LOGINSekalipun Chandra memiliki banyak taktik, Chandra belum tentu bisa menang saat melawan Afa.Pada saat ini, sebuah sosok datang dari ruang hampa yang jauh tanpa menimbulkan suara. Dia mengenakan jubah putih dan membawa pedang panjang di punggungnya. Orang itu adalah Josan.Sebelumnya, Chandra pernah berinteraksi dengan Josan saat berada di Dunia Qiza. Josan muncul di ruang hampa yang jauh, lalu berjalan di udara dan muncul di belakang banyak makhluk. Setelah itu, dia melihat Chandra dan Afa yang berdiri saling berhadapan di udara.“Chandra, dia benar-benar pandai menyembunyikan kekuatannya. Nggak disangka, dia baru masuk ke Alam Ajaib, tapi bisa meningkatkan kekuatannya hingga setara tingkat kesepuluh Alam Ajaib. Bahkan dia mencapai puncak di setiap tingkat.”Josan, yang sebelumnya dikenal sebagai Horda Cadas, adalah putra dari penguasa zaman hemel. Dia terlahir sebagai sosok yang mulia. Namun, dia disegel sebelum zaman hemel mengalami kehancuran.Josan terlahir kembali di zaman ini. Di
Afa bisa merasakan kalau tingkat kekuatan Chandra hanya berada di tahap awal Alam Ajaib. Sekalipun Chandra telah menggunakan dua teknik rahasia untuk meningkatkan kekuatannya, kekuatan Chandra saat ini hanya setara dengan tingkat keenam Alam Ajaib. Kekuatan ini tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan Afa yang telah bertransformasi. Kekuatan Chandra bahkan tidak bisa dibandingkan dengan kekuatan Nova.Chandra tahu ini akan menjadi pertarungan yang berat. Dia juga tahu dengan kekuatannya yang sekarang, dia sama sekali bukanlah tandingan Afa. Setelah menggunakan Jurus Langkah Melawan Langit dan kekuatan tulang naga, Chandra pun mengaktifkan Pengubah Lima Elemen.Di dalam tubuh Chandra, lima jenis kekuatan abadi saling bertumpuk, menyatu dan berubah, melahirkan kekuatan yang sepenuhnya baru. Kekuatan ini memungkinkannya untuk menerobos batas kemampuannya sendiri dalam waktu yang sangat singkat. Aura di tubuh Chandra juga menjadi semakin kuat dan menakutkan.“Chandra hebat juga, ya.”“Iya.
“Si Chandra ini. Dia nggak berani menunjukkan diri, malah suruh istrinya yang datang. Karena kamu ingin mati, aku akan kabulkan keinginanmu.”Usai berkata, Afa mengangkat Senjata Kekaisaran di tangannya dan bersiap melancarkan serangan.“Ini urusanku. Kenapa kamu ikut campur?” Sebuah suara menggema di langit.Semua orang terkejut ketika mendengar suara itu. Semuanya serentak melihat ke arah datangnya suara. Mereka melihat seorang pria terbang cepat di udara yang diikuti oleh seorang perempuan.“Chandra! Akhirnya dia datang juga.”“Siapa itu?”“Bukankah itu Sonia?”“Mana mungkin itu Sonia? Dia sudah menghilang selama bertahun-tahun. Bagaimana mungkin sekarang dia muncul di sini?”Banyak orang terkejut dengan kedatangan kedua orang itu. Chandra bergerak dengan cepat, muncul di depan Elsa dalam beberapa langkah. Dia menatap Elsa, lalu berkata, “Mundur.”Elsa berkata dengan nada tidak senang, “Kamu kira aku mau maju? Karena kamu nggak muncul-muncul, makanya aku ….”Chandra tidak menghirauka
Setelah berubah wujud, kekuatan Afa pun meningkat drastis. Nova merasakan tekanan ketika menghadapi Afa yang telah berubah wujud.“Nova, kamu sangat hebat, bisa paksa aku untuk berubah wujud. Di antara orang-orang segenerasi, kamulah orang pertama yang bisa paksa aku berubah wujud. Sekalipun hari ini kamu mati, kamu akan dikenang selamanya.”Suara Afa menggema. Seiring bergemanya suara Afa, dia pun melancarkan serangan lagi. Setelah berubah wujud, kekuatannya meningkat signifikan. Kekuatan dari jurus pedangnya juga semakin besar. Nova sama sekali tidak mampu menangkis serangan Afa. Hanya dalam beberapa serangan, Nova sudah terluka lagi.“Matilah.”Saat kata “mati” terlontar dari mulut Afa, Senjata Kekaisaran di tangannya pun mengeluarkan kekuatan yang tak tertandingi. Dia menyerang ke arah Nova sambil mengacungkan senjatanya, lalu dia menebaskan pedangnya tanpa ampun.Nova mengangkat Pedang Keji Sejati untuk melawan serangan. Pada detik kedua pedang saling beradu, suara keras datang da
“Mati.”Afa bertekad untuk membunuh. Kekuatan yang ditampilkan Nova terlalu besar. Dia sama sekali tidak bisa membiarkan jenius manusia sekuat ini tetap hidup dengan baik.Afa mengacungkan Senjata Kekaisarannya dan menyerang lagi. Pada saat tubuhnya berkelebat, senjatanya melepaskan kekuatan yang mengerikan. Energi pedang yang tak terhitung jumlahnya bermunculan, saling bersilangan di udara, membentuk jaringan energi pedang yang menyapu ke arah Nova dengan kekuatan yang luar biasa.Nova belum sempat bereaksi, Afa sudah menyerang. Nova terpaksa membalas, terus menggunakan Pedang Keji Sejati untuk melawan jaring pedang yang saling bersilangan.Pertempuran seketika menjadi semakin sengit. Makhluk termasuk manusia yang berada di sekitar mau tidak mau harus mundur. Raja Januar, Basita dan yang lainnya menyaksikan pertarungan sengit ini. Ekspresi mereka tampak serius.“Tingkat kekuatan Nova nggak tinggi, baru di tingkat kesembilan Alam Ajaib. Tapi kekuatan yang dia tunjukkan sangat menakutka
Untuk menghadapi Afa yang begitu kuat, Nova tidak punya pilihan selain menggunakan jurus pamungkasnya. Begitu kekuatan Empat Hewan Keberuntungan di dalam tubuhnya sepenuhnya aktif, energi pedang yang mengerikan terwujud hanya dengan lambaian tangannya. Kekuatan itu melesat ke langit dan membentuk kembali pemandangan Empat Hewan Keberuntungan.Naga, Phoenix, Krylin dan Kura. Gambar Empat Hewan Keberuntungan itu terwujud di langit dan memancarkan aura yang mengintimidasi. Bahkan ekspresi Afa pun seketika berubah menjadi serius.Tingkat kekuatan Nova satu tingkat lebih rendah dari Afa. Namun saat ini, aura Nova terlalu kuat. Kekuatan Nova telah sepenuhnya mengalahkan kekuatan Afa. Pedang di tangan Nova juga menjadi sangat menakutkan. Jika tidak menggunakan kartu truf-nya, Afa kemungkinan besar akan dikalahkan oleh Nova.Pada saat genting ini, Afa menyimpan pedang besinya yang tampak sederhana itu. Kemudian, sebilah pedang panjang yang berkilau muncul di tangannya. Pedang itu berwarna biru







