LOGINRhain Valdes left her family and friends to get married to the only man she has ever loved. After the marriage, she discovered that the man never loved her and his family doesn't love her but they love and take care of their first son's wife Lilian Vinto the same lady her husband loved most. She knows all this because she always sees her husband smile genuinely when he is with her.
View MoreHai teman-teman perkenalkan namaku Nissa rahma, asalku dari metropolitan. Niatku pindah disini dikarenakan orang tua ku dipindahkan tugas ke kota ini.
“Baik Nisa, kamu silahkan duduk disana bersama rain.” tutur Bu Darin
“Baik anak-anak kita akan melanjutkan pelajaran sejarah yang minggu lalu.”
“Baik bu.” serempak siwa didalem kelas.
“Eh Nisa, boleh kenalan gak?” Rain menyodorkan tangan agar berjabat tangan dengan nisa.
“Oh boleh banget kok, namamu siapa?”
“Namaku kesyana Raina Namila, rada aneh sih namaku tapi ya mau gimana orang tua kok yang ngasih. Yakan?”
“Namamu bagus kok laa gapapa terima aja.”
Tak terasa mereka berdua berbincang sekian lamanya selama pelajaran sejarah. Sampai kena teguran dari Bu Darin.
“Nisa, Mila!” Bu Darin lagi jelasin mapel buat hari lusa besok. Kalian kalo ingin kenalan nanti saja ya waktunya istirahat.
“Iya bu. Dah nis nanti aja lanjutannya kita belajar dulu.”
Bu Darin mengajar dengan jelas dan gamblang, apalagi sejarah. buku yang tebal, dan lontaran dari mulutnya bikin mata ngantuk. Seperti baca dongeng.
Sebagaian siswa pada ngantuk, bahkan sebagian pada tidur. Kena omelanya Bu Darin baru tau rasa tu bocah.
Kring...kring...kring... Bel istirahat bunyi sangat kencang. Dan siswa yang lain pada berhamburan keluar.
Baik anak-anak pertemuan kita cukup sampe disini, dan dilanjutkan pertemuan lusa nanti. Tugas rumah kalian, kerjakan LKS halaman 20-25. Itu untuk penambahan nilai kalian. Oiya untuk Nisa kamu bisa beli LKS di kopsis sekolah. Selamat istirahat anak-anak.
“Wididih, ada anak baru ni bolehlah kenalan ma marko yang ganteng ini.”
“Dih, dengan pedenya lu ngomong gitu? Semua cewek di embat sama lu? Ga habis thingking gw.” sahut Rain yang kesal.
“Eh Nona Rain tidak boleh marah-marah dengan Tuan dong, nanti cantiknya ilang.”
“Boleh kok kenalan, nama gw Nisa rahmah.”
“Noh kann, yang gw ajak kenalan aja gak marah rain. Masa lu bukan siapa-siapanya marah.”
Marko cowok yang terkenal dengan modus dan fakboynya di penjuru sekolah. jagonya mengeluarkan gombalan maut, wanita yang ia temui. dengan segi fisik yang mendukung dari kulit kuning langsat bulumata dan alis tebal, tinggi semampai dan dada bidang. Satu lagi terlahir dari keluarga tajir.
“Dah yuk Nis ke kantin nyari makanan, nanti kita kenalan ma anak-anak yang lain nya.” ajak Rain ke Nisa agar tidak dekat-dekat dengan fakboy berandalan.
Sesampai di kantin, Nisa dan rain memesan makanan dan minuman yang mereka suka. Cukup lama dikarenakan sangat ramai sampai berdesak-desakan.
10 menit menunggu makanan baru kunjung datang.
“Ini mbak makanannya, silahkan disantap ya.”
“Widih enak nih bakalan kenyang, ada bakso, mie ayam, kripik pedas dan minuman es teh+ jeruk duh seger banget. Nis ayo dimakan mumpung masi anget biar ga kelaperan lu ntar.”
“Rame banget ya Rain disini jadi mungkin tambah betah. Iya iya ini gw mau makan.”
“Iyaa Nis. banyak juga acara acara yang lain kalo mau buat rame.” Tutur Rain agar lebih jelas.
Disaat lagi makan. Segelintir siswa fokus ke satu titik yang bikin siswa gagal fokus. Siapa lagi kalo bukan famousnya sekolahan mau cewe ataupun cowok.
