author-banner
Scorpio_Girl
Scorpio_Girl
Author

Novel-novel oleh Scorpio_Girl

Terjerat Pesona Duda Bar-bar

Terjerat Pesona Duda Bar-bar

Warning!!! 18++ anak-anak di larang masuk! Bagaimana jika seorang duda tampan sekaligus CEO sebuah perusahaan besar, tiba-tiba saja jatuh cinta dengan seorang gadis yang tak lain adalah anak dari pembantunya? Akankah mereka bisa bersatu dan berakhir happy ending, atau justru sebaliknya?
Baca
Chapter: BAB 39 End~
​"Apa kamu serius, Nduk?" tanya Bik Siti dengan raut wajah cemasan begitu mendengar putrinya tiba-tiba saja pamit ingin bersekolah ke luar negeri. ​Bukannya ia tidak bangga atau tidak senang darah dagingnya berhasil mendapatkan beasiswa di universitas bergengsi, tetapi tempat yang dituju sangat jauh, sedangkan Airin masih begitu belia. Apalagi sebagai rakyat kecil, mereka sama sekali tidak memiliki saudara, kerabat, ataupun kenalan yang bisa dimintai bantuan di negara asing tersebut. ​"Bik... Bik Siti tenang saja. Airin di sana nggak bakal sendirian kok. Saya juga kebetulan mau melanjutkan kuliah di negara yang sama, jadi sekalian saya bisa menjaga dan memantau Airin di sana setiap hari!" ucap Galang ikut menimpali, berusaha meyakinkan wanita paruh baya itu agar tidak khawatir. ​Airin menatap wajah lelah sang ibu, lalu menggenggam kedua tangan kasar Bik Siti dengan lembut. "Ibuk tenang saja, ya. Airin berjanji di sana pasti bisa jaga diri baik-baik. Ini semua Airin lakukan demi
Terakhir Diperbarui: 2026-06-29
Chapter: BAB 38 Sedikit kepedulian Airin untuk Nolan
"Hati-hati, Rin!" ucap Galang khawatir setengah mati melihat Airin berjalan tergesa-gesa menaiki anak tangga tanpa memedulikan kondisi tubuhnya yang sebenarnya belum pulih sepenuhnya. ​Meskipun lo masih sangat menyukai pria lain, gue tetap dengan senang hati bersedia nemenin lo, Rin. batin Galang pedih, menatap nanar punggung Airin yang kian menjauh meninggalkannya sendirian di anak tangga terbawah.galang terkekeh getir, "mungkin sebentar lagi gue dapat penghargaan pria terbodoh sedunia." ​Galang tahu betul seberapa besar Airin mengkhawatirkan pamannya saat ini. Hatinya tentu saja sakit melihat gadis yang dicintainya begitu mencemaskan laki-laki lain. Namun, ada hal yang jauh lebih menyakitkan bagi Galang, yaitu membiarkan Airin seorang diri menghadapi situasi pelik dan kenyataan pahit ini. ​"Walaupun hanya sebagai cadangan... sampai kapan pun gue rela, Rin!" gumam Galang lirih penuh ketulusan, sebelum akhirnya melangkahkan kaki lebar-lebar menyusul Airin ke lantai dua. ​Sementa
Terakhir Diperbarui: 2026-06-26
Chapter: BAB 37 Terpuruknya Nolan
Dua hari ini, dunia Nolan seolah benar-benar runtuh . Pria matang yang biasanya dikenal gila kerja itu sama sekali tidak menginjakkan kakinya di kantor. Banyak sekali agenda penting dan rapat krusial yang tertunda, hingga membuat asisten pribadinya kelabakan setengah mati menghadapi para investor. ​"Pak, ini berkas-berkas penting perusahaan yang harus Anda tanda tangani segera!" ucap Kevin dengan nada suara yang sangat berhati-hati. Ia terpaksa membawa tumpukan dokumen itu langsung ke kediaman Mahendra karena situasi kantor sudah sangat mendesak. ​Di dalam kamar utama yang temaram, Nolan tampak mengurung diri. CEO tampan yang biasanya selalu tampil necis, rapi, dan berwibawa itu kini terduduk lemas di lantai kamar, menyandarkan punggungnya pada tepi ranjang miliknya. Penampilannya benar-benar lusuh dan berantakan. Rambutnya acak-acakan, kemejanya kusut, dan di sekelilingnya berserakan belasan botol alkohol kosong. ​"Taruh di sana!" sahut Nolan parau dengan sisa-sisa kesadarannya ya
Terakhir Diperbarui: 2026-06-26
Chapter: BAB 36 Kehamilan
