Share

Part 25 B

Penulis: Luisana Zaffya
last update Tanggal publikasi: 2026-03-19 17:42:21

Sejak saat itu, Elea mulai menghindari Chris. Membunuh apa pun yang tumbuh dihatinya pada pria itu dan mulai menerima perjodohannya dengan Zhafran. Elea juga terus terang tentang pertunangannya dengan Zhafran dan minta maaf pada Chris untuk semua kebohongannya. Keduanya pun putus dengan baik-baik.

Setelah lulus kuliah, Chris kembali ke luar negeri untuk melanjutkan usaha keluarga pria itu. Sementara ia melanjutkan perjodohannya dengan Zhafran seolah tak ada apa pun yang terjadi antar
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pelayan Sang Tuan   Part 27 Apakah Kau Mencintai Zhafran?

    Untuk saat yang lama, keduanya dilingkupi keheningan usai Elea menyelesaikan pertanyaan tersebut. Wanuta itu menjilat bibirnya yang mendadak kering, merasa gugup menunggu jawaban dari Zhafran. Napasnya tertahan lama, mencoba menggali emosi yang tertampil di wajah sang suami yang memang tak pernah ia dalami dengan baik. Seberapa lama pun mereka sering berinteraksi.“Kau tak pernah menyentuhku lagi sejak kejadian itu. Kau menciumku kemarin karena kecemburuan akan hubunganku dan Chris.“Kau berpikir aku tak pernah menyentuhmu sejak kejadian itu karena aku merasa jijik dengan tubuhmu? Kenapa kau tidak mempertanyakan pertanyaan itu pada dirimu sendiri, Elea.”Elea terdiam. Kemarahan dan kebencian mendominasi perasaannya setiap kali berhadapan dengan Zhafran sejak kejadian malam itu. Yang dibalas dengan kesabaran dan ketegasan pria itu yang malah tak ingin melepaskan dirinya.“Tak ada yang berubah dalam hubungan kita, Elea. Begitu pun yang ada

  • Pelayan Sang Tuan   Part 26 Kecemasan Elea

    Sore harinya, Zhafran pulang lebih awal seperti yang pria itu janjikan. Keduanya turun saat meja makan sudah siap. Makan dalam keheningan. Selama beberapa hari berturut-turut pun hubungan keduanya masih dingin, tak ada perdebatan apa pun. Setidaknya tidak lebih buruk dari sebelumnya. Zhafran tak lagi mengungkit tentang Chris, begitu pun Elea yang tak mencoba mencari masalah dengan membicarakan Fera.Sejak hari pertama kembali ke rumah Zhafran, Elea diam-diam menyelinap ke ruang kerja Zhafran. Mencoba mendapatkan informasi yang dibicarakan papanya. Tetapi tak ada apa pun yang bisa ditemukannya di sana. Membuatnya curiga Zhafran mengetahui niatnya dan menyembunyikan semua berkas itu di tempat lain.“Ya, Pa. Hari ini dokter datang untuk melihat luka jahitnya. Lukanya juga sudah mengering. Tak perlu memakai perban lagi.” Zhafran mendengar perbincangan tersebut ketika melangkah masuk ke dalam kamar. Melihat sang istri yang duduk di sofa dengan ponsel menempal

  • Pelayan Sang Tuan   Part 25 B

    Sejak saat itu, Elea mulai menghindari Chris. Membunuh apa pun yang tumbuh dihatinya pada pria itu dan mulai menerima perjodohannya dengan Zhafran. Elea juga terus terang tentang pertunangannya dengan Zhafran dan minta maaf pada Chris untuk semua kebohongannya. Keduanya pun putus dengan baik-baik.Setelah lulus kuliah, Chris kembali ke luar negeri untuk melanjutkan usaha keluarga pria itu. Sementara ia melanjutkan perjodohannya dengan Zhafran seolah tak ada apa pun yang terjadi antara dirinya dan Chris. Hingga keduanya menikah dua tahun yang lalu.“Aku bersikap seolah semuanya tak pernah terjadi karena kau pun seperti itu, Elea. Aku tak mencari tahunya lebih jauh karena kau tiba-tiba kembali ke sisiku. Kupikir hubungan kita akan baik-baik saja tanpa aku mengungkitnya. Dan kupikir itu hanya rasa penasaranmu saja, karena hidupmu yang terkungkung denganku sejak kau masih berumur 7 tahun. Aku akan menganggapnya sebagai kesenanganmu saja. Tapi …” Zhafran menghentikan ka

