Takdir Kejam Memisahkan - Hatiku Tetap Milikmu

Takdir Kejam Memisahkan - Hatiku Tetap Milikmu

last update最終更新日 : 2026-11-04
作家:  Chani yohたった今更新されました
言語: Bahasa_indonesia
goodnovel16goodnovel
評価が足りません
10チャプター
42ビュー
読む
本棚に追加

共有:  

報告
あらすじ
カタログ
コードをスキャンしてアプリで読む

概要

Drama

Wanita Kuat

Bos / CEO

Salah Paham

Menantu Tertindas

Penyesalan

Javier Caffaro menentang keluarganya, hidup sederhana, demi menikah denganku. Sayangnya, ketika ia jatuh koma, ibunya mengambil kesempatan ini untuk mengusirku pergi meninggalkan Javier yang adalah pewaris satu-satunya keluarga Caffaro. . Aku pergi, membawa benih yang belum sempat ia ketahui. . Lima tahun kemudian, kami bertemu lagi. Ternyata hatiku masih berdesir hanya dengan melihat keberadaannya saja, sekalipun ia tak mengenaliku lagi.

もっと見る

第1話

Cinta Yang Direnggut Paksa

“Ambil ini, lalu pergi dari hidup putraku!”

Ny. Mirabel, ibu mertua Helen, melempar sebungkus kantung kertas berwarna coklat yang cukup tebal hingga mengenai dahinya. Terasa sakit, tapi Helen tidak meringis.

Hatinya yang jauh lebih sakit saat menyadari isi kantung kertas adalah uang bergepok-gepok.

Bagaimana mungkin dia bisa mengambil uang itu lalu pergi meninggalkan suami yang terbaring koma di ruang ICU?

“Jangan begini, Bu. Javier belum sadar. Aku ingin ada di sampingnya saat dia sadar.”

Helen tahu Ny. Mirabel tidak menyukainya karena ia hanya putri dari keluarga biasa saja. Ayahnya karyawan kantoran, tanpa jabatan mentereng. Ibunya juga hanya pembuat kue homemade.

Tidak ada jabatan yang bisa dibanggakan dari keluarganya sedangkan keluarga Caffaro merupakan pemilik bisnis besar yang tidak habis turun temurun, bahkan jika mereka hidup berfoya-foya.

“Kamu masih belum mengerti juga, hah? Dua tahun menjadi menantu illegal keluarga Caffaro kamu masih belum mengerti bahwa kamu sudah membuat putraku jadi gembel lusuh?

Apa kamu tidak merasa kasihan pada Javier? Dia pewaris tunggal keluarga Caffaro dengan kerajaan bisnis berpenghasilan ratusan miliar dalam sehari, tapi demi kamu dia menjadi pria miskin.

Dia rela hidup dengan gaji bulanan yang bahkan tidak ada 0,0001 persennya dari penghasilan seharinya jika ia menjadi penerus keluarga Caffaro!”

“Aku tahu, Bu, maafkan aku. Tapi bisakah kita membahas ini setelah Javier sadar dan sembuh? Javier sedang dalam kondisi begini, aku tidak bisa meninggalkannya. Biar bagaimanapun kami sudah berjanji seumur hidup saling setia, apapun kondisinya,” kata Helen dengan nada memohon.

Namun, Ny. Mirabel justru semakin murka dan tidak sabaran. “Ck! Jangan banyak drama di depanku! Sekarang juga kamu ambil uang ini dan pergi! Pergi dari kota ini dan jangan pernah muncul lagi di hadapan kami, terutama Javier!”

“Aku tidak bisa, Bu! Aku ingin melihat Javier! Tolong beri aku kesempatan! Aku ingin melihatnya, Bu!”

“Aku bilang, pergi! Kalau kamu tidak mau pergi dari kota ini, aku akan menelantarkan Javier dan mencabut semua peralatan medisnya!”

Rasanya Helen tak percaya pada apa yang didengarnya. Benarkah Ny. Mirabel bisa sejahat itu pada putranya sendiri?

“Ya, kalau kamu tak percaya, coba saja! Bagiku saat ini, lebih baik aku kehilangan putraku daripada melihatnya menjadi gembel karena hidup bersamamu!”

