مشاركة

Tetangga Baru

مؤلف: Caramelly
last update تاريخ النشر: 2026-09-04 07:47:10
Melihat interaksi akrab di antara keduanya, sepasang manik mata dingin milik Rowan kian menggelap. Fokus tatapannya kini benar-benar terkunci pada kedekatan Diana dengan pria asing yang tidak ia kenali itu.

Ada rasa tidak suka yang teramat jelas tergambar di wajahnya, bercampur dengan gejolak cemburu yang asing mendadak menghantam dada Rowan saat melihat senyuman Diana yang selama ini jarang diperlihatkan kepadanya, kini diberikan begitu saja pada pria lain.

Rahang Rowan mengeras dengan sempurna
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق
تعليقات (2)
goodnovel comment avatar
Farkhani Farkhani
semangat up kak,dah aku kirim GEM ya
goodnovel comment avatar
Farkhani Farkhani
dikit banget kak thor🥹
عرض جميع التعليقات

أحدث فصل

  • Nona, Lupakan Saja Mantan Suamimu   Perasaan

    Diana menoleh ke depan sana, wajahnya tersorot lampu mobil, sosok Rowan berdiri tegak dengan satu tangan di dalam saku celananya. Tatapan pria itu lurus mengunci mobil Arsen. Meski jarak mereka terpisah beberapa meter, ketegangan di wajah Rowan terasa begitu nyata.“Iya,” jawab Diana pelan, berusaha mengontrol suaranya agar tetap terdengar biasa saja. “Nggak apa-apa, Sen. Kamu langsung pulang saja. Ini sudah larut malam.”Arsen tidak langsung melajukan mobilnya. Pria itu menatap Rowan sejenak, lalu kembali melirik Diana. Kerutan di dahinya menandakan rasa penasaran yang besar, namun ia memilih untuk tidak mendesak lebih jauh. Arsen tahu batasannya.“Kamu yakin nggak apa-apa? Perlu aku temani sampai masuk rumah?” tawar Arsen lembut.Diana menggeleng sambil melepaskan sabuk pengamannya. “Nggak usah, Sen. Aku bisa sendiri. Makasih banyak ya buat hari ini.”“Sama-sama. Istirahatlah, Diana.” Arsen tersenyum tipis.Diana membuka pintu mobil lalu turun. Begitu kakinya menapak di tanah, suara

  • Nona, Lupakan Saja Mantan Suamimu   Pengumuman

    Mohon maaf otor baru update. Belum lama ini otor sakit dan baru pulih. Di satu sisi kucing kesayangan otor juga sakit terkena flutd, jadi otor tidak punya kesempatan untuk update sama sekali. Di saat otor sakit, otor juga sibuk merawat kucing otor.Sekarang kucing kesayangan otor sudah meninggal dan tidak sakit lagi.Terima kasih, sudah mau menunggu Diana dan Rowan.

  • Nona, Lupakan Saja Mantan Suamimu   Batasan

    Diana buru-buru mengalihkan pandangan matanya. Saat Rowan menatapnya lebih lekat.“Bukan apa-apa,” jawab Diana cepat sambil merapikan brosur di meja stan Livora. “Aku baru menyadari kalau gedung pameran kali ini dibuat lebih megah.”Saat Arsen menatap ke arah tempat Rowan berdiri, pria itu sudah berbalik pergi bersama Davian. Arsen kembali menatap Diana dengan dahi berkerut. Ia tahu Diana bohong. Rasa cemas di mata wanita itu tidak bisa disembunyikan.Arsen menyadari kalau hubungan Diana dan Rowan tidak biasa, pria itu bukan pria biasa yang hanya sekadar bertetangga dengan Diana. Pria itu menyadari sesuatu, tetapi ia lebih menyembunyikan kebenaran itu di hatinya.“Diana,” Arsen melangkah mendekat, suaranya melembut. “Kamu nggak usah merasa berutang budi sama Pak Rowan. Tanpa gertakan dia tadi, produk Livora tetap yang terbaik. Kita bisa cari investor lain tanpa bantuan dia.”Diana menoleh pada Arsen, lalu perlahan senyuman tercipta di wajahnya. Diana mengangguk seraya tersenyum.“Tent

