MasukRebecca memejamkan matanya kembali. Alkohol tadi malam adalah sumber dosa terbesarnya tadi malam yang menurutnya tidak bisa dimaafkan. Ia bebas berkencan dengan siapa saja, ia bebas tidur dengan pria mana pun yang ia mau. Tetapi, tidak dengan pria beristri.<
Epilogue
Leonel berbalik ia menatap Benji dengan tatapan dingin. “Kupastikan kalian akan bercerai, hari ini juga.”
“Ada sesuatu yang tidak aku tahu? Sayangku?” tanya Benji sambil mengemudikan mobilnya.
Pada akhirnya, mereka tidak membicarakan apa pun karena saat Rebecca kembali dari bekerja pukul dua belas malam, ia hanya mendapati Candy yang tengah mengemasi seluruh barang-barang mereka di dalam unit apartemen, sementara Brian tampak tertidur pulas di atas tempat tidur. Tidak ada Mark, juga Leonel. Pria itu melarikan diri darinya, anggap saja begitu.
“Dad, aku merindukanmu,” ucap Brian yang sedang bercakap-cakap dengan Benji menggunakan video call didampingi oleh Candy yang duduk di sebelahnya.
“Jadi, bagaimana caranya aku mencuci gelas jika kau memegangi tanganku?” Rebecca sedikit mendongak untuk menatap Leonel.
Chapter 33Daddy?London, 21 Juli. Pada akhirnya, Rebecca akan melangkahkan kakinya untuk pertama kalinya di Glamour Entertainment. Setelah empat tahun berlalu, waktu begitu cepat berputar seolah tidak terasa. Diam-diam wanita itu menghela napasnya dalam-dalam dan mengembuskannya perlahan sambil matan
Chapter 32A Woman“Kau tampan seperti ayahmu, Brian.” Rebecca membelai rambut seorang anak laki-laki berusia tiga tahun. “Kuharap kau tidak sungguh-sungguh membawa Brian ke London,” ucap Benji, suami Rebecca. Rebecca tersenyum tipis. “Aku lebih baik kehilangan pekerjaan dari pada harus berpisah dari







