Compartir

Bab 1058

Autor: Fitri
Daisy menerima surat cinta dengan tenang dan tanpa sedikit pun terusik.

Sebaliknya, Kayden justru merasa gelisah. Setiap kali makan, dia selalu mencari kesempatan untuk mengobrol sebentar dengan Daisy. Dia khawatir putrinya benar-benar sudah memiliki niat untuk berpacaran di usia muda.

Daisy dibuat agak jengkel oleh Kayden. Akhirnya, dia meletakkan apa yang sedang dikerjakannya dan mengajak ayahnya membicarakan hal itu dengan tenang.

"Papa sebenarnya mau bilang apa? Langsung saja."

Kayden sebena
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1061

    Keesokan harinya sepulang sekolah.Benar saja, Jaden kembali dicegat oleh sekelompok siswa SMA.Kemarin Jaden sempat menghajar mereka. Karena sadar mereka sendiri yang salah, para siswa itu juga tidak berani mengadu kepada guru.Mereka masih remaja dan kebanyakan berasal dari keluarga berada. Mereka merasa sudah dipermalukan, jadi mengadu kepada guru justru akan membuat mereka semakin dipermalukan. Mereka semua ingin menyelesaikan masalah ini secara pribadi dan membalas kekalahan kemarin.Siswa yang memimpin mereka menggenggam tongkat bisbol."Jaden, ya? Sombong juga kamu! Sepertinya kamu sudah nggak mau sekolah di Fransius lagi!"Jaden menghela napas.Sambil menenteng tas sekolah, dia melirik waktu di jam tangannya. Sebentar lagi kelas Daisy selesai."Kalian sebenarnya mau apa? Daisy nggak mau meladeni kalian, itu juga bukan salahku."Nada bicara Jaden terdengar sedikit tengil. Senyum tipis di wajahnya membuat semua orang di sana mengira dia sedang mengejek dan memprovokasi mereka.Ma

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1060

    Meskipun Jaden baru masuk SMP, tubuhnya sudah cukup tinggi. Para siswa SMA yang mengadangnya pun tidak memiliki banyak keunggulan dibanding dirinya."Suruh aku menjauh dari Daisy? Kalau kalian mampu, suruh saja dia yang nggak usah memedulikanku."Kelompok siswa yang mengadang Jaden juga tidak menyangka. Bagaimana bisa Daisy yang biasanya selalu memasang wajah dingin justru mau bersikap begitu baik kepada Jaden?Bahkan saat makan siang, dia masih mau duduk bersama Jaden. Dia bahkan memberikan daging di piringnya kepada Jaden.Hal itu membuat para anak laki-laki yang selama ini mengejar-ngejar Daisy tetapi bahkan tidak bisa mendapatkan senyum darinya, mulai merasa terancam dan semakin tidak sabar.Daisy memang tidak peduli pada siapa pun. Namun, terhadap anak SMP ini, dia justru bersikap sangat akrab."Heh, jangan nggak tahu diri ya. Kalau masih mau sekolah di Akademi Fransius, jauhi Daisy!"Jaden mendengus. Wajahnya sangat mirip Lunara, tetapi garis wajahnya mirip Kayden. Biasanya dia t

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1059

    Pada awalnya, Keluarga Narasoma memang cukup tertutup. Ditambah lagi karena masalah marga, tidak banyak orang di sekolah yang tahu bahwa Jaden dan Daisy adalah saudara kandung.Daisy juga tidak mengizinkan Jaden menceritakannya ke orang lain. Dia hanya merasa itu akan merepotkan.Memasuki masa remaja, tubuh Daisy mulai tumbuh tinggi. Tingginya sekarang kurang lebih sama dengan Lunara, bahkan samar-samar sudah menunjukkan kecenderungan untuk melampaui tinggi ibunya.Ditambah lagi, dia memiliki aura yang khas, prestasi akademiknya sangat baik. Dalam pertandingan apa pun, dia selalu meraih juara pertama.Di sekolah, dia selalu menjadi sosok yang terkenal. Setelah nama Daisy disebut, tidak ada satu pun siswa yang tidak mengenalnya.Baru masuk SMP, Jaden sudah tahu bahwa di SMA ada primadona sekolah yang terkenal sebagai gadis cantik yang dingin dan sulit didekati.Setelah pelajaran olahraga, Jaden selesai bermain bola dan pergi mandi. Dari ruang sebelah, dia mendengar beberapa anak laki-la

