Share

Bab 221

Penulis: Darlene
Sindy mengirim beberapa pesan yang berisi ancaman dan kesombongan. Setengah jam berlalu dan Clara masih tidak membalasnya. Suasana hatinya tampak baik. Setidaknya, dia telah mencapai tujuannya.

Tepat di saat itu, ponselnya berdering. Nyonya Minah yang meneleponnya.

Dia menjawab telepon dengan nada tidak begitu senang, "Bukannya sudah kubilang jangan hubungi aku kecuali ada hal penting?"

"Bu Sindy, kamu sudah menghancurkan hidupku!" Nyonya Minah tidak lagi menghormatinya seperti sebelumnya. Wanita itu kesal. "Bukannya kamu bilang Pak Jason nggak akan peduli meski aku menyentuh Keluarga Sengadi? Terus, apa hasilnya? Keluarga Utomo nggak mau membantuku lagi sekarang! Mereka bahkan ingin suamiku menceraikanku! Aku pasti sudah gila waktu itu karena percaya omong kosongmu!"

"Nyonya Minah, apa maksudmu?" Ekspresi Sindy menegang. Seolah menyadari sesuatu, dia pun bertanya, "Kamu di mana sekarang?"

"Memangnya aku bisa di mana lagi! Pak Jason menghubungiku kemarin! Aku nggak ingin hidup dalam pe
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Duryati Duryati
helleh.. cuma segitu doang murkanya Jason, pasti ujung-ujungnya di maafin tuh si ulat bulu gatal..
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 270

    Niel mengenakan kemejanya. "Aku nggak terlalu memikirkannya waktu itu.""Benar juga. Bagaimanapun, kamu ...." Henri menusuk dada Niel dengan tangannya, lalu membentuk hati. "Mungkin hatimu tergerak?""Profesor Niel, apa kamu ada di dalam?" Clara mendorong pintu hingga terbuka dan kebetulan melihat pemandangan ini.Dia terdiam beberapa detik, lalu tersenyum canggung. "Maaf, sudah ganggu kalian. Aku keluar dulu."Henri tersadar dari lamunannya, lalu mendorong Niel ke samping, dan mengejarnya sambil berteriak, "Hei! Bukan, kami nggak punya hubungan seperti itu!"Henri menghentikan Clara di koridor dan buru-buru menjelaskan. Setelah Niel keluar dari bangsal, dia baru berkata, "Kalian berdua ngobrol. Aku pergi dulu!"Melihat Henri pergi, Clara tiba-tiba bertanya, "Apa Dokter Henri selalu seaktif ini?""Sifatnya memang seperti itu." Niel menatapnya. "Kamu cari aku?""Apa kamu baik-baik saja?" Clara tidak begitu memahami perasaan orang yang mengidap mysophobia, tetapi dilihat dari ekspresi pr

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 269

    "Ya, itu aku." Clara dengan tenang berbalik. "Boleh aku tanya siapa kamu?"Sahira mengamati wanita itu dari atas ke bawah. Wajahnya tampak tidak senang. "Aku ibunya Nando. Nando dirawat di rumah sakit gara-gara kamu. Jadi, aku mau lihat pesona wanita seperti apa yang bisa membuat putraku begitu impulsif. Rupanya, memang cukup menarik."Nando terluka dan dirawat di rumah sakit?Clara mengerutkan kening. "Nyonya Andreas, aku nggak tahu masalah ini."Dia mendengus dingin. "Kamu mungkin nggak tahu, tapi putraku berkelahi dengan Jason gara-gara kamu. Bukankah kamu juga termasuk pelakunya?""Dia berkelahi dengan Jason, kenapa kamu nggak pergi mencari Jason, tapi malah datang mencariku?"Sahira tersedak. Wajahnya memerah. "Aku akan balas dendam pada Jason karena sudah menyakiti putraku, tapi aku juga mau nasihati wanita sepertimu agar nggak mengganggu putraku lagi!""Aku nggak pernah menganggunya. Tolong cari tahu dengan jelas dulu."Clara tidak ingin berdebat lagi dengannya. Dia berbalik dan

