Billionaire's Pregnant Ex-wife

Billionaire's Pregnant Ex-wife

last updateZuletzt aktualisiert : 14.03.2025
Von:  ruffatorresAbgeschlossen
Sprache: English
goodnovel18goodnovel
9
12 Bewertungen. 12 Rezensionen
114Kapitel
27.5KAufrufe
Lesen
Zur Bibliothek hinzufügen

Teilen:  

Melden
Übersicht
Katalog
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN

Zusammenfassung

Contemporary

First-Person POV

Heir/Heirness

Regret

Revenge

Pregnant

Lily De Silva had been married to the devilishly handsome CEO of Bradford Enterprises for four years, but their marriage came to an abrupt end when he asked for a divorce due to her inability to bear him another son. Reluctantly, she let him go. Meanwhile, Grey rekindled his romance with his first love, Natalia, a stunning Italian model, and got her pregnant. Months later, after their legal divorce, Lily discovered she was pregnant. Grey came crashing back into her life, wanting to win her back. However, Lily, now an heiress, refused to take him back. Will the enigmatic CEO win her love again, or will hate prevail in the end?

Mehr anzeigen

Kapitel 1

Chapter 1

“Jenny? Bukankah Jenny itu adik perempuan Pak Jovan? Bagaimana mungkin mereka menikah?” seru anak buah itu terkejut.

“Mereka bukan saudara kandung,” kataku dengan tenang.

Jenny adalah anak yang diadopsi orang tua Jovan dari panti asuhan. Siapa sangka, setelah dewasa, dia justru naik ke ranjang pria itu.

Aku menatap kursi kosong di seberangku, merasakan getir yang tak terlukiskan di hati.

Aku mengambil pulpen, tanpa ragu membubuhkan tanda tangan pada dokumen di hadapanku. Lalu menyerahkan surat perjanjian cerai itu kepada anak buahnya.

“Sisipkan ini di antara tagihan biaya kantor terbaru.”

Jovan selalu bermurah hati padaku. Dia selalu menandatangani tagihan tanpa melihatnya lebih dulu.

Begitu dia menandatangani surat ini, hubungan kami akan berakhir sepenuhnya.

Sebelum meninggalkan restoran, aku membuang mawar dan cincin itu ke tempat sampah di depan wakilnya.

Dia tak tahan dan berkata, “Nyonya, pasti ada kesalahpahaman. Anda .…”

“Pak Leo.” Nada bicaraku mendingin, “Tolong jaga batasanmu.”

“Masalah pribadiku dengan Pak Jovan bukan urusanmu. Kalau sampai aku mendengar ada rumor yang tersebar, aku sendiri yang akan memotong tangan dan kakimu.”

Pak Leo segera terdiam. Bagaimanapun juga, berkat kasih sayang Jovan selama bertahun-tahun, posisiku di klan ini berada tepat di bawahnya. Tak ada seorang pun yang berani membantahku.

Setelah meninggalkan restoran, salju tebal mulai turun di luar jendela. Kepingan salju satu per satu jatuh ke telapak tanganku.

Saat Jovan pertama kali mengatakan bahwa dia mencintaiku, seingatku juga turun salju setebal ini.

Hari itu, dia memakaikan syal merah untukku. Lalu membungkuk dan mencium bibirku.

“Wah, kalian lihat!” seruan terkejut di telingaku menarik kembali pikiranku.

Aku mendongak dan melihat namaku tertulis di papan reklame terbesar di seluruh kota.

[Yuna, aku akan terus mencintaimu sampai mati!]

“Astaga, iri sekali pada wanita bernama Yuna ini! Suaminya sudah kaya, dia juga romantis sekali!”

“Benar, nggak akan ada gadis yang lebih bahagia di dunia ini selain dia!”

“Iri sekali! Kumohon Tuhan, berikan aku juga pria seperti itu!”

Para gadis di jalanan semua mendongak, menatap papan reklame itu dengan penuh kekaguman.

Hanya aku, sang tokoh utama, yang diam-diam memalingkan muka.

Ponselku berdering lagi.

Pesan terbaru dari Jenny.

