author-banner
Ve
Ve
Author

Nobela ni Ve

Terjebak Nikah dengan Komandan Duda Arogan

Terjebak Nikah dengan Komandan Duda Arogan

Pernikahan ini hanya kontrak. 1 tahun. Tanpa cinta. Tanpa sentuhan. Tapi kenapa di malam pertama, Komandan yang terkenal disiplin itu justru mengunci pintu dan berbisik di telinga Velia, "Kontraknya bilang kau istriku, Velia. Dan istri Komandan harus patuh... di ranjang maupun di luar ranjang." Velia pikir dia hanya terjebak nikah. Padahal dia terjebak dalam obsesi tergila milik seorang duda arogan yang tidak akan pernah melepaskannya.
Basahin
Chapter: BAB 11 - NGIDAM KOPI ASIN TENGAH MALAM
Jam 2 pagi. Markas Batalyon sudah sepi senyap, hanya suara jangkrik dan suara penjaga piket yang patroli.Velia tiba-tiba terbangun, duduk di atas dada bidang Arga yang sedang tertidur pulas di atas jantungnya. Perutnya yang masih rata itu berbunyi keroncongan."Komandan... Komandan bangun," bisik Velia sambil menggoyang-goyang dagu Arga yang keras.Arga yang tidurnya sangat disiplin seperti tentara, langsung bangun dalam 1 detik, matanya langsung siaga, tangannya langsung meraih pistol di bawah bantal, "Ada apa? Ada penyusup? Gempa?"Velia yang penakut langsung nangis karena kaget lihat pistol, "Bukan penyusup, Komandan... Aku... aku ngidam."Arga langsung meletakkan pistolnya, menghela napas lega, lalu menatap istrinya yang hamil 10 hari itu dengan bingung, "Ngidam apa jam 2 pagi begini, Nyonya Penakut?"Velia memegang perutnya, bibirnya manyun seperti Bima kecil, "Aku ngidam kopi asin, Komandan. Kopi asin buatanku sendiri. Tap
Huling Na-update: 2026-09-10
Chapter: BAB 10 - TES KEHAMILAN DI BARAK
Pagi hari ke-10 menjadi Nyonya Komandan, Velia muntah. Bukan muntah biasa karena masuk angin atau salah makan.Sejak bangun tidur, perutnya mual sekali, kepalanya pusing berputar, dan dia jadi sangat sensitif dengan bau. Bau kopi asin yang biasanya dia buat dengan semangat untuk Arga setiap jam 5 pagi saja, pagi ini bikin dia langsung lari ke kamar mandi dan muntah lagi.Arga yang baru selesai lari pagi dan melihat istrinya pucat, lemas, dan muntah-muntah di kamar mandi, langsung panik. Wajah Komandan Batalyon yang biasanya paling dingin, paling tenang bahkan saat ada baku tembak itu, tiba-tiba tegang dan pucat."Kau sakit? Keracunan masakanmu sendiri yang gosong kemarin?" tanya Arga dengan nada kasar khas komandan, tapi tangannya yang besar dan kasar itu mengusap punggung kecil Velia dengan sangat lembut dan pelan.Velia menggeleng lemah, matanya berkaca-kaca menahan mual, "Gak tau Komandan, mual banget dari tadi subuh. Pusing. Gak enak badan."Bima yang baru bangun tidur dengan piya
Huling Na-update: 2026-09-10
Chapter: BAB 9 - CEMBURU DI KANTIN MARKAS
---Hari ke sembilan menjadi Nyonya Komandan ternyata jauh lebih menegangkan daripada malam pertama.Pagi-pagi sekali Arga membangunkan Velia dengan menarik selimutnya."Bangun. Kau ikut aku ke markas. Ada syukuran kenaikan pangkat anak buahku," kata Arga sambil memasangkan hijab Velia dengan tangan kakunya. Hijabnya jadi miring ke kiri."Untuk apa, Komandan? Aku kan penakut," protes Velia masih mengantuk, matanya sembab karena surat cinta Hari ke dua kemarin."Kau istri Komandan. Harus kenalkan diri. Biar tidak ada yang berani menghina istriku lagi seperti di TK Kartika kemarin. Biar semua tahu siapa pemilik detak jantungku," jawab Arga dengan nada perintah yang tidak bisa dibantah.Velia ingin menolak. Bertemu puluhan tentara yang tatapannya tajam dan ibu-ibu Persit yang judes adalah mimpi buruk untuk gadis penakut seperti Velia yang gampang nangis. Tapi surat cinta yang ada di tasnya yang bertuliskan Tetap asin. Tetap kucari, memberinya sedikit keberanian.Kantin markas siang itu r