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 268

    Anna maju ke depan. "Pak Jason, kamu baik-baik saja?""Cari tahu siapa orang yang membeli rumah Keluarga Sengadi." Jason mengeluarkan sebatang rokok, lalu menyalakannya dengan korek api logamnya. "Hubungi pembelinya. Aku bisa naikkan harga asalkan bisa beli kembali rumah itu."Dia tidak bisa mengubah kematian orang tuanya Clara.Namun, dia akan memperpanjang hidup Hansen.Dia juga bisa mewakili Clara mendapatkan kembali apa yang menjadi milik Keluarga Sengadi.Kalau Clara ingin tinggal di kediaman Sengadi, dia akan pindah bersamanya. Kalau kerabat Keluarga Sengadi terus mencari masalah dengan Clara, dia akan menyelesaikannya untuknya....Saat orang tuanya Nando mengetahui putra mereka dipukul di Kota Joria, bahkan sampai dirawat di rumah sakit, mereka langsung pergi ke rumah sakit tempat Nando dirawat, begitu turun dari pesawat."Nando!" Farel Andreas mendorong pintu bangsal dan berjalan ke samping tempat tidur bersama istrinya, Sahira Hasim.Nando menatap mereka. "Ayah, Ibu, kenapa k

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 267

    Clara tertegun sejenak, lalu menoleh untuk melihat Anna.Anna melirik Niel, lalu berjalan menghampiri Clara. "Bukankah kamu mau ke toilet? Pak Jason menyuruhku mencarimu."Clara mengangguk dan tak lupa berpamitan dengan Niel.Niel memperhatikan kedua sosok itu menghilang dan tenggelam dalam pikirannya.Tepat di saat itu, seorang pria keluar dari toilet pria, lalu berhenti di sampingnya, dan memanggilnya 'Tuan'.Niel menarik pandangannya, lalu berbalik, dan berkata, "Ayo pergi."...Clara dan Anna tiba di tempat parkir, di mana Jason sudah menunggu di dalam mobil.Begitu masuk ke dalam mobil, pria di sebelahnya tiba-tiba mencondongkan tubuh ke arahnya, menekan tubuhnya bagai gunung yang berat, membuatnya sulit bernapas. Tiba-tiba, Clara merasakan sesuatu yang dingin di lehernya.Sebuah kalung rubi yang menawan menghiasi lehernya yang cantik dan putih.Pria itu tersenyum dan berkata, "Sudah kuduga, warna ini cocok untukmu."Clara bertanya, "Kapan kamu mau kembalikan ponselku?"Senyum Jas

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 266

    Clara memutar kepalanya sedikit. "Bukannya kamu senang pas Sindy memanggilmu seperti itu?"Mungkin karena dia menyebut nama Sindy, Jason melonggarkan cengkeramannya pada telapak tangannya dan menundukkan kepalanya untuk menggigit bahu serta lehernya.Clara meringis kesakitan dan meronta-ronta dalam pelukan Jason. "Jason, lepaskan!"Dia melepaskannya dan merendahkan suaranya. "Aku lebih suka kamu memanggilku suami."Clara terdiam beberapa detik, lalu tersenyum acuh tak acuh. "Masa aku nggak tahu kamu suka dengar? Dulu aku selalu memanggilmu seperti itu, 'kan? Jangan-jangan panggilan itu semuanya ditujukan buat hantu?"Ekspresi pria itu sedikit berubah.Tepat di saat itu, ada beberapa barang ditampilkan di layar besar. Jason mengalihkan pandangannya, lalu merangkulnya, dan menuntunnya untuk duduk di sofa.Pria itu bertanya, "Ada yang kamu suka?"Clara tidak tertarik. "Nggak ada."Jason hanya tersenyum.Barang selanjutnya yang akan dilelang adalah sebuah kalung rubi. Batu rubi berbentuk o

  • Enam Tahun dalam Dingin, Saat Kulepas Dia Memohon Cinta   Bab 265

    Jason membiarkan wanita itu menariknya. "Bukan untuk membohongiku?"Clara menjawab tanpa ragu, "Bukan.""Mau pergi ke acara lelang nggak?"Clara menatapnya dengan ekspresi bingung....Pada akhirnya, dia menyetujui ajakannya. Dia sudah berdiam diri di rumah selama beberapa hari dan hampir gila.Malam harinya, Jason membawa Clara ke rumah lelang.Anna pergi ke tempat duduk penonton, sementara dia membawa Clara ke area belakang panggung.Di acara lelang, tokoh-tokoh terkemuka biasanya tidak duduk di ruang lelang. Sebaliknya, mereka akan duduk di ruang VIP. Layar di ruang VIP terhubung ke layar utama di tempat lelang, memungkinkan semua orang di ruang VIP melihat barang-barang yang dilelang dan harganya dengan jelas."Pak Jason, kamu bawa istrimu datang ke acara lelang ya?"Kebetulan sekali, keduanya bertemu dengan Pak Petra beserta istrinya di koridor lantai dua.Jason berkata, "Hm, kebetulan sekali."Tatapan Nyonya Veby tertuju pada Clara, yang sedang mengamit lengan Jason. Gadis ini bu

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status