Dalam foto itu, Jovan tertidur pulas di samping ranjang rumah sakitnya. Meski tidur, tangannya masih menggenggam erat pergelangan tangan Jenny.

[Bagaimana ulang tahunmu hari ini, apa kamu bersenang-senang?]

Jenny kembali memprovokasiku, tetapi wajahku tetap sangat tenang. Aku mengetik satu kata dengan dingin. [Senang]

Bagaimana mungkin aku tidak senang? Aku akan segera meninggalkan pria buruk ini dan memulai hidup baru.

Aku naik taksi. Dalam perjalanan pulang, lampu-lampu papan nama menyala satu per satu.

Baik di pusat perbelanjaan besar maupun di toko-toko kecil, semua yang bisa menyala dipenuhi dengan kata-kata cinta untukku.

Malam ini, semua orang di Kota Genia tahu ada seorang wanita bernama Yuna yang sedang dicintai.

Ponselku berkedip. Kali ini bukan dari Jenny, melainkan Jovan.

Dia terdengar baru bangun, suaranya masih serak, “Senang malam ini, Sayang?”

Aku terdiam sejenak, lalu berkata, “Lumayan.”

Jovan terkekeh pelan dan berkata, “Sepertinya apa yang kulakukan masih belum bisa membuat kemarahanmu hilang, Yuna. Malam ini aku benar-benar ada urusan penting.”

“Ada kekacauan internal di Klan, menyangkut nyawa banyak orang. Aku yakin kamu yang begitu pengertian ini bisa memahamiku, ‘kan?”

Dia memang seperti itu. Ucapannya terdengar seperti memanjakan, tetapi terasa seperti ancaman dan membuat orang mau tak mau harus berkompromi.

“Aku tahu, kamu lanjutkan saja pekerjaanmu. Aku mau jalan-jalan ke mal untuk menenangkan diri,” kataku sambil menatap ke luar jendela, suaraku nyaris tak terdengar.

Jovan tampak sangat puas dengan jawabanku. Setelah menutup telepon, dia mentransfer dua miliar ke rekening bankku, disertai pesan: [Habiskan uangnya, baru pulang.]

Sangat dominan sekaligus memanjakan.

Dia terlihat sangat mencintaiku. Jika saja aku tidak memergoki dia bergumul di ranjang dengan adik angkatnya, mungkin aku akan memercayai semua kebohongannya seumur hidup.

Kemarin, aku menerima video pribadi dari adik angkatnya.

Karena penasaran, aku membukanya. Tak disangka, yang terlihat adalah suamiku, Jovan.

Dia mengikat Jenny ke kepala ranjang dengan dasi.

Sementara Jenny terbaring telanjang di bawahnya, terengah-engah tanpa henti.

Mereka dengan lancar memanggil satu sama lain dengan sebutan “Sayang”. Dari gerakan dan posisi mereka, jelas itu bukan yang pertama kali.

Pandanganku terpaku pada dasi ungu itu. Itu adalah hadiah yang kuberikan padanya beberapa hari lalu, pada hari peringatan pernikahan kami yang ketiga.

Jadi, dia menggunakan barang pemberianku untuk bercinta dengan wanita lain? Dan wanita itu adalah adiknya?

Ini terlalu tidak masuk akal.

Aku ingat, pada hari peringatan pernikahan ketiga, aku sengaja mengenakan pakaian dalam yang baru kubeli demi menghabiskan malam yang indah dengan Jovan.

Tetapi ketika aku selesai mandi, ruangan itu kosong dan hanya menyisakan secarik kertas di atas meja.

[Ada urusan di Klan, tidur saja duluan, nggak usah menungguku.]

Aku menahan rasa kecewa. Aku sudah menunggu dari gelap hingga terang. Akhirnya, menjelang tengah hari, dia baru kembali.

Aku dengan gembira menghampirinya, tetapi dia malah mendorongku pelan dan berkata, “Sayang, jangan melakukannya dulu hari ini, aku agak lelah.”

Saat itu, aku tidak terlalu memikirkannya, karena dia tidak punya alasan untuk berbohong.

Setelah menerima video itu, rasa percayaku padanya seketika runtuh.

