Share

Welcome back

Terhitung sudah seminggu semenjak salah paham diantara keduanya. Terkadang, Kiara masih merasa canggung akibat masalah itu. Tidak, Kiara canggung akibat pelukannya bersama Bara. Toh, padahal Bara pun tak apa jika Kiara ingin memeluknya setiap hari. Dasar Bara, modus.

Bara dan Kiara kini sudah berada di bianglala pasar malam. Setelah menyantap berbagai makanan, lalu memberikan lolipop dan permen kapas, untuk Kiara tentu saja.

“Tuan putri seneng, gak?” Kiara yang tadinya sedang melihat ramainya pasar malam kini menatap mata elang kesukaannya.

“Seneng, seneng banget. Makasih, ya, Bar”

“Sama-sama, tuan putri..” Kiara kembali sibuk akan pandangannya, dan Bara sibuk melihat hal yang paling menarik untuknya, Kiara.

“Kenapa, sih, ngeliatin mulu” Kiara sudah tak tahan terus-menerus dibuat salah tingkah oleh Bara.

“Idih, kepedean. Bara bukan lagi ngeliatin Kiara tau” Kiara memutar bola matany

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status