Share

Sidang Dadakan

Author: Susi_miu
last update Petsa ng paglalathala: 2024-09-08 12:59:25
“Kau mungkin tidak keberatan bercerita kepadaku, Barbara?”

“Bercerita apa?”

Sesuatu yang tidak pernah Moreau hadapi ... adalah ketika ayah sambungnya seperti menawarkan sesuatu, tetapi Barbara justru mengajukan pertanyaan seolah wanita itu menghadapi perasaan ambigu dan benar – benar telah menatap Abihirt dengan tanda tanya besar di puncak kepala, hingga ekspresi bingung yang kentara di sana.

“Tentang pertemuan di hotel tadi pagi.”

Celakalah. Napas Moreau tercekat menghadapi suara serak
Susi_miu

Baca dulu bab 'Terlena' ya, baru nanti 'Kurang Kosentrasi'. Aku salah upload bab. Sudah revisi, tapi masih proses review.

| 5
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Perjanjian Terlarang   Dia Kembali

    Moreau berulang kali melirik layar ponselnya yang menyimpan rekaman real time di halaman depan rumah; untuk berjaga – jaga jika ternyata Abihirt akan melakukan sesuatu yang buruk. Untungnya tidak.Malam sudah cukup larut dan dia hanya mendapati pria itu menjulang tinggi sambil menatap pintu yang menutup rapat. Sudah sekian jam Abihirt ada di sana. Seperti yang pernah Moreau katakan kepada Juan ... tidak akan butuh waktu lama bagi pria tersebut menyusul.Sebenarnya ... sempat ada ketukan pintu kali pertama Abihirt muncul. Anak – anak juga sudah begitu antusias mendapati ayah mereka ada di Italia. Namun, ego melarang Moreau untuk menuruti keinginan si kembar, termasuk keinginan di benaknya sendiri.Andai Abihirt muncul satu minggu setelah peristiwa yang masih terasa hangat ... mungkin dia akan memikirkan kembali bagaimana cara mempesilakan pria itu masuk. Sayangnya, ini tak seperti yang diharapkan. Terlalu cepat jika dia harus memaksakan diri terlihat baik – baik saj

  • Perjanjian Terlarang   Meyakinkan

    “Setelah apa yang terjadi kemarin malam. Kau yakin akan tetap pergi, Amiga?”Mobil Juan sedang dipanaskan, sementara semua kebutuhan sudah benar – benar siap. Moreau menghela napas kasar—merasa tidak ada yang perlu diragukan lagi ketika hari ini tiba. Anak – anak bahkan terlihat sangat siap dengan pakaian menggemaskan mereka.“Tidak ada alasan yang bisa menahanku lebih lama di sini,” ucap Moreau sambil menjatuhkan perhatian lurus ke arah kaca jendela. Sampai saat ini, dia tidak pergi menemui Abihirt, karena memang memutuskan untuk tidak melakukannya.“Bagaimana dengan Mr. Lincoln jika kau membawa anak – anak kalian pergi?”Suara Juan kembali terdengar. Itu membuat Moreau secara naluriah menghela napas kasar.“Dia bukan anak kecil lagi. Kau tahu dia akan baik – baik saja,” dan menambahkan sambil menatap Juan setengah enggan.“Mengapa kau bersikeras untuk tetap pergi, bahkan setelah melihat kondisi Mr. Lincoln, yang tidak stabil dan mengerikan seperti semalam?”

  • Perjanjian Terlarang   Kebiasaannya

    “Mommy, di mana, Daddy? Kenapa kami tidak melihatnya dari tadi?”Ini yang paling tidak Moreau harapkan ketika anak – anak mulai mengajukan pertanyaan terhadap keberadaan Abihirt. Mereka seharusnya segera tidur, maka besok bisa langsung melakukan perjalanan pulang ke Italia. Semua harus benar – benar matang. Paling tidak, Moreau bersyukur bahwa Caroline tidak berusaha mengatakan apa pun sekadar menahannya tetap di sini.Banyak orang membuat kesimpulan kalau keputusan Abihirt memang tidak biasa. Sebagian berpendapat jika ada sesuatu yang menjadi sumbu utama. Mereka hanya tidak bisa menemukan petunjuk apa pun. Moreau harap dia bisa menggali informasi lebih serius, tetapi setelah semua persiapan pernikahan ... semua memang berjalan baik – baik saja. Tidak ada hal aneh yang Abihirt perlihatkan belakangan ini.“Daddy sedang sibuk bekerja, Sayang. Besok kita akan pulang ke Italia. Sebaiknya kalian segera tidur supaya memiliki energi yang cukup untuk melakukan perjalanan.”Moreau tersenyum se

