Share

PLEASE DON'T LEAVE ME

Author: Rini Alnabil
last update publish date: 2026-10-05 11:54:03

PLEASE DON'T LEAVE ME

Akhirnya, kebahagiaan itu benar-benar dirasakan oleh Shankar dan juga Shenna. Tidak ada lagi orang yang mengganggu di kehidupan rumah tangga mereka, tidak ada lagi suara-suara yang mencoba memisahkan, dan tidak ada lagi rasa khawatir akan kehilangan satu sama lain dari keduanya.

Mereka kini memilih untuk saling percaya, menjaga hati, dan menghargai setiap janji yang telah diucapkan.

Rumah pun terasa lebih damai dan lebih hidup karena adanya sang anak juga yang buat suasan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    PLEASE DON'T LEAVE ME

    PLEASE DON'T LEAVE MEAkhirnya, kebahagiaan itu benar-benar dirasakan oleh Shankar dan juga Shenna. Tidak ada lagi orang yang mengganggu di kehidupan rumah tangga mereka, tidak ada lagi suara-suara yang mencoba memisahkan, dan tidak ada lagi rasa khawatir akan kehilangan satu sama lain dari keduanya.Mereka kini memilih untuk saling percaya, menjaga hati, dan menghargai setiap janji yang telah diucapkan.Rumah pun terasa lebih damai dan lebih hidup karena adanya sang anak juga yang buat suasana terasa hidup, dan untaian doa pun selalu menyertai setiap langkah mereka."Sayang masih mual?" Shankar mengusap perut Shenna.Shenna mengangguk dengan wajah pucat. Shenna kembali hamil lagi dan ini tentunya kemauan Shankar yang ingin menambah momongan.Shenna begitu manja saat ini dan sebagai suami Shankar tentunya sangat memaklumi dan memahami."Jee mau punya adik lagi ya," ejek Chahna dengan melempar senyum ke arah Shankar. Chahna sangat senang sekali tatkala mendengar Shenna hamil lagi dan

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    BALAS DENDAM

    BALAS DENDAM Henri nampak merengek di depan Sonya dan juga anaknya Sherli. Usaha yang dia kelola ternyata mengalami kebangkrutan dan wanitanya Karin meninggalkan dirinya. "Please.. ampuni Papa," Henri merengek kepada kedua wanita yang kini tengah duduk di teras rumah. Sherli pun seakan benci melihat wajah sang Papa dan nampak dia mengambil gelas yang tengah berada di meja kemudian gelas yang masih berisi.air mineral tersebut dia lempar ke sembarang arah dan tentunya dengan wajah yang terlihat kesal dan memendam amarah. Wajah Sherli terlihat merah padam dan tatapan matanya terlihat sangat memendam kebencian. "Aku benci lelaki termasuk kamu, Henri!" teriaknya. Sonya terkejut karena dia takut sakit yang di derita sang anak kumat lagi. Padahal Sherli akhir-akhir ini semenjak kepergian Henri sang Papa keadaan mentalnya mulai stabil. "Sayang, tenang," Sonya nampak panik dan dia memanggil nama sang anak dengan bibir yang bergetar. Henri seakan tidak mau beranjak dari sana karena n

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    STAY WITH ME

    STAY WITH MEShenna begitu riang sekali tatkala mendengar kabar dari Shankar kalau sang suami akan pindah tugas bekerja di kota nya, Shankar pun merasa bahagia karena impian nya selama ini bisa terwujud, bisa pindah tugas kerja di kota istrinya yang cuacanya sejuk. Dan yang paling penting tentunya dia kan membuka lembaran baru disana karena menurut dirinya banyak luka dan peristiwa yang sudah dia lalui di kota yang kini dia tempati."Rumah disini jangan dijual ya Shankar, jadi kalau kamu kesini ada tempat untuk singgah," ucap Chahna.Ada rasa bahagia dan ada juga rasa sedih bercampur menjadi satu. Rasa bahagia karena kini sang anak bisa bebas dari masalah yang selalu menghinggapinya. Rasa sedih karena kini sang anak akan jauh darinya."Pokoknya kamu harus sering jenguk Mama disini," Chahna matanya berkaca-kaca.Shankar menatap sayu kepada sang Mama karena merasa akan meninggalkan sang Mama. Kedekatan Shankar dan sang Mama cukup dekat sekali dan sepertinya Shankar tidak tega untuk

