Share

Bab 2514

Author: Musim Gugur
Hari mulai terasa hangat. Sudah ada orang yang tidak sabaran mengganti pakaian tipis untuk menyambut musim semi. Jalanan Kota Jembara yang telah sunyi sepanjang musim dingin, seketika telah dipenuhi dengan warna-warna cerah.

Theresia lembur hingga jam delapan malam. Dia menutup lampu di ruang kerjanya. Dia adalah orang terakhir yang meninggalkan perusahaan.

Lampu jalan berkilauan. Pejalan kaki saling berdesakan. Saat Theresia sedang menghentikan mobilnya di depan lampu merah, dia menurunkan sete
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter
Mga Comments (1)
goodnovel comment avatar
Dyandra Mulya
Sup Tomat ? ... Asem donk?
Tignan lahat ng Komento

Pinakabagong kabanata

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3072

    Ketika Yandi dan anggota keluarga Torna mengobrol tak sampai setengah jam, terdengar suara jeritan dari luar. “Bu Sarah, keluar bentar. Coba lihat apa dia itu tamu keluarga kalian?”Kening Yandi berkerut dalam seketika. Dia teringat sesuatu, lalu berjalan keluar terlebih dahulu.Kedua orang tua juga segera berjalan keluar. Seorang wanita berusia 50-an tahun dengan mengenakan terusan motif bunga sedang berdiri di luar sana. Ketika melihat anggota Keluarga Torna berjalan keluar, dia segera menunjuk Tasya yang berdiri di samping sembari berkata, “Apa dia itu tamu keluargamu?”Tasya merasa canggung hingga wajahnya memerah. “Kamu jangan jerit lagi. Aku sudah bilang akan bayar kamu!”Yandi berjalan maju, lalu bertanya, “Apa yang terjadi?”Wanita berambut ikal segera mengoceh panjang, “Siapa perempuan ini? Dia malah mencabut bibit anggrekku untuk diberikan kepada kelinci! Bibit anggrekku mahal sekali. Apa kalian tidak punya etika? Apa kalian tahu betapa mahalnya anggrek-anggrek itu? Kalau aku

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3071

    Sepertinya Tora telah berkelahi dengan mereka, wajahnya kelihatan sedikit memar. Dia sedang mengadang di hadapan orang tua Keluarga Torna, berdebat dengan orang-orang yang memaksa mereka untuk tanda tangan.Yandi masuk ke dalam. Di bawah tatapan kaget orang-orang, dia mengambil surat perjanjian tersebut dan merobeknya. Dia berkata dengan nada dingin, “Keluarga Torna tidak akan pindah. Segera tinggalkan tempat ini!”Pemimpin dari para preman segera berdiri. “Siapa kamu? Kenapa kami mesti dengar katamu?”Yandi mengangguk. “Mulai sekarang, aku mewakili Keluarga Torna!"Tasya berkata dengan dingin, “Apa kalian punya izin pembongkaran yang sah? Kalau nggak, tindakan kalian sekarang termasuk menerobos masuk ke rumah orang tanpa izin, ditambah lagi dengan merusak harta benda milik orang lain. Perbuatan itu adalah perbuatan melanggar hukum. Kami bisa menuntut kalian!”Pemimpin kelompok preman itu langsung menatap Tasya dengan dingin. “Tuntut aku? Pergi sana, dasar bocah tengik ….”Saat pria it

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3070

    Tempat Yandi janjian untuk bertemu tepat di kedai teh seberang hotel. Mereka berdua menunggu beberapa menit sebelum orang itu tiba.Orang itu adalah pria berusia sekitar 30-an tahun. Dia mengenakan kacamata hitam dengan setelan olahraga berwarna biru tua.Saat melihat sosok Yandi dari kejauhan, pria itu pun menunjukkan ekspresi penuh antusias. Dia berjalan kemari sembari melebarkan lengannya.Yandi berjalan menghampirinya sembari bertos tangan dengan pria itu, kedua pundak saling ditabrakkan, kemudian mereka pun berpelukan. Dari interaksi mereka, sepertinya pria itu adalah teman baik Yandi yang sudah lama tidak bertemu.“Sudah bertahun-tahun tidak ketemu. Ketika kamu tiba-tiba mencariku, aku jadi merasa sedikit tidak percaya!” Pria itu melepaskan kacamata hitamnya, lalu menunjukkan wajahnya. Nada bicaranya terdengar sedikit emosional.Yandi tersenyum. “Iya, memang sudah bertahun-tahun tidak ketemu!”“Waktu itu, aku dengar-dengar misi kalian gagal. Aku kira kamu ….” Pria itu tidak melan

