Share

Test Pack Milik Cantika

Penulis: Rhea S
last update Tanggal publikasi: 2026-08-21 20:52:20

Wajah Ayunindya sudah memucat. Dia tak mau Davin sampai tahu keberadaannya. Sudah cukup semua luka batin yang dia dapatkan selama ini. Dia bahkan terus merapatkan tubuhnya ke dinding.

“Tunggu dulu!” Damar mengintip ke arah anjungan kapal. Davin masih belum berhasil masuk ke dalam kapal. Masih ditahan oleh anak buahnya.

“Aku harus sembunyi, Damar.” pinta Ayunindya dengan suara kecil.

“Ayo ikut aku!” Damar mengajak Ayunindya ke bagian lambung kapal. Tempat mesin berada.

Ayunindya memperhatikan
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • (Bukan) Istri Pilihan Tuan Davin    Kembalilah Padaku

    Ayunindya menatap tak percaya. Dia tak menyangka Damar akan membujuk dirinya untuk Davin. Padahal selama ini Damar adalah orang yang menentang dirinya kembali pada Davin. “Ayu, aku hanya ingin kamu bahagia. Aku awalnya begitu marah saat bertemu dirinya. Tapi setelah berhari-hari aku lihat usahano, aku mulai sadar dia memang sudah berubah. Dia bahkan tak melawan sama sekali saat aku pukuli. Percayalah, dia terluka parah. Kamu tahu kan sekeras apa pukulanku,” Damar meyakinkan Ayunindya.Ayunindya tak langsung menjawab. Dia kembali merenung dalam.“Ayu, Ardam akan semakin besar. Dia butuh ayahnya. Bagaimana kalau ada anak lain yang mengejek Ardam karena tak punya ayah?” “Kamu ayahnya!” tegas Ayunindya.“Ah kamu benar. Tapi bicara masa depan, aku tak mau egois. Davin punya segalanya untuk kamu dan Ardam. Siapalah aku ini? Bahkan hadiah-hadiah yang aku bawa sebenarnya dari Davin. Dia memaksa aku membawanya untukmu,” jujur Damar akhirnya.“Damar, kenapa kamu berpikir seperti itu? Aku dan

  • (Bukan) Istri Pilihan Tuan Davin    Membujuk Ayunindya

    Damar sampai melongo saat melihat Davin dengan totalitas jadi orang gila siang ini. Setelah memakai pakaian compang-camping dan memakai tas kantong plastik. Davin juga memakai rambut palsu agak panjang yang acak-acakan.Wajah Davin dan tubuh Davin juga sudah dibuat kotor. Dia bahkan tak memakai sandal. Davin keliling pasar sambil bernyanyi-nyanyi tak jelas. Kadang tiba-tiba loncat sendiri dan kadang menyapa daun bahkan langit.“Dia benar-benar mau?” Damar melongo. Padahal dia hanya iseng menyebutkan meminta Davin jadi orang gila. “Iya, Pak Damar. Kasihan bukan,” ucap Adit dengan wajah pura-pura memelas. “Ah, cuma segini. Ayu lebih menderita lagi selama beberapa bulan ini. Apalagi kalau melahirkan, memangnya Davin sanggup?” cibirnya. Adit dan Kenzo saling pandang. Mereka berdua garuk-garuk kepala. Ternyata sulit meyakinkan seorang Damar.Damar diam-diam merekam kegiatan Davin di pasar. Davin benar-benar totalitas. Dia memilih menghilangkan rasa malunya dan terus keliling pasar. Bahk

  • (Bukan) Istri Pilihan Tuan Davin    Syarat Kembali pada Ayunindya

    Adit dengan cepat menutup pintu ruangan itu. Dia sigap berdiri di depan pintu agar Damar tak bisa lari. Sementara Davin dengan tatapan memohon melangkah pelan mendekati Damar.Damar menatap ke arah Kenzo lalu ke arah Davin. Dia akhirnya sadar kalau dia sedang dijebak. Tangan Damar mengepal kuat. Urat di lehernya menyembul. Matanya tajam menatap Davin.“Jadi kalian menjebakku? Apa mau kalian?” geram Damar. Dia sungguh menyesal tadi cerita tentang Ayunindya dan Ardam. Dia tak sangka Kenzo punya tujuan lain. Kenzo langsung membuka kumis penyamaran juga kaca matanya. Membuat Damar makin meradang.“Tenanglah, kami memang mau membeli apartemen darimu. Ayo duduk dulu, Pak Damar. Kita bicarakan baik-baik,” bujuk Kenzo.“Damar, aku ingin bicara denganmu. Aku mohon duduklah dulu,” pinta Davin penuh harap.Damar justru menggelengkan kepala. “Lebih baik batal saja pembelian apartemennya. Aku tidak masalah. Tapi aku ingin keluar dari sini. Awas minggir!” sembur Damar pada Adit. Adit masih berdir