Airin mengerjapkan matanya pelan, mencoba menghalau rasa pening yang mendadak menyerang kepalanya. Netranya perlahan terbuka sempurna. ​Di mana ini? batin Airin kebingungan saat menatap langit-langit kamar berwarna putih pucat yang terasa sangat asing. Bau khas antiseptik yang menyengat langsung menusuk indra penciumannya, membuat Airin segera mengedarkan pandangan ke seluruh penjuru ruangan. ​Hal pertama yang tertangkap oleh matanya adalah sosok Galang. Cowok itu tengah duduk di kursi jaga samping ranjang, fokus menatap selembar kertas di tangannya dengan raut wajah yang teramat serius. ​"Galang...?" panggil Airin dengan suara yang teramat lemah. ​"Lo udah bangun, Rin?" sahut Galang cepat. Ia tersentak, lalu dengan gerakan kilat segera menyembunyikan selembar kertas yang tadi dibacanya ke dalam saku jaket. ​Airin masih tampak kebingungan, mencoba mengingat rentetan kejadian sebelum kesadarannya hilang. "Kok... aku bisa ada di sini?" ​"Tadi lo pingsan di pinggir jalan, Rin. Gue
Terakhir Diperbarui: 2026-06-25
Chapter: BAB 35 Keputusan untuk mengakhiri
Semenjak kehadiran Shofia kembali di rumah itu, Airin dan Nolan sudah jarang lagi terlihat dekat seperti dulu. Bahkan, Airin selalu terlihat sengaja menghindari Nolan. Begitupun dengan Nolan yang memang akhir-akhir ini jarang berada di rumah. Pria itu benar-benar disibukkan dengan pekerjaannya di kantor yang sedang dalam keadaan kritis. Ada bawahan Nolan yang mencuri berkas rahasia perusahaannya dan menjualnya kepada pihak musuh, membuatnya mau tak mau harus menguras waktu dan energinya untuk menyelamtkan perusahaannya ​Sore itu, Airin berjalan gundah di trotoar jalanan yang cukup sepi. Pikirannya melayang, membuatnya berjalan tanpa arah dengan raut wajah yang teramat murung. ​Tin! ​"Masuk!" ucap Nolan tegas sembari menurunkan sedikit kaca mobilnya. ​Airin yang sejak tadi tidak fokus dan terlihat murung, seketika tersentak mendengar suara bariton itu. Ia menoleh, menatap ke arah mobil mewah berwarna hitam yang terparkir di pinggir jalan, tepat di samping tempatnya berdiri saat ini
Terakhir Diperbarui: 2026-06-25
Chapter: BAB 34 kedatangan mantan istri Nolan
​"Apa sih, Lang?" ​Galang tiba-tiba saja merentangkan tangannya di ambang pintu ruang tengah, menghadang total jalur yang akan dilewati Airin. Gerakan spontan itu sukses membuat langkah Airin terhenti mendadak karena terkejut. ​"Berangkat sekolah sama gue!" ucap Galang dengan nada memerintah, sedikit memaksa. ​Airin mendongak, menatap Galang yang sudah berpenampilan rapi dengan seragam putih abu-abu melekat pas di tubuh atletisnya. "Nggak!" sahut Airin singkat. Ia meraih pergelangan tangan Galang, menariknya turun dengan paksa agar tidak lagi menghalangi jalannya, lalu berjalan cepat meninggalkan cowok itu. ​"Emang gue ada ngizinin lo buat nolak?" sahut Galang santai sekaligus songong. Dengan langkah lebar, ia dengan mudah mengejar dan menyamai langkah kaki Airin. ​Airin akhirnya menghentikan langkah kaki tepat di teras depan kediaman mewah Mahendra. Di sana, sebuah motor sport hitam milik Galang sudah terparkir gagah, siap untuk dipacu. ​Dengan tampang berandalan andalannya, Ga
Terakhir Diperbarui: 2026-06-24
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

Aruna terdiam sejenak, menimbang tawaran yang menggiurkan dari atasannya. Sebuah kesempatan emas, tapi juga jurang yang dalam. "Baiklah," ucapnya akhirnya, suaranya mantap, "saya akan menerima penawaran itu. Tapi, saya memiliki dua persyaratan sebelum menandatangani surat perjanjian itu!" ~ *** Kalimat ceroboh Raynar, yang mengakuinya sebagai kekasih di depan wanita yang akan dijodohkan dengannya, telah menjerat Aruna dalam permainan rumit keluarga konglomerat. Aruna tidak pernah membayangkan, pernikahan ini akan membawanya ke dalam labirin rahasia Raynar, sisi lain yang tidak banyak orang ketahui. Akankah Aruna mampu menembus tembok pertahanan Raynar, atau justru ikut terperangkap dalam kegelapan yang menyelimutinya? Akankah pernikahan kontrak ini menjadi cinta sejati, atau justru menghancurkan keduanya?