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    BANGKRUT

    BANGKRUT Tatkala didalam mobil Zara dan juga Bagas bertengkar hebat. Zara sepertinya saat ini dihinggapi rasa malu terhadap semua orang yang berada di salon tadi dan juga cemburu terhadap Sherli. "Sayang masa kamu cemburu sama dia, lihat saja keadaannya dia sekarang. Selain sakit, diapun sudan tidak cantik lagi," Bagas menggenggam jemari tangan Zara yang lentik.Dengan cepat Zara melepaskannya seakan tidak mau di rayu. "Berarti kalau dia tidak sakit kamu mau kembali bersamanya?" Zara matanya melotot ke arah Bagas seperti hendak menerkam suaminya tersebut.Bagas nampak gugup dan menghela napas panjang seakan kehabisan kata. Zara pun mengungkit masa lalu Bagas bersama Sherli, wanita tersebut seakan tidak terima jika masa lalu Bagas sangat indah bersama Sherli. Bagas pun tidak tahu harus meyakinkan hati Zara seperti apa, dan dia pun tidak fokus mengendarai mobilnya itu.BRUKMobil yang di kendarai oleh Bagas dan Zara pun akhirnya menubruk pohon besar sangat kencang. Dan kedua oran

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    MEMAKAI KURSI RODA

    MEMAKAI KURSI RODA"Jadi kakiku lumpuh dan aku harus memakai kursi roda," ucap Sherli begitu lirih dengan mata yang berkaca-kaca dan nampak wajahnya terlihat sangat pucat.Wanita yang sudah mengkhianati tunangannya dulu itu, menjambak rambutnya sendiri dan berteriak. Dia seakan tidak terima dengan apa yang terjadi pada dirinya saat ini. Dia pun memukul-mukul kakinya sendiri dan hal tersebut buat panik Sonya sang Mama. Sonya pun memanggil suster untuk segera masuk ke ruangan dimana Sherli berada. Setelah sang suster datang dan memberikan obat agar Sherli lebih tenang keadaannya. Nampak Sherli terlihat lemah dan secara perlahan matanya pun terpejam tidur. Sonya menangis sesunggukkan. Dia pun seakan tidak percaya dengan apa yang kini tengah menimpa kondisi anaknya tersebut."Sabar ya nyonya, ini ujian," ucap sang art yang selalu menemani. Sang art yang selalu setia menemani keluarga Sonya sangat terpukul dengan kabar berita tersebut, kalau Sherli mengalami kelumpuhan dan nantinya h

  • Duda Tampan Bertemu Janda Cantik    KECELAKAAN

    "Mamaa.." Suara keras Sherli memanggil sang Mama buat Sonya yang tengah menikmati kopi di pagi hari wanita paruh baya tersebut terkejut dan panik.Dengan cepat Sonya menyeret langkah kakinya menuju kamar mandi dimana keberadaan Sherli disana. Tok...Tok...Tok..."Sayang, kamu kenapa? Buka pintunya! Sherli, kamu baik-baik saja kan." Sonya beberapa kali mengetuk pintu namun Sherli di dalam kamar mandi sana tidak menjawabnya dan yang terdengar hanyalah suara erangan rasa sakit yang begitu memilukan."Mamaa...""Apakah non Sherli jatuh," ucap sang art dengan dihinggapi rasa khawatir.Sonya sontak gelisah yang nampak terlihat dari gestur tubuhnya dan dalam hatinya berpikir, apa mungkin yang di ucapkan oleh sang art benar adanya kalau sang anak terjatuh.Sonya pun akhirnya sekuat tenaga membuka paksa atau mendobrak pintu yang tengah terkunci di dalam sana.BRUKPintu pun terbuka lebar setelah di dobrak oleh Sonya. Dengan tangan gemetar Sonya membuka pintu begitu lebar. Mulut Sonya pun me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status