Compartilhar

Bab 9 | Jebakan

Autor: Fatzar kim
last update Data de publicação: 2026-02-07 12:35:38
Setelah tiba di lokasi, Adis turun dengan tergesa. Sepanjang perjalanan menuju posko pikirannya selalu was-was.

Dalam situasi genting seperti ini Raka selalu saja memandangnya. Meskipun dalam jarak yang sangat jauh, tapi Adis bisa merasakan ekor mata itu selalu membuntuti gerak-geriknya.

“Kenapa Dis? Kok kayak nggak konsentrasi gitu?” ucapan Melinda membuatnya sedikit mendongak saat mempersiapkan alat medis.

Adis menggeleng cepat. Ia tidak ingin Melinda mengetahui sesuatu yang sedari tad
Continue a ler este livro gratuitamente
Escaneie o código para baixar o App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • Merebut Kembali Cinta Lama    Bab 30 | Hari Pernikahan #1

    Hari yang tidak pernah Adis bayangkan, kali ini benar dimatanya, Rakabumi akan melangsungkan pernikahannya dengan Laras.Mereka sudah berdiri di atas altar pernikahan dan mengucapkan janji suci pernikahan. “Dis, kamu nggak papa?“ lagi lagi Melinda menanyakan hal yang sama kali ini. Adis menggeleng pelan. “Santai aja, aku nggak papa kok, nggak perlu khawatir.“Pesta itu begitu meriah. Lampu-lampu kristal berkilauan, musik mengalun lembut, dan para tamu mengenakan pakaian terbaik mereka. Sangat berbeda dengan pernikahan Adis dulu bersama Rakabumi—yang dilakukan secara diam-diam, tanpa pesta, tanpa saksi yang berarti.Malam ini Adis terlihat sangat cantik dengan gaun putih yang membalut tubuhnya dan sepatu heels yang membuat langkahnya tampak anggun.Sayangnya, hatinya benar-benar rapuh.Adis merasa dirinya tak lebih dari boneka Rakabumi yang sengaja dihidupkan di dunia ini. Jika ada satu kesempatan untuk mengulang waktu, ia tidak ingin pernah mengenal pria itu.'Aku benci Rakabumi.'K

  • Merebut Kembali Cinta Lama    Bab 29 | Undangan Pernikahan

    Perasaan baru kemarin adis di terbangkan ke lagit, oleh Rakabumi Pramana sekarang ia harus menerima fakta bahwa minggu depan adalah hari pernikahan Rakabumi Pramana. “Dis, are you okay?"tanya Melinda di sampingnya kali ini. Adis menggeleng kecil ia tidak tau harus bersikap apalagi setelah ini, yang ia ingat ini adalah salah satu strategi Raka untuk merebut kembali dirinya. “Permainan ini sangatlah tidak lucu,” gumam Adis. Jahat, manipulatif dan licik. Adis membenci Raka, sangat membencinya. Undangan itu sangan jelas di depan matannya. Meskipun ia tahu bahwa ini adalah hari bahagia, tapi tidak dengan peraaannya.langkah kakinya bergetarr tatkala ia mendengar bahwa semua harus hadir kali ini, Adis juga wanita namun sepertinya ia tidak mendapatkan peran itu di sini.“Kamu nggk papa?“ tanya Adipati.Wah, gila… hanya orang berhati malaikat yang bakalan bilang kalau Adis saat ini nggak papa.Inibukanlah pertanyaan dari Melinda unduk keua kalinya, melainkan ini adaalah pertanyaandari a

  • Merebut Kembali Cinta Lama    Bab 28 | Sssht Melinda Diam

    Melinda merasakan ada yang berbeda dari diri adis, ia pun akhirnya memberanikan diri bertanya pada temannya tersebut. “Dis,memangnya kamu sebenarnya sama komandan ada hubungan apa sih, kalau boleh tau?“ tanya Melinda. Adis mematung sesaat.kalimat itu begitu menusuk untuk adis saat ini. Adis kemudian menjawab dengan satu tarikan napasnya. Mau tidak mau ia harus menjawab, karena Melinda sudah pasti akan menanyainya setiap saat. “Saya manatan komandan Rakabumi Pramana, memangnya ada apa?“Melinda hampir saja memuntahkan seluruh isi perutnya kali ini. Entah ini sebuah berita atau sebuah kejutan dadakan yang jelas ia belum bisa menerima. “Nggak kok Dis, cumakaget aja, berarti selamaini yang di gosipkan kalau komandan itu pernah menikah itu benar adanya,aku pikir dia belok.“ Melinda sedikit tertawa setelahnya.Rakabumi belok? Lucu sekali. bisa-bisanya Melinda berpikir seperti itu. Kalau Komandan mendengarnya sudah pasti ia akan terkena skors karena sudah membawa berita yang tidak ben

