เข้าสู่ระบบSungguh memuakkan sampai wanita itu menutup sendiri teleponnya karena merasa bahwa apa yang dikatakan oleh pria di seberang benar-benar hanya dilakukan untuk mengujinya.Suara meletakkan ponselnya dan kembali fokus pada pekerjaan yang semula diberikan oleh mantan suaminya, berharap dengan hal ini semuanya segera selesai karena dirinya tidak mau lagi menanggapi banyak sekali drama yang membuat kepalanya pusing. "Sudah dibantu dan sekarang bahkan tidak bisa mengucapkan terima kasih lalu ingin memerasku seperti ini?"Apa yang ada di otak Edo ataupun putranya yang sampai bertahun-tahun hanya bisa menjadi budak, tidak bisa menjalankan perusahaan sendiri dan bahkan orang-orang juga tidak mempercayai untuk menjalin hubungan kerja sama dengan keduanya."Jika mereka berdua terus menjadi orang gagal, hal itu sama sekali tidak ada urusannya denganku dan apa yang terjadi Memang sesuatu yang pantas untuk mereka terima. Kenapa sekarang menjadi pemarah seperti itu dan masih saja memanfaatkan orang
Lain halnya dengan apa yang terjadi jika kediaman yang ditinggali oleh Clara beserta mantan suaminya. Mereka berdua memutuskan untuk tinggal bersama dan juga menjalin hubungan yang lebih baik lagi, meskipun mereka tidur dalam posisi terpisah dan tidak seharusnya bersama sebelum kata rujuk itu benar-benar terucap. Sang wanita kelihatan sibuk siang ini dengan beberapa laporan yang dirinya dapatkan dari perusahaan, mantan suaminya sudah memberikan seorang asisten yang siap untuk melaporkan segala kondisi perusahaan miliknya. Ketika wanita itu sibuk, sebuah telepon masuk dan dirinya sudah menggunakan filter khusus sehingga tidak semua orang bisa menghubunginya dengan mudah. "Siapa yang meneleponku?"Wanita itu tidak menggubrisnya karena menurutnya tidak penting juga karena sekarang ada sesuatu hal yang harus ia selesaikan dengan cepat, mengingat bahwa orang-orang yang bekerja bersamanya mulai paham tentang kedatangannya suatu hari nanti. Mungkin juga menunggu putranya berusia empat bul
Kembali dalam jeruji yang begitu dingin dan tidak ada seorangpun yang peduli padanya, Aretha menertawakan dirinya sendiri karena sejauh ini memang tidak ada orang yang benar-benar menginginkan dirinya. Semua hal yang dia miliki akan tidak lagi dalam genggamannya dan di saat itu pula keluarganya kembali menjauh serta mengajaknya sebagai seorang pembunuh. Tidak bisa dipungkiri bahwa dirinya memang benar-benar seorang pembunuh, namun seperti biasa hatinya sama sekali tidak pernah merasa berbuat salah. Kini ia justru merasa lebih baik karena tahu bahwa hukum di negara ini tidak akan membuatnya harus mengakhiri hidup, meskipun tahu bahwa bertahun-tahun nantinya hanya akan dirinya habiskan di tempat buruk seperti ini. "Hah, seperti ini rasanya menjadi seseorang yang bahkan tidak pernah dianggap oleh dunia."Sama halnya seperti orang-orang yang berbuat salah namun tidak mau mengakui kesalahan mereka, hal ini terjadi juga pada Aretha yang bahkan sampai detik ini tidak pernah tahu bahwa apa
"Idemu itu sangat bagus karena kita bisa memanfaatkan perusahaan wanita itu untuk mengganti rugi seluruh hal yang telah dibuat Erick!" Paman dari Lucia tersebut tertawa lebar bersama istrinya karena sebenarnya dari dulu mereka tidak benar-benar menginginkan Lucia. "Salah siapa seorang wanita terlalu ingin mengambil keputusan sendiri dan pada akhirnya semua itu justru membuatnya celaka. Tentu saja dia meninggal karena ulah bodohnya," imbuh sang istri yang kemarin kelihatan begitu pengertian namun pada akhirnya menusuk dari belakang. Perlu diketahui bahwa sebenarnya keluarga Lucia sama sekali tidak mementingkan wanita tersebut, apalagi dengan peninggalan kekayaan yang diberikan oleh orang tua dari wanita itu semakin membuat sang paman menjadi sosok yang iri dan ingin memiliki hal yang sama.Mereka berdua sudah merencanakan banyak sekali hal agar manusia tidak mempercayai pria lain dan bahkan berpikiran bahwa sang keponakan tidak boleh menikah. Hal itu dilakukan agar Lucia Tak memiliki
