Share

Bab 595

Author: Rexa Pariaman
Millie terdiam, tidak tahu harus menjawab apa.

Ibu Millie tersenyum sambil bertanya, "Millie, kamu sama Ewan sudah sejauh mana hubungannya? Kapan rencana menikah? Kapan mau punya anak?"

Menikah? Punya anak?

Millie sampai tidak bisa berkata-kata.

Di ruang tamu, ayah Millie menatap Ewan berkali-kali. Sambil mengamati, dia berpikir, pemuda ini masih muda, tampan, cocok dengan Millie. Hanya saja, belum tahu bagaimana kondisi keluarganya.

Dua menit berlalu, akhirnya ayah Millie tak tahan lagi dan bertanya, "Ewan, kamu asalnya dari mana?"

"Paman, aku dari Papandaya," jawab Ewan dengan sopan.

"Kamu kerja apa?"

"Aku dokter."

"Bagus sekali! Dokter itu pekerjaan yang nggak akan pernah ketinggalan zaman." Senyuman di wajah ayah Millie semakin lebar. Dia lalu bertanya, "Orang tuamu masih sehat?"

Ewan menjawab, "Ayahku hilang sejak aku kecil. Selama ini aku dan ibuku hidup saling bergantung. Ibuku sehat-sehat saja."

"Oh, begitu ya. Hidupmu pasti nggak mudah." Ayah Millie mengangguk pelan, lalu tiba
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Reza Suherman
Thor, maaf.... koq critanya kemana2?? kan Ewan tinggal tanya, dimana yg sakit?? koq malah crita ini itu..... ngaco bener!! jadi tujuan kesana buat apa, ngatasi wabah at mau jd playboy??
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1336

    Buk! Yogi berlutut di hadapan Ewan.Dalam sekejap, seluruh tempat gempar."Tuan Ewan, maafkan aku. Aku nggak tahu kalau kamu ada di sini." Yogi menundukkan kepalanya. Sikapnya begitu hormat, seperti seorang pejabat istana zaman kuno yang sedang menghadap kaisar.Saat ini, dia benar-benar ingin menebas Ishwar sampai mati. 'Dasar pembawa sial! Kenapa malah mengusik Ewan, sosok dewa pembunuh ini? Ini adalah salah satu dari empat utusan Organisasi Draken. Kalau bukan karena Ewan, aku dan guruku sudah mati bersama Tukul semalam!'Orang-orang yang menonton tercengang. Mereka semula mengira setelah Ishwar memanggil Geng Serigala, Ewan pasti akan dibereskan dengan mudah. Tak disangka, Yogi justru berlutut di hadapan Ewan.Ishwar benar-benar bingung. Dia berlari menghampiri dan menarik Yogi sambil berkata, "Kak Yogi, kenapa kamu berlutut pada bocah sialan ini? Cepat bangun!"Bum! Yogi berdiri, lalu menendang Ishwar hingga terjungkal. Dia membentak, "Kalau kamu berani bersikap nggak sopan lagi k

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1335

    Seketika, orang-orang yang menonton pun menyingkir dan memberi jalan.Sekelompok anggota Geng Serigala bergegas masuk, mengepung bar itu dari dalam hingga luar sampai rapat tanpa celah.Ewan sedikit bingung. Dia tidak memanggil siapa pun, lantas kenapa orang-orang Geng Serigala datang? Mungkinkah Lazuardi mendapat kabar, lalu mengirim orang untuk mendukungnya?Saat itu, Ishwar tertawa keras. "Bocah, bukankah kamu jago berkelahi? Aku sudah panggil orang-orang Geng Serigala. Kalau memang punya kemampuan, jatuhkan mereka semua!"Sorot mata Ewan berkilat dingin. Dia tidak menyangka bahwa orang-orang Geng Serigala justru dipanggil oleh Ishwar.Namun, Ewan segera merasa lega. Sebagai putra orang terkaya di Soharia, wajar saja kalau Ishwar bisa menggerakkan Geng Serigala.Dengan ekspresi tenang, Ewan mengangkat gelasnya, menyesap sedikit, lalu berkata kepada Ishwar, "Lebih baik kamu panggil orang lain saja. Geng Serigala nggak cukup untuk menghadapiku.""Ternyata kamu lebih sombong dari yang