Aku ingin menanyakan semuanya dengan jelas. Aku pun menggunakan jaringan informan klan untuk melacak sumber video, dan menemukan alamatnya berada di sebuah hotel.

Begitu sampai di depan kamar, aku mendengar suara benturan keras dan napas terengah-engah dari dalam.

“Kak Jovan, siapa yang lebih hebat, aku atau dia?”

“Tentu saja kamu, Sayang. Yuna membosankan sekali di ranjang, nggak sebebas kamu.”

“Jadi, aku hanya teman tidurmu? Atau alat pemuas nafsu yang murahan? Kakak, aku nggak suka status ini.”

“Nggak suka? Kalau begitu, apa kamu mau jadi istriku di luar?”

“Apa kamu nggak takut ketahuan oleh Kakak Ipar? Dia ‘kan pintar sekali.”

Jovan terdiam sebentar, lalu tiba-tiba tertawa dan berkata, “Yuna nggak akan tahu. Secerdas apa pun dirinya, dia nggak akan lebih cerdas dariku.”

Dia mengatakannya dengan penuh keyakinan dan rasa percaya diri.

...

Membosankan di ranjang?

Jadi, ini alasan dia berselingkuh?

Saat itu juga, aku tiba-tiba tidak tahu harus berkata apa. Bahkan untuk marah dan menuntut penjelasan pun aku sudah kehilangan tenaga.

Seketika, keinginanku untuk menerobos masuk menghilang. Aku meninggalkan hotel dengan perasaan hampa.

Malam harinya, aku bertemu Jovan lagi. Ada bekas cakaran di lehernya. Dia bilang itu karena tidak sengaja dicakar kucing.

Sangat konyol, aku juga sudah tidak mau bertanya lagi.

“Besok ulang tahunmu, aku akan menemanimu seharian. Oke?”

Dia berkata seperti itu saat itu. Namun, ketika hari ulang tahunku tiba, semuanya sudah jelas. Dia kembali ingkar janji.

Ketika aku tersadar dari lamunanku, taksi sudah berhenti di depan rumah.

Aku mendorong pintu mobil dengan kaku. Tiba-tiba, aku melihat sebuah mobil yang kukenal berhenti tidak jauh dari sana. Dua orang turun dari mobil itu.

Jovan menekan Jenny ke jendela mobil dan mencium bibirnya.

Cahaya bulan semakin redup, tetapi ciuman itu semakin jelas terlihat.

Ini pertama kalinya aku melihat adegan perselingkuhan suamiku dari jarak sedekat ini.

Aku pikir aku sudah siap secara mental, tetapi ketika benar-benar melihatnya...

Hatiku terasa sakit, seperti ditusuk pisau.

Erweitern
Nächstes Kapitel
Herunterladen

Aktuellstes Kapitel

Weitere Kapitel

An die Leser

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

RezensionenMehr

Debbie
Debbie
This was such a great story and i was so addicted to reading it. Grey and Lily’s had a lot of twist and turns it kept you on the edge. What will possibly happen next? Both think the other one is cheating. Lily finds out shocking news that was taken from her biological parents. They are reunited.
2025-06-25 14:31:18
1
0
zzs
zzs
thanks sa magagandang kwento ...
2025-05-22 07:36:23
2
1
mahejoka
mahejoka
I read your other story Revenge on Billionaire Ex. I was hoping this story is different. But it is not..Kind.of the same.as your other one feom.what I see. They work for their wealthy husbands. As a server to that, really!
2025-05-20 00:33:56
2
1
Nitsmefrancoisx
Nitsmefrancoisx
Is this completed?
2025-05-14 13:47:21
0
0
Nitsmefrancoisx
Nitsmefrancoisx
Is this completed?
2025-05-14 13:47:06
0
0
114 Kapitel
Entdecke und lies gute Romane kostenlos
Kostenloser Zugriff auf zahlreiche Romane in der GoodNovel-App. Lade deine Lieblingsbücher herunter und lies jederzeit und überall.
Bücher in der App kostenlos lesen
CODE SCANNEN, UM IN DER APP ZU LESEN
DMCA.com Protection Status