  • Perjanjian Terlarang   Semua Seperti Ini

    “Kau yakin akan langsung pulang ke Italia, Amiga? Tidak ingin mendengarkan penjelasan Mr. Lincoln mengapa tiba – tiba membatalkan pernikahan kalian?"Suara Juan terdengar sangat hati – hati saat mengajukan pertanyaan. Seharusnya pria itu mengerti ini akan menjadi keputusan paling tepat setelah apa yang terjadi. Moreau tidak bisa menunggu lebih lama, sementara Abihirt tidak terlihat di mana pun setelah memutuskan untuk meninggalkannya seperti orang tolol yang kebingungan.“Jika memang dia ingin memberikan penjelasan. Dia pasti sudah ada di sini, Juan. Sebaiknya kau juga membantuku supaya semua selesai lebih cepat,” ucap Moreau sambil terburu – buru memasukkan pakaian Lore ke dalam koper.Sesaat, napas Juan terdengar berembus kasar sebelum akhirnya pria itu memutuskan untuk mengambil koper milik Arias.“Jadi, besok pagi kau benar – benar akan kembali ke Italia tanpa memberi tahu Mr. Lincoln lebih dulu?”“Dia mungkin sedang sibuk dengan urusannya. Lagi pula, tiket p

  • Perjanjian Terlarang   Apa yang Terjadi?

    Mereka sedang berjalan menuju altar. Itu hal yang sama sekali tidak pernah Moreau pikirkan akan berjalan lancar. Dia sesekali melirik Juan, dan bagian paling penting ... adalah Abihirt yang sedang menunggu dengan wajah tampan.Saat jarak sudah semakin dekat; Moreau sedikit menyadari bahwa sang mempelai pria berusaha untuk tidak menunjukkan sikap emosional, walau sepertinya Abihirt nyaris tak bisa melakukan itu. Harus dengan Roger menyerahkan selembar tisue dan pemandangan tersebut membuat Moreau benar – benar seperti baru saja diledakan oleh sesuatu yang dipikir ... terlalu mustahil. Seharusnya, terhadap segala bentuk usaha yang pernah dilakukan. Dia tidak perlu meragukan hubungan mereka. Bukankah Abihirt baru saja menunjukkan sikap bahwa pria itu memang sangat ingin menikahinya?Ya, ini hari penting—yang seharusnya tak perlu melibatkan masa – masa kelam seperti dulu. Moreau tidak ingin mengacaukan apa pun. Sudut bibirnya melekuk lebar ketika sudah begitu dekat. Juan pe

  • Perjanjian Terlarang   Menuju Pernikahan

    “Damn! Aku tidak menyangka kalau ternyata tiga bayi di perutmu tidak membuatmu terlihat buruk dalam balutan gaun pernikahan.”Moreau tersenyum ketika mendengar suara Juan berkomentar dengan antusias. Pria itu sudah menyusul di sini, yang artinya ... pernikahannya akan segera dimulaiAtau mungkin tidak. Dia mengernyit sesaat ketika jam digital di atas nakas membuktikan keberadaan Juan 30 menit lebih awal dari seharusnya. Pria itu perlahan berjalan lebih dekat. Secara naluriah pula Moreau beranjak bangun sekadar membuat mereka berhadapan.“Apa upacara pernikahan akan dimulai lebih awal?” tanya Moreau sedikit dengan nada gugup. Tidak tahu mengapa momen penting terasa seperti gencatan senjata yang justru akan dengan mudah meremuk-redamkan jantungnya. Dia berdebar keras setiap kali mengingat bahwa nanti—di atas altar—bersama Abihirt ... mereka akan mengucapkan janji pernikahan. Takut ada kesalahan bicara. Padahal, dia sudah melakukan latihan serius selama beberapa h

  • Perjanjian Terlarang   Menginap

    “Kau yakin untuk memintaku tinggal semalam di sini? Bajuku basah dan sekarang aku harus mengenakan kaos milikmu sementara waktu.” Moreau tak bisa memindahkan perhatian sejak Abihirt terlihat sibuk memilih helai kain dari lemari pria itu. Seperti suatu tindakan tidak adil ketika ayah s

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
  • Perjanjian Terlarang   Cedera

    “Ya, Darling. Maafkan aku,” ucapnya sembari menyingkirkan sisa jarak supaya bisa menyentuh rahang kasar Abihirt. Tindakan Barbara selalu berakhir lebih berani ketika dia mengalungkan kedua lengan di leher pria itu, tersenyum, dan harus menengadah tinggi. “Kau tidak memikirkan sesuatu yang

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
  • Perjanjian Terlarang   Pengumuman

    “Kita berhasil, Amigo. Aku mencintaimu.” Juan langsung berteriak antusias sambil menarik tubuh Moreau untuk berpelukan erat. Pria itu membuat wajahnya tenggelam di permukaan dada yang bergerak. Betapa dia bisa merasakan bagaimana napas Juan terus menggebu. Ini hanya perayaan singkat. Mereka

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
  • Perjanjian Terlarang   Ketakutan Hebat

    Abihirt menyerahkan perintah. Sangat jelas bahwa pria itu lebih mengerti situasi yang mereka hadapi. Moreau tidak mengatakan apa pun untuk membantah. Dia bahkan membuka pintu lainnya, meski tak mengerti mengapa justru ayah sambungnya yang mengambil tindakan pergi ke kamar mandi. Sesua

    last updateHuling Na-update : 2026-03-21
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status