak, kalau Hendra menyimpan sesuatu atau benar adanya Hendra mempunyai wanita lain selain anaknya."Kamu punya uang dan wajah tampan, wanita mana yang tidak akan tergoda dengan kamu," sindir sang BapakTerasa berdesir dada Hendra seketika
Last Updated: 2026-10-30
Chapter: CURIGACURIGAJantung Nia berdetak lebih cepat tidak karuan, peluh pun nampak bercucuran tatkala melihat wanita yang berada di belakang suaminya tersebut memasuki mobil Hendra."Tenang Nia, mungkin itu temannya yang membantu suamimu membawa barang bawaan untuk dibawa ke rumahmu," batinnya mencoba menguatkan diri sendiri.Nia pun terlihat merogoh ponselnya yang berada di dalam tas nya, sementara mobil yang dipakai oleh Hendra sudah berlalu pergi dan keadaan Nia saat ini tengah tidak fokus. Dalam benak Nia berpikir, mobil suaminya cepat banget keluar dari dalam parkiran.Nia mengusap ponselnya dan terlihat membuka beberapa pesan yang masuk di layar ponselnya.Matanya kini tertuju kepada pesan yang diberikan oleh sang suami."Mas Hendra akan keluar kota," ucapnya.Nia semakin penuh tanya di dalam hatinya. Nia pun memberanikan diri untuk menelpon sang suami namun di sebrang sana Hendra tidak mengangkat suara bunyi telepon dari istrinya.Nia pun mengurungkan niatnya untuk memasuki supermarket ka
Last Updated: 2026-10-26
Chapter: TERSANJUNGTERSANJUNGPagi tibaHendra nampak pamit kepada Nia sang istri, untuk pergi keluar rumah dengan alasan ada temannya yang masuk rumah sakit dan dia harus menengoknya."Mas, aku ikut saja," pinta Nia.Hendra nampak terlihat keberatan tatkala Nia meminta untuk ikut."Aku sama teman kantor dan setelah itu ada urusan pekerjaan yang harus aku selesaikan." Hendra memberikan alasan Padahal Hendra akan pergi menjeguk Virna pergi ke rumah sakit dan mungkin akan membutuhkan waktu yang cukup lama karena hari ini Virna akan keluar dari rumah sakit dan setelah itu Hendra akan mengantar pulang Virna ke rumahnya.°°°Tiba di rumah sakit terlihat Virna bergelayut manja kepada Hendra seakan-akan dia itu seperti istri sahnya ."Mas terima kasih sudah datang," ucap Virna menatap hangat.Hendra mengecup kening Virna, dan dalam hati Virna tentunya dihinggapi rasa bahagia yang teramat sangat karena dia berpikir kalau Hendra sudah sepenuhnya terjerat hatinya oleh dirinya.Setelah semuanya beres, Nia pun pam
Last Updated: 2026-10-25
Chapter: GUSARGUSARSesampainya di rumah, Hendra langsung tertidur didalam kamarnya. Malam ini tepat pukul 11 malam. Sementara Nia tengah duduk santai di kursi sofa sambil sesekali tersenyum memegang gelang emasnya yang terlihat berkilau. "Aku sangat senang," ucap Nia. Ting.."Mas, dimana?" bunyi pesan muncul di notifikasi ponselnya milik Hendra dan disana tertera nama Virna.Nia berpikir sejenak siapakah wanita yang bernama Virna yang mengirimkan pesan kepada suaminya itu.Nia terdiam sesaat kemudian dia pun kembali menyimpan ponsel milik suaminya di tempat semula. "Tenang Nia, kamu jangan curiga," batinnya.Nia meminum air mineral yang berada di dalam botol hingga tandas, entah mengapa setelah membaca pesan notifikasi tersebut , kerongkongannya terasa kering.Nia kemudian berlalu kedalam kamarnya dan nampak terlihat disana sang suami tertidur begitu pulas. Lalu Nia duduk di tepi ranjang sambil menatap wajah sang suami dengan lekat. Nia tersenyum lebar dan sepertinya dia bangga memiliki suami s
Last Updated: 2026-10-23
Chapter: LULUHLULUHNia tersedu menangis dan hal tersebut buat Hendra khawatir dibuatnya. Hendra mencoba memeluk tubuh istrinya tersebut agar Nia merasa lebih tenang. "Sayang, Mas mengakui kalau Mas membeli parfum waktu diluar kota tapi sisa parfum tersebut ketinggalan disana," ucap Hendra dengan menciumi wajah Nia bertubi-tubi."Lalu cincin yang berada di dalam tas kamu untuk siapa?" tanya Nia dengan suara serak dan terbata-bata.Deg...Hendra nampak terkejut dan wajahnya seketika merah merona karena dia tidak habis pikir kalau istrinya tersebut bisa tahu kalau cincin yang dia sembunyikan di dalam tas, ternyata Nia sudah mengetahuinya."Itu punya istri temanya Mas, Sayang. Dia minta dibelikan sama Mas, karena teman Mas sibuk," sambung Hendra berbohong kembali kepada Nia.Nia menggelengkan kepalanya seakan tidak percaya dengan semua kebohongan yang di ucapkan oleh Hendra suaminya tersebut."Kamu sekarang pandai berbohong Mas!" Nia berontak sekuat tenaga melepaskan tubuhnya dari dekapan sang suami.
