Share

Bab 2505

Penulis: Musim Gugur
Rose spontan mengirim pesan kepada Juno.

[ Kapan kamu pulangnya? ]

Rose menuruni ranjang, membuka tirai jendela, dan cahaya matahari bersinar ke dalam. Dia meregangkan tubuhnya. Ketika melihat Juno tidak membalas pesannya, dia pun pergi membasuh tubuhnya. Saat Rose menyelesaikan sarapannya dan mengendarai mobil ke perusahaan, Juno juga masih belum membalas pesannya. Jangan-jangan Juno sedang makan malam?

Rose terus-terusan melihat ponselnya. Hanya saja, kali ini ketika melihat tidak ada notifika
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Ya itu imbas dari PERILAKUMU Sendiri yg MELANGGAR Janjimu pada JUNO Agar Tidak Bertemu DEVIN lagi, ROSE !!! Kamu itu Suka Tidak Berhati-hati dlm bertindak !!! Sehingga Orang Lain yg IRI DENGKI padamu MUDAH Nindas/Celakai/Fitnah² Dirimu kyk HALLIE & ESTER !!!
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2914

    Pria itu memegang erat gelas teh di tangannya. Alhasil, teh di dalam gelas sedikit bergerak. Dia meletakkan gelas, lalu memalingkan kepalanya. Sepasang tatapan mendalam melihat ke sisi wanita di dalam pelukan Morgan.Satu tangan Theresia menahan pundak Morgan, lalu saling bertatapan dengannya. “Tuan Morgan yang bijaksana jangan sampai masuk ke dalam jebakan provokasi orang lain, ya.”Tatapan Morgan semakin tajam. “Aku hanya percaya dengan apa yang aku lihat.”“Apa yang kamu lihat?” Theresia memiringkan kepalanya bersandar di atas pundak Morgan sembari berbicara. Napasnya diembuskan ke atas dagu Morgan. Mata indahnya kelihatan sedikit berkilauan. “Lebih penting yang kamu lihat atau yang kamu rasakan?”Morgan tidak berbicara.Theresia mendengus dingin. Terdengar sedikit rasa tidak berdaya dan kesal di dalam nada bicaranya. “Kalau nggak, aku akan korek hatiku untuk diperlihatkan kepadamu. Biar kamu lihat ada orang lain atau nggak?”Morgan memiringkan sedikit tubuhnya, menindih Theresia di

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2913

    Di kejauhan, Theresia menggigit pelan bibir merahnya. Dia melihat Dias sedang berusaha untuk menjilat Morgan. Jelas-jelas Theresia tahu Morgan bukanlah tipe orang yang gampang terpengaruh, hanya saja dia tetap tidak bisa meredam api di dalam hatinya.Theresia menuangkan segelas teh dan juga segelas alkohol, lalu berjalan ke sisi Morgan. Dia bertanya dengan tersenyum tipis, “Tuan Morgan, mau teh atau alkohol?”Morgan mengangkat kelopak matanya. Dia menatap dua gelas di tangan Theresia, lalu langsung mengambil gelas alkohol. “Aku minum alkohol. Kamu minum teh saja!”Rasa iri seketika tumbuh di dalam hati Dias. Padahal dia sudah berbicara panjang lebar dan juga sudah meneguk 3-4 gelas alkohol, Morgan tetap saja tidak menyentuh setetes pun alkohol. Sekarang, Theresia datang dan mengatakan kata-kata yang begitu singkat, Morgan malah langsung menghabiskan segelas alkohol.“Terima kasih Tuan Morgan sudah berkenan untuk minum!” Theresia meminum gelas teh. Dia membalikkan tubuhnya hendak berjal

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2912

    Selanjutnya, Morgan, Vino, Lutan, dan yang lainnya sedang mengobrol. Mengenai yang lain, mereka juga berlagak sedang berbasa-basi dengan sungkan.Entah semua ini firasat Arvan saja atau bukan, setiap kali ada yang bersulang kepada Theresia, Morgan yang tadinya sedang mengobrol dengan Vino selalu melihat kemari dengan mendadak, lalu ingin bertanya beberapa hal dengan orang yang bersulang.Masalah bersulang pun jadi diabaikan.Setelah selesai makan, waktu sudah menunjukkan sekitar pukul sembilan. Kelvin segera mengatakan bahwa dia sudah mereservasi ruangan VIP di lantai atas. Dia mengundang semuanya untuk lanjut minum di lantai atas.Morgan tidak menolak. Vino tahu ada apa di atas sana. Dia khawatir semua orang tidak akan leluasa jika dirinya berada di tempat, dia pun menggunakan alasan masih ada pekerjaan malam ini untuk pamit lebih dulu.Dengan ekspresi ramah, Vino berpamitan kepada Morgan, “Lain hari kalau ada waktu, aku akan mengundang Tuan Morgan lagi. Aku dengar-dengar Tuan Jemmy j

