Omega Rejection

Omega Rejection

last updateTerakhir Diperbarui : 2023-06-29
Oleh:  NeeNiaTamat
Bahasa: English
goodnovel16goodnovel
5.6
7 Peringkat. 7 Ulasan-ulasan
89Bab
14.4KDibaca
Baca
Tambahkan

Share:  

Lapor
Ringkasan
Katalog
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi

"I, Alexandra Madden, reject you, Sebesian Will, as my mate." "How dare you? You can't do this to me Alexandra, we are fated pair." Alexandra turns to face her ex-best friend, who happens to be her Alpha. He is the same person who leave her and allow other bully her year's ago. "I don't care." *********** Being born as a human sucks. Getting bullied just because you are human among wolves is worse. This is what happened to Alexandra. The one who used to love and adore her now hates her and let others bully her. Simply because she is not present? This all started when she turned 14; the first person to mock her was her own best friend, and everyone else in her group took the alpha side and left her. But things change on her graduation day, when she presents as an Omega, not only Omega but a powerful White Wolf. ******* Sebestian Will hates humans; they are the ones who killed his parents when he was just 5; they took away his butterfly; and when his best friend Alexandra wasn't present, he cut all the ties to her and let the others bully her during high school. When they enter the university things change, Sebestian makes girlfriend, and he seems happy. He would never look at Alexandra, but Alexandra doesn't care because she knows their friendship ended during high school. But things change on their final graduation day, the Full Blood Moon day, when Alexandra is present infront of everyone. ************ "She is present as an pure white Omega." "She is so beautiful." "You are my mate, Alexandra." "I am your nothing, Sebestian, I am rejecting you." "You are our Princess Alexandra, please come back home." "I will fight for you, Alexandra; I will fight for us, my beautiful butterfly."

Lihat lebih banyak

Bab 1

Chapter:-1

Murka.

🌸🌸🌸

"Bisa jelaskan ini semua apa maksudnya, Mas?" Mas Eko tampak kelabakan memungut semua foto yang baru saja aku lemparkan tepat di wajahnya. Foto pernikahannya dengan Rara tetangga samping rumahku.

"Kamu dapat dari mana semua ini, Dik? Ini bukan Mas, ini editan!" elak Mas Eko.

"Aku bukan orang bod*h yang tidak bisa membedakan mana asli dan mana editan Mas!" bantahku, dikira dia aku ini perempuan tol*l karena mantan babu.

"Kamu lebih percaya foto-foto ini dari pada suamimu sendiri, Dik?" tanyanya mencoba mengecohku, Kusunggingkan senyuman sinis padanya.

"Sayang, aku datang bawain makan siang kesukaanmu!" teriak seseorang saat membuka pintu ruang kerja suamiku.

Wajah Mas Eko pucat pasi, Rara menjatuhkan rantang makanan yang dia bawa, mungkin dia kaget melihatku ada di sini. Pucuk dicinta ulam pun tiba tanpa aku bersusah payah dia datang sendiri ke sini menunjukkan kebusukannya.

"Kamu tahu kan Mas, apa konsekuensinya bagi pengkhianat. Pergi dari rumah tanpa membawa apa pun!" Mas Eko hendak membela diri, tapi aku lebih dulu memberinya hadiah bogeman mentah tepat di perutnya. "Makan siang ini aja Mas, gimana lezat, kan?" ejekku. Mas Eko meringis menahan sakit. Tatapannya mengharap belas kasihku. Sementara dadaku begitu bergemuruh ingin rasanya melahap dua manusia di depanku ini.

Kudekati ulat bulu itu lalu kutarik kalung emas yang menghiasi leher jenjangnya. Ini adalah kalung emas yang aku pesan ke sahabatku dulu untuk kuhadiahkan pada ibuku. Pantas saja ibu mengaku tidak tahu menahu soal kalung emas. Kukira temanku yang tidak amanah ternyata suamiku sendiri yang mengambilnya.

“Enak saja kamu pakai kalung emasku! Kalau mau barang bagus dan mahal itu kerja, jangan jadi lacur untuk suami orang!" bentakku.

“Aku bukan lacur, tapi Mas Ekolah yang memberikannya padaku!” bantah Rara.

“Masa? Situ tahu kan, kalau Mas Eko sudah beristri lalu kenapa situ mau dekat-dekat apalagi sampai tidur berdua dan berbagi peluh. Kalau bukan lacur apa lagi sebutan yang pas untuk kamu?” kataku lagi. Aku benar-benar tidak bisa mengerem ucapanku. Aku marah dan juga sakit hati pada mereka berdua.

“Dik, stop! Jangan bicara kasar begitu. Istighfar, Dik ....” sahut Mas Eko. Cih, rupanya dia tidak terima jika gundiknya ini aku maki-maki. So sweet banget dia, kurang ajar membuat hatiku makin panas saja.

Bugh!

Bugh!

Kembali kutendang perut Mas Eko tanpa menyahut ucapannya sepatah kata pun.

Segera kuturuni anak tangga dan pergi dari ruangan terlaknat ini tak kupedulikan teriakan Mas Eko yang memanggil-manggilku.

Jujur saja, meski aku mencoba untuk tegar di hadapan Mas Eko, tapi hatiku rapuh. Perempuan mana yang bisa setegar karang menghadapi pengkhianatan orang yang teramat dicintainya. Walau bagaimana pun juga aku wanita biasa yang lemah.

 Huh! Kubuang napas dengan kasar mencoba membuang rasa sesak di dada. Berusaha sekuat tenaga agar tidak menangis. Aku malu jika menangis di sini karena ada beberapa pekerjaku.

