分享

Kepercayaan yang Runtuh

作者: Mirielle
last update publish date: 2026-05-26 22:05:15

Setelah dua hari dirawat, Zion kembali pulang.

Dalam perjalanan pulang, tidak ada yang banyak bicara. Tony mengemudi. Trina duduk di belakang bersama Zion, sesekali menatap wajah anaknya dengan ekspresi yang berusaha terlihat tenang namun gagal.

Di rumah sakit sebelum kepulangan, Trina dan Tony sempat berbicara pelan di sudut ruangan, dekat jendela yang memandang ke taman kecil di bawah.

"Kita tidak bisa membiarkan Zion tumbuh dalam lingkungan seperti ini," kata Trina. Suaranya rendah, tapi tek
在 APP 繼續免費閱讀本書
掃碼下載 APP
已鎖定章節

最新章節

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Terkena Tembakan

    Pintu lift bergerak perlahan sebelum akhirnya terbuka dengan bunyi ding yang nyaring. Jack memperbaiki posisi topinya sebelum dia keluar sambil bersiul ringan. Namun langkahnya langsung berhenti.Di depan unit apartemennya, bukan area lobi kosong yang menyambutnya, melainkan beberapa petugas kepolisian berseragam lengkap. Wajah Jack langsung mengeras. Tapi dia tetap tenang. Tidak ada yang tahu rencananya. Bisa saja mereka di sana untuk urusan lain.Hingga dia melihat Anne dan Zion, berdiri sedikit jauh dari para petugas. Kemarahan langsung menyambar seperti api yang disiram bensin. Anne berdiri di sana dengan santai, sedangkan Zion berdiri sedikit di depannya, dengan sadar menjadi tembok pelindung.Tangan Jack langsung mengepal. Untuk sesaat, jantungnya langsung berdegup cepat. Mereka tahu? Tapi dari mana? Rencana ini hanya ada di kepala Jack. Bahkan Vivian dan Mary disuruhnya pergi agar dia bisa melancarkan aksinya.Keduanya bahkan tidak tahu sama sekali. Tapi, kenapa mereka di sana

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Rencana Jack

    Anne tetap terjaga saat dia mendengar tarikan napas Zion panjang dan tenang. Pria itu telah tertidur, memeluk dirinya bagai guling. Anne masih belum bisa memejamkan mata walau dia tadinya ingin menyusul tidur.Pelan-pelan Anne mengangkat tangan Zion yang memeluknya. Dia bergeser turun dari ranjang, memakai kembali piyamanya yang tercampak di lantai.Lalu berjalan pelan menuju balkon.Anne memejamkan mata, menghirup udara malam dengan aromanya yang menenangkan. Saat itulah bayangan Summer muncul.Anak itu tersenyum padanya, lalu melambai. Anne cepat-cepat membuka matanya kembali. Napasnya memacu cepat, namun tidak lama, dia kembali tenang. Dan tersenyum. Summer sepertinya sedang memberikan restunya, dan Anne perlahan merasakan kelegaan di hatinya.“An …”Anne menoleh, Zion setengah bangun menatapnya.“Apa yang kau lakukan? Kau tidak tidur?”Anne melihat Zion turun dari ranjang. Cahaya remang lampu kamar bermain-main di tubuh atletis pria itu ketika dia berdiri memakai pakaiannya. Otot

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Bukan Pengganti

    Suara detik jam dinding terdengar lembut mengisi kekosongan ketika dua orang dalam ruangan itu diam. Angin malam perlahan berhembus lewat jendela yang belum sepenuhnya ditutup. Tirainya melambai pelan mengikuti arah angin.Anne masih terpaku menatap Zion, pria itu pun sama. Namun kini air mata Anne telah berhenti. Dia tidak menangis. Dia ingin mengatakannya dengan jelas.“Apa aku membuatmu sedih?” Anne menggeleng. “Kau membuatku mengerti betapa dalam kau mencintaiku.”Pria itu tersenyum tipis. Dia mengusap wajah Anne. Tepat sekali dugaannya. Melihat Anne tidak mengatakan apa pun lagi sejak tadi membuktikan jika semua itu hanya keinginan impulsifnya karena ingin segera menggantikan Summer.Walau ada sekelumit rasa kecewa, Zion belajar menahan diri. Dia tidak akan membebani Anne. Dia juga tidak mau Anne mengandung dalam keadaan terpaksa. Jika ingin membangun keluarga lengkap, dia ingin semua pihak bahagia.“Aku akan mandi. Kau tidurlah lebih dulu.”Zion langsung meninggalkan Anne. Pr

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Ayo Punya Anak

    Waktu seolah tiba-tiba berhenti. Degupan jantung yang cepat usai mencium Anne mendadak hilang, atau justru makin memacu lebih cepat sampai Zion tidak menyadarinya.Anne tersenyum kecil. Dia mendorong tubuh Zion yang dan keduanya duduk berhadap-hadapan. Anne memegang kedua lengan Zion, mengatakan hal yang sama untuk kedua kalinya.“Zion, ayo punya anak.”Ekspresi Anne tenang, seolah kalimat yang baru saja keluar dari mulutnya bukan sesuatu yang mampu menghentikan detak jantung seorang pria. Di depannya, Zion tidak mampu mengatakan apa pun. Mulutnya seolah terkunci rapat.“Kau … tidak senang? Kenapa wajahmu datar? Katakan sesuatu!”Zion menghembuskan napasnya pelan-pelan selagi dia mengatur ritme jantungnya. Jujur saja. Jangankan mengatakan sesuatu, bernapas saja rasanya dia susah.Sejak dia jatuh cinta pada Anne setelah menikah dengannya, beberapa kali terbersit keinginan itu. Zion, sebagai pria, tentu saja dia ingin punya anak dari Anne. Dia ingin membina keluarga yang utuh, membesark

