로그인Menikah selama tujuh tahun, Kevin Ardika tidak pernah sekali pun membawa Grace Samora menghadiri acara publik, tapi dia malah menggelar pernikahan dengan mahasiswinya sendiri. Ibu mertua dan anaknya tidak hanya menghadiri acara itu bersama-sama, juga mengusirnya tanpa ampun sedikit pun. Suaminya menyuruhnya meminta maaf, ibu mertuanya menganggap dirinya memalukan, anaknya bahkan tidak menginginkannya lagi sebagai seorang ibu. Grace yang kembali dicampakkan oleh keluarganya akhirnya berpikir jernih, memutuskan untuk mencintai dirinya sendiri dengan baik. Status Nyonya Ardika tidak akan dia jalani lagi, dia tidak menginginkan anaknya lagi juga. Kevin sangat yakin, Grace yang dulu tidak segan-segan naik ke ranjangnya demi bisa menikah dengannya, tidak akan bisa bertahan hidup kalau kehilangan status sebagai Nyonya Ardika. Namun, dia tidak tahu bahwa istri yang selalu dia remehkan itu bukan hanya seorang genius di dunia akademis yang sanggup menghancurkan seluruh keluarganya, juga memiliki deretan pengagum hebat di sekelilingnya. Saat kesalahpahaman terkuak dan kenyataan terungkap, Kevin pun panik setengah mati, tapi sisi Grace sudah dikuasai secara erat oleh pria kelas atas yang kata-katanya tidak pernah bisa dibantah. Seiring dengan terungkapnya identitas Grace satu per satu, hal itu kembali memancing rasa iri dan waspada dari putri kandung keluarga kaya raya itu. Namun, mereka tidak tahu bahwa Grace yang dikira putri palsu ini justru merupakan satu-satunya ahli waris tunggal dari keluarga kaya raya tersebut. Belakangan, sang mantan suami yang menyesal setengah mati menangis pilu, "Grace, aku menyesal, ayo kita rujuk lagi." Grace, "Mantan bajingan, menjauh sana." Anaknya, "Ibu, Ibu udah nggak mau sama aku lagi ya?" Grace, "Maaf ya, kamu beneran bukan anakku." Lukman, "Sayang, gimana kalau kita bikin anak sendiri aja?" Grace, "Hehe, kamu masih dalam masa percobaan."
더 보기Di dalam bangsal rumah sakit, Kevin mematikan telepon dari Indra, lalu langsung menghubungi Grace.Panggilan pertama berdering sangat lama, sampai akhirnya terputus otomatis tanpa ada yang mengangkat.Dia menatap layar ponselnya selama beberapa detik, lalu mencoba menelepon untuk kedua kalinya.Jessica duduk di atas tempat tidur rumah sakit sambil menatap Kevin diam-diam, tangan kanannya secara refleks meremas seprai....Di dalam vila Resor Gunung Emas, Grace sedang memasak sarapan di dapur.Ini adalah pertama kalinya dia benar-benar menyalakan kompor untuk memasak sejak pindah ke rumah ini.Sebelumnya dia cuma merebus dua butir telur seadanya atau memesan makanan lewat aplikasi.Tapi, hari ini situasinya berbeda, Gabby menginap di sini kemarin malam.Saat ini Gabby baru selesai cuci muka dan turun dari lantai atas. Menelusuri aroma harum yang tercium, dia berjalan menuju ke dapur."Wah! Tante, Tante lagi masak apa nih! Harum banget!" Gabby berlari kecil menghampiri, menempel di pingg
Bagas mengatupkan bibirnya rapat-rapat, merasa heran.Kontak Nona Grace bukannya bos sudah tahu ya? Di surat perjanjian cerai Nona Grace yang diberikan Pak Andre 'kan ada nomor teleponnya.Oh, dia paham sekarang.Pak Andre 'kan melarang bos memberitahu Nona Grace kalau dia yang mengurus akta cerai itu.Jadi sekarang bos butuh alasan yang masuk akal buat menghubungi Nona Grace.Grace menatap ponsel Lukman selama beberapa detik, lalu akhirnya memasukkan nomor teleponnya ke sana.Setelah itu dia menyerahkan ponselnya kembali. "Udah 'kan?"Lukman melirik nomor telepon di layar, lalu mematikan layarnya. "Iya, udah."Grace tidak berucap sepatah kata pun lagi, dia langsung menggandeng Gabby pergi tanpa mengutarakan salam perpisahan sama sekali pada Lukman."Eh, Nona Grace ...." Bagas menatap punggung Grace yang pergi dengan begitu tegas, lalu berdecak pelan. "Kok pamitan aja nggak sih."Lukman menarik kembali pandangannya, melangkah menuju arah mobil sambil bergumam rendah, "Nggak sopan."...
Saat Grace keluar menuntun Gabby usai menyelesaikan BAP di kantor polisi, waktu sudah menunjukkan tengah malam lewat.Gadis kecil yang baru beranjak dewasa itu jelas sangat ketakutan, sampai sekarang belum bisa menenangkan diri dan terus menempel erat di samping Grace."Tante, itu orang yang tadi menyelamatkan kita." Gabby mengacungkan tangan menunjuk ke depan, suaranya masih berguncang.Grace mendongak menatap ke arah sana, sosok jangkung Lukman sedang berdiri tidak jauh sambil menerima telepon.Tidak tahu sedang membicarakan apa, raut wajahnya dingin dan tegas, auranya sangat mengintimidasi.Di bawah sorotan lampu jalan yang temaram, bayangannya tertarik sangat panjang.Menyadari pandangan Grace, pria itu mematikan panggilan telepon lalu melangkah menuju ke arahnya.Menatap pria yang makin melangkah mendekati dirinya, Grace secara refleks ingin melangkah pergi. Tapi, begitu melihat ponsel di tangan pria itu, dia kembali menghentikan langkah kakinya.Lukman menghentikan langkah di jar
"Putra mahkota Keluarga Sargio di Kota Bandala! Kalian udah mengusik leluhur, tahu nggak!"Lukman merasa berisik, lalu melirik ke arah Bagas. "Urus sana."Bagas tertegun sejenak. "Bos, bukannya sekarang udah melek hukum?"Lukman menatap Bagas seolah sedang melihat orang bodoh. "Kalau begitu urus secara hukum.""Siap!" Bagas menerima perintah. Sambil meregangkan tangan dan kakinya, dia melangkah ke arah pria-pria itu.Grace berdiri bersandar pada dinding, jari-jarinya yang langsing mencengkeram tembok erat-erat. Napasnya masih terengah-engah, sementara telinganya berdengung hebat.Lukman berjalan mendekat, menyisakan bayangan besar yang menutupi tubuh Grace, "Udah kubilang, air mata nggak bakal menyelesaikan masalah apa pun. Kamu sekarang mau nangis buat dilihat siapa?"Sekali lagi mendengar kalimat yang sama dari mulut orang yang sama.Napas Grace tertahan, manik matanya bergetar hebat.7 tahun lalu, pria ini juga menggunakan nada bicara yang 100 kali lebih dingin dan kejam dari sekara
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.