เข้าสู่ระบบKetika kembali ke hari saat aku dan kakakku harus memilih calon suami, aku tiba-tiba menyadari bahwa aku bisa mendengar suara hati orang lain. Aku mendengar kakakku berkata dalam hati, 'Kali ini, aku harus memilih suami yang bagus lebih dahulu!' Lalu dia segera menarik pergi pria yang menjadi suamiku di kehidupan sebelumnya, pria yang tampak lembut dan baik. Dan pria yang di kehidupan lalu memukulinya setiap hari, pria kasar itu, dia tinggalkan untukku. Aku tersenyum. Dia benar-benar mengira pria yang dulu kunikahi itu adalah pria baik?
ดูเพิ่มเติมMalam itu, Sion pulang.Dia mabuk. Begitu masuk kamar, dia langsung jatuh menimpaku. Kami berdua sampai terjatuh ke lantai.“Kamu mabuk. Aku buatkan sup pereda mabuk dulu.”Aku mencoba mendorongnya, tapi tubuhnya tidak bergerak.Tangannya justru sibuk membuka bajunya sendiri, kedua matanya dipenuhi nafsu dan terus menatapku tajam.Aku langsung sadar, dia tidak benar-benar mabuk.“Sion, sadarlah, kamu ini sedang apa? Hubungan kita hanya kerja sama! Jangan sentuh aku!”Dia menutup mulutku dengan tangan dan berbisik di telingaku, “Bagaimanapun juga, kamu adalah istriku. Aku tetap akan menyentuhmu.”Aku mendorongnya lebih keras.“Nggak mau! Aku ingin cerai! Kamu nggak boleh menyentuhku!”Setelah aku mengatakannya, ruangan langsung hening.Raut wajah Sion menggelap.“Aku sudah tahu kamu ingin meninggalkanku.”Saat mengatakannya, dia melepaskanku. Nada suaranya terdengar terluka.“Nova, kamu wanita yang jahat. Kamu pasti sudah lama melupakanku, ‘kan?”“Maksudmu apa?”Aku mengernyit menatapny
“Aku sudah beri tahu Ibu untuk memasang kamera di seluruh rumah. Saat terlihat William menaruh racun ke dalam minuman, Ibu langsung membuangnya dan menggantinya dengan obat penenang pada minuman mereka.”Kemudian dia merendahkan suaranya, nyaris berbisik.“Tapi kamu sepertinya sangat takut aku mati. Jangan-jangan, kamu jatuh cinta padaku?”Entah kenapa, saat dia mengatakan itu, jantungku berdebar keras.“Nggak. Aku cuma takut kalau kau mati, aku nggak punya siapa pun untuk diandalkan lagi.”Dia tersenyum cerah dan berkata, “Benarkah?”...Setelah Kakak dan William dipenjara di ruang bawah tanah, aku akhirnya bisa bernapas lega.Dua orang yang paling kutakuti sudah tidak ada lagi.Uang yang aku kumpulkan juga sudah cukup. Langkah selanjutnya adalah mengajukan cerai pada Sion.Aku terus menunggu kesempatan, tapi Sion sangat sibuk akhir-akhir ini dan jarang pulang.Aku hanya bisa menunggu kesempatan datang.Suatu hari, para pelayan bilang Kakak dan William memohon untuk menemuiku.Aku per
Begitu mendengarku, William langsung percaya. Karena urusan ‘penyiksaan’ itu hanya diketahui dia dan Kakak.Dia berkata, “Lihat saja nanti bagaimana aku akan membereskannya!”“Kakak Ipar, kalau aku sudah bunuh Sion dan Hera, kamu akan menjadi istriku. Aku akan menanggung hidupmu.”Setelah mengatakannya, lalu dia pergi.Aku hanya tersenyum dingin.'Heh, kamu pikir aku sebodoh itu?''Aku tidak akan pernah menikah denganmu!'Aku segera pergi mencari Sion.Meskipun hidup-matinya sebenarnya tidak terlalu berhubungan denganku, tapi di kehidupan ini, dia sudah banyak membantuku dan membuatku bisa menghasilkan uang.Dia bahkan membagi pengalaman kerjanya dengan sangat teliti.Di kantor, dia terlihat terkejut ketika mendengar ceritaku.“Apa kamu punya bukti bahwa William ingin mencelakaiku?”Aku mengeluarkan alat perekam dan memutarkan percakapan antara aku dan William barusan.Bagian awalnya adalah bagian yang kusengaja untuk permainkan William, bahkan aku sendiri merinding mendengarnya.Aku
Aku langsung bereaksi dan berpikir dia pasti sedang salah paham. Aku melambaikan tanganku dan berkata, “Bukan! Bukan maksudku begitu! Aku hanya menjelaskan kenapa kami bisa bertengkar.”“Nova, kamu pernah terpikir melakukan itu denganku?” tanya Sion pelan sambil menatapku.“Tentu saja nggak pernah.”Aku menjawab dengan cepat, “Aku sudah bilang, aku cuma ingin hidup aman dan berkecukupan.”“Hanya itu?”Aku mengangguk tegas. Sion terdiam, lalu tiba-tiba pergi sambil membanting pintu.Aku tidak tahu, kata-kata mana dari jawabanku yang membuatnya marah.Dan aku tidak mau memikirkannya.Aku hanya ingin menjalankan rencanaku....Besoknya, dia tidak mengajakku pergi bersama ke kantor pusat. Dia menyuruhku langsung mengurus kantor cabang.Jadi aku pun mulai fokus mengelola perusahaan.Targetku sederhana, mengumpulkan 20 miliar lalu berhenti.Setiap hari aku menjalankan proyek dan mendiskusikan kerja sama, sehingga memberikan banyak keuntungan untuk perusahaan.Perusahaan cabang berkembang pes
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.