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1334

    Ishwar diliputi amarah. Dia sama sekali tak menyangka, selama ini di Soharia dia selalu berjalan dengan kepala tegak, hanya dia yang menindas orang. Tak pernah terpikirkan olehnya bahwa hari ini dia akan bertemu seseorang yang tak tahu diri, yang berani memukulnya.Bukan hanya sekali, tetapi berkali-kali. Dipukul itu masih termasuk masalah sepele, tetapi harga dirinya yang terinjak-injak adalah masalah besar.Siapa di tempat ini yang tidak tahu bahwa dia adalah putra orang terkaya di Soharia? Kalau penghinaan ini tidak dia balas, bagaimana nanti dia bisa bertahan hidup di Soharia?'Panggil orang ya? Baiklah, akan kupenuhi keinginanmu!' batin Ishwar."Kamu tunggu saja," kata Ishwar, lalu langsung menelepon untuk memanggil orang. Apa pun yang terjadi, hari ini dia harus memulihkan harga dirinya.Setelah sambungan telepon tersambung, Ishwar berkata, "Aku dipukuli di Bar Pesona. Bawa lebih banyak orang ke sini. Apa? Sepuluh orang? Nggak cukup! Bawa 1.000 orang ke sini!"Setelah menutup tel

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1333

    "Pengecut!" Lanjar menatap Dodo dengan wajah penuh hinaan. "Kalau bukan karena kamu lahir di Keluarga Kunantara dan dapat garis hidup bagus, kamu bahkan nggak akan lebih baik dari pengemis di jalanan.""Dan Faiz, si tua bangka itu, cuma karena menyandang status sarjana besar, suka sekali menggurui orang. Dia itu siapa sih? Dulu kalau bukan karena menghormati Anika, aku sudah menamparnya sejak lama.""Mulutnya penuh kebajikan dan kesejahteraan rakyat, tapi lihat saja keturunan keluarga kalian, berapa orang yang benar-benar berguna?""Terutama kamu, Dodo. Kamu itu sampah sejati. Apa hakmu mengajariku? Karena Faiz dan Arie nggak mendidikmu dengan baik, hari ini aku yang akan menggantikan mereka mendidikmu."Lanjar mengambil langkah besar ke depan, mengangkat tangan, lalu menampar wajah Dodo. Namun, sebelum tangannya sempat mendarat, sebuah asbak lebih dulu menghantam kepalanya."Ah!" Lanjar terempas ke lantai sambil menjerit. Saat mendongak, dia mendapati orang yang memukulnya adalah Ewan

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1332

    Plak! Dodo menggebrak meja, lalu berdiri."Lanjar, kamu berani menyentuhku? Aku ingin lihat gimana kamu mempertanggungjawabkannya kepada Kak Anika!"Lanjar menyeringai dingin. "Kenapa aku harus mempertanggungjawabkannya kepada Anika?""Apa maksudmu?" kata Dodo. "Kak Anika itu istrimu. Dia kakak sepupuku. Kamu mau mengabaikan hubungan keluarga juga?"Lanjar tampak terkejut. "Anika nggak memberi tahu kalian? Aku dan dia sudah cerai."Cerai? Wajah Dodo penuh keterkejutan. "Kapan kalian cerai?""Beberapa hari yang lalu," sahut Lanjar sambil tertawa. "Kupikir Keluarga Kunantara sudah tahu. Ternyata si jalang itu menyembunyikannya dari kalian."Wajah Dodo langsung menjadi suram. Pagi tadi di rumah, dia melihat Anika berjongkok di sudut dinding sambil diam-diam menangis. Dia memang merasa ada yang tidak beres. Tak disangka, Anika bercerai dengan Lanjar."Kenapa kalian cerai?" tanya Dodo.Lanjar menyahut, "Soal itu, lebih baik kamu tanyakan sendiri pada Anika. Sekarang aku hanya ingin membantu

  • Dokter Sakti Penguasa Dunia   Bab 1331

    "Aku heran kenapa kamu berani sok jago di depanku. Ternyata kamu memang orang yang terlatih. Baiklah, aku ingin lihat seberapa hebat kemampuanmu."Setelah berkata demikian, Ishwar mulai menelepon orang-orangnya.Begitu melihat tindakannya itu, Ewan malah semakin merasa bosan. Dia mengejek, "Sudah kubilang, kalian para anak orang kaya ini, kalau nggak punya kemampuan, jangan cari masalah. Begitu masalah muncul, langsung panggil orang. Memalukan.""Tunggu saja. Orang-orangku sebentar lagi datang. Nanti aku mau lihat kamu masih bisa sok jago atau nggak!" kata Ishwar dengan ganas.Sepuluh menit kemudian, sekelompok besar pria bergegas masuk. Paling sedikit ada 60 sampai 70 orang. Aura mereka garang.Yang membuat orang-orang di sana terkejut adalah pria yang berjalan paling depan justru berkacamata, bertubuh tinggi kurus, tampak lemah, dan berwajah seperti sarjana.Melihat pria itu, Dodo mengerutkan kening dan bergumam pelan, "Kenapa Lanjar bisa datang?"Mendengar itu, Ewan mengangkat kepal

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status