Share

Bab 758

Author: Danira Widia
Jason sangat paham arti sebenarnya dari desakan Anwar soal anak. Selain untuk mengikatnya, itu juga cara agar Keluarga Karim dan Keluarga Luthan terikat erat satu sama lain.

Jason tidak akan membiarkan Anwar mendapatkan apa yang dia inginkan. Karena itulah, dia sudah mempersiapkan segalanya sejak awal.

Saat ini, seluruh ruang makan menjadi hening. Bahkan saat sendok di tangan Rachel jatuh ke lantai, tidak ada yang bereaksi.

Semua orang tahu Ivy tidak bisa punya anak, sementara Zachary lebih memilih terus diserang daripada menceraikannya. Jadi, satu-satunya harapan garis keturunan Keluarga Karim ada pada Jason.

Kini, Jason telah melakukan vasektomi. Itu artinya, dia benar-benar memutus harapan Anwar.

Dada Anwar naik turun. Dia menarik napas dalam-dalam sebelum akhirnya berbicara, "Jangan bercanda seperti itu. Aku cuma seorang ayah yang ingin melihat cucuku lahir dengan mataku sendiri."

"Kamu sudah punya cucu. Namanya Yoshua. Lupa secepat itu?" timpal Jason dengan datar.

"Yang sudah berl
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1733

    Saat itu, ponsel semua orang bergetar hampir bersamaan. Mereka serempak menunduk untuk memeriksa.Itu adalah laporan tentang operasi penangkapan kali ini. Selain Yosep beserta ibunya dan Anshon, hampir seluruh anggota Keluarga Azhara ditangkap.Dalam laporan tersebut, pihak kepolisian secara khusus menjelaskan siapa pelaku utama. Verica dan Yosep.Seketika, internet hampir meledak.[ Sudah kubilang nggak ada satu pun orang Keluarga Azhara yang bersih. Kali ini hampir saja Verica berhasil lagi. Kali ini harus dihukum berat! ][ Verica dan Leah sebelumnya masih berteriak minta keadilan di internet. Leah di platform media sosial luar negeri hidupnya sama sekali nggak low profile. Isinya barang-barang mewah semua. Enak ya menikmati keuntungan di atas penderitaan orang lain? ][ Bukankah Yosep ini anak angkat Keluarga Karim? Katanya dia anak angkat, tapi sebenarnya anak haram Anwar. Jangan-jangan Keluarga Karim juga terseret? ]Topik pembahasan selanjutnya semuanya berputar di sekitar ident

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1732

    Jason berjalan perlahan ke sisi tempat tidur, membungkuk dan menunduk menatap Anwar. Pria yang dulu penuh wibawa itu kini sudah dipenuhi rambut putih.Jason sempat mengira dirinya akan membenci saat menghadapi Anwar. Namun, ternyata di saat ini hatinya justru sangat tenang.Tidak perlu menghancurkan hidupnya sendiri demi orang seperti Anwar. Biarlah dia hidup, perlahan-lahan merasakan pahitnya kehilangan segalanya.Jason berkata dengan suara rendah, "Laptop itu sudah kuserahkan ke polisi. Barang itu bukan milik siapa pun. Lingkaran di Kota Pakisa memang sudah seharusnya dirombak sejak awal. Fokuslah berobat.""Kamu .... Apa itu sepadan?" Anwar duduk terpuruk, bahkan untuk membantah pun terasa tidak berdaya.Saat bertanya, dia tanpa sadar melirik ke arah Janice. Dia tahu semua yang dilakukan Jason adalah demi Janice.Jason tersenyum mengejek, tetapi senyuman itu sangat tenang. "Kamu seharusnya berterima kasih padanya. Kalau aku yang dulu, sekalipun harus mati bersama, aku nggak akan mem

