Share

Bab 10

Author: Ogwu kosiso
last update publish date: 2026-10-14 01:25:33

Saat Kelsey kembali ke Ivory Mansion, langit sudah gelap.

Gerbang perlahan terbuka untuk taksi yang ditumpanginya. Dia turun dengan tenang sambil memegang kantong belanjaan di kedua tangannya. Sopir meletakkan sisa kantong belanjaannya di sampingnya sebelum pergi.

Kelsey berdiri di sana sejenak, menatap mansion itu.

Mansion yang dulu dia yakini akan melindunginya.

Namun, sekarang tempat itu hanya terasa dingin.

Dia sudah tidak sabar ingin menemukan apartemennya sendiri dan pergi dari sana.

Dia
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Istri yang Mogok   Bab 10

    Saat Kelsey kembali ke Ivory Mansion, langit sudah gelap.Gerbang perlahan terbuka untuk taksi yang ditumpanginya. Dia turun dengan tenang sambil memegang kantong belanjaan di kedua tangannya. Sopir meletakkan sisa kantong belanjaannya di sampingnya sebelum pergi.Kelsey berdiri di sana sejenak, menatap mansion itu.Mansion yang dulu dia yakini akan melindunginya.Namun, sekarang tempat itu hanya terasa dingin.Dia sudah tidak sabar ingin menemukan apartemennya sendiri dan pergi dari sana.Dia membenarkan genggamannya pada kantong-kantong belanjaan itu, lalu perlahan melangkah masuk.Begitu memasuki ruang tamu, suasananya langsung berubah.Dua orang pelayan yang berada di sana bergantian menoleh ke arahnya.Mata mereka perlahan membelalak.Karena Kelsey telah berubah.Tidak sepenuhnya… tetapi cukup untuk membuat mereka terkejut.Rambutnya, yang biasanya kasar dan diikat asal-asalan, kini tertata rapi setelah menjalani perawatan spa. Kulitnya terlihat lebih bersih. Kusam di wajahnya se

  • Istri yang Mogok   Bab 9

    Sementara itu, Ramon duduk di kursi CEO dengan punggung sedikit bersandar, tatapannya tertuju pada jendela kaca lebar di hadapannya.Di luar, langit terbentang luas tanpa batas, tenang dan jauh—sama seperti dirinya. Jari-jarinya bertumpu ringan pada sandaran tangan kursi, seolah tidak ada apa pun di dunia ini yang bisa mengusiknya.Dia adalah CEO Holloway Holdings. Sebuah nama yang membawa kekuasaan. Nama yang telah bertahan selama beberapa generasi.Selama bertahun-tahun, Holloway Holdings telah berkembang ke berbagai industri, membangun pengaruh yang jauh melampaui satu bidang saja. Namun, dari semua pencapaiannya, ada satu yang paling menonjol…House of Holloway.Merek mewah yang menguasai dunia mode—merek yang dia dirikan sendiri.Ketukan lembut terdengar dari pintu, tetapi tak lama kemudian pintu itu langsung terbuka.Ramon perlahan memutar kursinya menghadap orang yang masuk.“Ram… Tuan Holloway,” sapa Wanda sambil memegang secangkir kopi. Senyum lembut tersungging di bibirnya s

  • Istri yang Mogok   Bab 8

    Lobi rumah sakit mendadak sunyi senyap. Tidak ada seorang pun yang berani berbicara.Wajah sang direktur menegang. Kepercayaan dirinya yang tadi begitu besar langsung lenyap begitu Tuan Rowland angkat bicara.“T-Tuan, ini hanya kesalahpahaman kecil,” kata sang direktur buru-buru sambil memaksakan senyum.“Kesalahpahaman? Seorang pasien yang dirawat di rumah sakit Anda terlihat seperti ini setelah bertahun-tahun?” Kelsey langsung menyahut setelahnya.Dadanya naik turun. Amarah di dalam dirinya semakin membara mendengar perkataan sang direktur.Wajah sang direktur menegang. “Anda—”Namun, dia tidak menyelesaikan kalimatnya. Dia takut kepada Tuan Rowland.“Dia terlihat seperti orang yang ditelantarkan. Apakah memang begini cara rumah sakit ini beroperasi?” Suara Tuan Rowland terdengar tenang, tetapi tetap dingin saat bertanya.Sang direktur langsung panik.“Tidak… tidak… kami akan menyelidikinya,” jawabnya buru-buru sebelum berbalik menghadap administrator rumah sakit.Administrator itu

