LOGINLuna sebenarnya tidak mau bertemu Jordan lagi. Komunikasi antara Aura Tech dan Reed Group pun kini hanya melalui karyawan yang ditugaskan. Akan tetapi, dia tidak bisa menolak permintaan Clara yang ingin didampingi bertemu dengan Jordan di kantor Reed Group.
Datang bersama Clara, setidaknya membuat Luna cukup tenang. Kehadiran orang-orang terdekatnya mampu membuat Luna menjadi lebih kuat.Dia tidak akan mengulangi kesalahan yang sama dengan bersikap lemah di depan Jordan. DanLuna tidak mengatakan pada putranya jika dia pernah mengalami trauma karena perbuatan Jordan. Meskipun demikian, Jordan menutup telinga Carl agar tidak mendengar masalah orang dewasa ini.“Saat hari pernikahan mereka, Mark dan putri kebanggaanmu itu sengaja menjebak kami, sampai aku harus angkat kaki dari kediaman Carter karena tidak mau mengusik rumah tangga adikku.” Satu sudut mulut Luna terangkat singkat. “Jangan bilang kalau kamu tidak tahu, Bibi. Olivia tidak akan berani melakukan tindakan kriminal kalau tidak ada yang membantunya.”Sorot matanya beralih pada Mark. “Dan kekasih sejatinya itu …” Dia tersenyum menghina. “Mustahil punya kekuasaan yang cukup besar untuk membantunya.”Luna sesungguhnya tidak tahu apakah Nancy ikut membantu Olivia saat menjebaknya dulu, ataupun ketika Olivia meracuni Jordan. Dia hanya ingin menyudutkan Nancy agar semua orang tidak termakan kebohongannya lagi. Ibu dan anak punya watak yang sama.“Kamu … beraninya menuduhku!”Tangan Nancy melayang ke ara
“Jangan sembarangan menuduh orang! Kalian hanya ingin menutupi perselingkuhan Jordan dengan mengkambinghitamkan Olivia!” Dari reaksi Robert, pihak Luna dan Jordan pun menyadari jika pria itu benar-benar tidak tahu apa yang dilakukan Olivia. Dada Luna bergemuruh dan terasa panas. Selama puluhan tahun, ayahnya benar-benar buta karena cintanya pada Nancy, sampai-sampai mengorbankan istri dan anaknya sendiri. Ketika kejahatan dua wanita yang disayangi Robert itu terbongkar di depan umum, dia masih tak mau memercayainya. “Baiklah. Kamu sendiri yang minta buktinya.” Harper memberi isyarat kepada Liam. Tiba-tiba, layar di belakang mereka menyala, menunjukkan balkon kamar Jordan dan Olivia. Terdengar percakapan mesra antara Olivia dan Mark, serta rencana jahat mereka.Semua orang yang berpihak pada Olivia berbalik haluan, mencibirnya habis-habisan. Namun, masih ada yang mempertanyakan keaslian video itu. Mereka sontak menatap Mark yang tampak pucat pasi.“Itu tidak benar …” Mark ingin mel
Hening. Semua orang terkejut sampai tak bisa berkata-kata. Olivia seakan hampir meledak. Evelyn menusuknya dari belakang, mempermalukannya di depan umum. Dia tak bisa tinggal diam melihat kemenangan Luna.“Apa maksudnya ini?” Olivia terhuyung, lalu memegang lengan Nancy. “Jangan-jangan, gosip yang beredar belakangan ini benar, Jordan? Kak Luna merayumu sampai kamu mau selingkuh dengannya?”Hancur sudah rencana Olivia. Seandainya Jordan mati sekarang pun, dia-lah yang pertama kali akan diselidiki. Citranya sebagai istri yang dicintai suami runtuh dalam sekejap mata. Dia tak menyangka Evelyn sudah tahu tentang Carl dan justru menerima Luna, menyingkirkan dirinya.“Tidak sepenuhnya salah, tapi juga kurang tepat.” Jordan menggenggam tangan Luna. “Aku tidak pernah berselingkuh dengan Luna. Hubungan kami jauh sebelum kita menikah.”“Jordan Reed!” bentak Robert. Kali ini, dia tak bisa menahan diri menghadapi penghinaan keluarga Reed, bahkan Harper terlihat tenang dan jelas telah mengetahui
