Chapter: Chapter 621Xuan Huayin menarik napas panjang. Ia bangkit, lalu membawa Liang Xue menjauh dari tubuh Xuan Li. "Kita harus kembali ke istana. Kau butuh perawatan." Liang Xue mengangguk lemah. Ia tidak bisa berjalan sendiri, jadi Xuan Huayin menggendongnya. Sebelum pergi, Xuan Huayin menoleh ke arah Xuan Yi yang berdiri diam di kejauhan. "Yi'er." Xuan Yi langsung melangkah maju, membungkuk sopan. "Ya, ayah." "Bawa adikmu kembali ke istana. Panggil tabib terbaik untuk merawatnya." Xuan Huayin menatap tajam. "Jangan sampai ada yang salah. Mengerti?" Xuan Yi menunduk lebih dalam. "Tentu saja, ayah. Aku akan menjaganya seperti menjaga nyawaku sendiri." Xuan Huayin mengangguk, lalu membawa Liang Xue pergi dengan kereta kuda tercepat. Begitu sosok ayahnya menghilang dari pandangan, senyum Xuan Yi langsung runtuh. Ia berbalik, menatap tubuh Xuan Li yang tergeletak dengan ekspresi dingin. "Seperti menjaga nyawaku sendiri?" Ia mendengus pelan. "Konyol." Ia melangkah mendekati tubuh Xuan Li, lalu
Huling Na-update: 2026-05-04
Chapter: Chapter 620"Apa yang sedang kau lakukan?"Pertanyaan Xuan Huayin keluar dengan nada gemetar. Matanya terpaku pada cahaya merah keemasan yang melayang di telapak tangan Xuan Li.Api kecil itu terlihat indah, tetapi aura yang dipancarkannya membuat udara terasa padat.Xuan Li tidak menjawab. Napasnya sudah tidak stabil. Keringat terus mengalir dari dahinya, membasahi wajahnya yang pucat.Ia menutup mata sejenak, lalu membuka lagi dengan tatapan tajam."Jika kau ingin menghentikanku, lakukan saja." Suaranya rendah, serak. "Tapi aku tidak akan berhenti."Tangannya bergerak perlahan, mengarahkan api itu ke arah Liang Xue.Cahaya merah keemasan mulai menyentuh jiwa wanita itu. Seketika, tubuh Liang Xue bergetar hebat.Matanya yang tadinya kosong kini mulai berkedip cepat. Sesuatu sedang terjadi di dalam kesadarannya.Xuan Li mengeluarkan seluruh energi yang tersisa. Darahnya terus keluar dari sudut bibirnya, lalu mengalir ke dagu.Api jiwa bukan sekadar teknik biasa. Ini adalah inti kekuatan transform
Huling Na-update: 2026-05-04
Chapter: Chapter 619“Darah lebih kental dari air,” ucap Xuan Huayin dengan napas berat, mencoba menahan gejolak yang semakin sulit ia kendalikan. “Ayah tahu kesalahan ayah terlalu besar. Tapi kita masih bisa memperbaiki semuanya. Kita adalah keluarga. Kau dan kakakmu... bisa menentukan posisi putra mahkota secara adil.”Di dalam kalimat itu, tidak ada wibawa seorang kaisar, hanya permohonan dari seseorang yang takut kehilangan segalanya.Di sisi lain, Xuan Yi merasakan dadanya mengencang. Tangannya mengepal tanpa sadar. Kata-kata “adil” terasa seperti ancaman baginya. Ia tahu betul, jika harus bersaing secara terbuka dengan Xuan Li dalam kondisinya sekarang, ia tidak akan punya peluang.Sementara itu, Xuan Li hanya mengeluarkan dengusan pelan. Ia merasa muak.“Aku tidak berminat.”Jawaban singkat itu menghancurkan sisa harapan ayahnya.Bagi Xuan Li, semua yang ditawarkan Xuan Huayin sudah tidak memiliki arti. Kekuasaan? Tahta? Status putra mahkota? Semua hanyalah simbol kosong.Dulu ia pernah mengejarn
Huling Na-update: 2026-04-29
