MasukSetelah Chandra membuka Formasi Gambar Bunga Durga, banyak makhluk memasuki dunia yang diselimuti oleh kekuatan kutukan. Segera setelah itu, Nardo juga membawa banyak prajurit kuat masuk ke kediaman Zanovar. Karena semua formasi di kediaman Zanovar telah lenyap, Nardo dan yang lainnya bisa masuk dengan mudah. Mereka tiba di bagian terdalam kediaman tersebut dengan mudah.Sesampainya mereka di sana, mereka melihat Formasi Gambar Bunga Durga yang telah dipecahkan. Nardo jadi sedikit ragu. Dia menatap prajurit kuat lainnya dan berkata, “Burando dan yang lainnya pasti sudah masuk ke dalam. Zanovar juga pasti di dalam sana. Kita juga pergi ke sana. Kali ini, kita harus bunuh Zanovar.”Prajurit kuat lainnya juga tidak banyak berpikir lagi. “Kami dengar apa kata Ketua Nardo,” celetuk salah satu prajurit kuat.“Betul. Kita harus kepung dan musnahkan Zanovar.Banyak prajurit lainnya ikut menjawab. Nardo tersenyum tipis, lalu membawa pasukan masuk. Prajurit lainnya juga langsung mengikuti. Semen
Karena dulunya Kaisar Ceptra adalah seorang Kaisar Agung tingkat sembilan. Namun sekarang, dia hanyalah jiwa yang tersisa. Kekuatannya saat ini setara dengan tingkat dua Kaisar Agung. Bagaimana dia menghadapi dalang yang sudah ada sejak Zaman Antigo? Bagaimana dia menghadapi plot yang dibuat oleh Langit Zaman Antigo?“Lantas, apa yang harus kita lakukan sekarang, Kaisar Ceptra?”Pada saat ini, Kaisar Ceptra juga sedang termenung. Dalam keadaannya yang seperti ini, dia tidak bisa menyelesaikan masalah ini. Sekarang, satu-satunya cara yaitu dengan membentuk kembali tubuh fisiknya dan memulihkan kekuatannya.Namun, Kaisar Ceptra adalah seorang Kaisar Agung. Di bawah kuasa Langit, begitu tubuh fisiknya terbentuk kembali dan rohnya kembali ke tubuh, itu akan menarik perhatian Langit. Langit pun akan langsung memusnahkannya.“Kehendak Langit. Semuanya karena kehendak Langit,” ujar Kaisar Ceptra sambil menarik napas dalam-dalam.Sepertinya, Kaisar Ceptra bisa bertahan hidup karena memang suda
“Apa yang harus kulakukan? Aku merasakan ada kekuatan aneh di dalam tubuhku, tapi aku tidak bisa menghilangkannya.”“Ini sungguh aneh. Tanpa peringatan apa pun, tiba-tiba saja aku disambar petir.”“Kekuatan macam apa ini? Kenapa sungguh aneh?”Semua makhluk yang berada di tempat itu terkena kekuatan kutukan yang membuat mereka semua panik. Chandra bergegas menenangkan mereka dengan berkata, “Tenang saja, kalian masih bisa menekan kekuatan kutukan di dalam tubuh kalian, sekalipun kalian tidak bisa menghilangkannya.”“Lagi pula, kekuatan ini akan menjangkiti seluruh umat manusia di seluruh alam semesta di masa depan.”Semua makhluk yang mendengar penjelasan Chandra langsung tampak sedikit tenang. Di sisi lain, Burando tampak mengerutkan keningnya seraya bertanya, “Lalu Senior, apa yang harus kami lakukan selanjutnya?”Chandra merasa sedikit tidak enak hati ketika mendengar panggilan ‘Senior’ dari Burando.Dia langsung menggaruk kepalanya dengan canggung lalu berkata, “Sekarang, kita ha
Burando merenung sejenak lalu bertanya, “Bagaimana mungkin ada kekuatan kutukan di sini? Lalu kenapa Zanovar juga bisa memiliki kekuatan kutukan?”Chandra langsung menggelengkan kepalanya. Walaupun dia tahu kalau Zanovar adalah Nova, dia memutuskan untuk tidak mengungkapkan identitas Nova. Karena Nova saat ini sudah dirasuki iblis dan banyak makhluk sudah dilukainya. Nova saat ini memiliki kebencian mendalam terhadap Dunia Roh Sejati. Chandra mungkin akan terlibat dan disalahkan kalau sampai dia mengungkap hubungannya dengan Zanovar. Namun, Chandra juga tidak tahu, bagaimana bisa tempat ini memiliki kekuatan kutukan yang sangat kuat. Hanya saja, ada beberapa kemungkinan yang bisa ditebaknya. Pertama, tempat ini berada di zaman antigo. Kedua, ada keturunan dari Leluhur Kala di Dunia Tawang. Ketiga, makhluk Dunia Tawang di zaman ini ada yang mengerti tentang jurus kutukan dan mulai mengembangkannya, sehingga menghasilkan kekuatan kutukan sebesar ini.Burando kembali termenung. Dia tidak