"Menuntut Anya?" Azael memandang ke arah anak buah yang kini melaporkan tentang perkembangan kasus kematian Lucia kepadanya dan tentu saja matanya dibuat melebar ketika mengetahui bahwa apa yang disampaikan padanya benar-benar tidak sesuai dengan prediksi. "Benar, Tuan."Azael kemudian mengerutkan keningnya dan pria itu pun bisa memahami sehingga dirinya pun bertanya lagi kepada anak buahnya, "Motif apa yang digunakan oleh keluarga wanita itu hingga menyusahkan pihak lain seperti ini?"Anak buah tersebut memberikan sebuah data kepada orang yang setia membayarnya dengan harga yang fantastis sehingga seluruh hal yang mereka lakukan tentu saja sangat totalitas serta tidak mau mengecewakan Azael. Sementara pria yang baru saja mendapatkan laporan tersebut lantas membaca hal itu lalu menemukan bahwa ada hal yang tidak beres dari laporan ini. "Perusahaan yang mengalami kerugian begitu besar dan seluruh keluarga itu berkomplot untuk menuntut Anya agar mendapatkan uang ganti rugi?"Orang-ora
Baru bangun dari tidurnya dan wanita itu mendapati ketukan suara pintu yang tidak beraturan sehingga membuat istirahatnya terganggu. Wanita itu juga langsung melihat ke arah jam dan waktu masih menunjukkan cukup pagi sehingga tidak mungkin ada penghuni yang lain yang bertindak mengganggunya, kecuali pemilik kamar sewa yang saat ini ia tinggali. Tidak ada jendela ataupun lubang kunci pintu sehingga wanita tersebut tidak tahu siapa orang yang mendatanginya pagi-pagi begini. Bergerak membukanya lalu dua orang pria berseragam yang langsung membuatnya hanya terkumpul sempurna lantas menjadikan Aretha hanya bisa berdiri mematung. "Selamat pagi, kami dari pihak kepolisian mendapatkan laporan bahwa Anda merupakan terdakwa atas kasus meninggalnya seorang wanita yang jatuh dari balkon apartemen!"DEG!Aretha tidak pernah menyangka jika dirinya akan didatangi polisi secepat ini dan bahkan hal itu sama sekali tidak membuatnya. Ia memang salah, namun apa yang terjadi justru membuatnya hanya terd
Setelah dirinya mendapatkan informasi bahwa mantan istrinya sedang disembunyikan oleh Anya, Azael segera bergerak menemui wanita tersebut dan mencari tahu di mana sebenarnya Clara berada. Berdiri tepat di depan perusahaan milik Anya, pria itu sengaja memperlihatkan wajahnya agar orang-orang tahu b
Butuh sebuah rapat untuk memutuskan satu masalah ataupun kerja sama dalam bentuk apa pun, apalagi dirinya adalah seorang bos yang harus mendengarkan pendapat bawahannya juga dari berbagai macam sudut pandang. Melihat energi positif dari Anya, mereka semua juga bersemangat untuk membahas pekerjaan
"Siapa yang memindahkan figura pernikahanku ke tempat lain?" Azael terlihat langsung marah ketika dirinya tidak menemukan figura pernikahannya yang terpajang memenuhi rumah yang dirinya tinggali sendiri ini. Semalam ibunya datang berkunjung dan pagi ini dirinya tidak melihat satupun foto pernikaha
"Kelelahan karena tenaga yang terlalu terforsir sejak awal bekerja, Tuan Delvaric."Sang dokter memeriksanya ketika pria itu terbangun dari ranjang rumah sakit dan masih kembali memegang dadanya yang cukup nyeri kali ini. Kemudian, dokter tersebut berucap kembali, "Sempatkan waktu untuk istirahat