Chapter: Chapter 618Xuan Li melangkah perlahan mendekati Liang Xue. Jarak di antara mereka semakin menipis, tetapi suasana justru terasa makin menekan. Wanita itu masih berdiri tegak, tubuhnya kaku seperti patung. Matanya terbuka, namun kosong, tanpa kehidupan. “Teknik Ilusi Jiwa, Penjara Alam Bawah Sadar...” gumam Xuan Li lirih, mengingat kembali apa yang telah ia lakukan. Lingkaran cahaya yang sebelumnya menjerat kesadaran Liang Xue masih berdenyut samar di sekeliling tubuhnya. Sulur kristal yang melilitnya juga tidak menunjukkan tanda-tanda melemah. Teknik berlapis yang ia gunakan bukan sekadar menahan tubuh, tetapi juga mengunci jiwa. Xuan Huayin yang berdiri beberapa langkah di belakangnya menatap dengan cemas. Luka-lukanya belum pulih, tetapi kekhawatiran di wajahnya jauh lebih terasa dibanding rasa sakit fisik. “Apakah... dia masih bisa sadar kembali?” tanyanya dengan suaranya serak. Tidak ada nada kekaisaran dalam pertanyaan itu. Yang tersisa hanyalah seorang pria yang dilanda keta
Huling Na-update: 2026-04-26
Chapter: Chapter 617"Xuan Li..." gumam Xuan Huayin, masih belum yakin."Aku adalah Wu Yu, Xuan Li sudah mati," jawab Xuan Li dengan nada dingin yang menusuk. "Dan kau tidak memiliki hak untuk memerintahku, Xuan Huayin."Panggilan tanpa gelar kehormatan tersebut membuat kaisar terkejut. Tidak ada yang berani memanggil namanya secara langsung, kecuali keluarga terdekat atau seseorang yang sudah tidak mengakui otoritasnya.Xuan Li berbalik menghadap ayahnya sepenuhnya. "Seharusnya kau berterima kasih kepadaku. Aku telah melindungi rakyatmu dari ancaman yang nyaris menghancurkan kerajaan. Namun bukannya bersyukur, kau malah menghalangi ketika aku hendak menghabisi musuh negara ini."Kata-kata tersebut menohok hati Xuan Huayin lebih dalam dari luka fisik apa pun. Dia melihat kebencian dan kekecewaan yang mendalam di mata putranya, perasaan yang selama ini dia khawatirkan akan muncul suatu hari.Kaisar yang pernah ditakuti oleh seluruh benua kini terduduk lemah di hadapan putranya sendiri. Air mata mulai menga
Huling Na-update: 2025-08-29
Chapter: Chapter 616Seruan putus asa Xuan Huayin terdengar samar di tengah gemuruh pertarungan, namun Xuan Li sama sekali tidak menghiraukan. Mata yang heterokromnya terfokus penuh pada Liang Xue yang kini mulai terengah-engah di hadapannya. Energi spiritual yang mengalir dalam tubuh gioknya seolah tidak mengenal batas, terus bergelombang seperti samudra yang tidak pernah surut."Masih belum cukup," gumam Xuan Li dengan suara dingin yang menggetarkan udara di sekelilingnya.Sayap hitam kristal di punggungnya mengembang lebar, memancarkan aura gelap yang menakutkan. Namun yang membuat Liang Xue waspada bukanlah kekuatan fisiknya, melainkan energi spiritual yang mulai mengalir ke arah yang berbeda. Energi tersebut tidak lagi berkonsentrasi untuk serangan langsung, tetapi menyebar dalam pola-pola rumit yang tidak dapat dipahami.Liang Xue merasakan sesuatu yang aneh mulai merasuki pikirannya. Dunia di sekitarnya tampak berubah secara perlahan, warna mulai memudar, suara menjadi teredam, dan realitas tampak
Huling Na-update: 2025-08-29

TAKDIRKU GILA, ISTRIKU DI MANA-MANA
Aku jenius yang menguasai segalanya. Tapi apa gunanya… jika aku hanya punya satu bulan untuk hidup?
Li Mingzi adalah anomali dalam dunia kultivasi. Di usia 22 tahun, dia telah menguasai beladiri, feng shui, pengobatan, racun, hingga formasi kuno, pencapaian yang biasanya membutuhkan ratusan tahun.
Dia ditakdirkan menjadi pewaris Aula Bintang.
Lalu kutukan itu datang.
Darah Emas, kekuatan yang seharusnya menjadi berkah, justru berubah menjadi racun yang menggerogoti tubuhnya dari dalam.
Waktu tersisa tiga puluh hari.
Satu-satunya cara untuk bertahan hidup… adalah melalui kultivasi ganda dengan tujuh wanita yang telah ditentukan sejak lama.