  • Nona, Lupakan Saja Mantan Suamimu   Sangat Asing

    Diana mengepalkan tangannya. Ia tahu ucapan Adam saat ini membawa dampak besar untuk kedepannya. Ucapan itu pria itu seketika membuat suasana mendadak tegang dan ucapan Adam membuat beberapa pengunjung yang mendengar ucapannya mendadak ragu.Di tengah ketegangan itu, suara langkah kaki terdengar mendekat. Sosok Rowan kembali muncul, namun kali ini ia tidak bersama rombongan direksinya. Pria itu hanya berdua bersama Davian.Langkah pria itu berhenti tepat di depan Adam. Kehadirannya yang tiba-tiba membuat Adam seketika tersentak kaget. Ekspresi pria itu mendadak berubah menjadi sangat ramah."Ah, Pak Rowan! Suatu kehormatan bisa bertemu Anda di sini," sapa Adam buru-buru membungkuk hormat.Rowan tidak membalas sapaan itu. Sepasang mata dinginnya menatap Adam dengan tajam, membuat pria paruh baya itu mendadak berkeringat dingin.Rowan kemudian mengalihkan pandangannya pada kereta bayi buatan Diana, lalu menyentuh penutup otomatisnya dengan gerakan perlahan. Diana yang melihat itu terteg

  • Nona, Lupakan Saja Mantan Suamimu   Pameran

    Hari pertama pameran nasional akhirnya tiba. Aula besar gedung pameran sudah sangat ramai sejak pagi. Para peserta dari berbagai perusahaan sibuk merapikan stan mereka masing-masing.Diana dan Arsen tiba di lokasi dengan setelan formal. Sebagai pemilik saham utama, keduanya memilih turun tangan langsung untuk memeriksa persiapan akhir produk Livora secara detail.Di dalam stan yang luas itu, belasan staf pemasaran dan tim teknis dari Livora juga sudah bersiap di posisi masing-masing, memeriksa brosur dan memastikan kebersihan area.“Akhirnya tiba juga,” gumam Diana, dadanya berdebar agak gugup. Setelah sekian lama vacum, akhirnya ia meluncurkan produk baru. Apakah akan diterima di pasaran tergantung hari ini.“Aku yakin, karyamu akan selalu ditunggu pelanggan setiamu,” sahut Arsen menenangkan.Mendengar itu Diana tersenyum lebar. Namun, langkah kaki Diana dan Arsen seketika terhenti saat masuk ke area lobi utama. Pandangan mereka tertuju pada area tengah lobi VVIP.Di sana, stan milik

  • Nona, Lupakan Saja Mantan Suamimu   Masih Membenciku

    Keesokan paginya, halaman rumah Diana sangat bising. Sejak pukul delapan pagi, tim kontraktor suruhannya sudah mulai melanjutkan pembangunan dinding pembatas. Kini, dinding beton yang memisahkan halamannya dengan rumah Rowan sudah berdiri setinggi dada orang dewasa.Diana melangkah keluar dari pintu depan dengan pakaian rapi. Ia bersiap pergi ke kantor pusat Livora. Pandangannya sempat tertuju pada dinding itu, selama beberapa detik. Obrolan tadi malam bersama Revan semalam, terus menerus menguasai pusat pikirannya.Diana menggelengkan kepala, mencoba mengusir pikiran itu. “Apa sih yang aku pikirkan.”Ia segera masuk ke dalam mobil, mengendarai mobilnya dengan kecepatan sedang.Setibanya di kantor pusat Livora, Diana langsung menemui Maira dan Arsen di ruang kerja utama. Hari ini mereka harus mematangkan persiapan materi promosi. Letak stan mereka telah resmi dipindahkan ke area VVIP oleh pihak Sinclair Group.“Selamat pagi,” sapa Diana seraya meletakkan tas kerjanya di atas meja.“S

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status