“Apa itu kekuatan kutukan?” tanya Burando setelah mendengar percakapan Chandra dan Dewi. Walaupun dia telah terkena kekuatan kutukan, dia tidak mengetahui apa itu. Burando maupun makhluk lainnya yang ada di sana sama sekali tidak mengerti tentang kekuatan kutukan. Kemudian para makhluk langsung menatap ke arah Chandra dan Dewi. Chandra menatap ke arah Burando dan para prajurit kuat lainnya. Tujuan utamanya datang ke Dunia Tawang adalah untuk menemukan Pil Leluhur Agung yang berkaitan dengan keberlangsungan umat manusia. Walaupun Dunia Tawang adalah dunia yang terisolasi, mereka semua tidak bisa terhindar dari kekuatan kutukan ini. Chandra merenung sejenak lalu berkata, “Masalah ini memiliki cerita yang panjang dan dimulai dari empat bencana umat manusia.”“Empat bencana umat manusia?” tanya Burando bingung.Begitu pun para makhluk lain yang mendengarnya. Mereka semua menatap bingung ke arah Chandra. Empat bencana umat manusia? Kapan manusia pernah mengalami empat bencana seperti itu
Di sisi lain, Nardo dari Perguruan Selatan sudah mengumpulkan para tokoh kuat dan pergi menuju Belantara Liar. Sampai tiba-tiba saja, sebuah suara lemah muncul di benak Nardo. “Ketua, formasi Bunga Durga telah terbuka dan semua orang sudah memasuki dunia yang menakutkan itu.”Senyuman jahat seketika mengembang di wajah Nardo. Kemudian dia kembali memimpin para prajurit kuat untuk menjelajah lebih dalam ke Belantara Liar. Di saat yang bersamaan, berita tentang Zanovar sudah menyebar ke seluruh Dunia Roh Sejati dan para prajurit kuat. Akhirnya, ada banyak sosok kuat yang datang ke Belantara Liar untuk melihat apa yang terjadi di sana. Di sisi lain, Chandra merasa pusing setelah masuk ke dalam gerbang ilusi. Dia merasa dunia berputar dan hampir pingsan. Namun, tiba-tiba saja dia sudah berada di tempat asing ketika dunia berhenti berputar. Dia melihat ke sekelilingnya dan hanya ada kesunyian di sana. Tidak ada tumbuhan, tidak ada makhluk hidup, tidak ada suara dan hanya ada kesunyian y
Baru saja Nova duduk, Harion masuk ke dalam dengan senyuman lebar dan menyambutnya, “Bu Nova, kamu sudah datang?” Setelah itu dia menjentikkan jarinya.Beberapa pelayan yang sangat cantik berjalan masuk dengan membawa beberapa hadiah. Ada baju, kalung dan juga tas.“Bu Nova, barang-barang ini sudah la
“Iya, sudah beres,”jawab Chandra, “Oh ya, tadi kartu identitasku dibuang sama istriku. Kamu hubungi Alfonso, ya. Minta dia ambilin kartunya.”“Siap, kartunya ada di mana?”Chandra memberitahukan lokasi di mana kartunya dibuang oleh Nova, lalu Abdul segera menghubungi Alfonso untuk mengambil kembali ka
Tidak ada satu pun wanita yang berharap kekasihnya dianggap sampah, begitu pula dengan Nova. Dia tahu Chandra punya kemampuan. Lebih tepatnya kemampuan medis. Kemampuan medis yang Chandra miliki sanggup meratakan semua lebih dari 99% dokter yang ada di Jalan Medis Rivera. Hanya saja … Chandra selalu
Toni bangkit berdiri dan menyapa Nova. Seiring waktu, sikap Toni terhadap Nova makin ramah.Anggota Keluarga Kurniawan yang lain mulai merasa terancam. Mereka berpikir Toni sudah tua, hidupnya tidak akan lama lagi. Dengan kata lain, pembagian saham ini sama saja seperti pembagian harta warisan.Karena







