Share

Bab 853

Author: Finella Zakaria
Soni?

Ternyata dia yang memberi hadiah!

Setelah itu, dia menulis di kolom komentar.

[Aku suka isi wawancaranya ....]

Pernyataan ini sangat mencurigakan.

Begitu disebutkan bahwa Nayla sudah menikah, Soni langsung memberi hadiah. Mereka berdua juga sempat dikabarkan memiliki hubungan asmara dan menginap bersama di hotel.

Tindakan ini semakin memicu spekulasi.

Nayla mengerutkan kening, lalu menjelaskan, "Jangan salah paham. Aku dan Pak Soni bukan pasangan suami istri, bahkan hubungan kerja sama pun
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1407

    Sandra menyunggingkan senyum sinis di sudut bibirnya. "Kamu yakin aku tertarik dengan urusannya?""Lihat dulu saja."Julian menyerahkan sebuah dokumen sampel. Sandra menerimanya dan membukanya sambil merasa bertanya-tanya.Sekilas pandang saja sudah cukup untuk membuat ekspresinya menjadi terkejut."Tes DNA?""Benar sekali." Julian mengangguk.Jantung Sandra berdebar kencang, dan tanpa sadar dia mencengkeram dokumen itu."Sudah ada hasilnya?""Sampel ini dikirim oleh Charlie, asisten pribadi Pak Dio dari Grup Tanu. Prosesnya diminta kilat, dan kebetulan aku yang menangani. Hasilnya sudah keluar sepuluh menit yang lalu."Sandra mengenal Julian. Hanya dari raut wajahnya saja, dia sudah bisa menebak hasilnya.Bagaimana bisa?Dia merasa tidak percaya, tapi tetap tidak mau menyerah dan meminta konfirmasi. "Hasilnya seperti yang aku duga?""Ya."Julian diam sebentar sebelum mengucapkannya.Sandra seketika merasa seperti disambar petir. Pikirannya dipenuhi rasa tidak terima dan ketakutan, dan

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1406

    "Istriku akhirnya mau menjadi lebih penurut. Perlu diberi hadiah."Nayla masih terkejut.Wajah tampannya menunduk mendekat, lalu mencium bibirnya dengan dalam.Ciuman itu penuh dengan perasaan cinta yang mendalam.Setelah dilepaskan, tubuh Nayla yang mungil dan lembut bersandar di pelukannya, menghirup aroma lembut khas yang terpancar dari tubuhnya, dan rasa hangat pun menyebar dari dalam hatinya.Dia merasa sangat puas dengan segala yang dimilikinya saat ini.Satu jam kemudian, Simon mengantar Nayla pulang ke Simfoni Garden, lalu pergi ke kantor.Dalam perjalanan pulang, Simon menyuruh Bibi Dila memasak telur dengan gula merah dan gojiberry untuk menghangatkan tubuh Nayla.Nayla duduk di depan meja makan, baru menyantap setengah mangkuk ketika Charlie tiba-tiba datang."Nona, ada masalah."Mata Nayla tiba-tiba membelalak.Sementara itu, Amanda sedang menjenguk Winda di rumah sakit, dan sekalian menunjukkan beberapa pilihan rumah yang telah dia carikan, agar Winda bisa memilih salah sa

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1405

    Pagi hari berikutnya.Simon menemani Nayla ke pemakaman untuk berkunjung ke makam ayah Nayla.Tengah malam tadi turun hujan lebat, sehingga sekeliling pemakaman basah kuyup. Udara dipenuhi aroma tumbuhan yang lembut, serta aroma dupa dan lilin.Kabut tebal menyelimuti. Simon memegang payung hitam di atas kepala Nayla. Keduanya mengenakan pakaian hitam, berdiri berdampingan di depan pusara."Ayah, aku datang dengan Simon."Nayla membungkuk dan meletakkan bunga krisan putih dari pelukannya ke depan batu nisan, lalu berjongkok dan mengeluarkan saputangan untuk membersihkan noda pada foto di batu nisan dengan lembut.Batu nisan basah arena air hujan, dengan tetesan air di sana-sini. Dia mengusapnya satu per satu dengan hati-hati.Simon juga berjongkok, menemaninya membersihkan."Ayah, maaf kami baru bisa datang menemuimu sekarang. Jangan khawatir, Nayla sangat cerdas. Grup Tanu menjadi perusahaan terkaya di Hanka dengan kepemimpinannya. Kamu pasti sangat bangga padanya di atas sana. Aku ju

