LOGINAyunindya terpaksa menerima pernikahan yang sudah diatur Ibu dan Kakek Soedjatmiko untuknya. Davin Sabiru – pria dingin pewaris perusahaan Sabiru yang menjadi suaminya. Pernikahan mereka hambar tanpa sentuhan hingga satu malam yang tak direncanakan membuat Ayunindya hamil. Di saat yang sama kekasih di masa lalu Davin kembali. “Aku sudah kembali, Ayu. Jadi bercerailah dengan Davin.” Lalu apa yang akan terjadi pada pernikahan mereka jika kekasih masa lalu Davin bahkan semua orang kompak meminta mereka berpisah?
View MoreSuara gerbang yang dibuka oleh satpam membuat tatapan keduanya bertemu. Davin dengan tatapan penuh emosi dan Ayunindya dengan tatapan penuh luka. Dinginnya fajar tak mampu menghangatkan suasana yang terlanjur memanas.“Apa mau kuantar sampai dalam rumah?” tawar Kenzo memapah Ayunindya dengan santai. Dia satu-satunya orang yang tahu rahasia Davin yang menikahi Ayunindya setahun lalu. Kenzo memilih acuh walau tatapan Davin berkilat marah padanya. “Apa yang kalian lakukan? Ayu, kamu pulang jam segini?” tanya Davin dingin.“Apa harus aku jelaskan lagi?” Ayunindya membalas kali ini. Bukankah seharusnya Davin tahu kalau rencananya sudah gagal?“Apa kamu tidak berniat membantu, Davin? Atau perlu aku ajarkan dulu caranya memperlakukan wanita?” sindir Kenzo.Davin mendengus kesal. Dia langsung menarik tangan Ayunindya hingga istrinya terhuyung dan menabrak dada Davin. “Tidak usah pura-pura kesakitan!” sinis Davin saat Ayunindya meringis kesakitan.“Aku bukan artis yang pintar akting,” banta
Ayunindya yang kehilangan fokus membuat dua pria itu dengan mudah menariknya ke dalam mobil. Dia kembali memberontak meski tangan dan kakinya terasa nyeri luar biasa. Energinya terkuras habis. “Lepaskan!” teriaknya berusaha mendorong dengan tangannya tapi sayang pintu mobil sudah tertutup dan mobil sudah melaju kencang.Ayunindya tetap tak menyerah. Meski napasnya terengah-engah, tangannya sudah merah bahkan sandalnya sudah lepas. Dia tetap berontak. “Hei diam! Kamu mau aku habisi, hah?” ancam pria itu. Nyali Ayunindya sedikit menciut. Tapi detik berikutnya dia tiba-tiba menggigit tangan pria itu.“Ada apa di mobil itu? Apa ada orang bertengkar?” Kenzo yang sedang berhenti di lampu merah mengernyitkan kening saat melihat mobil di sebelahnya. Ada siluet bayangan dari kaca gelap. Rasa penasaran membawa pria itu mengikuti mobil dari belakang. Cukup jauh dia mengikuti hingga sampai di gudang tua yang terbengkalai. “Tolong!” pekik Ayunindya.“Percuma kamu teriak, Cantik. Di sini tidak
Ayunindya ingat malam itu. Siangnya dia masih bekerja dan Davin pergi ke lokasi peluncuran produk terbaru. Tapi tiba-tiba malamnya dia pulang dalam keadaan mabuk. Rupanya dia mabuk karena frustasi memikirkan Cantika.“Siapa di sana?” Suara tumpukan map dokumen yang jatuh dari tangan Ayunindya membuat Davin sadar ada orang di luar pintu. Ayunindya gelagapan. Dia tak mau ketahuan dan memilih pergi tapi tangan Davin lebih cepat memegang pergelangan tangan Ayunindya. Tatapan mereka bertemu. Davin yang tadinya ingin marah tiba-tiba tertegun saat melihat mata Ayunindya berkaca-kaca.“Kamu mendengar semuanya?” tanya Davin datar.Ayunindya tersenyum keluh. Dia menahan laju air mata. “Aku hanya ingin meletakkan dokumen ini di mejamu. Tolong lepaskan tanganku.” “Jangan diulangi lagi. Aku tidak suka ada orang yang menguping.” Ayunindya mengangguk dan tersenyum hambar. “Seperti yang kamu mau, Pak Davin.” Dia menarik paksa tangannya dari genggaman Davin. Nyeri di pergelangan tangan tak sebe
Untuk sesaat Ayunindya kehilangan pegangan. Dia tetap saja tidak siap walau tahu dari dulu hari ini akan tiba. Hari di saat dia bertemu masa lalu suaminya. Wanita yang ingin dinikahi Davin tapi terhalang restu kakek Soedjatmiko.“Bercerai? Kalau begitu mintalah pada Davin biar dia menceraikan aku,” ucap Ayunindya berusaha setegar mungkin. Dia lebih memilih melangkah ke pintu keluar daripada meladeni Cantika.“Kamu pasti tahu Davin terhalang oleh wasiat kakeknya. Tapi aku yakin kamu tidak pernah disentuh Davin. Dia sudah berjanji padaku.” Tangan Ayunindya menggantung di udara. Padahal hanya tersisa beberapa sentimeter lagi dari gagang pintu. Beberapa saat gemuruh di dadanya harus dia tenangkan sendiri. Potongan memori selama satu tahun ini silih berganti memenuhi ruang pikirannya. Rumah tangganya memang dingin tanpa sentuhan kecuali malam itu. Malam yang bahkan dia yakin tak pernah dianggap oleh Davin.“Jangan harap kamu akan jadi Nyonya Davin Sabiru selamanya."“Kalau begitu berjuan












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.