Compartilhar

Bab 4

Autor: Coldness
'Sialan, semua gara-gara kamu, aku jadi dimarahi!'

William memaki dalam hati. Jarum yang dia pegang menusuk tangan kakakku semakin keras.

Di kehidupan sebelumnya, tak lama setelah aku menikah dengannya, dia mulai menyiksaku. Dia bahkan melarangku mengadu ke siapa pun.

Aku ingin kabur, tapi tidak pernah bisa dan menderita sangat lama.

Karena itu, aku lebih memilih bersama Sion, daripada bersama William.

'Kakak, hidupmu yang sekarang adalah pilihanmu sendiri. Jangan salahkan aku.'

Nyonya Frisia masuk ke ruang makan, kami semua berdiri memberi salam.

Dia bertumpu pada tongkatnya dan baru akan menyuruh kami duduk, pandangannya berhenti tepat pada kakak.

Kakak bahkan belum ganti baju dan masih mengenakan gaun tanpa lengan itu.

Merasakan tatapan Nyonya Frisia, Kakak buru-buru tersenyum malu.

“Ibu, ini ulah William, dia bilang ingin aku cepat hamil.”

Begitu mendengarnya, raut wajah Nyonya Frisia langsung berubah. Tongkatnya menghantam punggung Kakak dengan keras.

“Tidak tahu malu!”

“Urusan
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!   Bab 10

    Malam itu, Sion pulang.Dia mabuk. Begitu masuk kamar, dia langsung jatuh menimpaku. Kami berdua sampai terjatuh ke lantai.“Kamu mabuk. Aku buatkan sup pereda mabuk dulu.”Aku mencoba mendorongnya, tapi tubuhnya tidak bergerak.Tangannya justru sibuk membuka bajunya sendiri, kedua matanya dipenuhi nafsu dan terus menatapku tajam.Aku langsung sadar, dia tidak benar-benar mabuk.“Sion, sadarlah, kamu ini sedang apa? Hubungan kita hanya kerja sama! Jangan sentuh aku!”Dia menutup mulutku dengan tangan dan berbisik di telingaku, “Bagaimanapun juga, kamu adalah istriku. Aku tetap akan menyentuhmu.”Aku mendorongnya lebih keras.“Nggak mau! Aku ingin cerai! Kamu nggak boleh menyentuhku!”Setelah aku mengatakannya, ruangan langsung hening.Raut wajah Sion menggelap.“Aku sudah tahu kamu ingin meninggalkanku.”Saat mengatakannya, dia melepaskanku. Nada suaranya terdengar terluka.“Nova, kamu wanita yang jahat. Kamu pasti sudah lama melupakanku, ‘kan?”“Maksudmu apa?”Aku mengernyit menatapny

  • Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!   Bab 9

    “Aku sudah beri tahu Ibu untuk memasang kamera di seluruh rumah. Saat terlihat William menaruh racun ke dalam minuman, Ibu langsung membuangnya dan menggantinya dengan obat penenang pada minuman mereka.”Kemudian dia merendahkan suaranya, nyaris berbisik.“Tapi kamu sepertinya sangat takut aku mati. Jangan-jangan, kamu jatuh cinta padaku?”Entah kenapa, saat dia mengatakan itu, jantungku berdebar keras.“Nggak. Aku cuma takut kalau kau mati, aku nggak punya siapa pun untuk diandalkan lagi.”Dia tersenyum cerah dan berkata, “Benarkah?”...Setelah Kakak dan William dipenjara di ruang bawah tanah, aku akhirnya bisa bernapas lega.Dua orang yang paling kutakuti sudah tidak ada lagi.Uang yang aku kumpulkan juga sudah cukup. Langkah selanjutnya adalah mengajukan cerai pada Sion.Aku terus menunggu kesempatan, tapi Sion sangat sibuk akhir-akhir ini dan jarang pulang.Aku hanya bisa menunggu kesempatan datang.Suatu hari, para pelayan bilang Kakak dan William memohon untuk menemuiku.Aku per

  • Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!   Bab 8

    Begitu mendengarku, William langsung percaya. Karena urusan ‘penyiksaan’ itu hanya diketahui dia dan Kakak.Dia berkata, “Lihat saja nanti bagaimana aku akan membereskannya!”“Kakak Ipar, kalau aku sudah bunuh Sion dan Hera, kamu akan menjadi istriku. Aku akan menanggung hidupmu.”Setelah mengatakannya, lalu dia pergi.Aku hanya tersenyum dingin.'Heh, kamu pikir aku sebodoh itu?''Aku tidak akan pernah menikah denganmu!'Aku segera pergi mencari Sion.Meskipun hidup-matinya sebenarnya tidak terlalu berhubungan denganku, tapi di kehidupan ini, dia sudah banyak membantuku dan membuatku bisa menghasilkan uang.Dia bahkan membagi pengalaman kerjanya dengan sangat teliti.Di kantor, dia terlihat terkejut ketika mendengar ceritaku.“Apa kamu punya bukti bahwa William ingin mencelakaiku?”Aku mengeluarkan alat perekam dan memutarkan percakapan antara aku dan William barusan.Bagian awalnya adalah bagian yang kusengaja untuk permainkan William, bahkan aku sendiri merinding mendengarnya.Aku

  • Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!   Bab 7

    Aku langsung bereaksi dan berpikir dia pasti sedang salah paham. Aku melambaikan tanganku dan berkata, “Bukan! Bukan maksudku begitu! Aku hanya menjelaskan kenapa kami bisa bertengkar.”“Nova, kamu pernah terpikir melakukan itu denganku?” tanya Sion pelan sambil menatapku.“Tentu saja nggak pernah.”Aku menjawab dengan cepat, “Aku sudah bilang, aku cuma ingin hidup aman dan berkecukupan.”“Hanya itu?”Aku mengangguk tegas. Sion terdiam, lalu tiba-tiba pergi sambil membanting pintu.Aku tidak tahu, kata-kata mana dari jawabanku yang membuatnya marah.Dan aku tidak mau memikirkannya.Aku hanya ingin menjalankan rencanaku....Besoknya, dia tidak mengajakku pergi bersama ke kantor pusat. Dia menyuruhku langsung mengurus kantor cabang.Jadi aku pun mulai fokus mengelola perusahaan.Targetku sederhana, mengumpulkan 20 miliar lalu berhenti.Setiap hari aku menjalankan proyek dan mendiskusikan kerja sama, sehingga memberikan banyak keuntungan untuk perusahaan.Perusahaan cabang berkembang pes

  • Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!   Bab 6

    Beberapa hari berikutnya, aku terus mengikuti Sion bekerja.Aku belajar banyak tentang bisnis dan hubungan manusia.Hari ini, dia mengajakku pergi makan.Bahkan di restoran masakan Barat paling mewah.Tak kusangka, kami bertemu Kakak dan William.Kakak sedang memotong steak untuk William. Melihat kami datang, dia buru-buru meletakkan pisau dan garpu, lalu pura-pura kaget melihatku.“Nova, kamu juga datang?”Setelah berteriak dan mengaku bersalah, dia segera mengganti caranya memanggilku, “Ah! Kakak Ipar, Kakak, kalian juga makan di sini?”Dalam hati dia berkata, 'Sial banget ketemu Nova sekarang. Aku nggak boleh dipermalukan olehnya!'“Ya, aku dan Sion akan makan bersama.”Aku otomatis tersenyum dan memeluk lengan Sion. Dia tidak menolak.William segera menghampiri dan ikut menyapa, “Kak, Kakak Ipar.”Tapi Sion mengabaikan mereka dan menarikku duduk.Aku bisa melihat Kakak di belakang sana sedang menggigit bibir, menahan amarah.Dia pasti bingung, kenapa Sion memperlakukanku dengan bai

  • Aku menikahi Suami Kasar Kakakku!   Bab 5

    Saat Sion hampir setuju, aku masuk.Aku menyapa pria itu dengan bahasa Inggris, lalu mengambil botol serum yang dia buat.“Aku ini wanita. Aku lebih paham produk kecantikan. Formula ini hanya punya efek mencerahkan, nggak bisa mengencangkan dan nggak mencegah penuaan. Sebagai ilmuwan, kamu sendiri lebih tahu bahwa efek mencerahkan itu hanya sementara dengan hasil minimal. Jadi aku ingin tahu, atas dasar apa formula ini layak dihargai 6 miliar?”Pria itu terdiam.Sion terlihat tertarik dan tidak menghentikankuAku tahu, dia mengizinkanku berbicara dengan pria itu.Jadi aku melanjutkan, “Tapi ini adalah barang impor dan memang terkenal di media sosial. Produkmu ini sangat populer dan sangat meyakinkan. Jadi aku bisa memberimu harga segini.”Aku menunjukkan dua jari.Dia bertanya, “Dua miliar?”Sion menatapnya sambil berkata, “Jack, dua miliar itu sudah bagus. Pertimbangkan dulu.”“Nggak.”Aku memotong kata-kata Sion.“Aku akan memberimu 20 juta.”Nilainya cuma beberapa ratus ribu, jadi 2

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status