Baca
Chapter: 27. Rahasia dibalik layar
Aruna menutup mulutnya terkejut. Ia tidak menyangka bahwa pria yang menikahinya ini bukan hanya seorang CEO yang mewarisi Wijaya Corporation. Namun, di balik identitasnya itu, ia adalah pemilik tunggal AR Wijaya Satya. Sebuah perusahaan baru yang sedang naik daun, bahkan hampir sebanding—jika tidak lebih inovatif—dari perusahaan milik keluarganya. Di layar laptop, terpampang jelas struktur organisasi, laporan laba-rugi yang fantastis, dan, yang paling mengejutkan, nama Raynar Aksa Wijaya sebagai Founder and CEO.'Tunggu-tunggu. Berarti selama ini... Raynar sudah mempersiapkan semuanya?' batinnya bertanya-tanya. Ekspresinya masih menunjukkan keterkejutan yang amat jelas. Ia menoleh ke Raynar, matanya menuntut penjelasan, seolah baru menyadari bahwa ia menikahi sosok yang jauh lebih kompleks dan cerdas daripada yang ia bayangkan."Kenapa Anda..." Suara Aruna tertahan. "Kenapa Anda tidak pernah bilang? Dan kenapa Anda terus berada di Wijaya Corporation kalau sudah punya ini?"Raynar ters
Terakhir Diperbarui: 2026-01-26
Chapter: 26. Keputusan akhir
Raynar menoleh, menatap Aruna. Sekilas ia menatap jari Aruna yang tersemat cincin pernikahan mereka. "Apa kamu bersedia untuk setia, berada di samping saya meskipun saya sudah tidak memiliki apa pun nanti?"Aruna terdiam beberapa saat, melihat tatapan Raynar dan harapan besar yang diberikan pria itu untuknya. Ini bukan lagi sandiwara, ini adalah pengakuan yang menuntut sebuah komitmen. Akhirnya, dengan lantang dan tanpa keraguan, ia mengangguk. "Saya bersedia."Raynar tersenyum lebar, hatinya benar-benar lega apalagi Aruna mengatakannya di depan keluarganya. Keyakinannya untuk terus memperjuangkan hubungan mereka semakin teguh, meskipun ia tahu konsekuensinya nanti ia akan kehilangan segalanya. 'Semuanya boleh hilang, asal jangan Aruna.'"Terima kasih, sayang!" lirihnya, mengecup sekilas kening Aruna, sebuah tindakan keintiman yang membuat Raisa mendidih."Dasar anak durhaka, demi wanita itu kamu berani melawan kami?" marah Bara, melihat respons Aruna di luar prediksinya.Melihat Bara
Terakhir Diperbarui: 2025-10-08
Chapter: 25. Saling membuka hati
Langit senja yang biasanya menjadi momen favorit bagi Aruna, kini terasa biasa saja. Entah mengapa. Mungkin karena suasana hatinya yang keruh. Ia merasa bersalah.Aruna duduk seorang diri di bangku taman sebuah vila pribadi milik Raynar. Setelah resmi menikah, mereka memang bersepakat untuk tinggal bersama. Namun, ada beberapa aturan ketat yang diajukan Aruna, salah satunya adalah mereka tidak tidur dalam satu ranjang."Apa aku harus menjelaskan semuanya?" gumam Aruna gelisah. Ia memelintir jemarinya, merasakan kecemasan yang tidak bisa lagi ia tahan. Sejak percakapan 'ujian kesetiaan' yang panas tadi, Raynar tampak kesal. Bahkan sampai sekarang pria itu belum juga pulang, membuat Aruna khawatir."Padahal ini hanya hubungan pura-pura, tapi kenapa aku seperti ini?" gumam Aruna lagi, yang masih saja tidak percaya dengan Raynar tentang hubungan mereka. ia bingung dengan perasaannya sendiri. Piyama tipis menemani kegundahan hatinya. Angin malam yang menyapu halus kulitnya, dan cahaya bula
Terakhir Diperbarui: 2025-10-07
Chapter: 24. Penuh tekanan