Masalahnya?
Li Mingzi, yang tak terkalahkan dalam pertempuran dan tak tertandingi dalam ilmu… tidak tahu apa-apa tentang hati wanita.
Tujuh wanita. Tujuh rintangan. Satu nyawa yang terus terkikis.
Di saat yang sama, bayang-bayang masa lalu mulai bangkit, pengkhianat di Aula Bintang, musuh yang bergerak dalam diam, dan rahasia ribuan tahun yang perlahan terkuak.
Li Mingzi bisa menaklukkan musuh mana pun.
Tapi kali ini… bisakah dia menaklukkan tujuh hati sebelum waktunya habis?
Basahin
Chapter: Bab 111Lu Jiyan yang sejak tadi terlihat santai akhirnya mematikan rokoknya. Senyum di wajahnya perlahan menghilang.Qin Yushuo dan Ye Rui saling bertukar pandang.Mereka sudah berputar-putar cukup lama. Jelas Li Mingzi tidak tertarik membuang waktu.Qin Yushuo menghela napas pelan."Baiklah. Karena Tuan Li suka bicara langsung, aku juga akan bicara langsung."Ia meletakkan gelasnya."Sebenarnya tujuan kami datang ke Kota Awan bukan untuk menghadiri jamuan malam ini."Li Mingzi tidak terlihat terkejut.Sejak awal ia sudah merasa ada sesuatu yang aneh.Tiga pewaris keluarga besar datang bersamaan ke kota kecil seperti Kota Awan. Jika hanya untuk menghadiri pesta biasa, itu terlalu berlebihan."Kami sedang menyelidiki sebuah urusan besar."Tatapan Qin Yushuo menjadi serius."Jika kau bersedia membantu kami, gaji satu miliar per bulan bukan masalah."Ye Rui menatap Li Mingzi.Lu Jiyan juga memperhatikan reaksinya.Satu miliar per bulan.Jumlah itu cukup membuat banyak ahli bela diri terkenal la
Huling Na-update: 2026-06-11
Chapter: Bab 110Pertanyaan Qin Yushuo membuat senyum di wajah Lu Jiyan sedikit membeku.Ye Rui juga terdiam.Mereka memang ingin menekan Li Mingzi lebih dulu sebelum mengajaknya bekerja sama. Namun sejak awal, mereka tidak benar-benar tahu batas kemampuan pria itu.Lu Jiyan mendengus pelan."Menang? Kau terlalu memikirkannya."Meski berkata demikian, tatapannya tetap tertuju pada Li Mingzi.Li Mingzi berjalan beberapa langkah ke depan. Ia berhenti tepat di hadapan dua pengawal yang ditunjuk Ruan Yuan.Kedua pria itu bertubuh tinggi besar. Otot mereka terlihat jelas bahkan di balik setelan hitam yang rapi. Tatapan mereka dingin seperti mesin pembunuh yang sudah terbiasa melihat darah.Namun ekspresi Li Mingzi tetap santai. "Aku?" Li Mingzi menunjuk dirinya sendiri. "Kapten keamanan Villa Bukit Kuning." Ia mengangkat bahu. "Gaji bulanan lima puluh juta."Banyak orang mengira mereka salah dengar.Kapten keamanan?Lima puluh juta?Salah satu pengawal mencibir. Tatapannya penuh penghinaan."Jadi kau cuma
Huling Na-update: 2026-06-10
Chapter: Bab 109Song Hua menggertakkan gigi. Ia tahu dirinya tidak lagi memiliki pilihan.Dengan tangan gemetar, ia akhirnya menekan tombol panggil.Nada sambung terdengar beberapa kali.Lalu panggilan tersambung."Halo?"Suara tenang terdengar dari seberang.Song Hua langsung berkata, "Li Mingzi!"Namun beberapa detik berlalu tanpa respons yang ia harapkan."Maaf, siapa ini?"Kelopak mata Song Hua berkedut.Darah hampir naik ke kepalanya.Ia sedang dipermalukan di depan begitu banyak orang, sementara orang yang dipanggil bahkan tidak mengenali suaranya."Li Mingzi! Aku Nyonya Tua Ruan!"Ia hampir berteriak."Oh."Suara di seberang akhirnya terdengar paham."Nenek?"Wajah Song Hua langsung menggelap.Namun sebelum ia sempat marah, Li Mingzi kembali berbicara."Maaf. Ada apa?"Nada suaranya jauh lebih serius.Song Hua menarik napas.Belum sempat menjawab, Qin Yushuo berkata dari samping."Suruh dia datang."Song Hua menoleh tajam.Kemudian tanpa ragu berkata ke ponselnya."Jangan datang!"Semua orang
