แชร์

Bab 220

ผู้เขียน: Elenor
Ini bukan pertanda baik.

Jadi mereka ingin datang dan bicara dengannya.

Ervan berkata, "Clara..."

Sebelum Clara sempat bicara, Dylan tersenyum dan berkata, “Pak Ervan, apa Anda di sini untuk beri tahu semua orang tentang hubungan antara Anda dan Clara?”

Senyum Ervan membeku, lalu dia berkata sambil tersenyum masam, "Pak Dylan, ada sesuatu yang ingin saya katakan pada Clara, apa Anda bisa..."

Dylan bahkan tidak perlu menunggu Clara bicara. Dia berkata, "Kalau Pak Ervan mau semua orang tahu tentan
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (25)
goodnovel comment avatar
Titin Sutinah
semoga bukti bahwa Clara di menjebak Edward segera ketemu ,,,,
goodnovel comment avatar
Yohana Wati
bab yg ga penting lagi,sungguh bertele tele
goodnovel comment avatar
jihandwiannisa110
di pelakor berjaya,jangan jangan penulisnya juga pelakor..
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 803

    Anggi sangat terkejut hingga pikirannya menjadi kosong. "A … apa yang kau katakan?" Rendi, Doni, dan Gery pun bereaksi serupa, wajah mereka juga dipenuhi rasa tidak percaya.Gading dan Dani bahkan lebih terkejut daripada Anggi dan Rendi.Setelah Dylan selesai berbicara, mereka butuh waktu lama untuk pulih dari keterkejutan, lalu menatap Edward dengan ekspresi tak percaya.Vanessa dan Clara … ternyata saudara tiri?Terlebih lagi, ibunya Vanessa sebenarnya adalah seorang wanita simpanan yang demi naik posisi tega membuat ibunya Clara hingga menjadi gila?Sebenarnya, mereka tahu mengenai kondisi ibunya Clara, tetapi mereka tidak pernah membayangkan bahwa orang yang sudah membuat ibunya Clara gila adalah ibunya Vanessa .…Edward tidak pernah menceritakan hal ini pada mereka.Jika kata-kata Dylan benar, maka …. Melihat reaksi Anggi dan Rendi, Dylan tersenyum, tetapi sorot matanya sangat dingin. "Dilihat dari ekspresi kalian berdua yang sangat terkejut, sepertinya Bu Vanessa belum mencerit

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 802

    Sebelum Clara dan Dylan sempat berbicara, Anggi sudah kembali mencibir Clara dan berkata, "Tapi Bu Clara, keadilan pasti akan menang. Nggak akan ada lagi yang percaya pada tipu dayamu, jadi sebaiknya hemat saja tenagamu itu. Bukannya lebih baik mempertahankan sisa harga dirimu itu?"Mendengar hal tersebut, Clara tidak bereaksi. Tetapi Dylan tertawa, menatap Anggi dan berkata, "Benar sekali, 'keadilan memang pasti akan menang'!" Kemudian, dia melirik ke arah Rendi di atas panggung. "Tindakan mulia kalian berdua dalam membela teman sungguh patut dikagumi. Tapi, yang paling aku kagumi sebenarnya adalah Bu Vanessa."Saat berkata itu, pandangannya tertuju pada Vanessa. "Bu Vanessa, aku lihat Pak Rendi dan Bu Anggi, yang satu sangat mengagumimu, dan yang satu lagi benar-benar menganggapmu sebagai teman. Tapi, kau malah menipu mereka seperti ini. Apa hatimu nggak merasa bersalah?"Sebelum Vanessa sempat berkomentar, Dylan terkekeh lagi. "Oh iya, aku lupa, kau itu kan sama sekali nggak punya h

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 801

    Saat Edward kembali bersaksi membela Clara, Gading, Vanessa, dan Rita menjadi semakin terkejut.Vanessa memandang Edward dengan tatapan kosong.Anggi memandang Edward dengan ekspresi kaget. Dia tidak pernah menyangka Edward akan berdiri di pihak Clara pada saat kritis seperti ini.Namun ....Entah apa yang dia pikirkan, Anggi lalu memandang ke arah Clara dan tiba-tiba tersenyum. Dia bertepuk tangan dengan ekspresi kagum dan berkata dengan nada sinis, "Aku sempat bingung kenapa kau tiba-tiba memanggil anak itu datang ke sini. Ternyata kau sedang memanfaatkan anak itu untuk mengendalikan situasi, ya? Kau bahkan tega menggunakan putrimu sendiri sebagai alat. Bu Clara memang sangat pandai dalam hal bersiasat dan tak punya perasaan. Aku benar-benar salut, hahaha!"Begitu Anggi mengucapkan kalimat itu, semua orang segera mengerti apa yang dia maksudkan.“Jadi, alasan Pak Edward tiba-tiba membela Clara karena putri mereka ada di sini?”"Sepertinya begitu. Kudengar Pak Edward sangat menyayangi