Luna memakai gaun biru tua, senada dengan warna jas yang dikenakan Jordan dan Carl. Kalung berlian tua menghiasi leher jenjangnya. Dilihat dari mana pun, mereka bertiga tidak mungkin hanya kebetulan bertemu di depan rumah.Kondisi Jordan terlihat bugar. Gagah dan berkarisma seperti biasa. Tidak seperti kata-kata Olivia yang menyatakan suaminya sedang tidak baik-baik saja.Dan seperti syarat yang diberikan Harper, Carl menggandeng Luna dan Jordan, menunjukkan keakraban. Mereka bertiga membelah kerumunan tamu, menuju tengah ruangan.“Kalung para nyonya keluarga Reed dan anak laki-laki … apa yang sebenarnya terjadi di sini? Apa Jordan berselingkuh dan diam-diam memiliki anak laki-laki dengan Luna?” Marilyn mengobarkan api kecurigaan yang semakin kentara.“Mustahil Jordan selingkuh, Mari! Kita semua tahu, dia tidak pernah berhubungan dekat dengan wanita … kecuali istrinya …?” Wanita di sebelah Marilyn tiba-tiba ragu dengan ucapannya sendiri. Jordan tidak pernah sekali pun menunjukkan keme
Aula pesta kediaman keluarga Reed dipenuhi para pelayan yang sedang mempersiapkan pesta ulang tahun Evelyn. Dia mengundang banyak tamu, termasuk orang-orang yang tidak begitu dekat dengannya, tetapi masih dalam lingkaran sosial yang sama di Veridian City.Olivia yang beberapa hari terakhir selalu beralasan sibuk pun ada di sana. Dia membantu persiapan pesta dengan tekun, mendapat pujian-pujian para pelayan.“Olie, sebaiknya kamu istirahat dulu. Jangan sampai kamu kelelahan dan membahayakan bayi dalam kandunganmu,” tegur Evelyn lembut.Olivia tersenyum hangat. Sikap Evelyn sudah kembali seperti semula. Mungkin karena Evelyn mulai melihat ketulusannya membantu Jordan, pikirnya.Beberapa minggu terakhir, Evelyn selalu mengirimkan makan siang ke kantor untuk Olivia. Walaupun tidak datang sendiri, tetapi Olivia yakin jika ibu mertuanya masih peduli dengan keturunan Jordan.“Tidak apa-apa, Mama. Aku hanya menata bunga saja dan tidak banyak melakukan pekerjaan kasar.”“Baiklah kalau kamu ber
Hari berlalu dengan cepat ketika Jordan dan Luna masih bekerja keras untuk meluluhkan hati Carl. Dalam prosesnya, hubungan mereka pun semakin dekat.Carl masih sering mengundang George ke rumahnya dan memanggil papa di depan Jordan. Pria itu pun semakin tidak tahu malu, mulai merayu Luna sesuai keinginan Carl.Jordan kehilangan kesabaran berkali-kali, tetapi dia masih terus mencoba bersikap tenang agar Carl tidak kecewa padanya. Hingga suatu hari, Carl mulai membahas pernikahan ibunya lagi.“Kapan Mama mau menerima Papa George? Aku ingin melihat Mama menikah,” tanya Carl dengan raut wajah polosnya. Di ruangan itu, Jordan seolah tidak dianggap. Carl duduk di antara Luna dan George, sementara Jordan mengamati dari sudut ruangan.“Menikah itu bukan hal yang sepele, Carl. Pelan-pelan saja. Mamamu pasti akan segera membuka hatinya,” sahut George lembut.Senyuman tulus George membuat Jordan begitu muak. Dia tak suka ada pria lain yang tersenyum kepada Luna dan bersikap layaknya ayah pada p
Tidak. Jordan salah. Luna tidak pernah berniat membatalkan perjodohan mereka. Justru pembatalan perjodohan mereka datang dari pihak keluarga Reed lebih dulu.Ayah Luna mengatakan, bahwa dia akan mengganti calon pendamping Jordan dengan Olivia setelah Luna ‘berbuat ulah’. Bersamaan dengan julukan wa
Luna kini sadar, Jordan mungkin sengaja membuatnya tak bisa keluar dari labirin agar bisa membicarakan masalah pribadi dengannya. Tetapi, dia diam saja tidak menanggapi Jordan.“Bisakah kamu memberiku kesempatan untuk menebus semua kesalahanku?” Jordan bertanya dengan suara rendah, terdengar tulus.
Luna mendengus seakan tidak senang oleh pertolongan Jordan, sengaja tidak menjawab pertanyaan Jordan. Tetapi, dia sebenarnya sudah tidak kuat lagi berjalan dengan kondisi kakinya itu.“Carl pasti sudah keluar dari labirin ini. Cepat bawa aku keluar. Kamu pasti sudah hafal dengan jalannya.”Luna tid
Bebeda dari putranya, Luna tidak menyukai sesuatu yang rumit. Dia sudah berkeliling mencari jalan di dalam labirin, tetapi dia seakan-akan berputar di tempat.Di kanan kirinya hanya ada tanaman pagar dengan bentuk yang sama, membuatnya bingung harus mencari jalan yang mana. Dia bahkan tidak tahu la







