author-banner
Ivan Witami
Author

Novels by Ivan Witami

TERJEBAK CINTA BOS KEJAM

TERJEBAK CINTA BOS KEJAM

Nesya sungguh tidak pernah menyangka, jika kekasihnya, Adipati ternyata menantu bosnya di kantor. Entah drama apa yang Tuhan hadirkan dalam hidupnya. Hingga ia harus mengalami kemalangan seperti itu. Gunawan, bos Nesya sangat marah saat tahu putri semata wayangnya dikhianati Adipati. Ia gelap mata dan menodai Nesya dengan begitu kejam. Sampai akhirnya, Nesya hamil dan Gunawan tidak mau bertanggung jawab. Nesya terpaksa harus menggunakan kekuatan keluarganya untuk menekan Gunawan agar menikahinya. Tujuan Nesya adalah untuk membalaskan dendam atas penderitaannya karena Gunawan telah menghancurkan masa depannya. Berhasilkah Nesya membalas semua rasa sakitnya kepada Gunawan, Adipati dan istrinya? Jika pada akhirnya rasa itu tumbuh seiring berjalannya waktu. Meski ia telah sekuat tenaga menolaknya.
อ่าน
Chapter: Bab 34 Impas
Nesya termenung, duduk di kursi , di teras belakang rumah, air matanya mengalir deras mengingat semuanya yang sudah terjadi, perasaannya lega sudah memenjarakan suaminya, tetapi ia juga merasa ada berbeda. Tidak ada lagi perhatian, ocehan dan perdebatan dari hal-hal kecil, suasana itu juga mewarnai hari-harinya. “Non, ini susunya,” ucap bibi menghampiri Nesya membawakan susu. Nesya menoleh, tersenyum malas.“Terima kasih, Bi.”Bibi gelisah, ada sesuatu yang ingin disampaikan tetapi ia takut berbicara. Nesya melihat bibi setelah meminum susunya setengah.“Ada apa, Bi. Kayaknya ada sesuatu?”“Anu, Non. Gaji bulan ini belum dibayar, pak Rahmat tukang kebun juga, katanya anaknya mau masuk sekolah.” Nesya menghela nafas sejenak, ia memang tidak tahu menahu tentang urusan di rumah suaminya, sejauh ini ia hanya terima beres.“Minta nomor rekening mereka, biar saya transfer sekarang,” ucap Nesya santai. “Non, Bapak selalu ngasih uang cash. Kami-kami ini orang kampung, Non. Ndak tahu ambil
ปรับปรุงล่าสุด: 2026-08-07
Chapter: Bab 33 Balas Dendam
Gunawan dengan begitu menahan emosi memasuki kantornya, ia berjalan begitu tergesa-gesa. Pandangannya lurus kedepan dan ingin sekali secepatnya sampai di ruangannya. “Shinta!“ teriak Gunawan memanggil Shinta, rekan kerja Nesya dulu, yang sudah diangkat menjadi sekretaris Gunawan. Sinta terperanjat, ia berdiri dengan rasa takut mendengar suara bariton sang bos. Mata Sinta melihat ke arah pintu masuk ruangan Gunawan dan sesekali melihat seseorang yang duduk di kursi kekuasaan Gunawan. ‘Braakk!’ pintu ruangan dibuka dengan kasar. “Sinta!” Gunawan seketika terdiam saat melihat pria yang duduk di kurasi kerjanya. “Kamu siapa? Beraninya duduk di kursiku!” ucap Gunawan dengan lantang. “Aku bukan siapa-siapa, tapi sekarang aku pemilik perusahaan ini,” jawab pria tersebut santai. “Pak, beliau ini pak Arjuna. Pamannya pak Arya,” sambung Shinta takut. “Pak Arjuna?” tanya Gunawan memastikan. “Iya, Pak.” Arjuna tertawa melihat ekspresi wajah Gunawan.“Tepat sekali. Oh iya, saat pern
ปรับปรุงล่าสุด: 2025-09-26
Chapter: Bab 32 Kejutan
Nesya membuka mata, lalu melihat suaminya yang masih tidur disampingnya sambil memegang perutnya. Nesya menghela nafas panjang, pelan-pelan ia menyingkirkan tangan suaminya dari perutnya. Tangan satunya meraih ponsel di meja nakas. “Ck, hapeku mati lagi,” keluhnya setelah melihat ponselnya mati. Ia melihat ponsel Gunawan dan mengambilnya, beberapa kali ia memasukkan password nya, namun tetap gagal. Nesya tersenyum miring, ia berniat membangunkan Gunawan yang masih tertidur. Ia baru ingat jika orang bangun tidur pasti sedikit linglung dan sudah pasti akan memberikan password tersebut. “Gun, bangun.” Nesya menggoyang pelan bahu Gunawan. “Hem,” balas Gunawan masih memejamkan mata. “Aku pinjam hp kamu ya? Mau telpon kak Arya,” ucap Nesya pelan lalu mencium pipinya. “Hem.” masih dengan posisi yang sama. “Passwordnya apa?” “Tanggal lahir Sarah,” jawab Gunawan parau dan masih posisi yang sama. Nesya menghembuskan nafas kesal, bisa-bisanya ia tidak terpikir selama ini password pon