Helen tidak ingin percaya, tapi kilat kemarahan dan kebencian bisa dilihatnya menyatu di mata ibu mertuanya itu sehingga menimbulkan tatapan penuh bara api yang menyala-nyala. Detik itu juga ia tahu ibu mertuanya sungguh-sungguh dengan perkataannya.

Bagi Ny. Mirabel, Javier hidup bersama Hellen tetap saja terasa mati di matanya. Jadi, tidak akan ada bedanya jika Javier sungguhan mati.

Hati Helen rasanya teriris-iris.

Helen begitu mengkhawatirkan Javier yang berjuang sendiri di dalam sana, di alam perbatasan hidup dan mati.

Harusnya Helen menggenggam tangannya, membisikkan doa dan harapan semangat untuknya. Seharusnya Helen mencium wajahnya agar dia merasakan kerinduan untuknya kembali menemui istri dan membersamainya.  

Tapi Ny. Mirabel malah menantang Hellen di sini dan menyuruhnya pergi.

Bagaimana ia bisa rela meninggalkan Javier berjuang sendiri?

“Ambil ini dan pergi! Surat perceraian akan segera kamu dapatkan! Dan dalam tujuh hari, aku akan mengirim orang untuk mengawasimu pergi dari kota ini. Jika kamu tidak juga pergi, aku akan membuat keluargamu tak bisa menghidupi diri kalian sendiri!”

Helen Heart saat ini baru berusia 22 tahun. Gadis muda itu baru lulus kuliah dan baru kemarin malam mengetahui bahwa testpack-nya memunculkan dua garis biru.

Dua tahun lalu, Javier melamarnya dan mereka menikah. Saat itu juga, Javier menentang keluarganya dengan keluar dari mansion keluarga Caffaro tanpa membawa serta fasilitas keluarga Caffaro sama sekali.

Berbekal uang yang telah ia simpan diam-diam meski tak seberapa jumlahnya, Javier membuka bengkel kecil dan menjadi petinju tak resmi sebagai hobi dan pekerjaan sampingannya.

Di saat namanya sudah mulai naik daun, Javier menerima tantangan bertanding dari lawan yang paling memusuhinya.

Helen sudah mengatakan padanya, jangan meladeni tantangan itu. Tapi Javier mengatakan hadiah uangnya sangat besar. “Kita bisa gunakan hadiah itu untuk membuka toko kue untukmu, Honey. Ayolah, ini kesempatan besar!”

Helen tak bisa menjawab. Bukan karena ia tergiur hadiah itu, tapi ia tak ingin mematahkan semangat bertarung pria pemilik hatinya itu.

Pada akhirnya, Javier menerima tantangan bertanding dan inilah yang terjadi.

Lawan tandingnya itu sudah terkenal akan permainannya yang penuh kecurangan. Ia memasang besi di jari-jarinya di balik sarung tinju dan menghantam kepala Javier sampai Javier jatuh ke lantai dengan darah mengalir deras.

Saat melihatnya terjatuh dan berdarah-darah, kaki Helen terasa lemas. Ia tak sanggup berdiri. Bahkan tak sanggup bergerak.

Rasa bersalah dan penyesalan memaku dada Helen sampai hancur rasanya, sampai ia tak sanggup lagi bernapas. Hingga kini Helen tak bisa memejamkan matanya tanpa melihat bayangan Javier terjatuh dan berdarah-darah. Ini sungguh menyiksanya.

Di sisi lain, Helen mulai tercelikkan hatinya. Ia menyadari Ny. Mirabel benar, bahwa dialah penyebab Javier menjadi gembel, lalu sekarang berada di ambang hidup dan mati.

Pemikiran itu membuat tangannya gemetar mengangkat kantung kertas berwarna coklat.

Uang di dalamnya sangat banyak. Ia perkirakan jumlahnya ratusan juta. Dengan testpack dua garis biru yang baru ia ketahui, Helen akhirnya mengambil kantung kertas itu dan melangkahkan kakinya untuk meninggalkan rumah sakit.

'Maafkan aku, Javier ....'

もっと見る
次へ
ダウンロード

最新チャプター

続きを読む

読者の皆様へ

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

コメントはありません
10 チャプター
無料で面白い小説を探して読んでみましょう
GoodNovel アプリで人気小説に無料で!お好きな本をダウンロードして、いつでもどこでも読みましょう!
アプリで無料で本を読む
コードをスキャンしてアプリで読む
DMCA.com Protection Status