Bara terbaring lemah di atas brankar mewah ruangan itu. Meskipun begitu, dalam kondisi lemah pun ia masih tersulut emosi setelah mendengar cerita dari Raisa. Bara mengepalkan tangan di balik selimut. Pengumuman Raynar di kantor adalah sebuah deklarasi perang, sebuah penghinaan langsung terhadap otoritasnya. Raynar, putra yang ia didik untuk meneruskan perusahaan miliknya, berani menikahi seorang sekretaris, wanita yang tentu saja dianggapnya tidak setara."Pa, Papa harus tenang," Elisa yang sedari tadi berada di sana, sedikit khawatir melihat bagaimana emosi Bara setelah mendengar kabar dari Raisa tentang putra sematawayang mereka."Tenang?" sahut Bara dengan suara lirih namun kemarahan terpancar jelas di wajahnya. "Bagaimana Papa bisa tenang, Ma. Sedangkan Raynar, satu-satunya putra kita sekaligus penerus perusahaan, bagaimana bisa seenak hatinya melakukan pernikahan? Apalagi dengan wanita yang tidak setara dengan kita."Elisa hanya bisa terdiam. Sebenarnya ada banyak sekali unek-une
Terakhir Diperbarui: 2025-10-07
Chapter: 23. Pengakuan yang mengejutkan
Raisa mematung, harga dirinya seakan hancur diinjak-injak. Rasa malu bercampur amarah membakar di dadanya. Tamparan yang gagal mendarat di pipi Aruna kini terasa lebih perih daripada apa pun. Ia menatap Raynar, berharap pria itu akan membelanya, tetapi tatapan dingin Raynar dan kalimatnya yang tajam bagai ribuan pisau menghujamnya."Jangan pernah sentuh istriku lagi. Jika kamu melakukannya, aku tidak akan segan-segan untuk menghancurkanmu," suara Raynar yang menggelegar penuh ancaman masih terngiang di telinganya.Aruna yang berada di pelukannya hanya bisa terdiam. Walaupun Aruna terlihat santai, namun ia berusaha menahan getaran di tubuhnya. Ia bisa merasakan tatapan seluruh karyawan di kantor itu, menuduh, menghakimi, dan penuh rasa ingin tahu.Raynar mengabaikan Raisa. Ia semakin mengeratkan pelukan itu, seolah ingin melindunginya dari semua mata yang mengawasi. Tiba-tiba, Raynar mengeluarkan ponselnya dan menelepon asistennya. "Siapkan meeting sekarang juga di lantai utama. Kumpul
Terakhir Diperbarui: 2025-09-23
Chapter: 22. Kegaduhan di Kantor
Tebakan Jessica meleset. Ia menduga Raynar akan panik dan menangkapnya saat ia pura-pura terjatuh. Tapi tidak. Sedikit pun Raynar tidak bergeming. Ia hanya menatap Jessica yang jatuh dengan tatapan dingin, bahkan sebelah tangannya dimasukkan ke dalam saku celana. Sangat santai.BUKK!Tubuh Jessica membentur lantai dengan keras. Rasa sakit menjalari sekujur tubuhnya, tetapi yang lebih sakit adalah harga dirinya. Ia mengangkat kepalanya, menatap Raynar yang masih berdiri dengan santai."Apa yang sedang kamu lakukan?" Suara Aruna tiba-tiba memecah keheningan.'Sialan.' Jessica mengumpat dalam hati. Kesalahpahaman yang ingin ia ciptakan gagal total. Ini adalah momen yang sangat pas, tapi sayangnya tidak sesuai ekspektasinya. Ia masih terduduk di lantai, rasa sakit dan malu membaur menjadi satu.Melihat kedatangan Aruna, Raynar menyambut dengan seulas senyum. Ia melangkah melewati Jessica yang masih terduduk di lantai, seolah Jessica hanyalah batu yang menghalangi jalannya. Raynar menghamp
Terakhir Diperbarui: 2025-09-12
Kekasih Tak Terdugaku, Tuan CEO

Kekasih Tak Terdugaku, Tuan CEO

Elviara Anastasya, gadis berusia 23 tahun yang seharusnya menjadi pewaris utama Adiwijaya Group, kini di tendang keluar dari keluarganya setelah sang ibu dan adik tiri menjebaknya untuk tidur dengan seorang pria asing. Seakan tak cukup sulit, Elviara juga harus merawat saudara kembarnya yang memiliki riwayat penyakit jantung bawaan dari lahir. Di saat Elviara berada di titik terendah dalam hidupnya, Dia bertemu dengan Elbara Alexander, tuan muda keluarga Alexander, yang ternyata adalah pria yang menidurinya di malam itu! Apa yang kiranya akan Elviara lakukan? Apakah dia akan menutupi kejadian di malam itu dan lari, atau malah menerima kenyataan jika tuan muda Alexander ini menginginkan dirinya?
