Short
I Died In The Freezer

I Died In The Freezer

By:  Flowering TreeCompleted
Language: English
goodnovel4goodnovel
7Chapters
4.5Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

When Joy Staton, my adoptive sister, fainted in the freezer on her birthday, William Staton, my brother, checked on the security footage in rage. The moment he saw that I was the one who took Joy into the freezer, he kicked me inside without hesitation. Before shutting the door, he stared at me in disgust. “You’ve been pushing your luck a lot these days, huh? If I’d been a second too late, Joy would’ve died!” I wanted to defend myself, but William refused to listen and slammed the door shut. I heard him talking to the bodyguards outside. “If she doesn’t apologize, don’t let her out!” But he did not know that Joy had set the freezer to –58 °F. I did not even have the strength to complain about the freezer being cold. William did not know that the sister he once loved dearly had stopped breathing in the freezer. He had killed his only blood relative left in the world.

View More

Chapter 1

Chapter 1

“Sayang, baju ini benar-benar menonjolkan bentuk tubuhmu. Pelatihmu pasti bakal curi-curi pandang dan jadi lebih niat mengajarnya!”

Pacarku, Jeff menyerahkan sepotong bikini yang kainnya sangat minim ke tanganku, sambil tersenyum menggoda.

Wajahku merona saat menerimanya, tapi di dalam hatiku merasa sangat senang.

Namaku Wendy. Aku dikenal sebagai primadona kampus di jurusan tari, sekaligus seseorang yang sama sekali tak bisa berenang. Dengan tinggi badan 170 cm, ditambah lekuk tubuh yang kencang dan proposional hasil latihan menari bertahun-tahun, aku selalu menjadi pusat perhatian ke mana pun diriku pergi.

Sayangnya, aku takut air.

Sangking takutnya, bahkan air di dalam baskom yang hanya menutupi ujung hidungku saja sudah cukup membuatku panik.

Demi membantuku mengatasi ‘masalah kecil’ ini, Jeff rela merogoh kantong untuk mendaftarkan kelas privat di klub renang paling mewah di kota ini.

Karena itulah, aku rela memakai baju renang yang hampir tak menutupi apapun ini.

Kainnya berwarna merah muda, dengan tali-tali tipis yang saling menyilang di punggungku yang putih bersih, mempertegas bentuk tulang belikatku yang indah.

Bagian depannya bahkan lebih menonjol. Setiap kali melangkah, dadaku yang padat seolah ingin membebaskan diri dari kekangan bajunya, menciptakan gelombang yang begitu menggoda.

Potongan segitiga kecil di bagian bawahnya bahkan hampir tak cukup menutupi area paling sensitif, membuat kedua kakiku yang jenjang dan putih mulus terekspos sepenuhnya.

Aku menatap cermin, merasa malu untuk melihat diriku sendiri.

Ini tak terlihat seperti mau belajar renang, melainkan seperti mau menjadi model.

Namun, begitu tiba di area kolam renang, aku baru sadar kalau pikiranku berlebihan.

Dengan tubuh terbungkus handuk mandi, aku berdiri canggung di tepi kolam, seperti penyusup yang tak sengaja tersesat ke sebuah taman.

Petugas resepsionis bilang kalau pelatihku akan segera tiba.

Aku menarik napas dalam-dalam lalu melepaskan handuk yang membungkus tubuhku, memperlihatkan tubuh yang telah ditempa sedemikian rupa itu untuk pertama kalinya di tempat umum seperti ini.

Seketika, aku merasakan beberapa pasang mata, baik secara terang-terangan ataupun sembunyi-sembunyi sedang menatap ke arahku seperti lampu sorot.

Aku mencoba untuk tetap tenang, meski jantungku sudah berdegup kencang.

“Sayang! Cepat datang selamatkan aku!” Aku memanggil nama Jeff di dalam hati, mencoba mencari sedikit keberanian darinya.

Namun siapa sangka, ucapanku bukannya memanggil ksatria pelindungku, melainkan malah mengundang seekor… monster.

“Wendy?”

Sebuah suara pria yang berat dan penuh pesona terdengar dari arah belakang.

Aku menoleh dan seluruh tubuhku langsung membeku.

Pria di hadapanku ini sangat tinggi, diperkirakan lebih dari 185 cm dan hanya mengenakan celana renang profesional berwarna hitam.

Butiran air masih menempel di kulitnya yang sawo matang, memantulkan kilau sehat di bawah cahaya lampu. Bahunya lebar, pinggangnya ramping, otot perutnya terlihat jelas, sementara garis v yang masuk ke dalam batas celana renangnya sangat memancing imajinasi.

Dia pelatihku?

Kepalaku langsung berdengung, aku hampir lupa cara bernapas.

“Halo, aku Roni, pelatihmu.” Dia mengulurkan tangannya, tapi tatapannya sama sekali tidak ragu untuk memandangi tubuhku dari ujung kepala hingga ujung kaki.

Tatapannya itu tak seperti sedang melihat seorang murid, melainkan seperti sedang memeriksa barang koleksi yang akan segera menjadi miliknya, penuh dengan kesan agresif dan dominasi yang tak ditutup-tutupi.

Ditatap seperti itu membuat seluruh tubuhku terasa hangat. Aku reflek ingin menutupi bagian dadaku dengan tangan, tapi malah merasa tindakan itu akan terlihat terlalu ketara.

“Ha… halo….” jawabku terbata-bata sambil mengulurkan tangan untuk menjabat tangannya.

Telapak tangannya sangat besar dan terasa panas, penuh dengan kapalan tipis karena olahraga bertahun-tahun. Saat dia menggenggam tanganku, tekstur kasar itu membuat ujung jariku mati rasa dan sensasi menggelitik seperti aliran listrik aneh menjalar ke seluruh tubuhku.

Aku segera menarik tanganku kembali, sementara jantungku berdetak kencang seperti genderang.

“Sangat takut air?” Sepertinya dia bisa membaca kegugupanku, sementara sudut bibirnya terangkat membentuk senyuman penuh arti.

“Iya… agak.”

“Bagus kalau takut.” Dia melangkah maju selangkah, membuat tubuh tingginya benar-benar mengurungku di dalam bayangannya, lalu melanjutkan, “Selama ada ketakutan, baru ada kepuasaan saat berhasil menaklukkannya. Tenang saja, aku akan membuatmu jatuh cinta pada sensasi berada di dalam air.”

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

No Comments
7 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status