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Vivian Dipecat

    “Aku tidak bisa mempertahankanmu, Vivian!”Trevor menatap Vivian tajam. Dalam ruangannya, hanya ada mereka berdua. Vivian tampak sedikit berantakan. Wanita itu tampil dengan wajah pucat dan jari gemetar. Ini kontras dengan awal kedatangannya yang penuh dengan arogansi dan percaya diri yang berlebih.“Skandal ini cukup besar dan ini jelas mempengaruhi citra perusahaan. Lagipula, teman-temanmu melaporkan kalau kau agak … gila!”Vivian melotot, menggeleng cepat. “Tidak. Trevor, m-maksudku Tuan Trevor. Aku tidak gila. Dan s-skandal itu tidak benar. Itu hanya perbuatan orang yang ingin menjatuhkanku. Itu tipuan. AI!”“AI tidak akan bisa sedetail ini.” Trevor memutar layar laptopnya menghadap Vivian. Video dirinya sedang tidur dengan para pria itu sedang diputar. “Bahkan detail dirimu terlihat jelas.” Dia menunjuk tahi lalat di leher Vivian. “Kau masih menyebutnya AI?” “Aku …”“Keputusan ini berdasarkan pertimbangan matang, juga respon teman-teman kerjamu. Aku ingin lingkungan kerja disini

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Video yang Kembali Tersebar

    “Apa kau gila?”Mary menggebrak meja saat ketiganya sarapan, tepat setelah Vivian mengatakan semua: jika dia diikuti oleh bayangan Summer.Vivian meletakkan sendoknya. Ya. Di memang gila, dia juga mengakuinya. Tapi dimana alasan logis untuk semua hal yang menimpanya?Video Summer yang tiba-tiba muncul di presentasi, juga suara bisikan yang memanggilnya bibi, atau wallpaper komputernya yang tiba-tiba berganti, lalu nyanyian di kamar mandi yang hanya dia sendiri yang mendengar.Bagaimana Vivian menjelaskan semuanya?“Mom, aku tahu ini tidak masuk akal. Tapi itu hanya aku yang mengalaminya. Orang lain tidak.”“Ini pasti ulah Anne.” Mary mendengus. “Mana mungkin ada hantu? Mana mungkin Summer bisa bersuara lagi?”“Siapa yang dia kenal di tempatku bekerja? Tidak ada!”Mary memejamkan matanya sejenak, kepalanya menggeleng kuat.“Tetap saja. Mungkin itu hanya perasaanmu saja,” timpal Jack, dia meletakkan tiga butir telur rebus di atas meja. “Tidak ada hantu, Nak. Ibumu benar.”Vivian mendesa

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Ancaman Serius

    Suara benturan di luar cafe tidak juga berhenti. Kursi-kursi di luar dirusak, dinding kaca kembali dilempar dengan batu. Sebagian bahkan menggunakan kursi untuk memecah dinding dan pintu kaca yang terkunci.Anne hanya bisa menutup telinganya dengan kedua tangan, menunggu dengan gelisah dan jantung

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Tangisan Manipulatif

    Vivian menghabiskan waktu untuk berkeliling kota sambil menunggu malam turun. Dia tahu, kemungkinan besar rumahnya juga diseruduk oleh para wartawan. Malam akan cukup aman. Jika pun masih ada para pemburu berita sialan itu di sana, dia akan mudah menerobosnya.Menjelang pukul sebelas malam, Vivian

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Jebakan yang Berhasil

    “Nona Vivian, benarkah anda melakukan semua ini demi perusahaan?”“Aku dengar perusahaan anda butuh dana. Apakah benar Roselle Grup diambang kebangkrutan?”“Nona Vivian, apakah orang tua anda tahu tentang masalah ini?”“Tolong jawab pertanyaan kami Nona ...”“Nona Vivian ...”“Nona Vivian ...”Pert

  • Nikah Kontrak, Diam-Diam sang Penguasa Mencintaiku   Kejutan Manis untuk Vivian

    “Aku sudah menemukan jadwal aktivitas Vivian, Tuan.”Don menatap Zion yang sedang memejamkan matanya di kursi kerja. Tubuhnya bersandar kaku, wajahnya terlihat lelah. Zion tidak pulang semalam. Dia khawatir Anne akan curiga padanya melihat bercak darah yang menempel di kemejanya.Juga luka di tanga

更多章節
探索並免費閱讀 優質小說
GoodNovel APP 免費暢讀海量優秀小說,下載喜歡的書籍,隨時隨地閱讀。
在 APP 免費閱讀書籍
掃碼在 APP 閱讀
DMCA.com Protection Status