Baca
Chapter: (Chapter 72)
Bara benar-benar terkejut, melihat istrinya berdiri di ambang pintu. Menatap ke arahnya dengan mata terbelalak dan berair, seolah benar-benar terpukul melihat kesalah pahaman ini. 'Akhirnya, yang di tunggu-tunggu datang juga!' melihat kekacauan ini, tentu saja Revina sangat senang. Berharap, setelah ini kakak tirinya itu akan benar-benar berpisah dengan Bara. Entah apa yang Revina rencanakan, tiba-tiba saja gadis itu mendorong tubuh Bara, seolah tengah berusaha untuk melarikan diri dari Bara, "Kakak, untung kakak datang kemari tepat waktu!" Dengan penampilan yang sengaja ia buat berantakkan, Revina menghampiri Elviara dengan wajah ketakutan. Bahkan matanya memerah seperti menahan tangis, mencoba untuk menipu semua orang jika Bara melakukan hal yang tidak-tidak dengannya. "Ini tidak seperti yang kalian lihat!" ucap Bara. melihat dari sorot mata Elviara, terlihat gadis itu meragukan apa yang baru saja di ucapkan oleh Bara. "Sayang, apa kamu tidak mempercayai ku?" "Stop!" Elviara
Terakhir Diperbarui: 2024-09-07
Chapter: (Chapter 71)
Akhirnya, Elviara benar-benar menghadiri acara reuni tanpa suaminya, untung saja masih ada saudari kembarnya yang menemani. Tidak hanya Elviana, bahkan Nicholas juga ikut datang ke acara itu sebagai pasangan Elviana."Emmm, serasi sekali!" Ledek Elviara, melihat saudarinya yang malu-malu karena kehadiran Nicholas di sana."Apa sih, kak. Kakak sendiri kalau datang dengan kak Bara pasti juga seperti ini, kan?" sahut Elviana."Pfffffttttt, wajar saja, Na. Kami ini pasangan!" ucap Elviara."Iya-iya, yang paling pasangan," sahut Elviana dengan raut wajah yang sengaja cemberut, untuk menutupi kegugupannya."Pffftttttt." Elviara tidak lagi menggoda saudarinya dan memutuskan untuk masuk ke dalam gedung, di mana tempat mereka untuk melakukan janji temu."Kak Ara, mau kemana?" tanya Elviana melihat Elviara melangkahkan kakinya dan sengaja memberikan waktu untuk Elviana dan Nicholas menghabiskan waktu bersama.Elviara menoleh, dan tersenyum ke arah saudarinya, "Bersenang-senanglah, aku tidak aka
Terakhir Diperbarui: 2024-09-05
Chapter: (Chapter 70)
"Elviana, pak Nicholas. Silahkan masuk!" Elviara segera mempersilahkan Elviana dan Nicholas untuk ."Sayang, siapa yang datang?" sebenarnya tadi Bara sudah mengikuti lengkah Elviara. Namun, dering ponselnya membuat dirinyanya harus menghentikan langkah untuk mengangkat panggilan itu.Elviara menoleh, menatap ke arah Bara yang tengah melangkah ke arahnya, "Ini, sayang. Ada Elviana dan pak Nicholas datang!"Sayang? Apa mereka benar-benar sudah saling mencintai? Nicholas bertanya-tanya melihat keharmonisan rumah tangga Elviara dan Bara, karena setau dia dulu, Bara menerima perjodohan ini hanya untuk memenuhi persyaratan agar bisa mewarisi Alexander Corporation.'Huhhh, apa yang saya pikirkan? Jelas saja mereka saling mencintai,' batin Nicholas melihat perut Elviara yang semakin membesar."Nic, apa yang sedang kamu pikirkan?" tanya Bara seraya menepuk pelan bahu Nicholas, setelah sahhabatnya itu tidak segera memberikan respon ketika di ajaknya berbicara."Ehemmm, tidak ada!" sahut Nichola
Terakhir Diperbarui: 2024-09-03
Chapter: (Chapter 69)