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3069

    Ketika melihat Yandi sedang melihat kemari, Tasya segera mengeluarkan sebuah penutup mata dari dalam rak samping ranjang. Dia mengisyaratkan dirinya akan menutup matanya.“Aku sudah mandi!” balas Yandi dengan nada datar, lalu memalingkan kepalanya untuk bertanya, “Aku tutup lampu, ya?”Lampu dinding di samping Yandi masih menyala.Yandi memiringkan setengah badannya, lalu memalingkan kepalanya untuk melihat Tasya. Tasya juga sedang menatapnya. Kedua pasang mata saling bertemu. Udara seketika berubah hening.Mereka berdua saling menatap satu sama lain dalam waktu lima detik.Tatapan Tasya terlihat jernih dan dalam bagai air danau, dengan sedikit riak di atasnya. Di bawah pencahayaan gelap, air itu tidak berhenti bergejolak.Bagian kerah dari kaus lebar Tasya tertekan hingga memperlihatkan setengah pundaknya. Kulit putih dan lembut itu terlihat sangat mempesona.Beberapa saat kemudian, kamar menjadi gelap. Seluruh kemesraan dan kasmaran di antara mereka telah menghilang.Di dalam kegelap

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3068

    Tasya tidak bertanya apa-apa. Dia kembali ke kamarnya untuk mengambil ponselnya. Tasya datang tanpa membawa apa-apa, hanya ponsel saja.Mereka berdua turun ke lantai bawah. Area tangga sangatlah gelap. Tasya spontan menggenggam tangan Yandi. Kali ini, Yandi tidak mendorongnya.Nyali Tasya pun semakin besar. Dia menggenggam erat jari-jari Yandi, lalu perlahan menggenggam seluruh telapak tangannya.Tangan Yandi lebar dengan ruas-ruas jari yang tegas. Telapak tangannya dipenuhi kapalan tipis. Namun bagi Tasya, tangan itu tidak terasa kasar sama sekali. Sebaliknya, dia justru menggenggamnya semakin erat.Di lorong yang gelap dan sunyi, Tasya seolah-olah bisa mendengar suara detak jantungnya sendiri. “Deg! Deg!” Dia merasa sedikit gugup, canggung, dan juga gembira.Setelah meninggalkan penginapan, Yandi mengendarai mobil membawa Tasya ke kota bawah pegunungan.Yandi melempar jaketnya ke tubuh Tasya. Di dalam kegelapan, lekuk wajah pria itu kelihatan semakin dingin dan arogan saja. “Kamu tid

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 3067

    “Tasya!” Suara Yandi terdengar serak karena panik. Dia pun mengetuk pintu kamar sebelah.Pintu telah dibuka. Tasya langsung berlari ke dalam pelukan Yandi.Yandi melihat ke dalam kamar. Dia tidak menyadari ada yang aneh. Akhirnya dia pun merasa lega. Pada saat ini, Yandi bertanya, “Apa yang terjadi?”Suara Tasya terdengar gemetar. “Ada … ada tikus!”Yandi menghela napas panjang. Dia menjelaskan dengan nada menghibur, “Wajar sekali kalau ada tikus di tempat seperti ini. Tikus itu cuma numpang lewat kamarmu saja. Kamu tidak akan digigit. Malahan tikus takut sekali sama kamu!”Tasya menggeleng di dalam pelukan Yandi.Yandi menunduk. Dia menyadari Tasya hanya mengenakan kaus tanpa celana. Kedua paha putih dan kurus itu terpampang sangat jelas. Di bawah pencahayaan remang, warna putih itu kelihatan sangat mencolok.Di sisi lain, Yandi baru saja selesai mandi dan bersandar di atas ranjang. Dia mengenakan celana tanpa mengenakan pakaian.Tenggorokan Yandi terasa kering. Dia tanpa sadar melaku

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 106

    Suara Sonia bergetar saat bertanya, “Satu dus isi berapa?”Reza memikirkannya dengan serius, “Kira-kira ada 50 kotak.”Ekspresi Sonia terlihat lebih kaget daripada malu, “Bagaimana kamu lewati kasir?”Apakah kasir melihatnya seperti melihat orang cabul?Reza mengerutkan kening, “Kasir itu apa?”Sonia men

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 81

    Ibunya Cindy akhirnya luluh dan menganggukkan kepala sambil berkata, “Ok, tunggu sebentar. Mama kirimkan uang ke rekening kamu dulu.”Ferdi panik dan berseru, “Kalian bodoh, ya?! Jelas-jelas tahu si Bobby itu pembohong, tapi masih saja kasih uang ke dia!”“Siapa yang pembohong?” tanya Cindy lagi sambi

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 120

    Hana mengedipkan matanya, “Reza, apa maksud kamu ini?”Reza menyapukan sorot mata yang dingin ke wajah Hana, “Apa kamu nggak mengenal mereka?”Hana tertawa dengan suara yang sedikit dipaksakan, “Bagaimana mungkin aku bisa mengenal mereka?”Seseorang yang berjongkok di paling depan, tiba-tiba mengangkat

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 133

    Pesan sudah dikirim Sonia, tapi dia tidak mendapatkan balasan apa-apa.Hari ini Ranty juga sedang senggang, dia membawa Sonia untuk pergi bersenang-senang, mencicipi masakan baru.Tak disangka di saat meninggalkan restoran, mereka malah bertemu dengan Melvin. Dia dan temannya juga makan di sini. Melvi

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status