Share

Kegelisahan Andri

Author: Stary Dream
last update Last Updated: 2026-01-06 06:39:22

Dyandra membalas pelukan suaminya dengan sama eratnya seraya mengelus lembut punggung tersebut.

"Aku merindukanmu, Dyandra.."

Oh, apa yang harus Dya katakan? Haruskah menjawab hal yang sama? Tidak. Dya lebih memilih mengusap punggung kokoh itu saja.

Sementara, Andri mendapat ketenangan ketika memeluk istrinya. Memang benar Dyandra adalah obat terbaik untuk kegelisahannya.

"Aku mandi dulu, mas.. badanku kotor dari luar." Dya langsung menarik diri setelah terasa cukup memberikan pelukan pada suaminya.

Besok paginya, Dyandra merasa heran karena suaminya yang rajin bekerja itu memilih istirahat di rumah.

"Mas nggak kerja?" Tanya Dya yang baru saja ingin menyiapkan pakaian kerja namun dicegah oleh Andri.

"Aku capek. Mau istirahat dulu."

"Begitu rupanya." Dyandra lalu bergerak mengembalikan kemeja Andri ke lemari.

"Kamu juga hari ini nggak usah kemana-mana, ya! Restoran nanti aku suruh orang untuk mengurusnya. Aku mau kamu di rumah hari ini."

"Oh.." hati Dyandra sampai berdecak tak enak. "B
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (2)
goodnovel comment avatar
Ara
ada apalgi ini sma Laura...jgn sampai yg jahat2 menang terus thor,utk Dya sma Andri sama2 orang baik biasanya emang jodoh.. Laura jgn sampai merusak rumah tangga Adit dan Dya,kalau Adit mungkin dia udah sadar ya
goodnovel comment avatar
Dyah Wiryastini
Gemes lihat Dya. Ga kapok kapok sama Adhyt.
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Skandal

    Sambil gemetaran, Dyandra menatap layar ponselnya. Tidak mungkin ini Andri, kan? Ia tahu betul watak suami penyabarnya itu walau umur pernikahan mereka belum lama.Dyandra menyugar rambutnya ke belakang. Memperbesar foto di layar yang memiliki banyak raga. Dari foto Andri yang sendirian tengah tertidur, juga fotonya berdua dengan wanita yang bernama Laura. Dimana Laura juga sama tidak menggunakan pakaian atasnya.Pintu kamar mandi dibuka, Dyandra mendongak melihat suaminya."Mas Andri.." tegur Dya dengan suara bergetar.Andri tengah mengeringkan rambutnya dengan handuk lalu berdeham."Apa benar ini fotomu?" Tanya Dya tak sabar.Andri mengalihkan perhatiannya pada Dyandra dan mengambil alih ponsel itu."Itu benar kamu, mas?" Dyandra masih berharap bahwa ini bukan suaminya."Itu aku." Jawab Andri datar dan mengembalikan ponsel tersebut."Jangan bercanda, mas!" Pekik Dya."Aku tidak bercanda, Dya. Itu benar diriku. Sebagaimana kamu lihat, aku memang tidur bersama Laura."Plak!Andri meme

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Merebut Hati Andri

    Sudah pukul 2 malam tapi Andri belum kembali ke kamar. Dyandra mengerjap beberapa kali supaya diri ini tetap sadar. Tapi sayang, rasa kantuk ini tak bisa terkalahkan. Ketika ia tertidur barulah Andri masuk ke kamar.Suasana dingin nan canggung masih menerpa pasutri ini di pagi harinya, Dyandra bersikap seolah semua baik-baik saja. Namun saat melihat Andri, rasanya ia ingin menangis. Wajah tampan yang selalu hangat itu malah terkesan kaku."Sini, mas. Biar aku bantu." Dya hendak meraih dasi yang melilit di leher suaminya. Tapi Andri malah menarik dan membuangnya begitu saja."Tidak perlu pakai dasi hari ini."Andri mengambil tas kerja dan ke ruang makan tanpa menunggu Dyandra. Di atas meja barulah Dya bisa mendengar nada lunak dari suaminya. Di depan Nadira, Andri bersikap biasa kepada Dyandra. Seperti tak ada masalah di antara keduanya."Mas kotak bekalmu.." Oh, Dyandra sampai berlari ingin menghampiri suaminya yang sudah terlebih dahulu ke pintu depan. Rupanya Andri sudah berangkat.