Sampai di parkiran kurogoh tasku mencari benda mungil kunci duplikat mobil kami. Aku belum begitu lihai mengendarai mobil, tapi dari pada mobil ini dipakai Mas Eko bersama dengan Rara lebih baik aku bawa pulang.

 Aku sudah tidak peduli mobil ini mau rusak atau tidak ketika mundur tadi menabrak tembok pembatas. Mobil bisa dibeli lagi, tapi harga diriku tidak rela diinjak-injak oleh mereka.

Rara, dia tetangga baru yang hanya berjarak dua rumah dari rumahku. Dia begitu manis perangainya dan sering memberiku makanan. Bod*hnya aku tidak curiga sama sekali padanya padahal aku tahu di gang kami hanya aku yang sering dikirimi masakannya.

Mereka begitu rapat menyembunyikan hubungan gelapnya. Aku tidak tahu dari kapan mereka berhubungan karena selama ini Mas Eko selalu bersikap manis dan romantis padaku. Hingga malam itu tetangga sekaligus sepupu jauh Mas Eko datang membawa beberapa bukti foto pernikahan Mas Eko dan Rara. Dia mengaku kebetulan datang berkunjung ke rumah mertuaku dan tak disangka di sana sedang ada pesta kecil-kecilan yang tak lain adalah pernikahan Mas Eko dengan Rara, tetanggaku.

Di sini tidak hanya Mas Eko yang berkhianat padaku, mertuaku dan ipar-iparku pun ikut andil di dalamnya, menjadi duri dalam rumah tanggaku. Aku akan balas mereka semua. Rupanya mereka berani menantangku. Mereka tidak ingat bisa hidup enak karena kerja kerasku hingga kami bisa memiliki usaha travel yang sangat maju dan berhasil memiliki dua rumah, perkebunan dan sawah yang luas di kampung orang tuaku.

Kami dulu menikah saat masih sama-sama kuliah tingkat akhir, berbekal restu dari orang tua kami nekat mengarungi rumah tangga. Meskipun, terseok-seok karena harus bekerja part time dan bergantian menjaga anak kami yang masih kecil. Sungguh aku ikhlas mendampingi suamiku apa pun keadaan kami. Hingga suamiku kecelakaan dan sempat tidak sadarkan diri selama dua hari, setelah sadar Mas Eko dinyatakan lumpuh padahal waktu itu Mas Eko hendak sidang skripsi. Baik mertua dan orang tuaku sudah mengupayakan berbagai cara untuk kesembuhan suamiku, tanah ladang dan sapi milik mertua terjual untuk biaya rumah sakit dan therapi Mas Eko.

Karena Mas Eko sakit, aku jadi lebih dulu lulus kuliah sedang Mas Eko harus menunggu keadaan membaik dan yang sibuk mengurus semua administrasi Mas Eko di kampus pun aku. Semuanya kuhandle sendiri tanpa meminta bantuan siapa pun selain orang tuaku.

Setelah lulus kuliah aku memutuskan untuk kerja di luar negeri. Aku bertekat mengubah nasib di negeri matahari terbit itu demi keluarga kecilku dan juga orang tuaku. Aku harus bersusah payah menghemat demi cita-cita dan cinta kami, meski gajiku besar, tapi tetap saja jika ingin membeli sesuatu rasanya sayang karena aku menganggap itu  menghamburkan uang.

Tin!

 Brugk!

Mobil yang kukendarai menabrak mobil di depanku yang sedang parkir. Aku terlalu asyik melamun dan meratapi nasib. Sudah aku pastikan mobil yang kutabrak dan juga mobilku penyok. Mobil ini mobil terbaru kami dan satu-satunya mobil yang dibeli masih baru dan kontan. Pajero sport sesuai keinginan suamiku.

 Tak lama seorang wanita paruh baya dan satunya masih muda ke luar dari mobil yang kutabrak. Mataku membulat sempurna ternyata mereka adalah ibu mertuaku dan juga Salsha adik iparku. Dari mana mereka, kenapa bisa keluar dari mobil bagus. Bukankah mereka selama ini ada di kampung. Mobil itu pasti dibeli memakai uangku.

Lihat saja Mas, kalian akan aku balas. Mulai detik ini aku tidak akan pernah lagi menangisi pengkhianatanmu. Kalian akan bertekuk lutut memohon belas kasih padaku.

Kalian harus merasakan sakit sepertiku. Dendam ini akan aku bawa sampai mati.

Tampilkan Lebih Banyak
Bab Selanjutnya
Unduh

Bab terbaru

Bab Lainnya

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

Ulasan-ulasanLebih banyak

Diana Thornley
Diana Thornley
the book seems good but it does need grammar and editing with proper spelling
2025-08-17 07:21:43
3
0
Jen
Jen
Really a nice and good story but unfortunately it needs huge editing. Some names which are unknown are appearing suddenly. This makes reading a bit difficult. Also some chapters in this story are getting boring and stretching in length because of unnecessary mentioned things and conversations.
2023-08-25 23:37:37
4
0
Shivani Muley
Shivani Muley
So far loving this novel. it's interesting how Alexandra defends herself infront of all nd how she shows Jasmine her place. but I wish that u upload regular chapters.in last 2 to 3 days there is no update from u so please please update new chapters soon we r waiting.
2023-06-01 10:24:21
5
0
Regina Arroyo
Regina Arroyo
needs serious editing. I really tried to read it, but after twelve chapters I was done
2024-01-02 22:58:22
2
0
Lisette B
Lisette B
difficult to read and understand, grammar and needs editing. nice premise for story.
2023-07-19 04:20:18
3
0
89 Bab
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status