Share

20.

Fathia hanya bisa terkulai lemas di ranjang rumah sakit, walaupun hatinya bahagia luar biasa. Beberapa menit yang lalu ia baru saja melahirkan putrinya secara normal, walaupun hanya ditemani Bi Tati. Ia belum sempat menghubungi orangtua juga mertuanya karena merasakan mulas dan juga sudah luar biasa panik.

"Selamat ya Non, non hebat sekali!"

Fathia hanya menanggapinya dengan senyuman dan anggukan kecil, entah mengapa tiba-tiba saja suaranya seperti hilang entah kemana.

Kemudian perhatian Fathia dan Bi Tati teralihkan saat mendengar suara sedikit ramai di dekat pintu kamar rawat inap yang Fathia tempati, disusul pintu yang terbuka.

"Fathia kenapa gak ngasih tahu kalau lahiran, malah bi Tati yang kasih tahu."

"Maaf Mah, udah panik sama mules dan sakit, jadi gak kepikiran buat ngabarin." Ujar Fathia sembari melirik sang Mamah yang sudah berada di dekat bi Tati.

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status