Share

Bab 2718

Author: Musim Gugur
Raut wajah Kase menjadi muram. Tatapannya yang tajam kelihatan sedikit dingin. “Tuan Melvin, kamu jangan permainkan aku karena perbedaan budaya. Ini namanya tidak sopan!”

“Sopan?” Melvin mendengus dingin. “Seandainya bukan karena Sonia berpesan untuk menjagamu, aku pasti akan menjualmu ke gunung untuk jadi anak asuh orang desa di sana. Itu baru namanya sopan santun!”

Kase tidak mengerti, hanya saja dia melakukan ekspresi sangat marah, berlagak mengerti omongan Melvin.

Mereka berdua berjalan ke s
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2914

    Pria itu memegang erat gelas teh di tangannya. Alhasil, teh di dalam gelas sedikit bergerak. Dia meletakkan gelas, lalu memalingkan kepalanya. Sepasang tatapan mendalam melihat ke sisi wanita di dalam pelukan Morgan.Satu tangan Theresia menahan pundak Morgan, lalu saling bertatapan dengannya. “Tuan Morgan yang bijaksana jangan sampai masuk ke dalam jebakan provokasi orang lain, ya.”Tatapan Morgan semakin tajam. “Aku hanya percaya dengan apa yang aku lihat.”“Apa yang kamu lihat?” Theresia memiringkan kepalanya bersandar di atas pundak Morgan sembari berbicara. Napasnya diembuskan ke atas dagu Morgan. Mata indahnya kelihatan sedikit berkilauan. “Lebih penting yang kamu lihat atau yang kamu rasakan?”Morgan tidak berbicara.Theresia mendengus dingin. Terdengar sedikit rasa tidak berdaya dan kesal di dalam nada bicaranya. “Kalau nggak, aku akan korek hatiku untuk diperlihatkan kepadamu. Biar kamu lihat ada orang lain atau nggak?”Morgan memiringkan sedikit tubuhnya, menindih Theresia di

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2913

    Di kejauhan, Theresia menggigit pelan bibir merahnya. Dia melihat Dias sedang berusaha untuk menjilat Morgan. Jelas-jelas Theresia tahu Morgan bukanlah tipe orang yang gampang terpengaruh, hanya saja dia tetap tidak bisa meredam api di dalam hatinya.Theresia menuangkan segelas teh dan juga segelas alkohol, lalu berjalan ke sisi Morgan. Dia bertanya dengan tersenyum tipis, “Tuan Morgan, mau teh atau alkohol?”Morgan mengangkat kelopak matanya. Dia menatap dua gelas di tangan Theresia, lalu langsung mengambil gelas alkohol. “Aku minum alkohol. Kamu minum teh saja!”Rasa iri seketika tumbuh di dalam hati Dias. Padahal dia sudah berbicara panjang lebar dan juga sudah meneguk 3-4 gelas alkohol, Morgan tetap saja tidak menyentuh setetes pun alkohol. Sekarang, Theresia datang dan mengatakan kata-kata yang begitu singkat, Morgan malah langsung menghabiskan segelas alkohol.“Terima kasih Tuan Morgan sudah berkenan untuk minum!” Theresia meminum gelas teh. Dia membalikkan tubuhnya hendak berjal

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2912

    Selanjutnya, Morgan, Vino, Lutan, dan yang lainnya sedang mengobrol. Mengenai yang lain, mereka juga berlagak sedang berbasa-basi dengan sungkan.Entah semua ini firasat Arvan saja atau bukan, setiap kali ada yang bersulang kepada Theresia, Morgan yang tadinya sedang mengobrol dengan Vino selalu melihat kemari dengan mendadak, lalu ingin bertanya beberapa hal dengan orang yang bersulang.Masalah bersulang pun jadi diabaikan.Setelah selesai makan, waktu sudah menunjukkan sekitar pukul sembilan. Kelvin segera mengatakan bahwa dia sudah mereservasi ruangan VIP di lantai atas. Dia mengundang semuanya untuk lanjut minum di lantai atas.Morgan tidak menolak. Vino tahu ada apa di atas sana. Dia khawatir semua orang tidak akan leluasa jika dirinya berada di tempat, dia pun menggunakan alasan masih ada pekerjaan malam ini untuk pamit lebih dulu.Dengan ekspresi ramah, Vino berpamitan kepada Morgan, “Lain hari kalau ada waktu, aku akan mengundang Tuan Morgan lagi. Aku dengar-dengar Tuan Jemmy j