Last Updated: 2026-10-13
Chapter: BAU PARFUMBAU PARFUMHendra terlihat heran dengan sikap sang istri yang tiba-tiba diam seribu bahasa."Kamu kenapa Sayang?" tanya Hendra.Dia menggelengkan kepalanya dan berusaha tersenyum walau senyumannya itu terlihat seperti terpaksa. Hendra menarik tubuh Nia dan akhirnya Nia pun jatuh ke pelukan sang suami. Begitu erat pelukan yang diberikan oleh suaminya tersebut seakan takut kehilangan sang istri, atau mungkin juga merasa dihinggapi rasa bersalah karena sudah berselingkuh dengan wanita lain.Nia menghirup aroma tubuh Hendra seperti ada yang berbeda yaitu bau parfum nya yang begitu lembut dan segar seakan membangkitkan rasa g4!rah."Bau parfum Mas Hendra kok beda," batin nya."Sayang, kamu jangan pernah tinggalkan aku ya," lirih Hendra.Nia terlihat heran dengan ucapan Hendra yang secara tiba-tiba berucap seperti itu dan dia berpikir seperti ada yang janggal.Nia mencoba menetralkan detak jantungnya yang mulai tidak karuan. "Bau parfum kamu kok beda Mas!" Nia melepaskan pelukan suaminya
Last Updated: 2026-10-13
Chapter: PLEASE DON'T LEAVE MEPLEASE DON'T LEAVE MEAkhirnya, kebahagiaan itu benar-benar dirasakan oleh Shankar dan juga Shenna. Tidak ada lagi orang yang mengganggu di kehidupan rumah tangga mereka, tidak ada lagi suara-suara yang mencoba memisahkan, dan tidak ada lagi rasa khawatir akan kehilangan satu sama lain dari keduanya.Mereka kini memilih untuk saling percaya, menjaga hati, dan menghargai setiap janji yang telah diucapkan.Rumah pun terasa lebih damai dan lebih hidup karena adanya sang anak juga yang buat suasana terasa hidup, dan untaian doa pun selalu menyertai setiap langkah mereka."Sayang masih mual?" Shankar mengusap perut Shenna.Shenna mengangguk dengan wajah pucat. Shenna kembali hamil lagi dan ini tentunya kemauan Shankar yang ingin menambah momongan.Shenna begitu manja saat ini dan sebagai suami Shankar tentunya sangat memaklumi dan memahami."Jee mau punya adik lagi ya," ejek Chahna dengan melempar senyum ke arah Shankar. Chahna sangat senang sekali tatkala mendengar Shenna hamil lagi dan
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: BALAS DENDAMBALAS DENDAM Henri nampak merengek di depan Sonya dan juga anaknya Sherli. Usaha yang dia kelola ternyata mengalami kebangkrutan dan wanitanya Karin meninggalkan dirinya. "Please.. ampuni Papa," Henri merengek kepada kedua wanita yang kini tengah duduk di teras rumah. Sherli pun seakan benci melihat wajah sang Papa dan nampak dia mengambil gelas yang tengah berada di meja kemudian gelas yang masih berisi.air mineral tersebut dia lempar ke sembarang arah dan tentunya dengan wajah yang terlihat kesal dan memendam amarah. Wajah Sherli terlihat merah padam dan tatapan matanya terlihat sangat memendam kebencian. "Aku benci lelaki termasuk kamu, Henri!" teriaknya. Sonya terkejut karena dia takut sakit yang di derita sang anak kumat lagi. Padahal Sherli akhir-akhir ini semenjak kepergian Henri sang Papa keadaan mentalnya mulai stabil. "Sayang, tenang," Sonya nampak panik dan dia memanggil nama sang anak dengan bibir yang bergetar. Henri seakan tidak mau beranjak dari sana karena n
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: STAY WITH MESTAY WITH MEShenna begitu riang sekali tatkala mendengar kabar dari Shankar kalau sang suami akan pindah tugas bekerja di kota nya, Shankar pun merasa bahagia karena impian nya selama ini bisa terwujud, bisa pindah tugas kerja di kota istrinya yang cuacanya sejuk. Dan yang paling penting tentunya dia kan membuka lembaran baru disana karena menurut dirinya banyak luka dan peristiwa yang sudah dia lalui di kota yang kini dia tempati."Rumah disini jangan dijual ya Shankar, jadi kalau kamu kesini ada tempat untuk singgah," ucap Chahna.Ada rasa bahagia dan ada juga rasa sedih bercampur menjadi satu. Rasa bahagia karena kini sang anak bisa bebas dari masalah yang selalu menghinggapinya. Rasa sedih karena kini sang anak akan jauh darinya."Pokoknya kamu harus sering jenguk Mama disini," Chahna matanya berkaca-kaca.Shankar menatap sayu kepada sang Mama karena merasa akan meninggalkan sang Mama. Kedekatan Shankar dan sang Mama cukup dekat sekali dan sepertinya Shankar tidak tega untuk
