مشاركة

bab 18

مؤلف: Azzhura_Nia
last update تاريخ النشر: 2025-11-30 20:09:50

"Pak, Anda sudah tahu alasan saya di sini, ayah saya sedang sakit dan di rawat disini." Vania menatap tajam, suaranya berat penuh harap.

"Kalau memang Bapak setuju, saya siap bekerja sama dengan anda, tapi saya tak bisa meninggalkan ayah saya dan ikut ke rumah usaha Bapak." Lanjut Vania.

Dahi Pak Nagato mengerut, pandangannya penuh tanda tanya.

"Maksudmu...?"

Vania menghela napas dalam, mencoba menjelaskan dengan hati-hati.

"Saya akan bekerja di sini, sambil menjaga ayah saya. Di negara ini, ka
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Anak Rahasia Sang CEO   Bab 25

    Vania menatap kosong ke arah yang jauh, seolah mencari jawaban di cakrawala harapan yang pudar."Aku sudah memutuskan untuk mempertahankan bayi ini, Do. Mungkin aku pernah berbuat salah, tapi anak ini… dia tak berdosa. Aku tak mau menambah dosa dalam hidupku yang sudah penuh dengan penyesalan di hadapan Tuhan," jawabnya pelan, suaranya menggema dengan keteguhan yang getir sekaligus lembut. Keheningan mengisi ruang di antara mereka, seolah waktu berhenti sejenak untuk meresapi keputusan yang mengubah segalanya.Aldo menatap Vania dengan mata yang penuh perhatian, lalu mengangguk pelan."Apa pun keputusanmu, Van, aku akan selalu mendukungmu. Yang terpenting sekarang, kamu harus segera kuat dan pulih," ucapnya lembut, seolah ingin menyalurkan segenap kekuatan hidup ke dalam jiwa Vania.Vania mengangguk tanpa kata, senyum kecil yang tak sepenuhnya tulus menghiasi bibirnya. Sesaat Aldo terdiam sebelum mengulangi, "Dokter Willy bilang kondisi ayahmu sud

  • Anak Rahasia Sang CEO   bab 24

    "Besok, kau harus datang menemui dia. Perhatikan kondisinya dengan seksama, tapi jangan sekali-kali bertanya atau berkata yang bisa menambah beban pikirannya," suara dokter Willy mengandung peringatan tegas. "Emosi ibu hamil sangat berbeda dengan wanita biasa. Jadi, kau harus bisa menjaga perasaannya agar tetap stabil, jangan sampai satu kata saja memancing kemarahannya." Lanjut dokter Willy. Aldo mengangguk pelan, dadanya sesak oleh kekhawatiran yang tak kunjung reda. Mereka melangkah masuk ke ruang pemeriksaan Pak Widodo yang sunyi penuh harap. "Kondisinya mulai membaik," dokter Willy menghela napas, "Kita tinggal menunggu waktu kapan Pak Widodo membuka matanya. Mungkin butuh kesabaran ekstra, tapi aku yakin harapan itu masih ada." Kata-kata itu seperti sinar tipis yang menembus kegelapan di dada Aldo. Meski perlahan, harapan itu menguat, menggenggam erat di tengah ketidakpastian yang merayap. Di sudut lain rumah sakit, Vania menunduk, pikirannya berkecamuk dalam diam. Dua

  • Anak Rahasia Sang CEO   bab 23

    Aldo menatapnya sejenak, lalu menarik napas panjang seolah menahan badai dalam dadanya. "Baiklah… Tenangkan dirimu dulu. Jika benar ayah dari bayi itu adalah Hendra, aku yang akan menghadapinya. Aku tidak akan membiarkan kamu menanggung semua ini sendirian," ucapnya tegas, penuh tekad yang tak bisa dipungkiri. Langkah Aldo menjauh dengan ragu, melewati ruang yang terasa semakin menyesakkan. Ia tahu, ini bukan sekadar masalah biasa. Bagi Vania, ini adalah pukulan keras yang hampir menghancurkan jiwa. Bagi Aldo, ini juga tembok besar yang menandai batas antara dirinya dan Vania, bahwa mereka hanya bisa bertahan sebagai teman, tidak lebih dari itu. Vania menunduk, jari-jarinya meraba perutnya yang masih datar, suara hatinya terdengar berbisik pilu, "A-aku hamil?" Kenangan pahit itu membayang, malam saat ia terperangkap dalam jebakan Elisa, saat sosok pria itu bersamanya, bukan Hendra seperti yang disangka, tapi seseorang asing