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2911

    Dias melihat kemari dengan tersenyum. “Nona Theresia lulusan sastra, ya? Bahkan untuk bersulang saja begitu puitis. Untung Tuan Morgan sangat berbakat. Kalau nggak, mungkin dia nggak akan berhasil minum teh dari kamu!”Theresia membalas dengan tenang, “Bukankah Tuan Morgan yang memulai lebih dulu? Nona Dias lagi menyindirku atau Tuan Morgan?”Semua orang tertegun, bahkan Arvan ikut menoleh ke sisi Theresia. Ucapan itu jelas menyentil Dias, tapi juga sangat memungkinkan menyinggung Morgan!Ini sama sekali bukan gaya Theresia!Dias juga tidak menyangka Theresia akan begitu terang-terangan. Dia pun tersenyum. “Aku memang iri dengan bakat Tuan Morgan dan Nona Theresia. Tadi aku cuma bercanda saja. Nona Theresia nggak perlu seserius ini, jadinya malah bikin jantungku berdetak kencang!”Theresia mengeluarkan nada bicara yang lebih serius lagi. “Sesuai dengan usia Nona Dias, jantungmu bisa berdetak kencang kemungkinan karena masalah peredaran darahmu. Jangan disepelekan!”Dias terdiam. Dia ya

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2910

    Pria yang disapa Tuan Lutan memperkenalkannya kepada Morgan dengan tersenyum. “Dia adalah Arvan dari Perusahaan Thosom yang pernah aku bicarakan kepadamu sebelumnya.”Morgan hanya mengangguk dengan perlahan.Kelvin juga bersalaman dengan Charlie dan Vino, lalu berbasa-basi dengan hangat. Kelihatannya hubungan mereka memang sangat bagus.Produk perusahaan Kelvin sama dengan milik Arvan. Mereka berdua barulah saingan bisnis yang sebenarnya, sedangkan Kelvin memiliki hubungan dekat dengan Vino. Dia pun lebih memungkinkan untuk menang. Alhasil, senyuman puas mulai kelihatan di atas wajahnya.Semua orang berangsur-angsur duduk di tempat. Berhubung jamuan ini diatur oleh Vino, yang bisa hadir juga bisa dianggap sebagai orang kepercayaannya, jadi jumlah orang di pertemuan makan malam ini tidak terlalu banyak.Saat duduk, Arvan, Kelvin, dan yang lainnya memperhatikan bahwa Vino tidak duduk di kursi utama, melainkan dengan hormat mempersilakan posisi utama kepada Morgan.Sinyal ini sangat penti

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 2909

    Theresia duduk di samping. Dia tahu Dias sengaja telepon agar dia bisa mendengarnya. Klien yang kerap dipanggil Tuan Yumin itu awalnya memang duluan menghubungi Perusahaan Kuma untuk bekerja sama. Mereka sudah bernegosiasi selama setengah bulan, semua syarat kerja sama sudah disepakati, bahkan sudah sampai tahap penandatanganan kontrak.Namun, karena urusan pengakuan keluarga, Theresia tidak masuk kantor selama dua hari, Dias pun langsung memanfaatkan kesempatan itu untuk merebut kliennya.Klien juga memiliki hak dalam memilih. Dia bebas ingin bekerja sama dengan siapa saja. Tadinya Theresia tidak mempermasalahkannya. Siapa sangka begitu bertemu dengan Dias, Dias malah memberinya ancaman secara tersirat.Theresia merasa lucu. Dia juga berarti Dias benar-benar telah menganggapnya sebagai lawan tangguh!Arvan dan Kelvin juga hanya sekadar teman yang kelihatannya akrab di depan saja. Setelah mengobrol beberapa saat, mereka pun mencari alasan untuk duduk terpisah.Dias kembali duduk di sis

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 270

    Reza melirik Sonia sekilas, lalu tersenyum tipis, “Oh ya?”Lysa menunjukkan foto putri dari keluarga Atmojo kepada Reza, “Aku rasa yang ini bagus. Lulusan Kibau University, baru saja kembali ke Jembara. Sonia juga bilang gadis ini cantik. Coba kamu lihat sendiri.”Reza mengambil foto itu dan melihatny

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 281

    Tasya dan Sonia berjalan menuruni tangga spiral bersama. Semua orang serempak berdiri dan menatap kedua perempuan itu dengan takjub.Joko juga berdiri. Dia menatap terpaku Tasya yang mengenakan gaun panjang seputih salju, berdiri terpelongo seolah telah kehilangan jiwanya.Tasya bersikap seolah tidak

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 211

    Si polisi tersenyum. “Iya, kami sudah menyelidikinya. Rumah itu memang atas nama Pak Jason.”Selesai menjelaskan, si polisi pun merasa bingung. “Nona Kelly, memangnya kamu nggak tahu siapa pemilik rumah yang kamu tinggali?”Kelly terbelalak. Dia seketika tidak tahu bagaimana untuk merespons?!Ternyata

  • Jatuh Cinta Setelah Malam Pertama   Bab 194

    “Tentu saja boleh!” Mellisa meletakkan album foto di atas meja. Dia membuka sambil memperkenalkan orang di dalam foto.Di dalamnya terdapat seorang wanita berpakaian congsam sedang duduk di bawah paviliun sambil menoleh. Si wanita terlihat sangat lembut dan berkelas, sungguh mirip dengan Mellisa.“Sia

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status