Share

12. Layani Aku Malam ini.

Siang itu Alena merasa sangat bosan berdiam diri di dalam kamar. Dia tak bisa menahan dirinya terus dipenjara seperti ini dan memilih keluar untuk melihat-lihat. Alena berjalan-jalan santai di lantai tiga rumah itu. 

Penjagaan tampak sepi. Mungkin Harry sedang keluar mengurus perusahaannya. Alena bisa merasakan angin sejuk di balkon tingkat tiga. Dia merentangkan kedua tangannya, menikmati semilir angin yang menggoyangkan rambut panjangnya. 

"Ah ... ini nyaman," bisiknya. 

Tak puas hanya diam di sana, Alena melanjutkan kakinya berjalan-jalan. Rumah itu memang lah pantas disebut istana sebab luasnya terlalu besar. Kaki Alena sudah pegal padahal dia belum mengitari seluruh lantai tiga. 

Belum lagi ornamen dan segala lukisan di rumah itu. Sangat banyak, indah dan dia yakin itu adalah lukisan karya orang terkenal. Mungkin replikanya saja sangat mahal, apalagi yang aslinya? Alena menggeleng melihat tanda tangan pelukis yang lengkap di bagian ba

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (16)
goodnovel comment avatar
Meliawati
Pengen baca tp ga ada koinnya
goodnovel comment avatar
Kasmariah Kadir
lanjut thoor
goodnovel comment avatar
Vanjava Fiafilub
pengen baca tp ga bisa bayar
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status