Malam itu, Elviara mengurungkan niatnya dan memilih untuk beristirahat, setelah merasakan nyeri di perutnya. Mungkin karena Elviara terlalu banyak beban fikiran.***"Selamat pagi, sayang!" sapa Bara yang baru saja keluar dari kamar mandi.Mendengar suara suaminya, Elviara pun menoleh ke arah Bara yang masih berada di ambang pintu kamar mandi, pria itu terlihat segar dengan buliran air yang terlihat masih menetes dari rambutnya."Selamat pagi!" sahut Elviara dengan senyuman yang mengembang.Cup.Bara melangkahkan kakinya, dan mengecup kening Elviara. Sedangkan Elviara memeluk erat pinggang suaminya, merasakan aroma sabun yang cukup melekat di tubuh suaminya."Hmmm, segar sekali!" ucap Elviara membuat Bara terkekeh."Sayang, sepertinya nanti akan ada pertemuan dengan petinggi perusahaan. Bagaimana jika saya telat atau bahkan tidak bisa menemani kamu menghadiri acara reoni?" Tidak maksud berbohong, Memang awalanya Bara takut tidak bisa mengantarkan Elviara kerena ulah Revina. Tapi, apa
Terakhir Diperbarui: 2024-09-01
Chapter: (Chapter 68)
Beberapa hari ini, Elviara memperhatikan sikap Bara yang sedikit aneh, 'Sebenarnya, ada apa dengannya?'Elviara yang tidak tahan lagi akhirnya menghampiri Bara, "Sayang, apa ada masalah?"Bara menoleh, dan tersenyum melihat Elviara tengah berdiri di sampingnya, "Tidak ada apa-apa!"Apa yang sebenarnya dia sembunyikan? Elviara merasa ada yang aneh dengan sikap Bara, seperti ada yang tengah pria itu tutupi darinya.Melihat Elviara termenung, Bara menarik pelan tubuh Elviara, membiarkan gadis itu duduk di pangkuannya, "Ada yang ingin saya sampaikan, sayang!"Elviara menoleh, dengan wajah penasaran gadis itu menatap ke arah Bara, menunggu apa yang akan di sampaikan oleh Bara. Namun, yang di tunggu-tunggu justru tidak kunjung bersuara dan membuat Elviara semakin bertaya-tanya."Sayang!""Hmmm, apa?" sahut Elviara antusias."Bagaimana kalau besok saya tidak bisa menemani kamu di acara reuni? Apa kamu akan marah?" tanya Bara. Sebenarnya ini bukan acara mendadak, bahkan Elviara sudah mengatak
Terakhir Diperbarui: 2024-08-29
Chapter: (Chapter 67)
Melihat Meylani yang terus-terusan mendesaknya, akhirnya Willyam bercerita sedikit agar Meylani tidak lagi menuduhnya yang macam-macam, 'Kalau saja tidak sedang mengandung, mungkin saya tidak akan memberitahunya tentang ini.'Anggap saja semua ini memang sudah takdir Meylani dan Willyam. Pertemuan yang awalnya hanya sebatas kerjasama untuk balas dendam, kini, justru mereka terlibat dalam hubungan yang rumit. Bahkan seorang Willyam, mavia kelas kakap yang terkenal kejam dan sadis, perlahan tunduk di depan Meylani.Willyam menghela nafas, melihat wajah cemberut Meylani seolah merajuk dengannya. Tapi, kali ini gadis itu tidak bersikap sebrutal biasanya, seperti saat-saat mereka tengah bertengkar. "Hahhhh, baiklah. Ikut saya, saya akan menceritakan semuanya kepada kamu!" ucap Willyam.Apa tuan benar-benar akan menceritakan semuanya? Apa nona Meylani benar-benar bisa di percaya? Justru, yang terlihat khawatir adalah Rouhan. Takut jika nanti Willyam benar-benar memberi tahu semuanya, terma
Terakhir Diperbarui: 2024-08-27
Terjerat Pesona Kakak Tiriku

Terjerat Pesona Kakak Tiriku

Saat ibunya menikah lagi, Adnessa Aisy, 22 tahun, dihadapkan pada pesona kakak tirinya, Axelio Hansel. Ketika perasaan terlarang mulai tumbuh, haruskah Adnessa menjauh demi keutuhan keluarga atau mengikuti cinta terlarang yang mengancam segalanya?