Last Updated: 2026-10-05
Chapter: BANGKRUTBANGKRUT Tatkala didalam mobil Zara dan juga Bagas bertengkar hebat. Zara sepertinya saat ini dihinggapi rasa malu terhadap semua orang yang berada di salon tadi dan juga cemburu terhadap Sherli. "Sayang masa kamu cemburu sama dia, lihat saja keadaannya dia sekarang. Selain sakit, diapun sudan tidak cantik lagi," Bagas menggenggam jemari tangan Zara yang lentik.Dengan cepat Zara melepaskannya seakan tidak mau di rayu. "Berarti kalau dia tidak sakit kamu mau kembali bersamanya?" Zara matanya melotot ke arah Bagas seperti hendak menerkam suaminya tersebut.Bagas nampak gugup dan menghela napas panjang seakan kehabisan kata. Zara pun mengungkit masa lalu Bagas bersama Sherli, wanita tersebut seakan tidak terima jika masa lalu Bagas sangat indah bersama Sherli. Bagas pun tidak tahu harus meyakinkan hati Zara seperti apa, dan dia pun tidak fokus mengendarai mobilnya itu.BRUKMobil yang di kendarai oleh Bagas dan Zara pun akhirnya menubruk pohon besar sangat kencang. Dan kedua oran
Last Updated: 2026-08-05
Chapter: MEMAKAI KURSI RODAMEMAKAI KURSI RODA"Jadi kakiku lumpuh dan aku harus memakai kursi roda," ucap Sherli begitu lirih dengan mata yang berkaca-kaca dan nampak wajahnya terlihat sangat pucat.Wanita yang sudah mengkhianati tunangannya dulu itu, menjambak rambutnya sendiri dan berteriak. Dia seakan tidak terima dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini. Dia pun memukul-mukul kakinya sendiri dan hal tersebut buat panik Sonya sang Mama. Sonya pun memanggil suster untuk segera masuk ke ruangan dimana Sherli berada. Setelah sang suster datang dan memberikan obat agar Sherli lebih tenang keadaannya. Nampak Sherli terlihat lemah dan secara perlahan matanya pun terpejam tidur. Sonya menangis sesunggukkan. Dia pun seakan tidak percaya dengan apa yang kini tengah menimpa kondisi anaknya tersebut."Sabar ya nyonya, ini ujian," ucap sang art yang selalu menemani. Sang art yang selalu setia menemani keluarga Sonya sangat terpukul dengan kabar berita tersebut, kalau Sherli mengalami kelumpuhan dan nantinya h
Last Updated: 2026-08-04
Chapter: KECELAKAAN"Mamaa.." Suara keras Sherli memanggil sang Mama buat Sonya yang tengah menikmati kopi di pagi hari wanita paruh baya tersebut terkejut dan panik.Dengan cepat Sonya menyeret langkah kakinya menuju kamar mandi dimana keberadaan Sherli disana. Tok...Tok...Tok..."Sayang, kamu kenapa? Buka pintunya! Sherli, kamu baik-baik saja kan." Sonya beberapa kali mengetuk pintu namun Sherli di dalam kamar mandi sana tidak menjawabnya dan yang terdengar hanyalah suara erangan rasa sakit yang begitu memilukan."Mamaa...""Apakah non Sherli jatuh," ucap sang art dengan dihinggapi rasa khawatir.Sonya sontak gelisah yang nampak terlihat dari gestur tubuhnya dan dalam hatinya berpikir, apa mungkin yang di ucapkan oleh sang art benar adanya kalau sang anak terjatuh.Sonya pun akhirnya sekuat tenaga membuka paksa atau mendobrak pintu yang tengah terkunci di dalam sana.BRUKPintu pun terbuka lebar setelah di dobrak oleh Sonya. Dengan tangan gemetar Sonya membuka pintu begitu lebar. Mulut Sonya pun me
Last Updated: 2026-07-29