“Eh Rain, itu siapa? Kok semuanya pada gagal fokus.”
“Oh itu badboy, badgirls sekolahan ini. Sekelasnya marko yang tadi. Biasa pada bawa Genk”
“Pada galak ya Rain? Gw jadi takut. Ya soalnya Gw anak baru.”
“Ngapain takut sih Nis santai aja ngapa, lu nikmatin mie ayam lu biar kenyang. Mereka gabakal ganggu kalo kita ga ganggu.”
Gimana semuanya ga gagal fokus. Semua badgirls nya pada cantik-cantik apalagi body yang semampai rambut ikal lurus, dan jelasnya ya tajir dong.
“Nis sehabis makan ini gw mau kenalin lu ke temen-temen gw, biar lu tambah temen ye disaat gw lagi ga ada nanti. Oh yaa semuanya pada asik kok kalo lu udah kenal.”
“Em bolehlah Rain. Gw ngikut lu aja deh, oh ya Rain nanti tolong anterin gw beli Lks ya.”
“Yaudah yuk bayar semuanya, sehabis ini kita lets go buat nyamperin sejoli gw.” setelah Rain bayar dengan Nisa. Mereka berdua pergi untuk mengahampiri teman-teman Rain. niatan Rain agar Nisa tidak kesepian.
“Heloo girlss, gw bawa temen baru ni, anak baru yang kemarin lu pada penasaran. Eh nisa lu duduk sini samping gw.” jelasnya Rain ke temen-temenya.
“Oh helo, salam kenal ya. Kenalin nama gw rasya. Dan ini tasya, satunya lagi vina.” mereka semua perkenalkan diri dan dibarengin dengan senyuman.
“Eh ada anak baru ternyata, baru pindahan disini ya? Jelasin dong muasal lu bisa kesini?”
“ehm nama gw Nisa rahma. Asal muasal gw kesini dikarenakan mengikuti tugas orang tua, orang tua gw pindah kesini.”
“Dari kota metroplitan nih, widih pasti disana ketemu artis artis yakan? Terus semua ceweknya dan cowoknya pada cantik-cantik.” tanya tasya dengan kepo nya dia.
“Pernah kok ketemu, pernah juga ngadain acara dan yang di undang artis. Kalo cantik dan gantengnya semua sama aja kok sya.”
“Disana tuh panas ga sih? Kok kayaknya keliatan sempit gitu? Terus gersang, banyak kehidupan disana tapi gatau terurus enggaknya?” saut vina yang ga kalah dari tasya.
“Vina kok lu nanya-nya gitu?” gertak mereka bertiga kecuali Nisa
“Lah orang gw nanya? Emang gaboleh?”
“udah-udah. boleh kok vina nanya gitu, bakal aku jawab ya. kalo panas ya emang panas soalnya kebanyakan lahan dibuat lapangan kerja, kalo sempit juga ga terlalu tergantung tempatnya dimana. Kalo tempat gw di kodam dikarenakan bapak gw angkatan darat. kalo terurus itu mungkin mereka yang ada duit.”
“Noh-kan Nisa aja ga keberatan gw tanyain, Rasya lu gamau nanya ke Nisa nih? Kan lu pengen ke sana Sya?”
“Oh gw? Engga dulu deh, gw masi ngerjain tugas print nih terus besok di kumpulin.”
“OIYAA! ya ampun lupa tugas buat besok, Rasya kenapa ga bilang si Sya? Jadinya kan keteteran nih.” mereka bertiga pada lupa untuk tugas harian besok.
“Lah kan lu pada cuy yang santai, nikmatin aja dulu QnA nya ma anak baru.”
Teman-teman waktunya dan mau bel masuk nih. Yuk mending ke kelas buat siap-siap nanti mapel nya apa, terus biar ga nyempit.
Yaudah ayok kita ke kelas bareng-bareng. Sampai jumpa nanti ya kalian.
Dikarenakan Nisa dan Rain beda kelas dengan mereka bertiga maka dari itu mereka duluan.
Pelajaran selanjutnya adalah, MATEMATIKA! Ya ampun guru killer satu sekolahan ni mana tugas gw sebagaian belom lagi. Keluh Rain dengan bingungnya.