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2911

    Dias melihat kemari dengan tersenyum. “Nona Theresia lulusan sastra, ya? Bahkan untuk bersulang saja begitu puitis. Untung Tuan Morgan sangat berbakat. Kalau nggak, mungkin dia nggak akan berhasil minum teh dari kamu!”Theresia membalas dengan tenang, “Bukankah Tuan Morgan yang memulai lebih dulu? Nona Dias lagi menyindirku atau Tuan Morgan?”Semua orang tertegun, bahkan Arvan ikut menoleh ke sisi Theresia. Ucapan itu jelas menyentil Dias, tapi juga sangat memungkinkan menyinggung Morgan!Ini sama sekali bukan gaya Theresia!Dias juga tidak menyangka Theresia akan begitu terang-terangan. Dia pun tersenyum. “Aku memang iri dengan bakat Tuan Morgan dan Nona Theresia. Tadi aku cuma bercanda saja. Nona Theresia nggak perlu seserius ini, jadinya malah bikin jantungku berdetak kencang!”Theresia mengeluarkan nada bicara yang lebih serius lagi. “Sesuai dengan usia Nona Dias, jantungmu bisa berdetak kencang kemungkinan karena masalah peredaran darahmu. Jangan disepelekan!”Dias terdiam. Dia ya

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2910

    Pria yang disapa Tuan Lutan memperkenalkannya kepada Morgan dengan tersenyum. “Dia adalah Arvan dari Perusahaan Thosom yang pernah aku bicarakan kepadamu sebelumnya.”Morgan hanya mengangguk dengan perlahan.Kelvin juga bersalaman dengan Charlie dan Vino, lalu berbasa-basi dengan hangat. Kelihatannya hubungan mereka memang sangat bagus.Produk perusahaan Kelvin sama dengan milik Arvan. Mereka berdua barulah saingan bisnis yang sebenarnya, sedangkan Kelvin memiliki hubungan dekat dengan Vino. Dia pun lebih memungkinkan untuk menang. Alhasil, senyuman puas mulai kelihatan di atas wajahnya.Semua orang berangsur-angsur duduk di tempat. Berhubung jamuan ini diatur oleh Vino, yang bisa hadir juga bisa dianggap sebagai orang kepercayaannya, jadi jumlah orang di pertemuan makan malam ini tidak terlalu banyak.Saat duduk, Arvan, Kelvin, dan yang lainnya memperhatikan bahwa Vino tidak duduk di kursi utama, melainkan dengan hormat mempersilakan posisi utama kepada Morgan.Sinyal ini sangat penti

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2909

    Theresia duduk di samping. Dia tahu Dias sengaja telepon agar dia bisa mendengarnya. Klien yang kerap dipanggil Tuan Yumin itu awalnya memang duluan menghubungi Perusahaan Kuma untuk bekerja sama. Mereka sudah bernegosiasi selama setengah bulan, semua syarat kerja sama sudah disepakati, bahkan sudah sampai tahap penandatanganan kontrak.Namun, karena urusan pengakuan keluarga, Theresia tidak masuk kantor selama dua hari, Dias pun langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk merebut kliennya.Klien juga memiliki hak dalam memilih. Dia bebas ingin bekerja sama dengan siapa saja. Tadinya Theresia tidak mempermasalahkannya. Siapa sangka begitu bertemu dengan Dias, Dias malah memberinya ancaman secara tersirat.Theresia merasa lucu. Dia juga berarti Dias benar-benar telah menganggapnya sebagai lawan tangguh!Arvan dan Kelvin juga hanya sekadar teman yang kelihatannya akrab di depan saja. Setelah mengobrol beberapa saat, mereka pun mencari alasan untuk duduk terpisah.Dias kembali duduk di sis

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 101

    Keduanya tertidur sambil berpelukan. Cahaya bulan berlalu tanpa suara. Malam pun berlalu dalam sekejap mata.Ketika cakrawala baru memutih, Reza tiba-tiba terbangun. Dia membuka matanya, setelah beberapa saat baru menyadari dirinya tidur di kamar tamu. Reza benar-benar tidur di sini sepanjang malam.C

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 60

    Cuaca di Jembara sudah mulai memanas di bulan Mei. Semester akan segera berakhir dan mahasiswa di Jembara University semakin sibuk.Siswa semester akhir sibuk mencari pekerjaan, mempersiapkan diri untuk sidang skripsi dan sibuk mengucapkan selamat tinggal, sedangkan Sonia dan teman-temannya juga sibu

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 153

    Reza mematikan rokok di dalam asbak, lalu menyilangkan kakinya, dan berkata dengan sangat lembut, “Aku sudah janjian sama orang, nggak enak untuk batalin. Aku akan traktir kalian lain kali.”Farel segera menjawab, “Jangan, dong? Paman sudah banyak membantu kami, jadi sudah seharusnya aku berterima ka

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 73

    Mereka naik ke lantai dua. Venny berjalan di depan dan membawa mereka berdua ke ruang ganti, membuka lemari, mengeluarkan setumpuk pakaian dan meletakkannya di sofa. Lalu, dia berkata dengan suara rendah, “Semua baju ini nggak pernah dipakai. Kamu bisa memilihnya sendiri.”“Oke.” Sonia mengangguk pel

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status