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1731

    Menebus kesalahan dengan berjasa dan menjadi informan pihak kepolisian.Anwar menarik napas dalam-dalam. Dia benar-benar tidak bisa memahami, sejak kapan sebenarnya rencananya terbongkar."Kapan kamu mengetahuinya?"Janice mengangkat pandangan ke arah Jason. Dia juga sangat penasaran.Jason berkata dengan nada datar, "Sejak kamu membiarkan Yosep dan Verica semakin sering berhubungan secara diam-diam, aku sudah mulai waspada. Kamu selalu curigaan. Sekalipun kamu memihak Yosep, kamu nggak mungkin membiarkannya bekerja sama dengan Verica begitu saja.""Kemudian, kamu mengganti tim medis milikmu sendiri dan membiarkan kekasih Senia masuk ke Keluarga Karim. Saat itu, aku semakin yakin.""Aku sudah bilang, kamu sangat curigaan. Nggak mungkin setelah tahu Yosep dan Verica terlalu dekat, kamu masih mau menuruti perkataannya untuk mengganti dokter.""Ditambah lagi obat yang kuberi pada Janice untuk menggantikan obatmu, khasiatnya sebenarnya hanya setengah dari obat jantung. Tapi Janice bilang s

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1730

    Asisten Verica menatap Anwar, lalu menggeleng."Pak Anwar yang membinaku. Ini memang sudah seharusnya aku lakukan."Jawaban itu membuat Anwar sangat puas. Dia mengangguk dan berkata, "Bagus. Barangnya di mana?"Asisten itu mengeluarkan sebuah koper sandi dari belakang tubuhnya."Di dalam ini ada komputer milik Bayu yang disimpan di brankas bank luar negeri. Di dalamnya tersimpan banyak rahasia para tokoh berkuasa di ibu kota.""Verica memanfaatkan hal ini untuk membuat Yosep bekerja sama dengannya, membantunya menggunakan jet pribadi Keluarga Karim untuk mengangkut barang.""Tapi Verica tetap waspada terhadapku. Setiap kali membuka koper, dia nggak pernah membiarkanku berada di tempat dan selalu memeriksa apakah ada alat pengawas di ruangan. Jadi, aku nggak tahu kode sandi koper itu."Anwar menatap koper sandi itu sambil tersenyum. "Kamu nggak perlu tahu karena aku tahu."Asisten itu tertegun, menatap Anwar dengan pandangan kosong.Anwar menyipitkan mata. "Heran kenapa aku bisa tahu?"

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1729

    "Kamu terluka?""Bukan darahku."Jason menyahut sambil menerima mantel yang disodorkan Norman, lalu memakainya untuk menutupi noda darah. Dia takut menakuti Vega.Vega mendongak, menatapnya dengan wajah penuh kekhawatiran.Jason menggendong Vega dan tersenyum. "Aku nggak apa-apa, cuma bantu polisi menangkap orang jahat."Vega menyentuh wajahnya. Setelah telapak tangannya merasakan sentuhan yang familiar, barulah dia mengangguk."Kalau Papa seperti ini, aku takut."Jason tertegun. Secara refleks, dia memeluk Vega lebih erat. Dia berjanji, "Lain kali nggak akan begitu lagi."Vega mengangguk pelan.Tepat saat itu, Seto berjalan mendekat. "Setelah Verica ditangkap, dia hanya mengatakan satu hal, yaitu dia ingin bertemu asistennya. Kalau nggak, dia nggak akan mengatakan apa pun. Yosep juga belum sadar sekarang, jadi sama sekali nggak ada cara untuk membuka mulutnya."Mendengar nama Yosep, Janice langsung teringat sesuatu. "Pak Seto, aku tahu obat lain yang ada di tas Senia itu disiapkan unt

  • Pembalasan sang Istri Tertindas   Bab 1728

    Bandara pribadi.Pesawat itu sudah lama dikepung. Seto memegang pengeras suara dan berteriak keras ke arah orang-orang yang berada di dalam pesawat."Perhatian untuk semua orang yang ada di dalam pesawat. Kalian sudah dikepung. Silakan inisiatif turun dan bekerja sama dalam penyelidikan. Kalau nggak, kami akan mengambil tindakan," kata Seto.Masih ada sandera di dalam pesawat, sehingga Seto harus memastikan keselamatan sandera itu terlebih dahulu sebelum bertindak. Dalam situasi seperti ini, orang-orang di pesawat yang terpojok biasanya akan memilih untuk bernegosiasi. Selama masih bisa berunding, kemungkinan besar masalahnya bisa diselesaikan secara damai.Waktu perlahan-lahan berlalu, Seto pun menggenggam pengeras suara itu makin erat. Dalam hatinya, dia berharap Jason bisa lebih cepat. Karena begitu tembakan dilepaskan, tidak ada seorang pun yang bisa menjamin akibatnya.Saat itu, pintu kabin pesawat terbuka. Semua orang menahan napas dengan tegang dan para anggota pasukan khusus me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status