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 800

    Saat Anggi melangkah maju, Clara sudah tahu apa yang ingin dia katakan.Ekspresinya selalu tenang sejak awal. Bahkan ketika Anggi ingin bicara pun, Clara tidak berniat menghentikannya sama sekali, bahkan terlalu malas untuk mendengarkan. Dia memandang Elsa yang tiba-tiba muncul. Ketika Anggi sedang berbicara di depan semua orang, dia membungkuk dan berkata dengan tenang kepada Elsa, "Elsa, di sini agak berisik. Bagaimana kalau kau pulang dulu?"Elsa datang di pertengahan acara dan tidak tahu pasti apa yang terjadi. Dia sebenarnya hanya paham setengah-setengah tentang ucapan Anggi dan bisik-bisik di sekitarnya.Mendengar perkataan Clara, dia menggelengkan kepala. "Ma, aku nggak mau pergi. Kalau pestanya selesai, aku mau pulang bersama Mama."Clara mengerutkan kening.Pikiran Elsa sudah tidak lagi tertuju pada Clara. Melihat Dylan sedang menatapnya, Elsa menatap balik Dylan.Tentu saja, dia juga pernah bertemu dengan Dylan, hanya saja itu sudah lama sekali ....Melihat pemandangan itu, C

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 799

    Setelah mendengarkan perkataan Anggi, Richard memang sedikit terkejut.Hanya saja ....Mendengar kata-kata Agra, dia mengalihkan pandangannya dan berkata, "Aku baik-baik saja."Agra memandangnya dan berbicara dengan hati-hati, "Richard, mmm, sebenarnya ....""Aku tahu apa yang ingin kau katakan." Richard menyelanya dengan nada tenang, “Tapi aku masih percaya pada karakternya.”Agra tertegun sejenak. "Hah?"Setelah semua ini, dia masih percaya dengan karakter Clara?Ini ....Bagaimana mungkin dia tidak tahu kalau sahabatnya itu sedang jatuh cinta?Doni yang berada di samping langsung memasang wajah muram. "Richard ...."Di sisi lain, Gery juga tertegun setelah mendengar perkataan Anggi.Dia tidak menyangka cerita antara Clara dan Edward akan ... seperti ini.Mungkin melihat keterkejutan Gery, Anggi menatap sinis padanya, seolah berkata, “Sudah kubilang dari awal, masih banyak hal menjijikkan yang sudah dia lakukan, tapi kau saja yang nggak tahu!”Gery memandang Clara.Clara berdiri sete

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 798

    "Ada orang yang terus berusaha untuk menindas dan menekan orang yang sangat mereka sukai, dan sekarang malah merasa bangga mengklaim dirinya sebagai istri sah. Kalau bicara soal nggak tahu malu, siapa yang bisa menandingi orang itu?"Setelah Anggi selesai berbicara, suasana kembali heboh."Apa Clara benar-benar naik ke posisi ini dengan cara seperti itu? Berarti, walaupun Bu Vanessa adalah selingkuhan, tapi dia ... sepertinya masih bisa dimaafkan?""Ternyata begitu, ya. Pak Edward sama sekali nggak menyukainya. Dia yang menggunakan trik kotor untuk memaksa Pak Edward menikahinya. Pak Edward menyukai Bu Vanessa dan ingin bercerai agar bisa bersama Bu Vanessa secara terbuka. Tapi ada orang yang nggak tahu malu dan menolak untuk bercerai. Kalau situasinya begitu, apa yang bisa dilakukan Pak Edward dan Bu Vanessa?""Iya, benar. Aku pikir Pak Edward sangat baik kepada Bu Vanessa karena merasa kasihan atas statusnya sebagai wanita simpanan, jadi ingin memberikan kompensasi lebih padanya."“P

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status