  • Istri yang Mogok   Bab 7

    Pada hari yang sama, Kelsey meninggalkan rumah menuju rumah sakit, bukan untuk memeriksakan lukanya, melainkan untuk menjenguk ayahnya.Ayahnya, Tony Morgan, menderita stroke hanya sekitar setahun setelah pernikahannya dengan Ramon. Saat itu, Kelsey hanya pernah menjenguknya sekali. Dia tidak tahu bagaimana kondisi ayahnya sekarang, tetapi dia yakin ayahnya belum pulih dan juga belum meninggal. Keluarga Holloway pasti akan memberitahunya jika ayahnya sudah meninggal.“Aku datang untuk menjenguk ayahku, Tony Morgan,” katanya kepada petugas resepsionis, yang kemudian menunjukkan jalan menuju kamar ayahnya.Saat berjalan menyusuri lorong menuju kamar tersebut, matanya sedikit menyipit karena tempat itu terlihat seperti sudah lama ditinggalkan. Namun, dia tidak terlalu memikirkannya.Jantungnya mulai berdebar kencang karena gugup saat berdiri di depan pintu kamar ayahnya setelah empat tahun tidak bertemu. Namun, ketika dia membuka pintu—Bau busuk di dalam kamar itu hampir membuatnya ping

  • Istri yang Mogok   Bab 6

    Keesokan paginya…Kelsey perlahan membuka matanya. Rasa sakit yang tajam menjalar di kepalanya, membuatnya langsung memejamkan mata kembali. Alisnya berkerut saat dia mengerang pelan. Semuanya terasa berat… tubuhnya, pikirannya… bahkan napasnya.Dia masih kebingungan ketika pintu tiba-tiba terbuka.Brak!“Kelsey!”Doris melangkah masuk dengan wajah penuh amarah. Suaranya tajam dan keras, cukup untuk menggema di seluruh ruangan.“Jadi, kamu masih berbaring setelah mempermalukan keluarga ini tadi malam?”Kelsey terdiam sejenak sebelum perlahan membuka matanya. Dia tetap berbaring di tempat tidur, terlalu lemah untuk bangun.Doris tidak berhenti.“Jatuh terguling dari tangga di depan semua orang! Apa kamu tahu betapa memalukannya itu?” Tatapan matanya dipenuhi rasa jijik.Kelsey tidak mengatakan apa-apa. Jari-jarinya mengepal di sisi tubuhnya.“Jangan salahkan dia, Ibu. Ibu tahu dia memang selalu ceroboh. Dia tidak sengaja terjatuh,” ujar Wanda lembut sambil meletakkan tangannya di lenga

  • Istri yang Mogok   Bab 5

    Kelsey keluar dari kamarnya setelah berganti pakaian.Kain lembut itu menyentuh kulitnya dengan halus saat dia dengan hati-hati memegang sisi gaunnya, takut tanpa sengaja menginjaknya.Untuk sesaat, dia berdiri diam di luar pintu kamarnya. Sudah sangat lama sejak terakhir kali dia berdandan seperti ini.Gaun itu tidak terlalu mahal. Tidak mencolok. Namun, gaun itu membuatnya merasa menjadi manusia lagi.Jari-jarinya tanpa sadar menyentuh bahan yang halus itu sebelum dia perlahan mengangkat kepalanya.Lalu, dia membeku.Di ujung koridor, Ramon berdiri.Punggungnya menghadap ke arahnya sementara dia menempelkan ponsel ke telinganya. Satu tangannya berada santai di dalam saku saat dia berbicara dengan tenang melalui telepon.Kelsey berhenti bernapas selama sedetik.Bahkan dari belakang… pria itu terlihat tampan, dingin, dan tak tersentuh.Jas hitam yang dikenakannya membalut tubuhnya yang tinggi dengan sempurna, membuat kehadirannya yang sudah berwibawa terasa semakin mengintimidasi.Tid

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status