MasukChapter 42
About the Past
Nick berbalik, dengan langkah kaki panjang ia mendekati Vanilla, dan membawa wanita itu ke dalam pelukannya. Dengan posesif ia mendekap tubuh Vanilla seolah hanya wanita itu yang ia miliki di dunia ini.
"Sudah kukatakan jika aku tidak peduli siapa dirimu," ucap Nick dengan suara serak.
"Jangan tinggalkan aku," erang Vanilla.
Ia tidak ingin kehilangan Nick, ia hanya
Epilogue
Chapter 57
Chapter 56
Chapter 55
Chapter 54
Chapter 53
Chapter 44You Have Nothing“Seorang mantan tunangan sedang berusaha menjadi pahlawan kesiangan, betapa konyolnya...,” ejek Charlotte kepada Beck saat mereka berada di bangku pesawat yang melaju menuju Madrid.Beck tersenyum miring. “D
Chapter 43My DestinyVanilla berjalan mondar-mandir di dalam kamarnya, sesekali ia memeriksa layar ponsel yang ada di tangannya."Sayang, duduklah. Jangan panik," ucap Xaviera mencoba menenangkan Vanilla.Vanilla m
Chapter 37Spell of Love"Kau memenangkan taruhan itu, akan kuberikan mobil itu tapi kembalikan Vanilla padaku," ucap Beck lagi penuh tekanan emosi.Ucapan Beck membuat kebahagiaan yang menggebu-gebu selama bersama Nick seolah hancur
Chapter 39Wanna F*ckPagi yang indah karena perasaan bahagia yang memenuhi rongga dada Nick hingga seolah rongga dadanya tidak mampu menamp