Baca
Chapter: Chapter 95 (TAMAT)
Sore itu, Adnessa berdiri di teras kediaman Hansel, menatap mobil Revan yang kian menjauh, menelan kesepian yang tiba-tiba menyeruak setelah kepergian pria itu."Anak ini milik saya!"Adnessa terperagah, jantungnya mencelos mendengar suara berat yang tiba-tiba membisikkan kalimat itu tepat di belakangnya. Sebuah tangan kekar melingkari pinggangnya, menariknya mendekat hingga punggungnya membentur dada bidang seorang pria."Axcel?!" lirih Adnessa, terkejut bukan kepalang. Spontan ia meronta, mencoba melepaskan diri dari cengkeraman itu. Namun, tangan Axcel justru mengerat, memeluknya seolah tak ingin melepaskan.Axcel menghela napas panjang, aroma maskulinnya menusuk indra penciuman Adnessa. "Apa saya seperti hantu? Kenapa kamu begitu ketakutan melihatku?" tanyanya datar, perlahan membalikkan tubuh Adnessa hingga tatapan mereka bertemu. "Jangan lagi menghindariku, jangan lagi mencari alasan untuk menjauh. Aku sudah mengetahui semuanya, Ness. Jika... ini adalah darah dagingku!" lanjutny
Terakhir Diperbarui: 2025-04-13
Chapter: Chapter 94 (Kegilaan Axcel Vs Ketulusan Revan)
Adnessa menghela napas, bayangan dirinya di cermin pagi itu tak ubahnya hantu pucat. Mata sayunya, lingkar hitam di bawahnya, saksi bisu malam tanpa lelap. Kata-kata Axcel semalam berputar-putar di kepalanya, racun yang menggerogoti ketenangannya."Dari mana dia tahu?" bisiknya, dahinya berkerut dalam.Gemericik air dari wastafel kamar mandi menjadi latar sunyi lamunannya. Namun, ketenangan itu pecah saat sepasang tangan kekar melingkar posesif di perutnya, membuatnya tersentak keras."Axcel!" serunya, mendorong tubuh itu menjauh. Matanya menyala marah, suaranya bergetar. "Apa yang kau lakukan di sini?!"Perlahan, Axcel mengulurkan tangannya, meraih jemari Adnessa dengan cengkeraman penuh keyakinan. "Menikahlah denganku, Ness," ucapnya, suaranya serak namun tegas. Mata elangnya, yang biasa memancarkan dominasi, kini redup, penuh permohonan."Kau gila!" Adnessa mendesis, menarik tangannya dengan kasar. "Di saat tunanganmu mengandung anakmu, kau malah mengajakku menikah? Lucu sekali!""
Terakhir Diperbarui: 2025-03-28
Chapter: Chapter 93 (Siapa ayah anak itu. Axcel?)
Mata Axcel terbelalak setelah membaca laporan yang baru saja diberikan oleh kaki tangannya beberapa saat lalu. Tangannya bergetar, mata dan wajahnya memerah seperti menahan sebuah rasa yang tiba-tiba saja menggebu. "Adnessa hamil?!" lirihnya.Axcel terdiam, menatap beberapa lembar kertas di tangannya. Baru kali ini ia tahu alasan kenapa Adnessa beberapa saat lalu tiba-tiba ingin bersekolah di luar negeri dan sekarang justru ingin menikah, ternyata gadis itu tengah mengandung. Mengetahui fakta ini, masih ada sedikit pertanyaan yang mengganjal di hatinya. Siapa ayah anak ini?!"Jangan-jangan ayah anak ini..." Axcel segera melangkahkan kakinya terburu-buru menuju kamar Adnessa, memastikan siapa sebenarnya ayah dari anak yang dikandungnya. Jika di lihat dari laporan ini, mungkin saja anak itu miliknya.Pria tampan bermata biru dengan postur tubuh atletis itu melangkahkan kakinya lebar, seluruh tubuhnya berdesir merasakan sesuatu yang sulit dijelaskan, membayangkan kenyataan ini. Ia memoho
Terakhir Diperbarui: 2025-03-26
Chapter: Chapter 92 (Keputusan untuk menikah)