Huling Na-update: 2026-09-09
Chapter: BAB 8 - SURAT CINTA PERTAMA DARI KOMANDAN
Pagi itu Velia menemukan amplop coklat di atas meja rias kayu jati yang masih berantakan. Bukan amplop tagihan hutang 500 juta yang biasanya bikin dia sesak napas. Ini amplop tebal, dengan tulisan tangan laki-laki yang kaku, tegas, sangat familiar. Tulisan Komandan. Di depannya tertulis dengan huruf kapital semua: UNTUK ISTRI PENAKUTKU. Jantung Velia yang sejak malam pertama selalu berdebar takut, kali ini berdebar dengan alasan berbeda. Tangannya yang kecil gemetar membuka segelnya. Di dalamnya, ada selembar kertas HVS putih yang dilipat rapi. Tidak ada bunga, tidak ada parfum. Hanya tinta hitam yang jujur. Velia, Maafkan aku yang tidak pandai merangkai kata manis. Aku dididik di akademi militer untuk memberi perintah, bukan untuk merayu. Aku seorang komandan, bukan penyair yang kau lihat di FTV. Tapi sejak 7 hari kau resmi menjadi istriku di atas kertas kontrak itu, rumah dinas yang selama 4 tahun hanya berisi aku dan Bima ini, tiba-tiba terasa seperti rumah. Bukan lagi sekada
Huling Na-update: 2026-09-09
Chapter: BAB 7 - 7 Hari Jadi Istri Komandan
Sudah tujuh hari Velia menjadi Nyonya Arga Adiwijaya, sah diatas kertas maupun di dalam hati.Tujuh hari lalu, ia masih mahasiswi semester akhir yangmenangis di sudut kamar pengantin. Ia dijodohkan dengan duda berusia tiga puluhtahun yang terkenal arogan dan dingin. Demi melunasi utang keluarga yang menumpuk akibat ulahkakaknya yang kabur di hari pernikahan. Saat itu, ia berpikir hidupnya sudahberakhir, terjebak dalam pernikahan kontrak tiga ratus enam puluh lima hari.Namun, tujuh hari ini mengajarkan Velia banyak hal. Iabelajar menjadi istri Komandan Batalyon: mengenakan seragam Persit KartikaChandra Kirana dengan rapi, menyematkan bros emas di dada kiri, dan berjalantegap meskipun hatinya masih penakut. Ia belajar menyeduh kopi hitam tanpa salah memasukkan garamseperti tragedi memalukan di hari kelima. Ia juga belajar mengantar Bima ke TKKartika setiap pagi pukul 07.00 dan menjemputnya pukul 11.00, sambil tersenyumkepada ibu-ibu Persit yang dulu pernah menghina dan mer
Huling Na-update: 2026-09-07
Chapter: BAB 6 - Cemburu di Markas
Pukul 08.00. Velia sudah mengantar Bima ke TK Kartika denganmobil dinas.Sepulang dari TK, ia iseng ikut Pak Darno mengantar bekalmakan siang Arga ke markas batalyon. Bekal itu ia masak sendiri pagi inisetelah tragedi kopi asin. Nasi putih hangat, ayam goreng tepung kesukaan Bima, dansambal terasi yang ia buat dengan sangat hati-hati agar tidak tertukar lagi. Iamenaruhnya di rantang susun tiga tingkat berwarna pink.Markas TNI itu besar, luas, dan ramai oleh prajurit yangsedang latihan baris-berbaris. Begitu mobil Innova hitam berhenti danVelia turun dengan seragam Persit cokelat yang rapi sambil membawa rantang pink,semua prajurit yang sedang latihan langsung berhenti dan berdiri tegap."Istri Komandan! Hormat!" teriak salah satuprajurit.Velia semakin ciut, jalannya menunduk, hampir berlari karenamalu ditatap puluhan prajurit.Di ruang kerja komandan yang ber-AC dingin dan beraroma mint,Arga sedang rapat serius dengan beberapa perwira. Wajahnya sangat dingin dan tegas. S
Huling Na-update: 2026-09-07
Maaari mong magustuhan
Dream On
Dream On
Romansa · Antubanyu
2.8K views
Love Lies
Love Lies
Romansa · Ima Mulya
2.8K views
Kekasih dari masa lalu
Kekasih dari masa lalu
Romansa · Im Novia
2.8K views
MARJAN SOLID
MARJAN SOLID
Romansa · MetroWoman
2.8K views
Senja itu belum redup
Senja itu belum redup
Romansa · UciHarta
2.8K views
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status