  • Anak Rahasia Sang CEO   bab 22

    "Marta belum tahu pasti alasan ketidakhadiran nona Vania, Pak. Mungkin ada masalah internal yang kita sama sekali tak dengar," ujarnya, mencoba menenangkan suasana dengan nada tenang tapi tegas. "Ini sudah berminggu-minggu, Pak. Bukan sifatnya nona Vania yang biasa. Pasti ada sesuatu yang tersembunyi di balik semua ini." Ucap Tirta menenangkan. Perlahan, kemarahan Samuel mencair, pikirannya berputar mencoba mencerna fakta yang tersirat dari kata-kata Tirta. Ia mengangguk pelan, dengan suara yang lebih lembut tapi tetap tegas. "Kamu benar, Tirta. Sepanjang aku mengenalnya, Vania tak pernah sekalipun seperti ini. Aku akan coba menghubunginya sekarang juga." Dadanya sesak, menahan gelombang kekhawatiran yang mengusik hatinya, sebuah pertanda bahwa bukan sekadar ketidakhadiran biasa yang sedang mereka hadapi. Tirta mengangguk, setuju bahwa itu memang langkah yang lebih baik. Namun, dia masih belum tahu apa keputusan selanjutnya

  • Anak Rahasia Sang CEO   bab 21

    Reno menatap lurus ke matanya, nada suaranya mengalun meyakinkan layaknya orator ulung."Saya terpikat pada perusahaan Anda. Saya sudah menggali semuanya dengan teliti, VL Grup bukan sembarang perusahaan, melainkan bintang yang bersinar di langit bisnis desain perhiasan Indonesia. Jika nona berkenan, saya ingin menanamkan modal saya di sini. Percayakan pada saya, dan kita akan meraih sesuatu yang lebih besar." Ucap Reno.Elisa terkejut, hampir tak percaya dengan tawaran yang baru saja terserap ke dalam pikirannya."A-apa? Tuan Bernett serius? Hanya dari satu kali melihat karya saya, anda mau mempercayakan uang Anda pada VL Grup?" suaranya gemetar, tapi penuh dengan harap yang tak bisa dibendung.Reno tersenyum ringan, seperti menutup sebuah lembaran dan membuka peluang baru yang menjanjikan."Pasti, nona. Atau, beri tahu saya, apa yang paling Anda butuhkan sekarang? Bahan baku? Berlian? Apapun itu, saya siap mengaturnya. Tapi semua ini hanya akan terwujud kalau kita bekerja sama. Baga

  • Anak Rahasia Sang CEO   Bab 20

    Kata-kata Xander menggema di ruang itu, membawa gelombang ketegangan yang mencekam. Reno terpaku, hatinya berdebar. Jika bosnya sudah menyebut Vania ‘wanitanya’, maka nasib Elisa tak akan mudah. Sebuah pertaruhan berbahaya baru saja dimulai."Suruh beberapa anak buahmu segera kembali mencari Vania! Aku harus tahu apa yang sedang terjadi padanya, tanpa tunda!" perintah Xander menggelegar, suaranya bergetar oleh kecemasan yang terpendam di balik tatapan dingin penuh ambisi."Siap, Tuan," jawab Reno dengan langkah mantap, menghilang dalam bayang-bayang malam.Keesokan harinya, Reno kembali bukan hanya membawa kalung pesanan Xander, tapi juga mengemban misi rahasia yang jauh lebih berat. Dia harus merangkai kata dan janji manis yang bisa menghipnotis Elisa, memutar tali kekuasaan lewat tawaran kerja sama dan saham yang menggiurkan."Ingat," bisik Xander sambil memutar-mutar pulpen di tangannya, "bujuk dia dengan trik halus. Adik Vania itu haus akan ua

  • Anak Rahasia Sang CEO   bab 12

    "Mau ketemu teman. Sudahlah, aku buru-buru," jawabnya singkat, lalu melangkah pergi, membiarkan pintu itu tertutup tanpa ampun. "Tunggu!" teriak Bu Lina, langkahnya mengejar tapi terlambat. Dalam keheningan sore itu, ada jarak yang semakin menganga antara ibu dan anak, sement

  • Anak Rahasia Sang CEO   bab 11

    "Tenang saja, Van. Aku akan cari pekerjaan di sini juga, supaya bisa selalu ada di sampingmu." Ucapnya.Vania hanya mengangguk pelan, tapi hatinya penuh keraguan. Ia tahu, dalam diam Aldo menanggung beban yang jauh lebih berat daripada yang ia tunjukkan. Ia yakin, absen tanpa kabar selam

  • Anak Rahasia Sang CEO   bab 10

    "Ta-tapi nona..." Belum sempat sang resepsionis melanjutkan ucapannya, Elisa mengangkat tangannya, tanda agar sang resepsionis tak banyak bicara. Sang resepsionis pun langsung diam dan menunduk. Ia tak berani membantah ucapan Elisa, mengingat Elisa adalah adik dari pemilik pe

  • Anak Rahasia Sang CEO   bab 9

    Tanpa menunggu lama, ia memanggil salah satu anak buahnya, menyusun rencana licik dengan senyum tipis penuh rencana di bibirnya."Pergilah ke kantor VL, pesan sebuah kalung berlian, katakan itu untuk nenekmu. Katakan dia mencintai keindahan, tapi kamu belum punya desain yang pas," ucap X

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status