author-banner
Kaisar Void
Kaisar Void
Author

Novelas de Kaisar Void

Kaisar Naga Kegelapan Terpenjara di dalam Tubuhku

Kaisar Naga Kegelapan Terpenjara di dalam Tubuhku

Demi menyelamatkan Ibunya, Zhao Ling mengorbankan masa mudanya untuk menjadi seorang Alkemis. Karena dirinya tidak memiliki Nadi spiritual, membuatnya direndahkan, dihina, dan dianggap tak lebih dari serangga oleh keluarganya sendiri. Namun takdir tetap kejam. Ibundanya meninggal, meninggalkan Zhao Ling dengan dendam yang membara, dan tekad untuk menghancurkan mereka semua. Tanpa Nadi spiritual, balas dendam itu mustahil. Sampai Zhao Ling menyadari ada sesuatu yang terpenjara di dalam tubuhnya. Sebuah Sosok Kegelapan Terlarang, sumber kehancuran kuno yang pernah hampir memusnahkan dunia. Makhluk itu menawarkan kekuatan. Sebagai gantinya, nyawa Zhao Ling dipertaruhkan. Kini Zhao Ling dihadapkan pada satu pilihan: menyegel kejahatan itu demi kedamaian dunia, atau melepaskannya, dan menjadi bencana berikutnya. Saksikan dan nantikan adegan-adegan penuh intrik yang menegangkan di setiap babnya!
Leer
Chapter: Bab 4. Kehadiran Yang Tidak di Harapkan
“Zhao Ling!”Suara berat itu menggema di dalam lautan kesadarannya, bergulung seperti guntur yang terperangkap di balik langit hitam tanpa batas. Gelap. Sunyi. Dingin. Zhao Ling merasa dirinya seperti terbenam di dasar jurang, tak mampu bergerak, hanya bisa merasakan kehadiran kelam yang mengintai dari balik kabut pekat.Bukan amarah.Bukan pula niat membunuh.Melainkan sesuatu yang jauh lebih mengerikan, keberadaan purba yang membuat naluri manusia ingin berlutut dan memohon.Tubuh Zhao Ling bergetar hebat.Seketika, sepasang matanya terbuka.Langit malam bertabur bintang menyambut pandangannya. Angin dingin menyapu wajahnya, menusuk hingga ke tulang. Kepalanya berdenyut hebat, ingatan tentang pertarungan sebelumnya muncul terputus-putus seperti mimpi buruk yang belum selesai.“Kenapa aku… Ada di sini?” gumamnya lirih. “Bukankah sebelumnya aku sedang bertarung melawan para tua bangka itu?” gumam Zhao Ling tipis sedikit terheran.***“Tetua Agung! Kami sudah tidak kuat lagi!”Pekikan
Última actualización: 2026-02-02
Chapter: Bab 3. Darah di Tengah Hujan
Hujan belum berhenti.Langit Kota Qingshi masih gelap, seolah malam enggan melepas tempatnya. Air mengalir di sela batu dan selokan, membawa bau besi dan lumpur. Di kediaman kecil di sudut klan, Zhao Ling berdiri kaku di depan ranjang kayu.Tubuh Ibunya sudah Ia tutup dengan kain putih. Ia menatap kain itu lama sekali.Tak ada air mata.Bukan karena Ia tak ingin menangis, melainkan karena dadanya terasa kosong, seperti sesuatu telah tercabut paksa dan meninggalkan lubang menganga.Hujan menetes dari atap yang bocor, jatuh tepat di lantai tak jauh dari tempatnya berdiri.Satu tetes.Dua tetes.Detaknya selaras dengan denyut aneh di dadanya. Bukan jantung. Tapi lebih dalam dari itu.Zhao Ling menutup mata. Ingatan tentang tawa Zhao Chen, tentang pil hitam yang diberikan kepadanya, tentang suara Tetua Agung yang dingin dan semua penghinaan bercampur menjadi satu, lalu meledak.Ia membuka mata kembali.Hitam.Pupil matanya menggelap, nyaris menelan putihnya. Urat-urat hitam merambat samar
Última actualización: 2026-02-02
Chapter: Bab 2. Keputusasaan
Sedari awal Zhao Ling memang tidak berharap banyak kepada keluarganya, namun apabila ada secercah harapan apapun akan dia lakukan meski harus berlutut menghinakan diri.Kekecewaan memenuhi hati dan pikirannya. Ia bangkit seraya menatap Aula Pertemuan dengan penuh kebencian.Namun Zhao Ling tak berdaya, Ia tidak memiliki kekuatan untuk menentang mereka. Lantas pergi dari kediaman Zhao untuk mencari bantuan dari pihak lain.Satu kota itu Ia telusuri, dari satu toko obat ke toko obat yang lain. Zhao Ling mengemis, berlutut, bahkan sampai bersujud di depan semua orang agar bisa mendapatkan tanaman Teratai Giok. Baginya keselamatan Ibundanya lebih penting dari harga diri yang terluka.Meski Zhao Ling sudah menawarkan dirinya untuk menjadi budak sekalipun, tidak ada yang sanggup menerimanya.Meskipun Zhao Ling hanya sampah di keluarga Zhao, namun dia masihlah keturunan dari keluarga terpandang, membuat semoga orang tak berani macam-macam dengannya.Hujan turun tanpa belas kasihan.Langit ma
Última actualización: 2026-02-02
Chapter: Bab 1. Pengkhianatan Yang Mengubah Segalanya
Matahari perlahan tenggelam ke arah barat, seperti hembusan napas terakhir dari hari yang kelelahan. Langit berwarna jingga kusam menggantung rendah di atas perbukitan, sementara bayangan pepohonan memanjang di jalan setapak yang sempit. Angin membawa aroma tanah basah dan daun kering, menyentuh kulit dengan dingin yang samar, pertanda malam tak lama lagi akan mengambil alih dunia.Seorang pemuda berjalan sendirian menyusuri jalan itu.Pakaian lusuh melekat di tubuhnya yang kurus, namun jelas terlatih oleh kerja keras yang tak kenal lelah. Di punggungnya tergantung tas keranjang anyaman, penuh sesak oleh tanaman obat: akar pahit, daun berurat halus, dan bunga liar yang hanya tumbuh di lereng tertentu. Setiap langkahnya mantap, meski pundaknya sedikit turun menahan beban yang bagi dunia tak berarti apa-apa, namun bagi hidupnya terasa begitu berat.Pemuda itu adalah Zhao Ling.Sebagai putra sulung Klan Zhao, ia seharusnya berjalan dengan kepala tegak. Namun kenyataannya, sejak fajar ia
Última actualización: 2026-02-02
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status