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Andri Kecewa

    Baik Adit dan Dyandra terkesiap ketika melihat Andri datang ke rumah singgah dan malah menyerahkan uang duka dari Nadira. Astaga! Dyandra sampai memegang keningnya. Ia lupa membawa titipan Nadira sehingga Andri sendirilah yang harus mengantarkannya.Tapi tunggu dulu.. Andri tadi mengatakan apa? Mantan suami? Apa itu artinya Andri sudah mengetahui siapa itu Aditya sebenarnya.Ya Tuhan.. Dyandra hanya bisa mendesah di dalam hatinya. Sudah pasti alamat buruk akan terjadi dalam biduk rumah tangganya.Dyandra mengejar suaminya menuju mobil merah yang terparkir di depan rumah singgah. Tapi, Andri mengatakan ia harus bekerja karena akan menghadiri rapat. Baiklah, saat ini biarkan keduanya menenangkan diri dulu. Nanti ketika di rumah, Dyandra akan menjelaskannya pelan-pelan.Pukul 5 sore terasa lama sekali, Dyandra sampai mondar-mandir menunggu suaminya di ruang tamu. Akhirnya suara mobil itu terdengar, Dya langsung menyambut kepulangan suaminya."Tidak seperti biasa." Andri sampai keheranan.

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Penyesalan Adit

    Baru tahu Dyandra jika Adit selama ini tak memiliki tempat tinggal. Dulu ada, sebelum Tya jatuh sakit. Sebuah rumah sewa lebih tepatnya. Namun ketika Tya sakit dan harus bolak balik ke rumah sakit, Adit memutuskan untuk tidak melanjutkan sewa rumahnya. Untung saja ada rumah singgah yang dibangun oleh Dyandra, jadi Adit memutuskan untuk menetap sementara disana.Pemakaman Tya juga dilaksanakan secepatnya yaitu di sore hari. Itu karena tak ada lagi yang ditunggu oleh Tya. Neneknya sendiri tak mau datang, keluarga Adit jauh dari harapan. Yang datang menyampaikan duka cita juga hanya teman kerja Adit dan penghuni rumah singgah.Jasad Tya sekarang masih berbaring di rumah duka yang ada di bagian belakang rumah sakit. Rencananya Tya akan di makamkan di samping makam Kayra.Dyandra tak memutuskan untuk pulang. Ia menemani Adit sampai proses pemakaman anaknya."Aku pulang dulu, dit.""Iya. Hari juga sudah mulai malam." Adit menatap Dyandra dengan mata yang masih memerah. "Terima kasih, Dya."

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Yang Disembunyikan Dyandra

    Mobil hitam ini baru masuk ke halaman istana sekitar jam 8 malam. Ya ampun, Dyandra sampai merutuki dirinya sendiri. Terlalu sibuk mengurus anak dari pria lain membuatnya lupa waktu. Dya yakin suaminya pasti berkali-kali menghubunginya. Salah Dya yang memang tidak mengangkat panggilan tersebut. Apalagi ponsel Dya langsung mati karena kehabisan baterai.Baru saja membuka pintu rumah, Dya terkejut karena melihat Andri yang menunggunya di ruang tamu."Mas Andri.." bagaimana ini? Dya jadi merasakan gugup bukan main."Dari mana kamu, Dya?" Tanya Andri dengan nada datar."Aku dari rumah sakit." Jawab Dya terbata."Ada yang sakit? Kemarilah.." Andri menepuk sisi tempat duduknya. "Ceritakan padaku. Siapa yang sakit?"Dyandra patuh dan duduk di sisi suaminya. Berapa kali Dya menepikan anak rambutnya ke belakang telinga saking gugupnya."Anak temanku yang sakit. Kebetulan dia tinggal di rumah singgah milik kita, ketika aku tadi mampir ternyata anaknya mimisan dan sesak nafas. Jadi, aku membantu

  • Ku Kejar Cintamu, Kau Kejar Cintanya   Kegelisahan Andri

    Dyandra membalas pelukan suaminya dengan sama eratnya seraya mengelus lembut punggung tersebut."Aku merindukanmu, Dyandra.."Oh, apa yang harus Dya katakan? Haruskah menjawab hal yang sama? Tidak. Dya lebih memilih mengusap punggung kokoh itu saja.Sementara, Andri mendapat ketenangan ketika memeluk istrinya. Memang benar Dyandra adalah obat terbaik untuk kegelisahannya."Aku mandi dulu, mas.. badanku kotor dari luar." Dya langsung menarik diri setelah terasa cukup memberikan pelukan pada suaminya.Besok paginya, Dyandra merasa heran karena suaminya yang rajin bekerja itu memilih istirahat di rumah."Mas nggak kerja?" Tanya Dya yang baru saja ingin menyiapkan pakaian kerja namun dicegah oleh Andri."Aku capek. Mau istirahat dulu.""Begitu rupanya." Dyandra lalu bergerak mengembalikan kemeja Andri ke lemari."Kamu juga hari ini nggak usah kemana-mana, ya! Restoran nanti aku suruh orang untuk mengurusnya. Aku mau kamu di rumah hari ini.""Oh.." hati Dyandra sampai berdecak tak enak. "B

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status