Huling Na-update: 2026-06-08
Chapter: Bab 108Song Hua akhirnya mengerti. Semua hanya alasan yang sengaja dibuat agar dirinya datang.Orang yang benar-benar ingin mereka temui hanyalah Li Mingzi.Wajah Song Hua menjadi suram.Ia sengaja tidak membawa Li Mingzi karena tidak ingin bergantung pada pria itu lagi. Di hadapan para tokoh besar Kota Awan, ia ingin menunjukkan bahwa Keluarga Ruan masih mampu berdiri dengan kekuatannya sendiri.Namun sekarang kenyataan menamparnya.Ternyata yang dianggap penting bukanlah Keluarga Ruan.Melainkan Li Mingzi.Di sampingnya, Ruan Yuan juga menyadari arah situasi yang mulai memburuk. Ia tidak ingin kesempatan yang susah payah didapat malam ini lenyap begitu saja.Karena itu ia segera melangkah maju."Pak Qin, meskipun Li Mingzi tidak hadir, saya tetap bisa mewakili Keluarga Ruan."Semua mata langsung tertuju kepadanya.Ruan Yuan menarik napas dalam-dalam lalu melanjutkan, "Bukankah kita datang malam ini untuk membicarakan proyek sepuluh triliun? Saya anggota langsung Keluarga Ruan. Apa pun yang
Huling Na-update: 2026-06-07
Chapter: Bab 107Ruan Yin masih berdiri di dekat pintu ketika langkah Song Hua menghilang di ujung koridor.Keningnya berkerut."Aku tidak suka ini." Ia berkata pelan, lebih pada dirinya sendiri. "Nenek pasti akan mendukung mereka. Dan kalau dia berpihak pada Qin Yushuo...""Menarik."Li Mingzi berjalan pelan menuju sofa, duduk, lalu meraih cangkir teh yang sudah setengah dingin.Ruan Yin menatapnya. "Kau bilang menarik?""Situasi seperti ini." Li Mingzi meneguk tehnya. "Biasanya lebih menghibur dari yang dibayangkan.""Kau tidak khawatir?""Tidak."Ruan Yin hampir menyahut tajam, tapi Li Mingzi sudah melanjutkan."Kalau kau mau, kita bisa pergi juga."Ruan Yin terdiam. "Nenek sudah melarang.""Melarang." Li Mingzi mengulang kata itu dengan nada datar. "Selama cukup nekat, masuk ke mana pun juga bisa."Ruan Yin menatapnya sebentar.Lalu wajahnya menghangat.Ia berbalik ke arah lain agar Li Mingzi tidak melihatnya.***Di dalam mobil yang melaju menuju pusat kota, Song Hua duduk tegak.Ruan Yuan di sam
Huling Na-update: 2026-06-05
Chapter: Bab 106Li Mingzi sama sekali tidak memikirkan tiga ratus juta yang baru saja ia dapatkan.Baginya, uang itu hanya bonus.Yang lebih penting adalah hasil pengamatannya.Ia berdiri di depan jendela lantai tiga Villa Bukit Kuning sambil memandangi halaman yang mulai sepi."Aula Bintang memang harus dibersihkan."Li Mingzi bergumam pelan.Jika suatu hari nanti ia benar-benar menjadi pemimpin Aula Bintang, ia tidak membutuhkan orang-orang yang hanya pandai menjilat atau mencari keuntungan.Ia membutuhkan orang yang setia.Orang yang bisa dipercaya.Sisanya tidak ada gunanya.Tuan Wang yang masih duduk di kursi hanya tersenyum tipis."Tuan sedang menguji mereka?""Mungkin."Jawaban Li Mingzi tetap sama seperti biasanya.Sederhana.Sulit ditebak.Beberapa jam kemudian.Di dalam sebuah ruang pertemuan mewah, Qin Yushuo, Ye Rui, dan Lu Jiyan duduk mengelilingi meja bundar.Suasana jauh lebih tenang dibandingkan saat mereka berada di depan gerbang Villa Bukit Kuning.Di atas meja terletak beberapa dok
Huling Na-update: 2026-06-04