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1058

    Daisy menerima surat cinta dengan tenang dan tanpa sedikit pun terusik.Sebaliknya, Kayden justru merasa gelisah. Setiap kali makan, dia selalu mencari kesempatan untuk mengobrol sebentar dengan Daisy. Dia khawatir putrinya benar-benar sudah memiliki niat untuk berpacaran di usia muda.Daisy dibuat agak jengkel oleh Kayden. Akhirnya, dia meletakkan apa yang sedang dikerjakannya dan mengajak ayahnya membicarakan hal itu dengan tenang."Papa sebenarnya mau bilang apa? Langsung saja."Kayden sebenarnya juga tidak punya nasihat khusus yang ingin disampaikan.Daisy adalah anak yang sangat membuat orang tuanya tenang. Saat masih kecil, tubuhnya memang agak lemah dan dia tidak suka berolahraga. Dia hanya ingin mencari tempat untuk berdiam diri sambil membaca buku. Hal ini memang membuat Lunara dan Kayden cukup khawatir waktu itu.Sekarang setelah bertambah besar, dia tumbuh menjadi gadis yang anggun dan cantik. Dia mewarisi kelebihan wajah ayah dan ibunya. Kalau bukan karena sifatnya yang din

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1057

    Kayden terdiam sejenak. Dia mempertimbangkan kata-kata yang tepat untuk waktu yang lama, tetapi tetap tidak berhasil menanyakan hal itu dengan lancar.Daisy menyuap nasi, lalu memandang Kayden dengan bingung. "Papa kenapa?"Saphira dan Javier juga memandang Kayden dengan wajah heran."Kamu sebenarnya mau bilang apa? Jangan bikin penasaran begitu."Lunara tersenyum, lalu langsung mengambil alih pembicaraan. "Waktu Kayden merapikan rak buku Daisy, ada secarik kertas yang jatuh. Kelihatannya ditulis oleh teman laki-laki Daisy di kelas. Dari tadi siang dia terus menebak-nebak soal itu."Berbagai macam dugaan membuat Kayden gelisah. Bahkan dia sempat menduga, apakah Daisy diam-diam sudah mulai berpacaran.Sama sekali tidak boleh. Anak itu baru 16 tahun. Dia masih belum mengerti apa-apa.Beberapa orang yang lebih tua juga langsung sedikit tegang, memandang Daisy dengan waspada.Daisy bertanya dengan bingung, "Kertas apa?"Kayden mengeluarkan kertas itu dari sakunya dan menyerahkannya.Daisy

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 1056

    Cerita TambahanWaktu berlalu tanpa terasa. Hari-hari terus berganti. Lebih dari sepuluh tahun pun berlalu begitu saja.Kayden masih terlihat seperti dulu. Waktu seolah sama sekali tidak meninggalkan jejak di wajahnya.Lunara sedang memakai masker wajah ketika melihat Kayden bergegas masuk ke kamar dengan wajah panik. "Kenapa?"Kayden tampak seperti sedang menghadapi masalah besar. Kemeja di punggungnya bahkan sudah basah oleh keringat dan menempel di tubuhnya. "Sayang!"Kayden menggenggam selembar kertas kecil di tangannya. Dengan wajah serius, dia menatap Lunara.Raut wajahnya begitu panik. Kalau tidak tahu apa yang terjadi, orang mungkin akan mengira dia baru saja mengalami sesuatu yang sangat membahayakan. Melihatnya seperti itu, Lunara ikut tegang.Dia menarik masker dari wajahnya, lalu mengoleskan sisa essence ke kakinya. "Kenapa? Ada masalah besar ya?""Lihat ini."Lunara mengambil secarik kertas dari tangan Kayden. Di sana tertulis beberapa kalimat dengan tulisan tangan yang te

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status