ปรับปรุงล่าสุด: 2024-07-12
Chapter: Bab 31 Ambisi
Nesya berjalan santai di samping Gunawan saat memasuki kantor cabang yang dulunya tempatnya bekerja. Tidak peduli tatapan semua karyawan lain padanya, ditambah perutnya yang sudah mulai terlihat membesar dan Gunawan menggenggam tangannya dengan erat seolah tidak ingin melepasnya. Gunawan tersenyum bangga karena bisa mendapatkan Nesya yang begitu cantik, cerdas dan bisa dibilang primadona kantornya. Namun tidak dengan Shinta yang sudah tahu misi Nesya. Shinta hanya diam dan diam-diam mendukung apa yang dilakukan Nesya. Sesampainya di ruangan, Gunawan meminta Nesya duduk di sofa dan bersantai. Sedangkan dirinya meeting bersama karyawannya. “Nes,” panggil seseorang. “Shinta,” balas Nesya. Keduanya saling berpelukan melepas rindu karena sudah beberapa bulan tidak bertemu. “Apa kabar? Bagaimana jadi istri bos. Pasti pak bos manjain kamu ya?” goda Shinta membuat seulas senyum kecut dibibir Nesya. “Iya sih, tapi aku masih benci sama dia. Misiku tetap masih sama, aku mau di masuk pen
ปรับปรุงล่าสุด: 2024-03-25
Chapter: Bab 30 Mencari Celah
Nesya diam-diam ke ruangan kerja Gunawan, ia mencari beberapa berkas perusahaan penting. Ia tahu perusahaan suaminya itu sedang tidak baik-baik saja dan ia ingin mengambil alih perusahaan tersebut dengan bantuan sang kakak, Arya. “Dimana berkas perusahaan itu, hari ini aku harus nemuin berkas penting itu,” gumam Nesya mencari di lemari rak buku dan berkas penting lainnya. “Nes, kamu ngapain!” seru seseorang membuat Nesya terkejut. Nesya menoleh rupanya sang suami sudah pulang dari kantor.“Ah, ini aku cari buku yang kemarin kamu baca,” Nesya kemudian menarik nafas dalam-dalam lalu membuangnya perlahan. “Oh, Buku itu ada di laci meja nakas.” Gunawan menghampiri Nesya lalu memeluknya. “Kamu udah makan,” tanya Gunawan masih memeluk Nesya. Nesya mengatur nafasnya. Ia takut ketahuan mencari dokumen penting perusahaan suaminya.“Belum, aku lagi pengen makan ramen.” Gunawan melepaskan pelukannya. Ia tersenyum melihat Nesya lalu mengusap perutnya.“Ok, kalau gitu kita ke restoran langgan
ปรับปรุงล่าสุด: 2024-03-04
Chapter: Bab 29 Kesabaran Gunawan
Nesya duduk termenung di depan jendela besar rumah orang tuanya. Ingatannya kembali saat kedua orang tuanya masih hidup. Ingin sekali ia kembali ke masa lalu, kehidupan yang begitu harmonis bersama keluarganya. Namun, ia juga sadar, itu semua tidak mungkin terjadi. “Papa, mama. Mungkin ini jalan Tuhan yang terbaik. Aku akan melanjutkan hidupku. Kalian berdua udah bersama, Nesya akan berusaha untuk menghadapi hidup ini tanpa kalian, Nesya pasti bisa,” batin Nesya lalu mengusap air matanya. Sudah satu minggu lebih, Gunawan juga masih begitu sedih melihat istrinya yang seolah belum menerima kepergian sang mama. Ia tahu rasanya ditinggal orang yang sangat dicintai. “Nes, makan dulu ya sebelum pulang,” ucap Gunawan sambil mengusap pundak Nesya. Nesya melihat Gunawan, pria dihadapannya itu sudah beberapa hari terakhir begitu perhatian padanya dan lebih protektif. Sebenarnya ia risih diperlukan seperti itu. “Aku masih mau dirumah mama, aku belum mau pulang, aku mau satu hari lagi dis
ปรับปรุงล่าสุด: 2024-02-19
บางทีคุณอาจจะชอบ
Ibu Susu Polos Pak Boss
Ibu Susu Polos Pak Boss
Romansa · Fredy_
133.3K views
Terjerat Hasrat Ayah Mertua
Terjerat Hasrat Ayah Mertua
Romansa · Cececans
133.1K views
Maaf, Mas, Aku Memilih Bercerai
Maaf, Mas, Aku Memilih Bercerai
Romansa · ikan kodok
133.1K views
Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!
Pak Jeffry, Ini Bukan Anakmu!
Romansa · Ratih Larasati
132.9K views
Mendadak Kawin
Mendadak Kawin
Romansa · Selfie Hurtness
132.6K views
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status