LOGIN"Apakah kau berselingkuh dengannya?" Ramon menatap tajam. "Kata siapa? Kau sendiri yang memamerkan simpananmu ke mana-mana, bahkan membawanya masuk ke rumah kita." Menikah demi perlindungan. Terjebak dalam kebisuan. Tanpa ingatan tentang siapa dirinya, Kelsey Morgan memasuki pernikahan tanpa cinta dan menanggung segalanya tanpa pernah mempertanyakan apa pun—pengabaian, sikap dingin, dan keluarga yang memperlakukannya seolah-olah dia bukan bagian dari mereka. Sampai ingatannya kembali. Dan bersama ingatan itu… kekuatannya pun kembali. Istri yang pendiam dan penurut itu menghilang dalam semalam. Sebagai gantinya, muncullah seorang wanita yang tahu persis siapa dirinya—dan apa yang pantas dia dapatkan. Langkah pertamanya? “Perceraian.” Jawaban suaminya? “Tidak.” Jadi, dia melakukan sesuatu yang lebih buruk. Dia tetap tinggal… Namun sepenuhnya keluar dari kehidupan suaminya. Kini, suami yang tak pernah peduli itu justru kehilangan kendali. Karena wanita yang selama ini dia abaikan bukan lagi miliknya untuk dipertahankan.
View MoreSaat Kelsey kembali ke Ivory Mansion, langit sudah gelap.Gerbang perlahan terbuka untuk taksi yang ditumpanginya. Dia turun dengan tenang sambil memegang kantong belanjaan di kedua tangannya. Sopir meletakkan sisa kantong belanjaannya di sampingnya sebelum pergi.Kelsey berdiri di sana sejenak, menatap mansion itu.Mansion yang dulu dia yakini akan melindunginya.Namun, sekarang tempat itu hanya terasa dingin.Dia sudah tidak sabar ingin menemukan apartemennya sendiri dan pergi dari sana.Dia membenarkan genggamannya pada kantong-kantong belanjaan itu, lalu perlahan melangkah masuk.Begitu memasuki ruang tamu, suasananya langsung berubah.Dua orang pelayan yang berada di sana bergantian menoleh ke arahnya.Mata mereka perlahan membelalak.Karena Kelsey telah berubah.Tidak sepenuhnya… tetapi cukup untuk membuat mereka terkejut.Rambutnya, yang biasanya kasar dan diikat asal-asalan, kini tertata rapi setelah menjalani perawatan spa. Kulitnya terlihat lebih bersih. Kusam di wajahnya se
Sementara itu, Ramon duduk di kursi CEO dengan punggung sedikit bersandar, tatapannya tertuju pada jendela kaca lebar di hadapannya.Di luar, langit terbentang luas tanpa batas, tenang dan jauh—sama seperti dirinya. Jari-jarinya bertumpu ringan pada sandaran tangan kursi, seolah tidak ada apa pun di dunia ini yang bisa mengusiknya.Dia adalah CEO Holloway Holdings. Sebuah nama yang membawa kekuasaan. Nama yang telah bertahan selama beberapa generasi.Selama bertahun-tahun, Holloway Holdings telah berkembang ke berbagai industri, membangun pengaruh yang jauh melampaui satu bidang saja. Namun, dari semua pencapaiannya, ada satu yang paling menonjol…House of Holloway.Merek mewah yang menguasai dunia mode—merek yang dia dirikan sendiri.Ketukan lembut terdengar dari pintu, tetapi tak lama kemudian pintu itu langsung terbuka.Ramon perlahan memutar kursinya menghadap orang yang masuk.“Ram… Tuan Holloway,” sapa Wanda sambil memegang secangkir kopi. Senyum lembut tersungging di bibirnya s
Lobi rumah sakit mendadak sunyi senyap. Tidak ada seorang pun yang berani berbicara.Wajah sang direktur menegang. Kepercayaan dirinya yang tadi begitu besar langsung lenyap begitu Tuan Rowland angkat bicara.“T-Tuan, ini hanya kesalahpahaman kecil,” kata sang direktur buru-buru sambil memaksakan senyum.“Kesalahpahaman? Seorang pasien yang dirawat di rumah sakit Anda terlihat seperti ini setelah bertahun-tahun?” Kelsey langsung menyahut setelahnya.Dadanya naik turun. Amarah di dalam dirinya semakin membara mendengar perkataan sang direktur.Wajah sang direktur menegang. “Anda—”Namun, dia tidak menyelesaikan kalimatnya. Dia takut kepada Tuan Rowland.“Dia terlihat seperti orang yang ditelantarkan. Apakah memang begini cara rumah sakit ini beroperasi?” Suara Tuan Rowland terdengar tenang, tetapi tetap dingin saat bertanya.Sang direktur langsung panik.“Tidak… tidak… kami akan menyelidikinya,” jawabnya buru-buru sebelum berbalik menghadap administrator rumah sakit.Administrator itu
Pada hari yang sama, Kelsey meninggalkan rumah menuju rumah sakit, bukan untuk memeriksakan lukanya, melainkan untuk menjenguk ayahnya.Ayahnya, Tony Morgan, menderita stroke hanya sekitar setahun setelah pernikahannya dengan Ramon. Saat itu, Kelsey hanya pernah menjenguknya sekali. Dia tidak tahu bagaimana kondisi ayahnya sekarang, tetapi dia yakin ayahnya belum pulih dan juga belum meninggal. Keluarga Holloway pasti akan memberitahunya jika ayahnya sudah meninggal.“Aku datang untuk menjenguk ayahku, Tony Morgan,” katanya kepada petugas resepsionis, yang kemudian menunjukkan jalan menuju kamar ayahnya.Saat berjalan menyusuri lorong menuju kamar tersebut, matanya sedikit menyipit karena tempat itu terlihat seperti sudah lama ditinggalkan. Namun, dia tidak terlalu memikirkannya.Jantungnya mulai berdebar kencang karena gugup saat berdiri di depan pintu kamar ayahnya setelah empat tahun tidak bertemu. Namun, ketika dia membuka pintu—Bau busuk di dalam kamar itu hampir membuatnya ping






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.