  • Pelayan Sang Tuan   Part 25 A Aku Bukan Penguntit

    “Kudengar perjodohan kalian akhirnya sudah berakhir,” jawab Fera dengan penuh ketenangan, berbanding terbalik dengan emosi menggebu-gebu di wajah Zhafran. Kemudian wanita itu beralih pada Elea. “Bukankah papamu sudah menghubungi pengacara keluarga untuk mengurus perceraian kalian, kan?”Elea menatap ke arah Zhafran, yang juga sama terkejutnya dengan informasi tersebut. Papanya memang pernah mengatakan tentang mengurus perceraiannya ketika ia baru sampai dari rumah sakit. Waktu itu mamanya tentu saja menentang keras keputusan yang diambil di tengah emosi. Memintanya dan papanya untuk memikirkan kembali keputusan tersebut. Hanya saja, bagaimana mungkin Fera mengetahui semua hal ini?“Kau tahu terlalu banyak, Fera. Tapi sayangnya, masih banyak hal bukan urusanmu yang tak perlu kau tahu.” Zhafran mencekal lengan Fera, menyeret wanita itu hingga menuruni undakan teras. Satu isyarat  dan kedua pengawal gegas menghampirinya. “Aku tak ingin melihatnya ada di temp

  • Pelayan Sang Tuan   Part 24 Kembali Ke Rumah

    “Apa maksud papa?” Suara Elea tercekat. Masih berusaha tak mempercayai apa yang baru saja didengarnya.“Maafkan papa, Elea. Papa benar-benar tak punya pilihan.”“Apakah Zhafran mengancam papa?”Dirga tak menjawab. Membiarkan sang putri berpikir sepertinya itu meski ancaman yang ada di kepala sang putri berbeda dengan yang sebenarnya.“Papa bilang kesepakatan keluarga kita berakhir jika Zhafran …”“Zhafran tak melakukan kesalahan apa pun.”“Apa?” Mata Elea membulat sempurna.“Zhafran sudah menjelaskan semua kejadiannya. Dia memang melakukan kesalahan dengan meninggalkanmu malam itu. Tapi … pelaku itu tidak memiliki hubungan apa pun dengan Zhafran.”Wajah Elea yang sudah pucat, tak bisa lebih pucat lagi meski keterkejutan sekali lagi menohok dadanya. “A-a-apa … Zhafran yang mengatakannya?”“Dia sudah menyelidiki semuanya.”“Lalu papa pikir aku yang gila?” Emosi mendadak meluap begitu sa

  • Pelayan Sang Tuan   Part 23 Musuh Sesungguhnya

    “Bawa semua berkas yang ada di laci terbawa ruanganku. Kita bertemu di kediaman mertuaku dalam waktu lima belas menit,” perintah Zhafran sembari duduk di balik kemudi. Mengakhiri panggilan dan melempar ponselnya ke jok di sampingnya. Melajukan mobil keluar dari area basement hanya dalam hitungan detik. Tepat lima belas menit kemudian, ia menghentikan mobil di depan gerbang tinggi kediaman Banyu Dirgantara. Yang tertutup rapat khusus untuknya. Ya, pesan sang mertua sudah menyiratkan segalanya. Begitu kesepakatan di antara keluarga mereka berakhir, ia tak akan pernah melihat wajah Elea. Tapi … ia tak akan membuat kesepakatan itu berakhir seperti ini. Ia tak akan kehilangan Elea oleh kesalahan yang tak sepenuhnya berada di tangannya. “Zhafran?” Suara berbisik mama mertuanya terdengar begitu pelan. Sudah jelas mama mertuanya diam-diam mengangkat panggilan darinya. Dan memang itu yang ia butuhkan. Ia tahu Banyu Dirgantara tak akan mau mendeng

  • Pelayan Sang Tuan   29. Obat Penggugur Kandungan

    Davina menarik selimut menutupi tubuhnya, menoleh ke arah pintu dan beringsut menjauh. Sementara Dirga duduk di sofa panjang, menurunkan ponselnya dan menyeringai dengan ketakutan di wajah Davina. Kemarahan di dadanya belum surut.“A-apa kau akan benar-benar melakukan ini padaku?” cicit Davina, memeg

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
  • Pelayan Sang Tuan   32. Kerepotan Di Tengah Malam

    Tengah malam, Davina terbangun karena rasa lapar yang mendadak datang. Lampu ruangan sudah diatur redup dan di seberang ruangan ia mendengar dengkur halus Dirga. Ia menyingkap selimut dengan perlahan dan bangun terduduk. Hanya ada air putih di samping nakas. Entah jam berapa ini, Davina hanya mendu

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
  • Pelayan Sang Tuan   30. Semakin Lemah

    “Apa kau akan berhenti mengoceh hanya karena aku menyangkal?” dengus Dirga menyamarkan keterkejutan pada dirinya sendiri. Kepalanya berputar ke samping dan beruntung Davina muncul, gadis itu melangkah keluar dengan raut yang masih pucat dan tubuh yang kurus dari yang Dirga duga. Wajah Davina juga te

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
  • Pelayan Sang Tuan   27. Hukuman

    Langkah Dirga terhenti.“Sejak kecil, bahkan untuk mendapatkan ayahnya yang seorang berengsek dan ibu yang sakit-sakitan. Pun setelah ibunya meninggal, sekarang kau yang merenggut hidupnya. Kau tak lebih baik dari Jimi, Dirga.”Ada selintas emosi muncul di wajah Dirga.‘Kita tak bisa memilih dari orang

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-20
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status