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1404

    Dia memeluk Nayla erat-erat, merasa sedikit khawatir tentangnya.Setiap tahun menjelang peringatan kematian ayahnya, suasana hati Nayla menjadi sangat buruk."Kebetulan lewat sini, jadi sekalian mampir. Kamu tadi menjenguk Winda, 'kan? Bagaimana kabarnya?"Nayla melepaskan pelukannya, menatap dengan wajah lembut, lalu berjalan ke sofa dan duduk.Amanda mengikutinya dan duduk di sampingnya."Pemulihannya berjalan dengan baik. Tapi kamu tahu sendiri, patah tulang rusuk itu bukan masalah sepele. Dia perlu istirahat total untuk sementara waktu."Nayla memperhatikan laptop yang terbuka di atas meja ruang tamu, dengan berbagai tautan dari situs jual beli rumah."Kamu mau beli rumah?"Nayla menoleh dan bertanya-tanya.Amanda membungkuk dan mengambil laptop itu. "Bukan aku, aku lihat untuk Winda saja.""Dia dan neneknya cuma berdua, jadi mending tinggal di Hanka. Winda sekarang tinggal di apartemen sewa, tempatnya berantakan dan kurang bagus. Jadi, cari yang bagus sekalian, buat tinggal bersam

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1403

    Wilan sebenarnya enggan, tapi dia tidak berani menentang Nayla sama sekali. Apalagi, Sunny sudah digugat. Dia tidak mau ikut terseret."Oke, aku telepon."Telepon Wilan baru berdering beberapa kali, suara Ryan yang mengantuk dan kesal langsung terdengar."Wilan, kamu gila? Kenapa telepon aku dari asrama!"Wilan sudah lama tidak suka dengan arogannya Ryan. Ryan sering menindas orang lain dengan mengandalkan kakak perempuannya yang seorang model kaya raya dan kenal dengan Nayla."Ryan, Sunny dilaporkan, kamu masih bisa tidur nyenyak? Nggak takut dia beneran masuk penjara?""Kenapa takut? Kakakku dekat dengan Nayla. Selama kakakku turun tangan, Nayla pasti mau mengabulkan keinginan kakakku dan mencabut gugatan."Tatapan Nayla menjadi suram, bibirnya bergerak tanpa suara. "Langsung tanya!"Wilan mengerti maksudnya. Dia meneguhkan dirinya dan bertanya sesuai perintah."Kamu juga keterlaluan. Liontin giok itu bukan milik Sunny. Silakan kalau dijadikan hadiah, tapi kamu malah menyuruhnya pura

  • Kau Ingkar Janji, Kunikahi Kakakmu!   Bab 1402

    "Aku pulang dulu."Dia bangkit dan pergi.Austin memandangi punggungnya yang pergi dengan marah, raut wajahnya muram, lalu menoleh kepada Mario.Mata Mario menatap datar. "Sudah dengar semuanya?"Austin menghela napas pelan. "Begini saja, aku carikan rumah untuk Winda, biar dia tinggal di sana dengan neneknya. Jangan tinggal di tempat jahat itu lagi, orang-orang di sana suka menindas yang lemah.""Aku sudah memperingatkan Melanie. Aku yakin dia nggak berani macam-macam lagi."Ekspresi Mario tampak dingin. "Semoga saja."Dia berdiri dengan postur tegap, melangkah dengan kaki panjangnya. Meskipun belum waktunya pulang kerja, dia langsung kembali ke ruang kerjanya.Baru duduk sebentar, dia menerima sebuah panggilan dari luar negeri."Ada perkembangan soal yang penyelidikan. Dua bulan lalu, memang ada orang yang ingin membeli obat khusus AIDS lewat Profesor Jalal.""Obat khusus AIDS di pasar lelang gelap itu bocor dari asisten Profesor Jalal. Selain itu, saya juga menemukan kalau Nona Sand

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status