  • Merebut Kembali Cinta Lama    Bab 27 | Adis mencurigakan

    Melinda menahan napasnya yang terengah-engah. Ia memegang dadanya dengan sebelah tangan.“Aduh Dis, Dis… kamu ini kalau ngajak sengsara bilang-bilang dong!“ Melinda tidak terima dengan rekan setimnya itu yang membawanya harus berlari menghindari Rakabumi.“Dok… Kita sembunyi di balik pohon itu aja yuk!“ ujar Adis.Ini gila tapi cukup menarik untuk Melinda.“Bolehhh,” ucap Melinda.Akhirnya mereka berdua memutuskan untuk bersembunyi di balik semak-semak yang tadi sudah di maksud oleh Adis.***“Dis, lagian, kamu kenapa sih pakai ngikutin Komandan segala?“ tanya Melinda.Adis diam, ia tidak menjawab kali ini.Ia kemudian menggaruk pipinya yang tidak gatal.“Emang ada yang salah?“ tanya Adis tanpa ragu kali ini. Ia menatap Melinda seperti tidak terjadi apa-apa.Melinda menepuk jidatnya. “Yang ada kamu disangka penguntit tau,” jelasnya.“Atau jangan-jangan kamu ini sebenarnya fans dari Komandan Rakabumi yang lagi menyamar ya?“ ucap Melinda.Ucapan Melinda membuat Adis hampir ingin memunta

  • Merebut Kembali Cinta Lama    Bab 26 | Hampir Ketahuan

    Meskipun sudah terjadi beberapa hari lalu, namun kalimat itu masih terngiang di kepalanya. Raka tidak pernah menyukai Laras, dia sangat menyukai Adis. Dan itu mutlak tidak bisa di bantah.Adis pikir Adipati akan membual soal ini.“Wih, sendirian aja?“ tanya Adipati.Adis mengangguk. “Berdua juga tidak mungkin kan, Mayor?“ Adis terkekeh pelan.Adipati kini sudah berada di samping Adis, menatap langit malam dalam diamnya.“Kenapa belum tidur?“ tanya Adipati.Adis membapas santai. “Karena belum bisa tidur, kata-kata Rakabumi masih terngiang.“Adis mencebikkan bibirnya, memasang raut masam.Lelaki di sampingnya kini sudah tertawa lebih dulu. “Emang Raka bilang apa?“Dengan berat hati Adis menarik napas dalam. “Dia cuma suka sama aku,” begitu balasnya.Adipati hampir saja tersedak ludahnya sendiri karena mendengar ucapan Adis.“Kan saya sudah bilang waktu itu, kamu sih nggak percaya,” balas Adipati.“Tapi pernikahan mereka sebentar lagi.“Adis meremas jarinya setelah kalimat itu keluar dar

  • Merebut Kembali Cinta Lama    Bab 25 | Pintar Dan Menarik

    Adis akhirnya menyelesaikan masalah yang telah diperbuat oleh Melinda.“Bapak, Ibu… mohon maaf… untuk masalah yang terjadi akan saya selesaikan setelah ini, dan sebagai gantinya kalian bisa ambil makanan gratis sepuasnya.”Adis berdiri di hadapan para warga, meskipun ia tahu yang diambil memiliki risiko besar.“Boleh nih,” sahut warga yang berdiri paling depan.“Nah, untuk semuanya dimohon antre di tempat yang sudah disediakan.”Adis berbicara dengan pembawaan santai dan tidak tergesa-gesa. Ia percaya masalah ini akan terselesaikan dengan kepala dingin.“Siap, Bu Perawat!”Adis memberikan aba-aba untuk para prajurit agar segera menyiapkan dapur umum.Sedangkan ia dan Melinda sibuk memberikan penanganan pertama.Warga mulai bergerak teratur menuju dapur umum. Suasana yang tadi sempat memanas perlahan mencair oleh aroma nasi hangat dan lauk sederhana yang dibagikan para prajurit.“Akhirnya semua dapat terkendali lagi,” bisik Melinda.Adis mengangguk kecil. “Iya, Dok, akhirnya ya…”Raka

Mais capítulos
Explore e leia bons romances gratuitamente
Acesso gratuito a um vasto número de bons romances no app GoodNovel. Baixe os livros que você gosta e leia em qualquer lugar e a qualquer hora.
Leia livros gratuitamente no app
ESCANEIE O CÓDIGO PARA LER NO APP
DMCA.com Protection Status