“Eh Nis? Lu bisa bantuin gw gak? Ngerjain matematika Nis,”
“Coba deh Gw liat, sapa tau aja bisa he.he.he”
“Ada bukunya ga Rain? Soalnya hampir sama kayaa ditempat gw dulu nih.”
Lalu Rain merogoh tas untuk mencari buku paket agar mudah untuk mengerjakan PR. “Nih Nis bukunya, terus bab 3 halaman 125.”
When I woke up it was morning already and it was like someone was paid to hit me because my whole body was aching especially my inner thigh.Then I remember I just had my first sex with Laurel Donalds my best friend's elder brother and the guy I have loved in secret for a long time. Well, he can be very aggressive and wild but physically and in bed."But I love it.I look around but I can't see Laurel. Did he just have sex with me and abundant me here? That means he was lying when he said he love me Yesterday.I stoop up, but Gosh! I stop and sat again. it was aching and painful. I said to myself at that moment the door of the bathroom opened Laurel walk out with a bathroom robe around his body there was a smile on his face because he didn't live me alone. He walks to his closet and puts on his clothes and then he walks up to me." I will help you to the bathroom he said and carried me bridal style.The maids will take care of that he said when he saw my graze on the blood-stained bed
R_18Jane POVLaurel carried me in his arms and walk to his room. Immediately we got to his room he put me on the bed and immediately take off my clothes. Throwing it all away.He dives at me and kisses me passionately. His kiss is very gentle until it became wild and aggressive and that made me very happy as I responded wildly too.I have loved Laurel ever since I became friends with Rhain but he never for once had his eyes on me what made me happy and never to give up was the fact he was never in a relationship with any lady.His kiss lowered down to my breast and played with it using his tongue until my nipple hardened. and I moan, overwhelmed with pleasure and ecstasy.I don't know if the people working in his house can get me or not but as for now, I don't care at all!Laurel stands up and throw away his clothes and parted my legs. I open it willingly. He kissed it using his tongue. Playing and sucking at the same time."Shit! Why are you so right? He asked." I felt embarrassed
It was around 4 pm when Rhain told her brother Laurel and her friend Jane let them go play the draft at Laurel Villa and the three of them walk out of the mansion. When they got close to Laurel's car, Rhain stop them and said. "Bro, you and Jane can go ahead I have something to do with Damien and Kyle but I will join you both a little bit late. Laurel nod his head in approval and he walk to the driver's seat and sat down while Jane sat beside him at the front sit Laurel Started the engine of the car and drove away. " when the car was out of the mansion, Rhain just smile at herself and said "time for the next plan which is to stop two brothers of mine from doing to Laurel's place for the night. And she steps inside the house. " I thought you were to go out with Laurel and your friend? Damien asked. "Yeah, but something came up so I told them to go without me. Okay, so what are you doing here then? Or was it just a plan to let the both of them be together? Kyle asked sensing that hi
Are you okay, Rhain? Kyle asked after the reporters left the registrar's office Yes, am perfectly fine, you don't need to worry. Rhain said."Let's go, Kyle said as they both walk to the car. Sorry best, I saw what stupid reporters did to you and I am sure it was one of the Cabera's who send them. Jane said " You don't need to worry yourself about them. Rhain said and step inside the car and sat down."My friend is finally free and back from the bondage. Jane shouted" Will you stop shouting? Do you want to block our eardrums? Kyle said and Jane kept quiet." Kate! Where do you want to go right now?"Let's just go home am tired right now. Thain said " Okay, then Kyle said and drove the car to Donald's mansion. When the car got to the mansion the security guard open the gate and Kyle drove the car inside the mansion. Kyle packets the car at the parking lounge and they all step outside the car and they walk inside the mansion. When they got inside the living room of the Donalds man
Jake drove his car to his office. When he got inside his office he sat down on his office chair and started thinking…"When he woke up in the morning he went to Lilian's room to go check up on her. When he got there she was already up so he greeted her." How are you feeling now? "Physically am doing
It was 7 in the morning when Rhain woke up from bed and she looked at the door but there was nobody around wondering why her brother hadn't sent her clothes yet she took her phone from on top of the small cupboard in the hospital room and called her elder brother. After a few rings the phone was fin












Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.
reviews