"Aku memilih..." Adnessa menatap ke arah Revan dengan perasaan ragu. "Aku lebih memilih Pak Revan," ucapnya mantap. Dari semua pilihan yang ada di dalam otaknya, sepertinya ini adalah pilihan yang terbaik. Mengingat Axcel yang telah bertunangan dan bahkan segera memiliki keturunan dari Erika. Untuk apa lagi dirinya bimbang? Sudah jelas, jika bersama Revan jauh lebih baik.Revan tersenyum. Kebahagiaan di wajahnya, tidak bisa lagi disembunyikan. "Terima kasih karena sudah percaya dengan saya, sayang!" sahutnya seraya menggenggam tangan Adnessa erat."Tidak mungkin," lirih Axcel, tidak percaya. Perlahan ia melepaskan genggaman tangannya di tangan Adnessa. Menatap kearah Adnessa dan Revan dengan tatapan sulit di jelaskan."Gue harap, ini yang terakhir kalinya lo ganggu Adnessa seperti ini, Xel!" ucap Revan datar, suaranya terdengar tegas memperingatkan Axcel. Pelukannya juga terlihat posesif kepada Adnessa, seolah memberitahu jika Adnessa telah menjadi miliknya. "Sebentar lagi, kami juga
Terakhir Diperbarui: 2025-03-24
Chapter: Chapter 91 (Dilema, diantara dua pilihan)
Mobil yang dikendarai oleh Revan telah berhenti di pelataran kediaman Hansel. Seulas senyuman tersungging menghiasi wajah tampannya melihat Adnessa yang masih tertidur pulas, bersandar di bahunya.Revan yang tadinya ingin membangunkan Adnessa, mengurungkan niatnya. Ia memutuskan untuk menunggu sampai gadis itu terbangun sendiri. "Apakah hari ini begitu melelahkan, sayang?" lirih Revan, merapikan anak rambut Adnessa yang sedikit berantakan dengan lembut. Dengan hati-hati, Revan membenarkan jas miliknya yang ia gunakan untuk menyelimuti Adnessa, tidak ingin mengganggu tidur gadis itu."Sudah bangun, sayang?" tanya Revan, ketika melihat Adnessa mengerjap.Dengan mata memerah khas bangun tidur, Adnessa terlihat bingung. Gadis itu mengedarkan pandangannya ke arah sekitar."Sudah sampai dari tadi?""Hmmm," sahut Revan dengan lembut.Adnessa menegakkan tubuhnya, "Kenapa tidak membangunkan ku?!""Kamu terlihat begitu lelah, sayang. Saya tidak tega untuk membangunkanmu!" sahut Revan.Adnessa m
Terakhir Diperbarui: 2025-03-23
Chapter: Chapter 90 (Kerinduan Axcel)
'Adnessa?' batin Axcel bimbang, melihat siluet yang sangat mirip dengan Adnessa. Apakah yang ia lihat tadi benar-benar Adnessa atau hanya orang yang mirip saja dengan gadis itu?Tanpa sadar Axcel melangkah, mengikuti gadis yang terlihat mirip dengan Adnessa, membuat Erika yang tengah bersamanya menatap bingung ke arah Axcel yang tiba-tiba pergi."Axcel? Ada apa denganmu?" Erika, yang merasa diabaikan, menatap Axcel dengan kesal. Sedari tadi ia berbicara, namun Axcel hanya diam, dan sekarang justru meninggalkannya.Axcel tersadar, ia menghentikan langkahnya dan menoleh ke arah Erika yang tergopoh-gopoh mengikuti langkahnya. "Tidak ada. Saya hanya ingin mencari ruang untuk merokok!" sahutnya beralasan.Erika menatapnya curiga, tapi kemudian mengangguk. "Ya sudah, tapi cepat kembali! Sebentar lagi giliranku dan kamu harus menemaniku, Axcel!"Axcel mengangguk, ia segera melangkahkan kakinya keluar, mencari jejak gadis yang sangat mirip dengan Adnessa tadi.Sesampainya di depan rumah sakit
Terakhir Diperbarui: 2025-03-22
Anda juga akan menyukai
Luka Hati Larissa
Luka Hati Larissa
Romansa · Nelda Friska
29.2K Dibaca
Masih Gadis Menyusui
Masih Gadis Menyusui
Romansa · Wafa Farha
29.1K Dibaca
Mengemis Malam Pertama
Mengemis Malam Pertama
Romansa · Gleoriud
29.1K Dibaca
SKANDAL JEPIT Mr.Presdir
SKANDAL JEPIT Mr.Presdir
Romansa · Si Mendhut
29.1K Dibaca
Teman tapi Khilaf
Teman tapi Khilaf
Romansa · Aggiacossito
29.0K Dibaca
Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!
Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!
Romansa · Diganti Mawaddah
29.0K Dibaca
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status