Share

Bab 2149

Author: Aku Mau Minum Air
Tampak seorang pria berpakaian hitam yang memakai penutup wajah menaiki tangga dengan perlahan. Kedua tangannya memeluk sebilah pedang.

"Kamu Luther?" tanya pria berpakaian hitam itu dengan suara rendah.

"Ya." Luther mengangguk.

"Rencana kalian bagus juga. Kalian mencoba memancingku dan ingin mengeroyokku. Sayang sekali, aku tahu rencana kalian. Sekarang kamu sendirian, nggak ada yang bisa membantumu. Kamu pasti akan mati," ujar pria itu tersenyum dingin.

"Ya, kamu juga sama. Kamu juga sendirian. Belum tentu kamu yang bakal menang," timpal Luther dengan tidak acuh.

"Siapa bilang aku mau berduel denganmu?" Pria itu terkekeh-kekeh, lalu bertepuk tangan. Seketika, tampak dua sosok berpakaian hitam melompat masuk dari jendela kanan dan kiri. Mereka juga memakai penutup wajah.

Dengan demikian, ketiga orang itu berdiri berdampingan. Baik itu penampilan ataupun tinggi badan mereka, semuanya sama. Luther sampai kesulitan untuk membedakannya.

"Tiga lawan satu. Jumlah kami lebih banyak," ujar pr
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Wir atno
jadi banyak gini iklan nya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2750

    Senyuman di wajah Gwyn langsung menghilang, ekspresinya yang tadinya manis dan polos pun langsung tertutup oleh hawa dingin. Dia perlahan-lahan mengangkat kepala dan menatap pria serta wanita itu dengan tatapan dingin, seolah-olah sedang melihat dua benda tak bernyawa. Udara di sekitar mereka pun seolah-olah membeku sejenak.Tepat saat tatapan Gwyn berubah seperti hendak melakukan sesuatu, tangan Ignis menepuk bahu Gwyn dengan lembut. Dia maju setengah langkah dan melindungi Gwyn di belakangnya. Setelah itu, dia terus menganggukkan kepalanya ke arah pasangan itu. "Maaf, maaf sekali. Adikku nggak sengaja, nggak melihat jalan. Benar-benar maaf karena sudah mengganggu kalian berdua."Sikap Ignis tulus dan nada bicaranya lembut, terlihat jelas berniat untuk meredakan masalah.Melihat pihak lawan sudah meminta maaf dengan sikap yang baik dan Ignis juga memiliki aura yang luar biasa, rasa kesal pria modis itu karena tertabrak pun agak mereda. Namun, mulutnya tetap tidak mau mengalah. "Lain k

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2749

    Beberapa hari berikutnya, krisis yang menimpa Grup Luca tidak langsung mereda hanya karena penjelasan dari Ariana.Meskipun Bianca untuk sementara menghentikan konfrontasi langsung, asap perang di medan bisnis masih terus menyelimuti.Sebagian besar klien dan pemasok yang telah "dibajak" masih memilih menunggu, seolah-olah ada tangan tak terlihat di balik layar yang mengendalikan situasi.Bianca pun mengerahkan seluruh kekuatan Keluarga Paliama untuk mulai melakukan penyelidikan balik.Dia tidak percaya ada konspirasi yang benar-benar sempurna. Jika memang ada pihak yang menyamar, membawa nama Keluarga Luandi untuk bertindak, mereka pasti akan meninggalkan jejak.Pada saat yang sama, dia juga meningkatkan frekuensi pertukaran informasi dengan Ariana.Walaupun di antara mereka masih ada ganjalan, ketika harus menghadapi musuh yang bersembunyi di balik bayang-bayang, kerja sama rapuh semacam ini terasa perlu.Sementara itu, atas desakan keras Bianca, Luther mulai menjalani kehidupan yang