  • (Bukan) Istri Pilihan Tuan Davin    Menemui Damar

    Mobil akhirnya sampai di sebuah gedung bertingkat tempat lokasi apartemen itu berada. Kenzo turun bersama Damar. Sejauh ini Damar sama sekali tak curiga. Dia terlalu senang bisa dapat klien baru. “Di sini penjagaan dua puluh empat jam, Pak. Lokasi bebas banjir dan sangat dekat dengan pusat perbelanjaan juga rumah sakit dan hanya lima belas menit menuju sekolah internasional,” papar Damar masih dengan semangat yang menggebu-gebu.“Kamu semangat sekali ya. Seperti seorang pria yang baru saja menjadi seorang ayah,” pancing Kenzo.Damar tertawa kecil. “Hahaha…bisa dibilang seperti itu, Pak!” angguknya.“Oh, jadi kamu sudah menikah? Dan sekarang punya seorang anak ya? Pantas semangat sekali,” Kenzo kembali memancing pembicaraan.“Bukan, Pak. Saya belum menikah. Tapi adik saya sudah punya seorang bayi. Bulan ini saya senang sudah melampaui target penjualan. Mungkin rezeki bayi adik saya. Kebetulan saya sedang menabung untuk masa depan adik saya dan bayinya,” ungkapnya jujur. “Oh maaf kala

  • (Bukan) Istri Pilihan Tuan Davin    Merayu Restu Mama

    Davin sampai beranjak dari duduknya saat menerima kabar kalau lokasi Ayunindya sudah ditemukan. Rasanya dia sudah tak sabar untuk bertemu istrinya itu.“Aku akan ke sana sekarang. Tunggulah aku di situ!” jawab Davin penuh semangat.“Pak, sebaiknya jangan sekarang,” sahut Adit di seberang telepon.Kening Davin berkerut dalam. “Apa maksudmu?” “Pak, apa Bapak lupa selama ini Bu Ayu selalu menghindar? Aku takutnya setelah Bapak menemui Bu Ayu tiba-tiba, tahu-tahu Bu Ayu lari!” jelas Adit.Davin langsung terhenyak. Dia baru menyadari ucapan Adit memang benar. Bisa saja Ayunindya minggat lagi. “Tapi aku sangat ingin bertemu dengannya dan bagaimana dengan anakku?” lirih Davin yang kini benar-benar seperti orang yang kehilangan semangat. “Aku tahu Pak. Kita akan cari jalan keluarnya. Aku sempat mengambil beberapa foto dan mungkin Bapak mau melihat fotonya.”“Tentu saja. Kirim fotonya sekarang. Dan sewa orang yang bisa memantau Ayu dua puluh empat jam. Aku tidak mau kehilangan istriku lagi!

  • (Bukan) Istri Pilihan Tuan Davin    Pencarian Ayunindya

    Ayunindya menonton potongan video yang viral. Cantika yang sedang digiring dari mobil tahanan menuju gedung persidangan. Lalu Davin yang didatangi wartawan dan ditanya-tanya.“Apa benar Bapak membatalkan pertunangan dengan Nona Cantika? Bukankah kalian digadang-gadang akan menikah dan menyatukan dua perusahaan kalian?” “Tidak benar. Pertunangan itu hanya kabar angin. Saya sudah menikah, istri saya namanya Ayunindya. Tapi Cantika sudah menculik istri saya. Sampai hari ini saya sedang mencari istri saya,” jelas Davin di kamera wartawan.“Bapak sepertinya sangat mencintai istri Bapak?” tanya wartawan lagi.“Tentu saja. Saya sangat mencintai istri saya. Bagi siapa pun yang menemukan keberadaan istri saya, maka saya akan memberikan hadiah yang besar. Seratus juta rupiah!” ungkap Davin serius.“Wah menarik sekali, Pak. Ke mana harus menghubungi Bapak?” tanya wartawan lagi.“Langsung ke staff saya. Adit!” Adit kemudian memberikan nomor yang bisa dihubungi apabila ada yang melihat atau mene

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status