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2748

    Saat ini, di kediaman Keluarga Luandi, di dalam sebuah ruang kerja klasik yang elegan.Sebagai raja dengan marga berbeda, Ernest secara pribadi menuangkan teh untuk dua orang muda di hadapannya.Suasana di sini sangat berbeda dengan bagian luar. Aura khas kediaman kerajaan berkurang, digantikan dengan sikap hati-hati dan sopan saat berhadapan dengan pihak yang berada di posisi lebih tinggi.Ignis tetap tanpa ekspresi. Terhadap keramahan Ernest, dia hanya mengangguk ringan.Sementara itu, Gwyn mengangkat cangkir teh, menghirup perlahan aromanya. Gerak-geriknya anggun, tetapi secara alami memancarkan jarak."Tehnya bagus," ujar Gwyn setelah menyesapnya, tampak cukup puas."Ini adalah teh spiritual pegunungan, sangat langka. Kalau kalian menyukainya, aku akan segera memerintahkan orang untuk menyiapkannya," kata Ernest sambil tersenyum."Raja Ernest nggak perlu terlalu sungkan," ujar Ignis sambil meletakkan cangkirnya dan langsung ke inti persoalan. "Waktu kami terbatas. Soal yang kami sa

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2747

    Setelah kembali ke perusahaan, Ariana duduk di kursi kantor yang lebar dan ujung jarinya mengetuk pelan permukaan meja yang licin. Di layar, terlihat jelas ringkasan laporan yang dikirim sekretarisnya tentang tekanan dari Grup Luca serta Keluarga Paliama di belakangnya sedang menyebar dengan cepat.Aura terdiam sejenak, lalu tidak ragu lagi dan segera meraih ponselnya. Dia menemukan nomor yang jarang sekali dihubunginya secara langsung padahal sudah lama dihafalnya di luar kepala, lalu menekannya.Setelah berdering beberapa kali, telepon tersambung dan terdengar suara Bianca dari seberang telepon. Suaranya sengaja dijaga terdengar tetap tenang, tetapi tetap tidak mampu menyembunyikan nada dingin dan tajamnya. "Bu Ariana? Benar-benar tamu langka. Kenapa? Mau pamer cara-cara kilat Kediaman Keluarga Luandi atau hanya ingin menikmati keadaanku yang sedang kewalahan?"Ariana tidak menanggapi sindiran dalam kata-kata Bianca dan langsung masuk ke inti persoalan. "Bianca, masalah yang dihadapi

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2746

    Benar! Ariana!Sekarang dia adalah putri angkat Ernest, sangat dipercaya olehnya, memegang hampir setengah kekuasaan keuangan kediaman Keluarga Luandi. Pengaruhnya di dunia bisnis dan kalangan elite terus meningkat dari hari ke hari.Dengan kekuasaan dan sumber daya Keluarga Luandi, jika benar-benar ingin menekan Grup Luca milik Bianca, itu sama sekali bukan hal yang sulit!Lantas, apa motifnya?Mata indah Bianca sedikit menyipit. Kilatan dingin melintas di dalamnya. Kemarin di restoran, dia benar-benar memamerkan kemesraan habis-habisan, membuat Ariana sangat kesal.Dengan sifat Ariana yang angkuh dan dingin, di permukaan mungkin dia tidak akan bereaksi. Namun, menyimpan dendam dan menggunakan cara-cara bisnis untuk menekan, membalas, serta mencoba mempermalukan dirinya jelas bukan hal yang mustahil. Bahkan, pihak lawan mungkin bukan sekadar membalas dendam, melainkan punya niat lain."Ariana, oh Ariana, tak kusangka kamu sekecil hati ini," gumam Bianca pelan. Ujung jarinya tanpa sada

  • Dikejar Lagi oleh Istri CEOku   Bab 2745

    Orang yang menelepon adalah sekretaris pribadi Bianca. Begitu dia berbicara, suaranya sudah bergetar menahan tangis. "Bu Bianca! Gawat! Terjadi masalah besar!""Setengah jam yang lalu, kami berturut-turut menerima beberapa panggilan dari para mitra. Mereka semua secara sepihak memberi tahu bahwa akan menghentikan seluruh kerja sama dengan kita! Semua proyek yang sudah disepakati sebelumnya juga ditangguhkan!""Apa? Menghentikan kerja sama?" Ekspresi Bianca langsung berubah. "Gimana bisa begini? Kontrak sudah ditandatangani, apa mereka berniat melanggar kontrak?""Mereka hanya mengatakan ada penyesuaian strategi dan nggak mau menjelaskan lebih jauh. Soal denda pelanggaran kontrak, mereka bersedia membayar sesuai isi kontrak.""Yang lebih merepotkan, beberapa pemasok bahan baku dan mitra saluran distribusi yang selama ini bekerja sama dengan kita juga baru saja mengirim surat, mengatakan bahwa karena kondisi di luar kendali, mereka nggak bisa lagi memasok barang dan memberikan dukungan s

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status